Fitrilawati Fitrilawati
Laboratorium Material Maju, Program Studi Fisika, Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor KM 21, Kabupaten Sumedang

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Cerium dalam Poli(TMSPMA) terhadap Karakteristik Impedansinya pada Permukaan Baja Karbon Fitrilawati, FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 7, No 01 (2017): Jurnal Material dan Energi Indonesia
Publisher : Jurnal Material dan Energi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.263 KB)

Abstract

Bahan baja karbon banyak dipakai sebagai pipa penyalur minyak dan gas yang diletakkan dibawah laut. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan bahan Poli(TMSPMA)-Cerium dan pengujiannya terhadap korosi. Prekursor polimer hibrid dibuat dari monomer 3-(Trimetoksilil)propil metakrilat (TMSPMA dengan menggunakan metoda sol-gel. Kedalam prekursor tersebut ditambahkan dengan Inhibitor Cerium dengan berbagai konsentrasi mulai dari 0,1% hingga 0,4%. Prekursor polimer hibrid tersebut selanjutnya ditambahkan inisiator Irgacure 819, lalu dilapiskan pada permukaan baja karbon dengan menggunakan metode solution casting dan proses fotopolimerisasi. Untuk menguji ketahanan korosi, sampel tersebut diuji pada suhu ruang dalam larutan 3,5 % NaCl yang setara dengan air laut dengan menggunakan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Hasil sintesis menunjukan gel komposit poli(TMSPMA)-Ce yang dihasilkan tetap berada pada fase gel dan transparan. Nilai Impedansi hasil pengujian EIS menunjukan  penambahan inhibitor Cerium dapat meningkatkan nilai impedansi total dari lapisan pada baja karbon. Peningkatan nilai impedansi tersebut dapat memperkecil arus korosi sehingga proses korosi dapat diperlambat.
Siloxane based Organic-Inorganic Hybrid Polymers and their Applications for Nanostructured Optical/Photonic Components Hidayat, Rahmat; Gomulya, Widiyanta; Pitriana, Pina; Irmansyah, Ryan; Miranti, Rany; Herman, Herman; Hidayat, Sahrul; Fitrilawati, Fitrilawati; Fujii, Akihiko; Ozaki, Masanori
Journal of Engineering and Technological Sciences Vol 44, No 3 (2012)
Publisher : ITB Journal Publisher, LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.077 KB) | DOI: 10.5614/itbj.eng.sci.2012.44.3.1

Abstract

We have studied the preparation of organic-inorganic hybrid polymer precursors  by  sol-gel  technique  and  their  utilization  for  nanostructured  optical components for photonic applications. The gel polymer precursors were prepared from  siloxane  modified  by  polymerizable  acrylate  groups,  which  can  be processed  further  by  photopolymerization  process.  Molecular  structure characterizations by means of the FTIR measurements indicate the conversion of C=C  bonds  into  C-C  bonds  after  photopolymerization.  This  bond  co nversion produces  high  cross-linking  between  the  organic  and  inorganic  moieties, resulting  in  thermally  stable and chemically resistant thin polymer layer which provide  unique  advantages  of  this  material  for  particular  optical/photonic applications.  By  employing  laser  interference  technique,  gratings  with periodicity between 400-1000 nm have been successfully fabricated. Application of  those  sub-micron  periodicity  of  grating  structure  as  active  elements  in optically  pumped  polymer  laser  system  and  Surface Plasmon Resonance  (SPR) based  measurement  system  have  been  also  explored.  The  experimental  results therefore  also  show  the  potential  applications  of  this  hybrid  polymer  as  a building material for micro/nano-photonics components. 
Pengaruh Dopan pada Sifat Optik Poli(heksil tiofen) Fitrilawati, Fitrilawati; Abdussalam, Wildan; Syamsiar, Yusi S.; Susilawati, Tuti; Hidayat, Rahmat
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.308 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.946

Abstract

Poli(heksil tiofen) adalah polimer terkonjugasi yang memiliki gugus rantai samping heksil. Polimer tersebut memiliki keunikan yang khusus dibandingkan polimer terkonjugasi lainnya, khususnya pada sifat optik, sifat listrik dan stabilitas optiknya. Sifat optik dan sifat listrik perlu dipahami untuk mengetahui struktur elektronik bahan. Makalah ini membahas sifat optik, yaitu indeks bias dan koefisien absorbsi, poli(heksil tiofen) dengan yang didoping FeCl3 dengan variasi konsentrasi yang berbeda. Film tipis polimer dibuat dengan teknik solutioncasting dari poli(heksil tiofen) yang dilarutkan dalam toluen. Spektrum UV-Vis diukur diukur secara insitu yaitu saat doping film poli(heksil tiofen) dengan FeCl3 berlangsung. Indeks bias dan koefisien absorbsi dihitung dari data spektrum absorbsi dengan menggunakan perumusan Kramers Kronig. Hasil yang didapat menunjukkan adanya pengaruh dopan terhadap indeks bias dan koefisien absorbsi poli(heksil tiofen).
Pengaruh suhu konversi termal pada kualitas film tipis PPV Fitrilawati, Fitrilawati; Susilawati, Tuti; Panatarani, Camellia; Wulandari, P.; Siregar, Rustam Effendi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2005)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.633 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v1i2.1003

Abstract

Dalam tulisan ini dilaporkan proses pembuatan polimer PPV menggunakan teknik prekursor yang diawali dengan pembuatan monomer garam sulfonium (sulphonium salt) dari senyawa − dikloro-p-silen dan tetrahidrotiofen, kemudian dilanjutkan dengan polimerisasi prekursor menggunakan teknik kondensasi, dan diakhiridengan proses konversi termal. Studi difokuskan pada pengaruh suhu yang digunakan dalam konversi termal terhadap kualitas film tipis PPV. Berdasarkan hasil pengukuran spektroskopi inframerah didapatkan bahwa kualitas film tipis PPV yang dihasilkan sangat bergantung pada suhu yang dipakai dalam proses konversi termal.
Efek Jenis Pelarut pada Sifat Optik, Morfologi Permukaan dan Koefisien Waveguide Loss dari Pandu Gelombang Planar Polimer Terkonjugasi MEH-PPV Bahtiar, Ayi; Kurniawati, Yeni; Fitrilawati, Fitrilawati; Yuliah, Yayah; Joni, I Made
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.31 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.944

Abstract

Dalam tulisan ini dilaporkan studi efek jenis pelarut pada sifat optik, morfologi permukaan dan koefisien waveguide loss gw dari pandu gelombang planar polimer MEH-PPV. Pandu gelombang planar dibuat dengan teknik spin-coating dari larutan polimer dengan pelarut toluen, kloroform dan THF. Hasil studi menunjukkan bahwa sifat optik dan morfologi permukaan film MEH-PPV dipengaruhi oleh jenis pelarut yang digunakan.Film dengan pelarut toluen dan kloroform mempunyai morfologi permukaan yang homogen, akibatnya nilai gw lebih kecil dari 1 dB/cm. Sedangkan pelarut THF membentuk tekstur di permukaan film MEH-PPV karena agregasi rantai polimer, sehingga nilai gw menjadi besar.
STABILITAS POLYDIMETHYLSILOXANE (PDMS) TERHADAP PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET FITRILAWATI, FITRILAWATI; ARDI, ATIKAH; NOVIANTI, RESSA MUSRIPAH; SYAKIR, NORMAN; RISDIANA, RISDIANA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 01 (2018): Jurnal Material dan Energi Indonesia
Publisher : Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.106 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i01.16525

Abstract

Polydimethylsiloxane (PDMS)atau lebih dikenal dengan nama Silicone Oil bersifat tidak menyerap (nonabsorbable) dan memiliki kekuatan yang cukup sebagai agent tamponade sehingga digunakan sebagai cairan pengganti vitreous humour pada penderita penyakit ablasi retina. Dalam aplikasinya sebagai cairan pengganti vitreous humour, PDMS tidak lepas dari paparan sinar ultraviolet (UV). Dalam penelitian ini dipelajari pengaruh paparan sinar UV pada stabilitas PDMS. Polimer PDMS disintesis dari octamethylcyclotetrasiloxane (D4) dan hexamethyldisiloxane (MM) sebagai monomer dan KOH sebagai katalis dengan menggunakan teknik ring opening polymerization. Hasil polimer PDMS yang disintesis diekspos dengan sinar UV dengan berbagai intensitas dan waktu paparan serta diukur stabilitasnya melalui perubahan transmitansi PDMS terhadap paparan sinar UV. Berdasarkan pengaruh intensitas dan waktu paparan sinar UV pada sampel gel PDMS dihasilkan penurunan nilai transmitansi sampel relatif konstan setelah terpapar sinar UV
PENGARUH DOPANT TERHADAP KONDUKTIVITAS DAN STRUKTUR ELEKTRONIK POLI (HEKSIL TIOFEN) Fitrilawati, Fitrilawati; Susilawati, Tuti; Lestari, Vicka P.; Syamsiar, Yusi S.; Nulhakim, Lukman; Anggraeni, Anita; Abdussalam, Wildan
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 9, No 2: Februari 2008
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.775 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2008.9.2.4769

Abstract

PENGARUH DOPANT TERHADAP KONDUKTIVITAS DAN STRUKTUR ELEKTRONIK POLI (HEKSIL TIOFEN). Poli(3-heksil tiofen) merupakan polimer terkonjugasi yang memiliki sifat optik dan listrik yang menarik dan memiliki potensi aplikasi sebagai bahan solar sel, fotodioda dan transistor organik. Untuk kepentingan aplikasi tersebut, diperlukan bahan polimer dengan tingkat konduksi listrik tertentu, yang besarnya dapat dikontrol melalui proses doping. Dalam penelitian ini dilakukan studi doping poli(3-heksil tiofen) dengan menggunakan dopant perklorat (HClO4) dan dianalisis pengaruhnya terhadap konduktivitas dan struktur elektronik bahan yang bersangkutan. Konduktivitas bahan yang diukur dengan teknik four line probe menunjukkan adanya peningkatan karena pengaruh dopant. Selain itu, hasil pengukuran dengan spektroskopi UV-Vis menunjukkan konsentrasi dopant mempengaruhi spektrum bahan poli(3-heksil tiofen). Konsentrasi dopant yang tinggi (lebih besar dari 0,25 M) menimbulkan puncak absorpsi baru pada panjang gelombang 750 nm, yang diinterpretasikan sebagai munculnya pita energi baru diantara band gap.
KOPOLIMER HIBRID TMSPMA:TEMS SEBAGAI MATRIKS IONIK PADA SEL SURYA TERSENSITISASI DYE Aprilia, Annisa; Arsyad, Waode Sukmawati; Lamuda, R.N.; Fitrilawati, Fitrilawati; Syakir, Norman; Hidayat, Rahmat
Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 1 No 2 (2016): SPEKTRA: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Volume 1 Nomor 2, Desember 2016
Publisher : Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.515 KB) | DOI: 10.21009/SPEKTRA.012.15

Abstract

Abstrak Beberapa tipe elektrolit pada divais DSSC (dye sensitized solar cell) yang telah banyak diteliti dan digunakan yaitu elektrolit padat, semi padat dan cair. Pada divais DSSC konvensional, penggunaan elektrolit cair umumnya menghasilkan efisiensi yang relatif lebih tinggi berkaitan dengan tingginya mobilitas muatan. Permasalahan dalam penggunaan elektrolit cair yaitu kemungkinan adanya kebocoran divais. Salah satu upaya dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan elektrolit padat atau semi padat. Penelitian kali ini mencoba menggunakan elektrolit semi-padat (EGP-elektrolit gel polimer) berbasis polyetylene glikol (PEG) yang dimodifikasi dengan penambahan kopolimer hibrid TMSPMA:TEMS (3:1) sebagai matriks bagi larutan ionik (mosalyte). Untuk mengetahui pengaruh matriks kopolimer hibrid pada EGP, dilakukan karakterisasi EIS (electrochemical impedance spectroscopy) pada bagian elektrolit gel, yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan divais DSSC berstruktur FTO/ TiO2 / Ru-dye/ EGP / Pt / FTO. Karakteristik sel surya terbaik yang elektrolit gelnya mengandung kopolimer TMSPMA:TEMS memiliki nilai rapat arus (Jsc) sebesar 3,7 mA/cm2, tegangan terbuka (Voc) 0,56 Volt, dan efisiensi 3,65 % dengan daya masukan (Pin) yang digunakan sebesar 36 mW/cm2 . Kata-kata kunci: Kopolimer hibrid, larutan ionik, sel surya DSSC, elektrolit gel, spektroskopi impedansi. Abstract Three types of electrolyte on dye sensitized solar cell (DSSC) are liquid, solid state, and quasi-solid phase electrolytes. Among these electrolytes quasi-solid phase was expected could be handle some of disadvantages both of liquid and solid state phase on device peformance related to leakage (for liquid phase) and low ionic diffusion (for solid state phase). In conventional DSSC using liquid electrolyte a better efficiency can achieved by high ionic mobility but it is easy to leak leading to lower durabilty performance. In order to enhance durability, many researcher were change the liquid phase by solid state or quasi solid as its electrolyte. This research also try to study the effect of quasi solid electrolyte based on polyetylene glicol modified by hybrid copolymer precursor TMSPMA: TEMS (3:1) as a matrix for ionic liquid. This kind electrolyte is called as polymer gel electrolyte (PGE). Impedance characteristics for PGE was carried out to study electrical characteristics and subsequently applied on solar cell device with structure FTO/ TiO2 / Ru-dye/ PGE / Pt / FTO. Solar cell device with PGE that consist both of polyetylen glicol and copolymer TMSPMA:TEMS  have an efficiency of 3.65% under light source Pin= 36 mW/cm2 irradiation with short-circuit current density of 3.7 mA/cm2 and open circuit voltage of 0.56 volt was obtained. Keywords: hybrid copolymer, ionic liquid, polymer gel electrolyte, impedance spectroscopy.