Jono Wardoyo
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Trees Configuration Model for Hot Humid Tropic Urban Parks Wardoyo, Jono; Budihardjo, Eko; Prianto, Eddy; Nur, Muh
RUAS (Review of Urbanism and Architectural Studies) Vol 9, No 2 (2011)
Publisher : RUAS (Review of Urbanism and Architectural Studies)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Main climatic thermal problems in urban park in hot humid tropic area are how to minimize high solar radiation and to optimize the wind. Trees have potentials in ameliorating urban park microclimate. Trees configuration is one of determining factors to get benefit of vegetation potential in hot humid urban park.Microclimate simulation of 3 (three) different tree configurations in selected urban park model is carried out with three-dimensional numerical model, ENVI-Met V.3.1 which simulates the microclimatic changes within urban environments in a high spatial and temporal resolution. The simulation results show that an east – west orientation tree line configuration model has a higher temperature reduction compared with the base case model.Keywords: Urban park, hot humid tropic, tree configuration model
Rekayasa Fasade Sebagai Pendekatan Hemat Energi Pada Hotel Innside Yogyakarta Amelia, Nadia; Wardoyo, Jono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan termal merupakan salah satu prioritas utama dari pelayanan Hotel Innside. Kenyamanan termal dapat dicapai dengan bantuan penghawaan buatan (AC). Namun, dengan iklim tropis suhu ruangan dapat naik terutama pada siang hari, menyebabkan konsumsi energi untuk AC menjadi boros. Maka dari itu perlu diambil tindakan untuk menghemat total pengeluaran energi hotel. Orientasi bangunan serta desain fasade dipercaya dapat mempengaruhi termal ruangan. Oleh karena itu dibuat rekomendasi desain fasade dengan tujuan untuk menurunkan suhu ruang. Dari hasil rekomendasi, terpilih rekomendasi ketiga sebagai desain yang berhasil paling banyak menurunkan suhu ruang yang berdampak pada penghematan energi. Adapun penurunan konsumsi energi berhasil sebesar 412,60 Wh untuk suite room; 102,46 Wh untuk north room dan 85,49 Wh untuk south room.
Pengaruh Desain Batu Kerawang pada Selubung Bangunan terhadap Suhu Ruang Dalam Masjid Al-Irsyad Satya Kab. Bandung Nugroho, Ageng; Wardoyo, Jono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prioritas utama agar mencapai kekhusyukan dalam sholat pada masjid adalah kenyamanan termal. Masjid Al-Irsyad seharusnya tidak memiliki kendala dalam permasalahan suhu pada ruang dalamnya, namun pada penerapannya ternyata masih terasa cukup panas dan melewati indeks temperatur efektif menurut SNI 03-6572-2001 di beberapa titiknya pada siang hari. Maka dari itu, rekomendasi desain batu kerawang sebagai penghawaan silang diperlukan untuk menurunkan suhu agar dapat mencapai kondisi kenyamanan suhu yang baik didalam ruang utama area sholat. Metode yang dipakai dalam rekomendasi desain yaitu dengan simulasi melalui aplikasi Ecotect Analysis dan WinAir 4. Berdasarkan beberapa hasil rekomendasi, terpilih rekomendasi ketiga sebagai desain yang paling banyak menurunkan suhu ruang dalam hingga berada dalam batas nyaman tanpa merubah filosofi desainfasad.Kata kunci: Kenyamanan termal, batu kerawang, ventilasi silang.
Konstruksi Hijau Pada Proyek Perpustakaan Modern Universitas Tanjungpura Kota Pontianak Kalimantan Barat Prayogo, Sugiharto; Wardoyo, Jono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi Hijau bertujuan mengurangi dampak negatif pada lingkungan yang ditimbulkan dari pelaksanaan konstuksi. PT Pembangunan Perumahan adalah pelopor pelaksanaan konstruksi hijau di Indonesia. Acuan pelaksanaan kontruksi hijau yang digunakan adalah Green Construction Target. Proyek Perpustakaan Modern Universitas Tanjungpura Kota Pontianak Kalimantan Barat adalah proyek yang mengimplementasikan konstruksi hijau dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil penilaian dan capaian keseluruhan konstruksi hijau dan indikator pekerjaan arsitektur pada Proyek Perpustakaan Modern Universitas Tanjungpura Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif evaluatif dengan acuan Model Assessment Green Constructuction (MAGC). Hasil implementasi konstruksi hijau yang didapatkan adalah NGCEksisting 15,81 (72,1%) dari NGCMaksimum 21,92 (100%). NGCEksisting sudah memenuhi NGCTerbaik 15,47 (70,57%). Indikator pekerjaan arsitektur pada MAGC memberikan kontribusi sebanyak 70 indikator (49,2%) dari total 142 indikator. NGCEksisting mendapat peningkatan setelah dilakukan rekomendasi pada indikator pekerjaan arsitektur yang belum diimplementasikan menjadi 18,72 (85,4%). Peningkatan hasil capaian konstruksi yang terjadi sebesar 2,91 (13,2%) dari nilai eksisting.Kata kunci: konstruksi hijau, model assessment green construction, pendekatan pekerjaan arsitektur, proyek perpustakaan