Nenen Rusnaeni
Department of Chemical Engineering, Faculty of Engineering, University of Indonesia

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

The Influence of Pt Atomic Ratio in the Activity PtNi/C Nanocatalysts for the PEMFC Rusnaeni, Nenen; Purwanto W., Widodo; Nasikin, Mohammad; Hendrajaya, Lilik
Journal of Engineering and Technological Sciences Vol 43, No 1 (2011)
Publisher : ITB Journal Publisher, LPPM ITB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.344 KB)

Abstract

Pt-Ni/C alloy nanocatalysts synthesized by polyol method with different atomic ratio are investigated to enhance activity of the oxygen reduction reaction (ORR) for fuel cell applications. Prepared catalysts are characterized by various techniques, such as X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscopy (SEM-EDX), and cyclic voltammetry (CV). XRD analysis shows that all prepared catalysts with different atomic ratio exhibit face centered cubic and have smaller lattice parameters than pure Pt catalyst. The mean particle size of the catalysts are between 4.3 to 6.3 nm. Cyclic voltammograms with scan rate 5 mV s-1 at 25oC obtain range the electrochemical active surface (EAS) between 40 to 164 cm2/mgPt, mass activity (MA) and specific activity (SA) of nanocatalysts PtNi/C in the potential range 900 mV versus RHE between 3.61 to 8.42 mA/mgPt, and 0.05 to 0.09.
Pengaruh Variasi % wt Resin Epoksi pada Sifat Fisis, Mikrostruktur Sifat Magnet Bonded NdFeB Permatasari, Devy; Rusnaeni, Nenen; Muljadi, Muljadi; Arif, Eko; M.Noer, Nasruddin
Jurnal Ikatan Alumni Fisika Universitas Negeri Medan Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ikatan Alumni Fisika Unimed Edisi Januari 2016
Publisher : Ikatan Alumni Fisika Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.621 KB)

Abstract

Pembuatan Magnet NdFeB dengan pencampuran serbuk NdFeB (MPQ-B+) dan cairan epoxy resin (ER). Dengan variasi epoxy resin 0%wt, 2%wt, 4%wt dan 6%wt. Pencampuran dilakukan dengan caver press 4 ton pada suhu ruangan yang kemudian dicuring 1000C selama 1 jam. Tujuan penelitian untuk meningkatkan sifat magnet dari magnet bonded NdFeB. Kemudian dilakukan karakterisasi dengan pengujian SEM, XRD, dan Permagraph. Dari keempat variasi epoxy resin tersebut densitas yang paling tinggi dimiliki oleh sampel pelet yang dicampur dengan 2% wt epoxy resin yaitu sebesar 5,35 gr/cm3 dan  nilai fluks magnet yang paling tinggi sebesar 1648 gauss saat diberikan tegangan sebesar 1500 volt. Sifat magnet dikarakterisasi dengan permagraph, dan hasil yang ditunjukkan bahwa 2% wt memiliki nilai induksi remanensi (Br) = 3,87 KG, koersivitas (Hc) = 7,807 KOe dan energy produk maksimum (BHmax) = 3,08 MGOe. Hasil mikrostruktur yang ditunjukkan SEM-EDS bahwa semakin banyak binder yang digunakan maka semakin rata resin yang melumuri sampelnya sehingga pori-pori tertutupi secara merata. Hal ini dijelaskan dengan semakin besarnya dari nilai persen C hingga mencapai 69,7%C, sementara nilai logam transisinya semakin kecil sampai 16,0% Fe.
Pengaruh Variasi % wt Resin Epoksi pada Sifat Fisis, Mikrostruktur Sifat Magnet Bonded NdFeB Permatasari, Devy; Rusnaeni, Nenen; Muljadi, Muljadi; Arif, Eko; M.Noer, Nasruddin
JURNAL IKATAN ALUMNI FISIKA Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ikatan Alumni Fisika Unimed Edisi Januari - Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.621 KB)

Abstract

Pembuatan Magnet NdFeB dengan pencampuran serbuk NdFeB (MPQ-B+) dan cairan epoxy resin (ER). Dengan variasi epoxy resin 0%wt, 2%wt, 4%wt dan 6%wt. Pencampuran dilakukan dengan caver press 4 ton pada suhu ruangan yang kemudian dicuring 1000C selama 1 jam. Tujuan penelitian untuk meningkatkan sifat magnet dari magnet bonded NdFeB. Kemudian dilakukan karakterisasi dengan pengujian SEM, XRD, dan Permagraph. Dari keempat variasi epoxy resin tersebut densitas yang paling tinggi dimiliki oleh sampel pelet yang dicampur dengan 2% wt epoxy resin yaitu sebesar 5,35 gr/cm3 dan  nilai fluks magnet yang paling tinggi sebesar 1648 gauss saat diberikan tegangan sebesar 1500 volt. Sifat magnet dikarakterisasi dengan permagraph, dan hasil yang ditunjukkan bahwa 2% wt memiliki nilai induksi remanensi (Br) = 3,87 KG, koersivitas (Hc) = 7,807 KOe dan energy produk maksimum (BHmax) = 3,08 MGOe. Hasil mikrostruktur yang ditunjukkan SEM-EDS bahwa semakin banyak binder yang digunakan maka semakin rata resin yang melumuri sampelnya sehingga pori-pori tertutupi secara merata. Hal ini dijelaskan dengan semakin besarnya dari nilai persen C hingga mencapai 69,7%C, sementara nilai logam transisinya semakin kecil sampai 16,0% Fe.