M. Janu Ismoyo
Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaturan Pintu Irigasi Mrican Kanan Dalam Pengoperasian Kebutuhan Air Irigasi Ismoyo, M. Janu
Jurnal Teknik Pengairan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.176 KB)

Abstract

Pembagian air di Daerah irigasi Mrican Kanan dengan areal seluas 15.764 ha tidak terdistribusi merata. Studi tentang pintu air telah dilakukan di daerah ini untukmemecahkan masalah. Daerah penelitian adalah daerah irigasi Papar dengan panjang saluran antara pintu regulator adalah 7496 meter. Tujuan dari penelitian ini untukmendapatkan elevasi muka air di depan intake, panjang dan waktu aliran balik yang terjadi disebabkan pintu regulator dan operasi bukaan.Penelitian dilakukan dengan analisis operasi pintu dari 1 pintu, 2 pintu, 3 pintu, 4 pintu dan 5 pintu sistem operasi dengan variasi bukaan pintu dari 0,25 sampai 2,5 m danvariasi debit dari 5,324 m3/det, 7m3/det, 10 m3/det, 20 m3/det dan 30 m3/det.Perhitungan profil aliran yang disebabkan oleh aliran balik, panjang dan waktu aliran balik dilakukan setelah operasi pintu telah diperoleh menurut profil dan hasil perhitungan dan panjang aliran balik menunjukkan bahwa operasi pintu yang digunakanadalah 1 dan 2 pintu untuk debit rendah, sedangkan untuk debit tinggi pintu dioperasikan tidak hanya di satu regulator tapi juga di regulator kedua, dimana sistem operasi yang digunakan adalah sistem dari 4 dan 5 pintu. Operasi dari 3 pintu digunakan untuk semua debit yang mengalir dalam saluran.Kata kunci :Operasi, Pintu, irigasi
Analisa Kinerja Sistem Distribusi Air Bersih Pada PDAM Di Kota Ternate Ardiansyah, Ardiansyah; Juwono, Pitojo Tri; Ismoyo, M. Janu
Jurnal Teknik Pengairan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.839 KB)

Abstract

Fresh water providing system at Keluarahan Jati and Kelurahan Tanah Tinggi Barat in Sub- District of South Ternate City is not able to run smoothly yet, it may be caused by not maximum water supply during 24 hours and not maximum to take debit from the main spring.This research is aimed to know network ability including debit, pressure, continuity waters and to analyze customer satisfaction level for service system of fresh water distribution network at PDAM of Ternate City. Total of fresh water need is 1459.50 liter/day, as total of sufficient fresh water need. The water losing percentage is 20%, water losing level in 2012 is 0.002 liter/second. Result of running by Epanet 2.0 program on 07.00 was obtained unfit pressure with criteria planning (10-60 mH20) is as 70.97 m, the speed is more than standard planning (0.6-2.5 m/second), that is 0.01-0.09 (m/second). The little debit at node 4, node 11, are 0.71 m3/second. Questionnaire result is 53.61% stated not satisfaction and 26.80% stated very unsatisfied.Keywords: Debit, quality, quantity, continuity, pressure.
Penerapan UB-Drainage (Underdrain Box Storage) Untuk Mereduksi Genangan Dan Meningkatkan Resapan Air Di Kampus UB Priyantoro, Dwi; Juwono, Pitojo Tri; Suhardjono, Suhardjono; Ismoyo, M. Janu; Prasetyorini, Linda; Pranoto, Eko Suryo
Jurnal Teknik Pengairan Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.534 KB)

Abstract

Underdrain Box Storage is one of the conservation drainage (eco-drainage) that can be developed for a dense residential (urban villages). Surface runoff flows into the drainage channel and the bottom were the holes are arranged along the channel as a storage function, where the base of the shelter space in direct contact with the soil is the one concept offered.Construction Underdrain Box Storage consists of open channel, vertical drain hole, and box storage. The function of open channel is received runoff in the area. Vertical drain hole is continuing drain water runoff into the box storage. And the box storage as long storage is hold runoff to fill and absorb into the ground naturally. In addition, the application of underdrain box storage is reduced runoff in Jl.Yogyakarta (Veteran) until 83,34%. This system is capable to provide infiltration until 5% for on ce rainfall within 1hour.By considering the pattern of rainfall and its duration during the last 5 years in the UB campus, then every time the rainy season UB-Drainage system is able to contribute water infiltration by 45%.Keywords: underdrain box storage, run-off, reduced, infiltration
Studi Sistem Drainase Kali Tutup Barat Kabupaten Gresik Berbasis Konservasi Untuk Penanganan Genangan Ubaidillah, Ubaidillah; Bisri, M.; Ismoyo, M. Janu
Jurnal Teknik Pengairan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1411.572 KB)

Abstract

Gresik city growth, accompanied by the increase of population, urbanization and industrial development poses a considerable impact on the hydrological cycle and reduces the absorption region, resulting in flooding. Floodprone area is around market of the city. The issues raised in the field can be analyzed and poses conditions of the existing drainage system of Kali Tutup Barat Gresik as well as the handling based conservation using Bozem and injection wells. The study results found that the drainage system of Kali Tutup Barat Gresik is unable to cope with puddle. Of the available land, the bozem capacity can accommodate puddle discharge of 4.444 m3, while the injection wells at 706,5 m3.Key words: Population density, drainage, bozem, injection wells
NERACA AIR BENDUNGAN TERITIP KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Prijanto, Dwi; Ismoyo, M. Janu
WAKTU Vol 8 No 1 (2010)
Publisher : WAKTU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.12 KB)

Abstract

In order to identify the requirement, balance and availability analysis of water balance in theTeritip Dam to fulfill the raw water required at administration region of the river basin of the teritipdam. Data which used in this study is Balikpapan’s hidroclimatology, Then the data analysed, toget 10 daily stream discharge with Model F.J. Mock. After got the result of analysis from the wateravailibility, then continued with dependable discharge analysis with Basic Moon method that useLogarithm Pearson type III distribution, and also tested with Smirnov kosmogorof test. We get the99 % dependable discharge from year 1983 up to year of 2007 from this calculation that representthe discharge inflow to the dam that represent the dam water availability. The amount of waterrequired is amount of water required in administration region staying Teritip Dam Basin, thatlocated at east Balikpapan District, for example ; Countryside Manggar, Countryside ManggarBaru, Countryside Lamaru, Countryside Teritip to fulfill domestic, industry and non-domestic waterrequirement untill year of 2015. The Result of this study indicate that the Terit ip Dam water supplycan supply the demand of Domestic, non-domestic, and industrial water requirement with 100%reliability, at 2010. The Teritip Dam water supply can supply the demand of Domestic, nondomestic,and industrial water requirement with 100% reliability, at 2011. The Teritip Dam watersupply can supply the demand of Domestic, non-domestic, and industrial water requirement with100% reliability, at 2012. The Teritip Dam water supply can only supply the demand of Domestic,non-domestic, and industrial water requirement with 83% reliability, at 2013. The Teritip Damwater supply can only supply the demand of Domestic, non-domestic, and industrial waterrequirement with 69% reliability at 2014 The Teritip Dam water supply can only supply thedemand of Domestic, non-domestic, and industrial water requirement with 61% at 2015.
STUDI EVALUASI SALURAN DRAINASE DAN ALTERNATIF PENANGANAN GENANGAN DI KECAMATAN TANDES KOTA SURABAYA Setyowati, Elfira Dyah; Ismoyo, M. Janu; Lufira, Rahmah Dara
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.626 KB)

Abstract

ABSTRAK Genangan yang sering terjadi di Kecamatan Tandes Kota Surabaya mengakibatkan kerugian bagi masyarakat dan lingkungan. Maka dari itu dibutuhkan studi untuk mengevaluasi saluran drainase yang ada dan perencanaan genangan yang solutif, efisien, dan berkelanjutan. Pada penelitian ini, direncanakan evaluasi saluran drainase dilokasi studi berdasarkan kapasitas eksisting dibandingkan dengan debit rancangan kala ulang 10 tahun. Penanganan genangan yang di sarankan ada 2 alternatif. Alternatif 1 yaitu perubahan dimensi, dan alternatif 2 yaitu perencanaan sistem pemanen air hujan. Hasil evaluasi didapatkan 9 dari 16 saluran yang tidak mencukupi untuk menampung dan mengalirkan debit rencana kala ulang 10 tahun, dengan total kelebihan air 13,062m3/dt. Untuk penanganan genangan, direncanakan penambahan dimensi untuk 9 saluran tersebut direncanakan  sistem pemanen air hujan di daerah tangkapan air  9 saluran dengan total 1153 bangunan. Biaya yang dibutuhkan untuk alternatif 1 yaitu sebesar Rp.38.224.083.300, sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk alternatif 2 adalah sebesar Rp.60.785.985.900. Kata kunci : Genangan, drainase, pemanen air hujan, debit rancangan, evaluasi saluran ABSTRACT Inundation occurs in Tandes, Surabaya impacts eviromental and society damages. Therefore it needs study for evaluating exsisting urban drainage channels and planning for inundation issue handling that efficient, solutive, and sustainable. In this study, evaluation for the exsisting urban draiange channels in the catchment area in the location of study is analized by comparing the load capacity of each channel to design flood Q10. There are two alternativesplannedfor the inundation issue. First alternative is channel capasity increasement and the second alternative israin harvesting system. The result of this evaluation there are 9 of 16 channels that the capacities are not capable to collect and drain the load flow design for 10 years return period, gaining overflow 13,062m3/dt. For the inundation issue handling, designed capacity increasement for 9 uncapable channels and planned 1153 units of rain harvesting constructions planned only in the 9 channels with uncapable capacities catchment areas. The Cost for first alternative is Rp38.224.083.300 and for the second alternative is 60.785.985.900. Keywords : Inundation, urban draiange, rain harvesting, design flow, channel evaluation
STUDI PERENCANAAN SISTEM JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DI PERUMAHAN CITRA PESONA BURING RAYA KOTA MALANG DENGAN PROGRAM WATERCAD dewanti, valina ayu; Haribowo, Riyanto; ismoyo, M. janu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.736 KB)

Abstract

Perumahan Citra Pesona Buring Raya terletak di kelurahan Wonokoyo, kecamatan Kedungkandang, Buring, Kota Malang memiliki total rumah 1.116 unit. Saat ini, penduduk di Citra Pesona Buring Raya menggunakan air bersih dari jaringan distribusi yang dilakukan secara swadaya oleh penduduk. Tetapi air bersih tersebut tidak dapat digunakan 24 jam penuh dan masih kurang untuk memenuhi kebutuhan air bersih di perumahan yang semakin luas. Sehingga banyak permintaan dari warga perumahan tersebut untuk menggunakan PDAM sebagai sarana pemenuhan kebutuhan air bersih. Tujuan dilakukannya studi ini adalah untuk mengetahui debit yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di perumahan, mengetahui perencanaan jaringan pipa, serta membuat rencana anggaran biaya. Simulasi jaringan pipa distribusi air bersih dilakukan menggunakan bantuan program WaterCAD. Pemenuhan kebutuhan air bersih pada perumahan tersebut mendapatkan suplai air dari Tandon Buring Atas dengan debit inflow maksimum tandon sebesar 250 l/dt. Berdasarkan perhitungan total debit yang dibutuhkan pada perencanaan jaringan distribusi air bersih di perumahan, debit rata-rata yang dibutuhkan adalah sebesar 15,15 l/dt. Hasil simulasi dengan bantuan program WaterCAD sudah memenuhi standar yaitu kecepatan 0,1 – 1,34 m/dt, headloss gradient 0,04 – 10,59 m/km, dan tekanan 2,28 – 8,75 bars. Rencana anggaran biaya pada perencanaan ini sebesar Rp. 2.857.505.000,00.
STUDI PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN LABANG KABUPATEN BANGKALAN MENGGUNAKAN WaterCAD v8i khalawi, muhammad reza fahlevi; Ismoyo, M. Janu
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : Masih banyaknya masyarakat yang menggunakan sumur yang terdekat dan butuh suatu sistem penyediaan air bersih yang optimal. Desa Sendang Dajah dan Desa Sendang Laok merupakan desa yang terletak di Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Desa ini termasuk Kawasam Kaki Jembatan Sisi Suramadu (KKJSM). Tidak adanya sarana penyediaan air bersih untuk mencukupi kebutuhan warga. Jarak dari Sumber Pocong ke Kecamatan Labang sekitar 9 km. Studi ini membahas tentang perencanaan jaringan air bersih di Desa Sendang Dajah dan Desa Sendang Laok yang memanfaatkan debit aliran Sungai Pocong dengan debit sebesar 3.236 L/detik dan yang diambil dari sumber hanya 100 L/detik. Studi ini untuk mengetahui kebutuhan air bersih sampai tahun 2035, mengetahui hasil simulasi jaringan air bersih, menghitung besarnya Rencana Anggaran Biaya dan mengetahui harga jual air bersih. Pemodelan dan simulasi jaringan air bersih menggunakan aplikasi Software WaterCAD V.8.i. Pada studi ini menggunakan pipa, pompa dan tandon. Hasil proyeksi kebutuhan air bersih penduduk yaitu sebesar 6,836 l/det. Dari hasil simulasi sesuai dengan kriteria perencanaan yang diijinkan seperti kecepatan antara 0,1 ? 2,5 m/detik, headloss gradient antara 0 ? 15 m/km, dan tekanan antara 0,5 ? 8 atm. Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk perencanaan jaringan air bersih  sebesar Rp 7.755.052.134,50.   Kata kunci : Air Bersih, Jaringan, Simulasi, WaterCAD V.8.i, Rencana Anggaran Biaya, Harga Jual   ABSTRACT: There are still many people who use the closest wells and need an optimal water supply system. Sendang Dajah Village and Sendang Laok Village are villages located in Labang District, Bangkalan Regency. These villages include Kawasan Kaki Jembatan Sisi Suramadu (KKJSM). There is an absence of clean water supply facilities to meet the needs of the residents. Distance from Sumber Pocong to Labang Sub-district is about 9 km. This study discusses the planning of clean water networks in Sendang Dajah Village and Sendang Laok Village that utilize Sungai Pocong flow discharge with a discharge of 3,236 L / s and the amount of discharge taken from the source is only 100 L / sec. This study aims to find out the needs of clean water until 2035, find out the results of simulation of clean water networks, calculate the amount of the Budget Plan and find out the selling price of clean water. The modeling and simulation of clean water networks are conducted by using WaterCAD V.8.i Software application. This study uses pipes, pumps and reservoirs. The projection of the population's clean water needs is 6.836 l / sec. From the simulation results, the allowable planning criteria are as follows: speed is between 0.1 - 2.5 m / sec, head-loss gradient is between 0-15 m / km, and pressure is between 0.5 - 8 atm. The Budget Plan (RAB) for planning clean water networks is Rp. 7,755,052,134.50. Keywords: Clean Water, Networks, Simulation, WaterCAD V.8.i, Budget Plan, Water Price
STUDI PERENCANAAN JARINGAN PERPIPAAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI DESA KEPATIHAN KECAMATAN TIRTOYUDO KABUPATEN MALANG Nurdaya, Wendy Dwi; Ismoyo, M. Janu; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Desa Kepatihan masih belum memiliki fasilitas instalasi penyediaan air bersih. Menurut data debit berdasarkan hasil pengukuran dilapangan, sumber mata air yang terletak di Desa Kepatihan mempunyai kapasitas debit 5,7 l/dt yang akan di rencanakan untuk memenuhi kebutuhan air penduduk Desa Kepatihan hingga 20 tahun ke depan yaitu pada tahun 2017 dengan jumlah penduduk 2.806 jiwa hingga pada tahun 2037 dengan jumlah penduduk 3.392 jiwa. Perencanaan jaringan perpipaan air bersih menggunakan program software Watercad V.8.i. Jumlah kebutuhan air rerata penduduk di Desa Kepatihan yang dibutuhkan pada tahun 2037 sebesar 3,115 l/dt sedangkan kebutuhan air pada jam puncaknya di tahun yang sama sebesar 4,860 l/dt. Hasil simulasi desain jaringan pipa menggunakan pipa berjenis PVC (Poly Vinyl Chloride) yang di rencanakan untuk melayani kebutuhan air rata-rata maupun pada jam puncak warga Desa Kepatihan. Rencana anggaran biaya pekerjaan jaringan perpipaan penyediaan air bersih yang direncakan di Desa Kepatihan sebesar Rp. 460.055.700,00. Kata Kunci: air bersih, jaringan perpipaan, simulasi, watercad, rencana anggaran biaya ABSTRAK: Kepatihan Village don?t have yet water supply installation facilities. According to data based on measurement discharge results in the field, water source that located in Kepatihan Village has discharge capacity of 5,7 l/s that will be planned to fulfill water demand Kepatihan Village for the next 20 years that is in 2017 with a population of 2.806 people until in 2037 with a population of 3.392 people. Planning of clean water pipelines network using software Watercad V.8.i program. The amount of average population water demand in the village of Kepatihan in 2037 is 3,115 l/s and the water demand at peak hours in the same year is 4,860 l/s. Pipe network design simulation results using manifold pipes PVC (Poly Vinyl Chloride) planned to serve the average water demand and at peak hour water demand for Kepatihan Villagers. Budged plan for clean water pipeline network manufacture in Kepatihan Village is Rp. 460.055.700,00. Keywords: clean water, pipelines network, simulation, watercad, budget plan
Studi Sistem Drainase Di Sub DAS Kresek Kota Kediri Fitriana, Firda Maya; Ismoyo, M. Janu; Lufira, Rahmah Dara
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK: PadaJSistem Drainase di Sub DAS Kresek terdapat beberapa wilayah yang sering mengalami genangan terutama pada musim hujan. Lama genangan tersebut terjadi sekitar 1-2 jam setinggi 30 cm. Selain disebabkan karena curah hujan yang tinggi juga diakibatkan karena pengalihan fungsi saluran dari saluran irigasi beralih fungsi menjadi saluran drainase. Sistem Drainase Kali Kresek memiliki 15 saluran, dimana pada Sistem Drainase Kali Kresek ada 2 saluran,yang tidak mampu mengalirkan debit banjir rancangan,dengan kala ulang 5 tahun,.yaitu Saluran Jalan Letjen Sutoyo 3 dan Saluran Jalan Brigjen Pol. Imam Bachri. Dan hasil tersebut pada peta genangan, saluran tersebut juga tidak dapat mengalirkan debit banjir rancangan. Penanganan genangan pada sistem drainase kali kresek mengunakan sistem penanganan kombinasi. Pemilihan alternatif penanganan juga didasarkan pada lokasi dan debit banjir rancangan saluran yang diperlukan untuk reduksi genangannya. Penanganan genangan yang digunakan, yaitu rehabilitasi saluran dan pembuatan sumur tampungan. Kata Kunci: Sistem Drainase, Sub DAS Kresek, Genangan, Penanganan ABSTRACT: In theJdrainage system of Kresek Sub-watershed, several areas often experience inundation, especially during the rainy season. The inundation?s duration occurs around 1-2 hours as high as 30 cm. Besides being caused by heavy rainfall, it is also caused by the channel?s change of function from the irrigation channel to the drainage channel. The Drainage System of Kali Kresek has 15 channels, where 2 channels are unable to drain the design flood discharge with 5 year return-period, namely Letjen Sutoyo 3 channel and Brigjen Pol. Imam Bachri channel. The result on the inundation map indicates,that the channelbcannot drain the design,flood.discharge. In handling the inundation in the.Drainage System of Kali Kresek, it uses a combination handling system. The choice of alternative handling is also based on the location and the channel?s design flood discharge needed to reduce the inundation. The inundation handling used are the channels?s rehabilitation and the reservoir?s making. Keywords: Drainage System, Kresek Sub Watershed, Inundation, ndling.