Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Penelitian Sains

Pengaruh Proses Pengukusan Terhadap Daya Awet Rendang Daging Sapi yang Dikemas Julinar, Julinar; Lidya, Ester; Fatma, Fatma
Jurnal Penelitian Sains No 18 (2005)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.63 KB)

Abstract

Penjelasan tentang pengaruh proses pengukusan terhadap daya awet rendang daging sapi yang dikemas telah dilakukan. Produk rendang dikemas dalam plastik tahan panas dan pengukusan dilakukan selama 60 menit. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 8 taraf lama penyimpanan yaitu 0, 1, 2, 3, 7, 14, 21, 28 dan 35 hari. Analisis nilai gizi produk rendang meliputi kadar air, kadar lemak dan kadar protein. Uji organoleptik juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap produk rendang yang dikukus dan disimpan. Dari analisis keragaman terhadap kadar air, lemak dan protei, menunjukkan bahea perlakuan pengukusan memberikan pengaruh nyata (P<0,05), tapi berdasarkan uni beda nyata jujur (BNJ) antara setiap perlakuan sebagian besar menunjukkan perbedaan yang tidak nyata, ini menunjukkan bahwa proses pengukusan cukup baik untuk mempertahankan mutu rendang daging sapi.
Analisis Logam Fe, Zn Dan Protein pada Kecap Industri Rumah Tangga dan Kecap Indofood Fatma, Fatma; Ginting, Tjurmin; Lestari, Shinta
Jurnal Penelitian Sains No 4 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.927 KB)

Abstract

Telah dilakukan pengukuran kandungan besi, seng dan protein pada kecap industri rumah tangga merek Ayam, Ikan Mas dan sebagai pembanding juga dianalisa kecap merek Indofood. Terhadap air yang dipakai untuk merebus kacang kedelai dari kecap industri rumah tangga juga diukut kandungan logam besi dan sengnya. Kadar logam dalam kecap maupun air yang dipakai untuk merebus kacang kedelai diukur secara Spektro fotometri Serapan Atom melalui proses persiapan sampel secara destruksi basah dengan HNO3-H2SO4 dan H2O2, sedangkan penentuan protein dilakukan dengan metode semi mikro kjeddahl. Hasil penelitian untuk kecap indofood didapatkan kadar seng 4,35 ppm, besi tidak ada, protein 8,77%. Untuk kecap merek Ayam kadar besinya 28,01 ppm, Seng 44,054 dan protein 66,7%. Kecap merek Ikan Mas mengandung besi 118,45 ppm, seng 6,69 ppm dan protein 6,43%.
Penyerapan Ion Logan Zn (II) Menggunakan Batubara Lignit Asal Tanjung Enim Sumatera Selatan Fatma, Fatma; Sari, Sri Mulya; Rahmat, Addy
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3262.093 KB)

Abstract

Penelitian mengenai penyerapan ion logam Zn menggunakan batubara lignit asal Tanjung Enim telah dilakukan. Kondisi optimum ditentukan dengan menvariasikan 3 parameter yaitu waktu pengadukan (3, 8, 15, 30, 45, 60, 90 mnt), pH (3, 4, 5, 6, 7) dan konsentrasi ion logam Zn (15, 20, 25, 30, 35, 40, 45 ppm). Pengukuran terhadap kadar ion logam Zn setiap variasi ditentukan dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum penyerapan terhadap 20 ml larutan ion logam Zn tercapai pada waktu 60 menit, pH 5 dan konsentrasi 40 ppm. Daya serap terhadap ion logam Zn yang dihasilkan oleh adsorben pada kondisi optimum didapatkan sebesar 0,3536 mg/g.
Studi Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Penyerapan Ion Kadmium dari Limbah Pabrik Pelapis Seng Fatma, Fatma
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4654.253 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian penggunaan sabut kelapa sebagai material penyerap ion logam kadmium. Kondisi optimal proses penyerapan ditentukan dengan memberikan variasi ion larutan, ukuran partikel sabut, dan variasi konsentrasi ion logam. Pengukuran konsentrasi ion logam dilakukan dengan Spektrometri Serapan Atom. Hasil penelitian didapatkan penyerapan sabut kelapa optimum pada pH 5, ukuran partikel 80 mesh dan konsentrasi ion logam 20 ppm. Efisiensi penyerapan ion logam kadmium didapatkan 96,99% pada kondisi optimum, sedangkan efisiensi penyerapan untuk limbah pabrik pelapisan seng didapatkan 57,57%.
Penggunaan Koagulan Poly Alumunium Chloride (PAC) untuk Pengolahan Limbah Cair Industri Gambir Fatma, Fatma; Loekitowati, Poedji
Jurnal Penelitian Sains No 18 (2005)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.491 KB)

Abstract

Penelitian untuk mempelajari kemampuan Poly Alumunium Chloride (PAC) untuk menurunkan nilai kebutuhan oksigen kimia (KOK), total zat padat tersuspensi (TZPT) dan memperbaiki nilai pH telah dilakukan. Parameter yang ditentukan meliputi waktu kontak (0,5, 1,0, 1,5 dan 2,0 jam) dan berat PAC (5, 15, 25, 35 dan 50 mg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KOK awal limbah PAC pada kondisi optimum yaitu waktu kontak 1,5 jam, berat PAC 50 mg dengan volume limbah gambir 50 mL, nilai KOK menjadi 282,35 mg/L dengan efektif 69,90%, TZPT 133,3 mg/L dengan efektif 88,15% sedangkan pH menjadi 6,8. 
Penggunaan Lumut (Octoblepharum Albidum Hedw) Untuk Menyerap Fenol dari Limbah Pengeboran Minyak Bumi Fatma, Fatma; Yuliasari, Nova; Yulianti Nedeak, Theresia Evy
Jurnal Penelitian Sains No 17 (2005)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5477.501 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan lumut (Octoblepharum albidum Hedw) untuk penyerapan fenol dari limbah pengeboran minyak bumi. Kondisi optimum proses penyerapan didapatkan dengan menvariasikan waktu kontak, berat adsorben (lumut), dan pH larutan fenol. Pengukuran konsentrasi larutan fenol dilakukan secara Spektrofotometri UV-VIS pada panjang gelombang 504 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: proses penyerapan optimum pada waktu kontak 90 menit, berat adsorben 0,25 g dan pH 7, memberikan efisiensi penyerapan sebesar 65,41%. Aplikasi kondisi optimum terhadap limbah pengeboran minyak bumi memberikan efisiensi penyerapan sebesar 65,78%.
Pengaruh Usia Sumur Bor Terhadap Pelarutan Logam Timbal dan Kadmium dari Lumpur Bekas Pengeboran Minyak Prabumulih Sumatera Selatan Fatma, Fatma; Miksusanti, Miksusanti; Syafriansyah, Agus
Jurnal Penelitian Sains No 13 (2003)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.088 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pelarutan logam timbal (Pb) dan kadmium (Cd) dari lumpur bekas pengeboran minyal di daerah Prabumulih. Lumpur yang diteliti dengan variasi usia sumur yaitu 0,5; 1; 2 dan 3 tahun. Lumpur didestruksikan dengan aquaregia untuk analisis kandungan logam Pb dan Cd, sedangkan analisis pelarutan logam dari lumpur dilakukan dengan penambahan aquadimineral pada pH 6. Pengukuran kandungan logam dalam lumpur dan kandungan logam terlarut dilakukan secara Spektrometri Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan konsentrasi Pb dan Cd dalam lumpur maupun yang terlarut seiring dengan bertambahnya usia sumur. Kadar logam Pb dan Cd dalam lumpur maupun yang terlarut dari setiap sumur bor yang diteliti sudah melewati ambang batas.