Andika Citraningrum
Department of Civil Engineering National Central University Taiwan

Published : 6 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Pengaruh Pola Pelapis Dinding dari Kulit Jagung Terhadap Penurunan Kebisingan Ruang Kelas (Studi Kasus: SD Negeri Polowijen 1 Malang) Hendrayani, Ade Purnama; Citraningrum, Andika
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SD Negeri Polowijen 1 Malang merupakan sekolah dasar yang terletak di dekat perlintasan kereta api dan jalan raya, Hal ini mengakibatkan kebisingan menyebar sehingga kurangnya kenyamanan audial di dalam ruang kelas. Untuk menurunkan kebisingan tersebut dapat menggunakan pelapis dinding akustik ramah lingkungan yang terbuat dari kulit jagung dimana kulit jagung memiliki serat yang beralur sehinga dapat menyerap kebisingan dengan baik, Di Indonesia kulit jagung mudah ditemukan karena merupakan salah satu tanaman yang banyak diproduksi petani dan dengan kemampuan menyerap yang baik kulit jagung dapat digunakan sebagai material akustik. Pemilihan pola yang tepat pada pelapis dinding akustik ramah lingkungan ini dapat berpengaruh terhadap nilai serap kebisingan oleh dari itu pelapis dinding dibentuk berdasarkan bentuk geometri dasar 3 dimensi yaitu pola gelombang (setengah silinder), pola gerigi (prisma segitiga), dan pola silinder (silinder) dengan lebar rongga udara yang berbeda pada masing-masing polanya yaitu 0,5 cm, 1,0 cm, dan 1,5 cm. Pengujian sampel pelapis dinding menggunakan maket skala 1:20 dan sound level meter. Pengujian dilakukan pada frekuensi tinggi yaitu 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, dan 4000 Hz dimana nilai serap terbaik diperoleh dari pola silinder dengan lebar rongga udara 1,0 cm mampu menurunkan 49 dB.Kata kunci: kenyamanan audial, kulit jagung, pola pelapis dinding akustik
Pengaruh Modifikasi Material Dinding pada Suhu Ruang Foresta Resort Tanjung Papuma, Jember Mufrida, Chibhatul; Citraningrum, Andika
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur berupa bangunan sangat rawan terjadi kerusakan akibat perubahan iklimyang terjadi belakangan ini. Foresta Resort Tanjung Papuma merupakan salah satuinfrastruktur penunjang kegiatan wisata di Wanawisata Pantai Tanjung Papuma yangterkena dampak dari perubahan iklim tersebut dan menemui masalah yang cukupserius. Bangunan resort dengan material dinding kayu kelapa sudah tidak berfungsikarena rusak berat dan resort yang menggunakan material dinding kayu gelam sudahdialih fungsikan menjadi gudang penyimpanan ATV. Pihak Perhutani Jawa Timursebagai pengelola telah merencanakan untuk merenovasi resort-resort yang ada terkaitdengan adanya kerusakan-kerusakan pada bangunan resort, review pengunjung resortyang kurang baik, dan kenyamanan suhu ruang yang kurang baik. Tulisan inidimaksudkan untuk menganalisis bagaimana kesesuaian bangunan dengan kriteriabangunan iklim tropis lembap dan bagaimana pengaruh material dinding padakenyamanan suhu ruang resort. Beberapa strategi pemecahan yang berkaitan denganbeberapa aspek tersebut dapat dicoba melalui beberapa alternatif rekomendasi yangditawarkan melalui tulisan ini.
Rekayasa Bukaan untuk Kenyamanan Termal pada Ruang Kelas SMA Plus YPHB di Kota Bogor Wahyutomo, Adi; Citraningrum, Andika
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.113 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kenyamanan termal siswa didalam ruang kelas SMA Plus YPHB di Kota Bogor. Dimana sekolah adalah tempatuntuk menuntut ilmu dengan terdapat guru dan murid yang menggunakan ruangkelas pada sekolah. Pentingnya kondisi udara yang nyaman agar konsentrasibelajar dan mengajar tetap terjaga. Dengan memanfaatkan penghawaan alamidiharapkan dapat memenuhi kebutuhan kenyamanan termal pada ruang kelas,akan tetapi terdapat perbedaan bukaan di setiap kelas yaitu bentuk bukaan.Bentuk bukaan pada sekolah ini cukup berbeda dari ruang kelas SMA padaumumnya, perbedaan tersebut terletak pada dinding masif dan tidaknya. Denganbukaan pada ruang kelas SMA ini memiliki bukaan setengah selebar dindingdengan implementasi dinding tanpa pintu pintu dan memiliki tinggi dindingsebesar 170 centimeter. Lalu sisi lain dari dinding tersebut memiliki 2 bukaanjendela masing-masing sebesar 100 centimeter x 60 centimeter. Metode yangdigunakan adalah kuantitatif dengan variable luas bukaan, temperatur udara,kelembaban udara, kecepatan angin, insulasi pakaian, dan aktivitas siswa. Hasildari kuisioner nantinya akan menunjukkan rasa nyaman atau tidak pada ruangkelas tersebut. Rekomendasi yang dihasilkan akan berpengaruh pada bukaanjendela.Kata kunci: Kenyamanan termal, Ruang kelas, Bukaan jendela, Simulasi
Pengaruh Rekayasa Fasad Terhadap Temperatur Ruang Kuliah Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Malang Dharma Wisambudi, Radin Andhy; Citraningrum, Andika
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi permukaan tanah melalui pengembangan kota yang menggunakan material yang menyimpan panas menyebabkan fenomena Urban Heat Island (UHI), yaitu naiknya temperatur pada kawasan urban. Universitas Islam Malang (UNISMA) sebagai universitas yang berada pada kawasan pendidikan yang padat pembangunan juga turut menerima dampak UHI sehingga suhu udara meningkat dan juga mempengaruhi temparatur udara ruang kuliah Gedung Pascasarjana UNISMA, sedangkan kenyamanan termal dibutuhkan untuk mengoptimalkan kinerja pengguna ruang. Identifikasi permasalahan menunjukan bahwa fasad kaca berupa curtain wall dengan rasio penuh dan orientasi barat daya dan timur laut juga turut memperbesar radiasi matahari pada bangunan. Penggunaan AC central sebagai solusi permasalahan termal memiliki dampak pada besarnya energi terbuang pada ruang kuliah tidak terpakai. Metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental digunakan dalam penelitian untuk dapat mengetahui pengaruh alternatif rekayasa fasad terhadap penurunan temperatur ruang kuliah. Hasil penelitian menunjukan bahwa temperatur masih dapat diturunkan dengan penerapan rekayasa elemen fasad dan peningkatan kinerja ventilasi alami yang baik melalui rekayasa bukaan ventilasi.
Strategi Pencahayaan Buatan Pada Ruang Pamer Museum Batik Pekalongan Fahmawan, Zihni Weda; Citraningrum, Andika
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi tata letak pencahayaan buatan untuk menampilkan kualitas visual pada batik mencapai standar tingkat pencahayaan ruang pamer pada Museum Batik Pekalongan. Dimana Pencahayaan buatan pada ruang pamer memegang peranan penting bagi keberhasilan sebuah museum untuk memvisualisasikan antara pengamat dengan benda koleksi. Secara garis besar permasalahan pada museum batik ini seperti peranan sistem penerapan pencahayaan buatan yang belum dapat mencapai standar tingkat pencahayaan ruang pamer, kualitas visual sistem pencahayaan buatan yang masih terlalu gelap pada pencahayaan bidang objek dan strategi tata letak interior dan sistem pemasangan lampu yang belum sesuai kaidah standar tingkat pencahayaan ruang pamer. Hal ini bisa diwujudkan dengan merekomendasi penggunaan sistem pencahayaan lampu, tata letak interior serta mengubah elemen pendukung seperti warna dinding, warna plafond dan warna background pada pixelglass yang tepat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode penelitian eksperimen. Dengan variabel bebas jenis-jenis lampu yang digunakan, tata letak lampu, warna lampu serta warna nilai reflektan/ material yang digunakan. Selanjutnya akan diuji secara eksperimental melalui simulasi pada software Dialux 4.13 untuk mendapatkan rekomendasi strategi pencahayaan buatan pada Museum Batik Pekalongan.