Syoni Soepriyanto
2Department of Metallurgical Engineering, Faculty of Mining and Petroleum Engineering, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung 40132

Published : 8 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ENSAINS JOURNAL

PENGARUH KONSENTRASI TEMBAGA DAN RAPAT ARUS TERHADAP MORFOLOGI ENDAPAN ELEKTRODEPOSISI TEMBAGA Wahyudi, Soleh; Soepriyanto, Syoni; Mubarok, M. Zaki; Sutarno, Sutarno
ENSAINS JOURNAL Vol 2, No 3 (2019): ENSAINS Journal September 2019
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/ensains.v2i3.295

Abstract

Abstract:. Copper deposits have been obtained by the electrolysis method using copper sulfate and sulfuric acid. The effect of copper concentration and current density on the surface morphology of copper deposits and current efficiency have been studied. The variation of copper concentration is 0.04 M and 0.8 M and the variation of current density is 2-8 A/dm2. The copper deposits will be photographed macro, weighed and characterized by Scanning Electron Microscope (SEM) to determine the surface morphology of deposits and Energy-Dispersive X-ray spectroscopy (EDX) to determine the chemical composition of deposits. The surface morphology of copper deposits in the form of compact and without nodules was reached at copper concentration is 0.8 M and the current density is 2 A/dm2 with the average of current efficiency is 96%.Keyword: Electrodeposition, copper, morphology, compact, current efficiency Abstrak: Endapan tembaga telah dihasilkan dengan metode elektrolisis menggunakan bahan tembaga sulfat dan asam sulfat. Penelitian ini mempelajari pengaruh konsentrasi tembaga dan rapat arus terhadap morfologi permukaan endapan tembaga dan efisiensi arus. Variasi konsentrasi tembaga adalah 0,04 M dan 0,8 M sedangkan variasi rapat arus adalah 2-8 A/dm2. Endapan tembaga yang dihasilkan akan difoto makro, ditimbang berat lapisannya dan diuji karakteristiknya dengan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui detail morfologi permukaan endapan dan Energy-Dispersive X-ray spectroscopy (EDX) untuk mengetahui komposisi kimia endapan. Morfologi permukaan endapan tembaga berbentuk compact dan tanpa nodul tercapai pada kondisi konsentrasi Cu 0,8 M dan rapat arus 2 A/dm2 dengan efisiensi arus mencapai rata-rata 96%.Kata Kunci: Elektrodeposisi, tembaga, morfologi, compact, efisiensi arus
ANALISIS LAJU DEGRADASI RHODAMINE B (RhB) PADA PROSES FOTOKATALISIS TiO2 Aristanti, Yesi; Minandar, Nurahmah; Marliani, Marliani; Soepriyanto, Syoni
ENSAINS JOURNAL Vol 2, No 3 (2019): ENSAINS Journal September 2019
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/ensains.v2i3.293

Abstract

Abstract:. The photocatalysis of TiO2 process occurs due to electrons transition in the valence band are excited to the conduction band when light hitting of TiO2 surface having greater energy than the bandgap energy. Rhodamine B (RhB) as a test solution is used to measure the degradation rate and photocatalytic efficiency of Anatase TiO2 (TiO2 A), mixture of Anatase and Rutile TiO2 (TiO2 Ar), Merck Anatase TiO2 (TiO2 M) and mixture of Merck and Rutile Anatase TiO2 (TiO2 Mr). The variables used were solid percent TiO2 (0%; 0.1%; 0.2%; 0.3% and 0.4%), the concentration of the test solution (5, 10, 15, 20 and 25 ppm) and the solar radiation time (30, 60, 90, 120 and 150 minutes). The results got showed that TiO2 A had the highest degradation rate among other TiO2 of 0.0087/minute and the highest photocatalysis efficiency was TiO2 M at 75% solid variable, TiO2 A at a variable concentration of test solution and radiation time respectively 83% and 71%.Keyword: TiO2, photocatalysis, rhodamine B.Abstrak: Proses fotokatalisis TiO2 terjadi karena elektron yang berada pada pita valensi tereksitasi ke pita konduksi akibat dari cahaya yang mengenai permukaan TiO2 memiliki energi lebih besar dibandingkan energi celah pitanya. Rhodamine B (RhB) digunakan sebagai larutan uji untuk mengukur laju degradasi dan efisiensi fotokatalisis TiO2 Anatase (TiO2 A), TiO2 campuran Anatase dan Rutile (TiO2 Ar), TiO2 Anatase Merck (TiO2 M) dan TiO2 campuran Anatase Merck dan Rutile (TiO2 Mr). Variabel yang digunakan adalah persen solid TiO2 (0%; 0,1%; 0,2%; 0,3% dan 0,4%) konsentrasi larutan uji (5, 10, 15, 20 dan 25 ppm) serta waktu radiasi matahari (30, 60, 90, 120 dan 150 menit). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa TiO2 A memiliki laju degradasi paling tinggi diantara TiO2 lainnya sebesar 0,0087/menit dan efisiensi fotokatalisis tertinggi yakni TiO2 M pada peubah persen solid sebesar 75%, TiO2 A pada peubah konsentrasi larutan uji dan waktu radiasi masing-masing sebesar 83% dan 71%.Kata Kunci: TiO2, fotokatalisis, rhodamin B.