Mulawarman Mulawarman
Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya

Published : 34 Documents
Articles

Found 34 Documents
Search

Perilaku Pengguna Media Sosial beserta Implikasinya Ditinjau dari Perspektif Psikologi Sosial Terapan

Buletin Psikologi Vol 25, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media becomes a new tool for many areas to perform functions and works, such as political campaign media, advertising, and teaching. However, the use of social media nowadays also raises excessive effects which could be serious problems if it was not overcame as soon as possible. There are some social media usage behaviors that should be observed, such as selfie, cyber bullying, online shopping, user-personalization, and shared- culture. Through the study of social psychology, it is expected that readers have more comprehensive perspective in looking at the phenomenon of social media hegemony as part of contemporary social reality.

Penerapan Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) untuk Meningkatkan Konsep Diri Akademik Siswa

JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep diri akademik menjadi salah satu pemeran penting dalam pembentukan identitas diri siswa untuk mencapai keberhasilan dalam bidang akademik. Beberapa kasus siswa membolos hingga berhenti sekolah dengan alasan tidak menyukai mata pelajaran tertentu ditengarai akibat kurangnya pemahaman para siswa mengenai konsep diri akademik mereka sendiri, sehingga hal ini dapat menimbulkan menurunnya hasil belajar hingga kegagalan pada siswa. Bimbingan dan konseling sebagai komponen pendidikan disekolah sesungguhnya dapat mengambil peranan dalam membantu siswa meningkatkan konsep diri akademik. Salah satu kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang dapat dilaksanakan adalah kegiatan konseling individu. Tentu untuk mencapai hasil yang maksimal dibutuhkan teknik atau pendekatan khusus. Adapun pendekatan yang dapat digunakan adalah pendekatan Solution-Focused Brief Counseling (SFBC), melalui  pendekatan ini siswa akan berkolaborasi dengan konselor untuk berfokus menemukan solusi sehingga bisa melakukan perubahan pada diri menjadi individu yang memiliki konsep diri positif. Pendekatan berfokus pada pembangunan solusi sehingga dengan solusi yang ditemukan, siswa bisa secara singkat untuk membantu penyelesaian tugas perkembangannya.Kata kunci : konsep diri akademik,  pendekatan Solution-Focused Brief Counseling (SFBC)

Uji Bioaktivitas Ekstrak Daun Zodea (Evodia suaveolensSheff)terhadap Hama Gudang Tribolium castaneum(Coleoptera: Tenebrionidae)Herbst.

E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology) Vol.5, No.3, Juli 2016
Publisher : E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioactivity Test of Zodea Leaf Extract (Evodia suaveolens Sheff) on Red Flour Beetle Tribolium castaneum(Coleoptera: Tenebrionidae)Herbst.The study bioactivy of zodea leaf extract on red flourbeetlewas conducted in Laboratory of Entomology, Plant Pest And Disease Department, Faculty of Agriculture, Sriwijaya Universityfrom June to September 2014.E. suaveolensis a native plant from Papua that very well-known as mosquito repellent. The experiment aimed to determined level of repellent various extract concentrations of zodea leaf extract and mortality on T. castaneum. Completely Randomized Design was used in this study with six treatments and four replicates. Concentrations used were 0%, 32,78%, 36,88%, 40,98%, 45,07% dan 49,17% which were obtained from preliminary test results and further more, the result was analyzed by probit analyzed method to determined concentrations would be used. LC50 value was 40,98% and ± 10%. The results was the best treatment on 45,78% with 96,2% and classified very strong repellent index. The lowest repellent index was 32,78% with 89,2% and classified strong repellent index. The highest Mortality of T.castaneumon 40,07% with 17,5% mortality dan the lowest mortality on 0% and 36,88% with no T. castaneum died. LC50 was 87,018%. We could conclude that E. suaveolenspossessed very strong repellent index on T. castaneum, but not effetive to kill T.castaneum.

Pengembangan Kompetensi Konselor Melalui Pelatihan Konseling Motivational Interviewing (Mi) Berbasis Local Wisdom Budaya Jawa

CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi profesional Guru BK yang senantiasa perlu ditingkatkan adalah menguasai kerangka teoretik dan praksis bimbingan dan konseling. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru BK di Kota Salatiga melalui pelatihan konseling motivational interviewing (MI) berbasis local wisdom budaya Jawa. Kegiatan pelatihan ini dilakasanan kepada 40 peserta selama dua hari tatap muka pada tanggal 31 Juli dan 1 Agustus 2018. Berdasarkan hasil analisis menggunakan margin mean dipahami bahwa ada peningkatan pemahaman peserta pelatihan dengan rentang margin skor 1,8. Pelatihan ini memberikan implikasi bagi guru BK untuk menerapkan pendeketan konseling MI ketika pemberian layanan konseling di sekolah.

Interdependensi Faktor Faktor Pembangunan Peternakan Dalam Rangka Ketahanan Pangan

Jurnal Ketahanan Nasional Vol 15, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tulisan ini berusaha untuk mengkaji dan mem­bahas tentang kebijakan pembangunan peternakan yang dikatakan dengan konsepsi ketahanan pangan. Hal ini patut dipikirkan bersama mengingat Indonesia oleh banyak kalangan dapat dikatakan belum siap untuk menghadapi maupun mengimplementasikan Asean-China FTA (ACFTA). Dalam pembahasan ini dilakukan analisis isi terhadap konsepsi Ketahanan Nasional. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa pendekatan Ketahanan Nasional (national resilience) diperlukan dalam mengkaji faktor-faktor dalam pembangunan peternakan untuk memperoleh langkah­langkah strategis yang meliputi interdependensi antar faktor-faktor dalam pembangunan peternakan dengan lingkungan di luarnya.

Interdependensi Faktor Faktor Pembangunan Peternakan Dalam Rangka Ketahanan Pangan

Jurnal Ketahanan Nasional Vol 14, No 3 (2009)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tulisan ini berusaha untuk mengkaji dan mem­bahas tentang kebijakan pembangunan peternakan yang dikatakan dengan konsepsi ketahanan pangan. Hal ini patut dipikirkan bersama mengingat Indonesia oleh banyak kalangan dapat dikatakan belum siap untuk menghadapi maupun mengimplementasikan Asean-China FTA (ACFTA). Dalam pembahasan ini dilakukan analisis isi terhadap konsepsi Ketahanan Nasional. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa pendekatan Ketahanan Nasional (national resilience) diperlukan dalam mengkaji faktor-faktor dalam pembangunan peternakan untuk memperoleh langkah­langkah strategis yang meliputi interdependensi antar faktor-faktor dalam pembangunan peternakan dengan lingkungan di luarnya

SELF DISCLOSURE IN COUNSELING PROCESS (A CASE STUDY OF FEMALE STREET CHILDREN CLIENTS WHO BECOME VICTIMS OF SEXUAL HARRASMENT)

Jurnal Sains Psikologi Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.607 KB)

Abstract

Abstract:  The purpose of this research was to describe self disclosure in counseling process of female street children clients who become victims of sexual harassment.  This study used a qualitative descriptive case study design. The main data sources are the female street children at the city of Semarang. The data collection techniques data were: in-depth interviews, focus group discussion, and use of documents. Data analysis techniques used was an interactive analytical model. Examination of the validity of the data was done by using triangulation. Results showed Female street children are able to reveal the relevant information from their sexual harassment experience at length but with slightly lowered tone of voice.  Results showed female street children became easier to  disclose the sexual harrasment experience when counselors also disclose his personal experiences to them. She prefers to say the bad experience to other women than with men. When they revealed that experience they tend to tell it calmly but sometimes their emotion was reflected in their gesture. Keywords: self disclosure, counseling process, female street children clients, victims of sexual harassment.  

Konseling Kelompok Active Music Therapy Berbasis Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk Meningkatkan Self-Efficacy Mahasiswa Millennials

Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Prsikologi dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2995.204 KB)

Abstract

Abstract: This research is a new breakthrough in Indonesia, which integrates the approach of Cognitive Behavior Therapy (CBT) - as a conventional counseling approach with music therapy as expressive techniques in counseling. The aim of this study is to determine the effectiveness of group counseling service implementation of CBT with active music therapy technique to improving self-efficacy of millennials students. This study used quasi-experimental design (pretest, posttest, and follow-up). Group counseling was conducted for 5 meetings (each meeting was 100 minutes), and follow-up was performed after 2 weeks of treatment. Subject selection using purposive sampling technique that is based on inclusion criteria and level of self-efficacy obtained from self-efficacy scale. The results of this research showed that group counseling of CBT with active music therapy technique was significantly effective in improving self-efficacy of millennials students at pretest vs. posttest, pretest vs. follow-up, and posttest vs. follow-up.Abstrak: Penelitian ini merupakan terobosan baru di Indonesia yang mengintegrasikan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) - sebagai pendekatan konseling konvensional dengan music therapy sebagai expressive techniques in counseling. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok CBT dengan teknik active music therapy untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa millennials penyusun skripsi. Penelitian ini meng­gunakan desain quasi-eksperimental (pretest, posttest, dan follow-up). Konseling kelompok dilaksanakan selama 5 pertemuan (tiap pertemuan 100 menit), dan follow-up dilakukan setelah 2 minggu diberikan treatment. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling didasarkan pada kriteria inklusi dan tingkat self-efficacy yang diperoleh dari self-efficacy scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok pendekatan CBT dengan teknik active music therapy secara signifikan efektif untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa millennials pada saat pretest vs. posttest, pretest vs. follow-up, dan posttest vs. follow-up. 

Mengurangi Bullying Verbal melalui Konseling Kelompok dengan Teknik Kontrak Perilaku

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.538 KB)

Abstract

ABSTRAK Di indonesia banyak terjadi bullying, kasus ini terjadi pada kalangan siswa sekolah. Bullying terdiri dari tiga jenis yaitu bullying physical, bullying verbal dan bullying non verbal. Dalam menanggani bullying dapat menggunakan teknik kontrak perilaku melalui konseling kelompok. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan efektivitas konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku untuk mengurangi bullying verbal pada siswa. Rancangan penelitian eksperimen ini dengan desain jenis one group pre test dan post test design. Subyek penelitian ini adalah 5 siswa kelas VIII G SMP Negeri 37 Semarang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang memiliki kategori kecenderungan bullying verbal tinggi hingga sangat tinggi. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data yaitu skala perilaku bullying verbal dengan koefisien reliabilitas 0,950, wawancara dan observasi sebagai data pendukung. Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya penurunan perilaku bullying verbal sebelum dan sesudah diberikanperlakuan secara signifikan (Z= -2,060,P < 0,05). Kesimpulan dari penelitian layanan konseling kelompok dengan teknik kontak perilaku efektif untuk mengurangi bullying verbal pada siswa. Kata Kunci : Bullying Verbal;Konseling Kelompok; Kontrak Perilaku   ABSTRACT In Indonesia there is a lot of bullying, this case occurs among school students. Bullying consists of three types: bullying physical, bullying verbal and non verbal bullying. In tackling bullying can use contract behavior techniques through group counseling. The purpose of this study was to prove the effectiveness of group counseling with contract behavior techniques to reduce verbal bullying in students. The design of this experimental study with the design of type one group pre test and post test design. The subject of this research is 5 students of class VIII G SMP Negeri 37 Semarang with purposive sampling sampling technique that has high tendency of high verbal bullying. Instruments used in the data retrieval is the scale of verbal bullying behavior with the reliability coefficient of 0.950, interview and observation as supporting data. This study showed that the decrease of verbal bullying behavior before and after was given significant treatment (Z = -2,060, P <0,05). Conclusions from group counseling research services with effective behavioral contact techniques to reduce verbal bullying in students. Keywords: Bullying Verbal; Group Counseling; Behavior Contract

Peningkatan Regulasi Emosi Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama

Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Pada masa remaja identik dengan masalah dalam meregulasi emosinya sehingga banyak terjadi kegelisahan dalam hidupnya. Untuk meningkatkan regulasi emosi pada siswa menggunakan teknik sosiodrama melalui bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan regulasi emosi siswa. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design, dengan menggunakan One group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan subyek penelitian sebanyak 8 siswa SMK Negeri 1 Semarang, untuk perlakuan dilakukan sebanyak 8 kali dan tiap pertemuan selama 45 menit dengan 6 tema yang berbeda antara lain gigih dan berusaha, nilai dalam berteman, mengembangkan hobi, toleransi, harapan, dan tepat waktu. Alat pengumpul data menggunakan skala regulasi emosi dengan koefisien reliabilitas 0,90. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan regulasi emosi siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan secara signifikan (Z= -2,524, P< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dapat meningkatkan regulasi emosi siswa.   In adolescence it is identical to the problem of regulating emotions so much anxiety in this life. To improve emotional regulation on students using sociodrama technique through group guidance. The purpose of this study was to test the effectiveness of group counseling services with sociodrama techniques to improve students emotional regulation. The method used is pre-experimental design, using One group pretest-posttest design. This study uses purposive sampling, with the subject of research as many as 8 students of SMK Negeri 1 Semarang, for treatment done as much us 8 times and each meeting for 45 minutes with 6 different themes among others perseverance and striving, value in bein friens, developing hobbies, tolerance, hope, and timely. The data collection tool uses the scale of emotional regulation with a coefficient of reliability of 0.90. This study showed an increase in emotional regulation of students before and after treatment was given significantly (Z = -2.524, P <0.05). It can be concluded that group counseling service with sociodrama technique can improve students emotional regulation.