Marji Marji
Studies Computer Science / Information Technology, University of Brawijaya

Published : 44 Documents
Articles

Penggalian Data dalam Penentuan Keterkaitan Topik pada Terjemahan Ayat-ayat Al-Qur’an

Journal of Natural A Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mempelajari isi kandungan Al-Qur’an, seringkali kita hanya membaca dan memahami suatu ayat yang berada dalam satu topik tertentu saja tanpa menyadari adanya ketersinggungan dengan ayat lain dengan topik yang berbeda. Padahal, isi dari suatu ayat seringkali diperjelas pada ayat dan bahkan surat yang berbeda. Oleh karena itu, pada penelitian ini bertujuan melakukan penggalian data dengan cara mengetahui adanya keterkaitan antar topik dalam terjemahan ayat-ayat Al-Qur’an.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan memadukan dua metode yakni Weighted K-Nearest Neighbour (WKNN) dengan Multiple Direct Hashing and Prunning (M-DHP). WKNN merupakan salah satu dari algoritma klasifikasi yang berfungsi sebagai preprocessing data untuk menentukan topik dalam suatu terjemahan ayat. Sedangkan M-DHP berfungsi sebagai pencarian keterkaitan topik-topik dalam terjemahan ayat Al-Qur’an. Pengujian kinerja penelitian ini dilakukan terhadap penentuan topik dengan mencari nilai precision, recall dan f-measure. Dari hasil pengujian didapatkan nilai rata-rata precision=0.810, recall=0.699 dan f-measure=0.750. Selanjutnya uji coba dilakukan terhadap tingkat kekuatan rule yang dihasilkan. Rule-rule yang dihasilkan memiliki keakuratan tertinggi dengan nilai confidence mencapai 100% dan nilai confiction tak berhingga.

Search Engine of Subject Using Error Correction Lavenshtein (Case Study Digital Documents of Al Quran and Hadith)

Journal of Natural A Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quran and Hadith is the holy book for Muslims as a way of life in everyday life. Quran itself consists of 30 juz, 114 letters and approximately 6,666 verses. While the Hadith is also very much making it difficult for Muslims who still lay preacher or a legal basis for the search for subjects interrelated among the verses in the Quran and Quranic verses linkages and Hadith. Today, existing search engines (Icon Find) but did not do a grouping of words that have been found so that the reader is difficult to understand because the scattered pages of documents. On the other hand people tend to have typing errors to look for a particular subject and if an error occurs writing the words that contain a particular subject was not found. Clerical errors are generally caused by the proximity of the keyboard layout, less adept at using finger, or because the two characters are located confused. Levenshtein algorithm is an algorithm that is reliable and can be used to calculate the relationship between the strings by way of calculating the distance or amount of difference between two strings. With this method the system is expected to have mistyped the recommendations and improvements to search and classify the subject of the search results in a separate sheet that allows the reader. Based on the experimental results generated that included the greater accuracy that the fewer the number of words recommended.Keywords— Search Engines, Writing Errors, Levenshtein algorithm, The Quran and Hadith digital.

IMPLEMENTASI WIRELESS SENSOR NETWORK UNTUK MONITORING RUANG KELAS SEBAGAI BAGIAN DARI INTERNET OF THINGS

TEKNO Vol 22, No 2 (2014)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.569 KB)

Abstract

Penelitian dengan judul Rancang Bangun Smart Class Hemat Energi Menggunakan Wireless Sensor Network untuk Menciptakan Ruang Belajar yang Sehat dan Nyaman dimotivasi oleh adanya penggunaan energi listrik yang tidak terkontrol dan tidak semestinya. Penggunaan energi listrik ini utamanya untuk pengaturan suhu udara (AC) dan penerangan (lampu) untuk menciptakan ruang yang nyaman. Berdasarkan penelitian sebelumnya diketahui bahwa penggunaan perangkat pengatur kondisi ruangan belum tentu menghasilkan ruang yang sehat dan nyaman. Dengan menggunakan sensor-sensor yang digabungkan pada node-node yang disebarkan merata didalam ruang belajar, kondisi ruang kelas dipantau sehingga setiap area dalam kelas dapat diketahui kondisinya. Sistem penyimpanan data dan monitoring yang dapat diakses melalui jaringan komputer akan menyimpan, mengolah, dan menampilkan kondisi setiap area di ruang kelas.

Diagnosa Penyakit dengan Gejala Demam Menggunakan Learning Vector Quantization (LVQ)

Jurnal Informatika dan Multimedia Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Volume 9, No.2 (2017)
Publisher : Teknik Informatika Politeknik Kediri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.639 KB)

Abstract

Terdapat beberapa penyakit dengan gejala demam yang sulit untuk dibedakan yaitu Demam tifoid (tifus), Demam berdarah dengue (DBD), dan Malaria. Kesulitan dalam mendeteksi lebih awal ketiga penyakit ini karena memiliki gejala klinis yang hampir sama. Pada penelitian ini menggunakan metode Learning Vector Quantization (LVQ)  dalam melakukan klasifikasi terhadap ketiga penyakit tersebut. Hal ini karena kehandalan metode ini dalam melakukan klasifikasi. Hasil dari ujicoba terhadap data pada suatu rumah sakit menunjukkan bahwa metode ini mampu melakukan prediksi terhadap penyakit dengan gejala demam ingga mencapai akurasi 100%.

KONTRIBUSI BAKAT MEKANIK DAN KUALIFIKASI TEMPAT PRAKERIN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK PAKET KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI KOTA MALANG

Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.1, Januari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.157 KB)

Abstract

Many vocational graduates are not absorbed in the world of work so that it will increase the number of unemployed. Mechanical aptitude tests should be held before students go to prakerin, in order to place students on a department that they like. Besides other factors that may affect job readiness is a prakerin. Prakerin with adequate facilities, is expected to vocational students would be able to develop science and technology. This study uses a quantitative approach to the type of cross-sectional research ex-post facto. The population in this study were students of SMK Lightweight Vehicle Engineering Expertise in Malang academic year 2015/2016 which has been carrying out prakerin is class XI. The number of population, namely (1) SMK Negeri 6 Malang; (2) SMK Negeri 10 Malang; (3) SMK Negeri 11 Malang; and (4) SMK Negeri 12 Malang as many as 406 students and 200 students obtained by calculation Slovin. The results of the simultaneous contribution is 10.9%. While the calculation of the partial between mechanical aptitude towards work readiness of 1.9% and a qualifying place prakerin against 8.3% job readiness.Lulusan SMK banyak yang tidak terserap pada dunia kerja sehingga akan menambah jumlah pengangguran. Hendaknya dilakukan tes bakat mekanik sebelum siswa penempatan di dunia industri supaya siswa prakerin di bidang yang ia sukai. Selain itu faktor lain yang dapat memengaruhi kesiapan kerja yaitu tempat prakerin. Dengan fasilitas prakerin yang memadai, diharapkan siswa SMK akan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian cross sectional ex-post facto. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMK Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di Kota Malang tahun ajaran 2015/2016 yang telah melaksanakan prakerin yaitu kelas XI. Adapun jumlah populasi yaitu: (1) SMK Negeri 6 Malang; (2) SMK Negeri 10 Malang; (3) SMK Negeri 11 Malang; dan (4) SMK Negeri 12 Malang sebanyak 406 siswa dan diperoleh 200 siswa denganperhitungan Slovin. Hasil kontribusi simultan yaitu 10,9 %. Sedangkan dariperhitungan parsial antara bakat mekanik terhadap kesiapan kerja yaitu 1,9% dan kualifikasi tempat prakerin terhadap kesiapan kerja 8,3%.

Optimasi Pemilihan Pekerja Kasar Perumahan Pada PT. Yaguna Bangun Pratama Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process dan Promethee

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.882 KB)

Abstract

Kemajuan teknologi sebagai wadah kepentingan berbagai macam pekerjaan yang terjadi di era ini, menuntut sumber daya manusia yang kompeten. Sumber daya manusia mempunyai peranan yang sangat penting dalam interaksinya dari faktor modal, material, metode, dan mesin. Salah satu contoh sumber daya manusia itu adalah pekerja kasar bangunan. Pekerja kasar bangunan dianggap tidak terlalu penting oleh setiap perusahaan padahal faktor ini yang bisa merugikan perusahaan. Jurnal ini meneliti tentang pekerja kasar bangunan di PT. Yaguna Bangun Pratama.Permasalahan dari jurnal ini adalah pemilihan pekerja kasar bangunan yang tidak memenuhi kriteria perusahaan di PT. Yaguna Bangun Pratama. Berdasarkanpermasalahan tersebut, dibutuhkan aplikasi yang dapat mengolah data menjadi suatu sistem optimasi pemilihan pekerja kasar. Metode analytical hierarchy process (AHP) dan Promethee dipilih karena mampu memeringkatkan alternatif terbaik dari sejumlah 5 alternatif yang terdiri dari preferensi biasa, preferensi quasi, preferensi linier, preferensi level, dan preferensi linier dengan area tidak terbatas. Pengujian yang digunakan yaitu dengan melakukan perubahan dari 5 tipe preferensi yang ada dalam metode Promethee. Hasil dari tipepreferensi biasa dan tipe preferensi quasi menghasilkan tingkat kecocokan sebesar 80%, sedangkan tipe preferensi linier dan tipe preferensi linier dengan area tidak terbatas menghasilkan tingkat kecocokan sebesar 60%, dan tipe preferensi level menghasilkan tingkat kecocokan sebesar 40%. Dengan kata lain, semakin besar presentase kecocokan sistem dengan pakar, maka semakin bagus sistem tersebut.

Pemetaan Data Dan Visualisasi Kedalaman Air Pada Bendungan / Waduk

Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.9 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian dilakukan untuk melakukan pemetaan data dan visualisasi kedalaman air suatu waduk. Hasil dari pemetaan dan visualisasinya digunakan untuk mengetahui kontur endapan  dan volume waduk. Pemetaan dilakukan dengan memprediksi titik-titik yang tidak diketahui kedalaman airnya berdasarkan titik-titik yang diketahui kedalaman airnya. Metode prediksi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode interpolasi IDW (Inverse Distance Weighting), yaitu perhitungan rata-rata n buah titik, dimana titik-titik terdekat memiliki bobot pengaruh yang lebih besar dibandingkan titik-titik hasil pengukuran yang lebih jauh. Digunakannya metode ini bertujuan agar proses prediksi yang dilakukan dapat dilakukan dengan cepat, karena prediksi dilakukan untuk banyak titik-titik lain yang belum diketahui kedalaman airnya. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa jumlah titik yang paling baik digunakan untuk memprediksi titik yang tidak diketahui kedalaman airnya adalah sebanyak 5 buah titik terdekat. Data yang digunakan sebagai data percobaan pada penelitian ini adalah data pengukuran kedalaman air di waduk atau bendungan Wonorejo tahun 2004 dan tahun 2005. Hasil dari penelitian ini adalah suatu perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan pemetaan dan memvisualisasikan kedalaman air di suatu waduk atau bendungan.Kata kunci: visualisasi, pemetaan, interpolasi, inverse distance weighting (idw)AbstractPrediction has been widely used in every research and field. In water level visualization system, prediction can be used for measuring water level at the dam. From the measurement, can be known the dam contour and also its water volume. The prediction can be done by measuring water level at several certain points, and used the points to predict another unmeasure points. Prediction metode used in this research is inverse distance weighting (IDW) interpolation, which were using greater weighting on neaerer point than farther point. From this research known that using 5 nearest point will result optimum prediction. This metode is used in order to get faster result because of thousand prediction will be done. Data used in this research are water level measurement data of Wonorejo dam in 2004 and 2005. The result of this research is a program that can be used to map and visualize water level of a dam.Keywords: visualization, mapping, interpolation, inverse distance weighting (idw)

Penyelesaian Penjadwalan Flexible Job Shop Problem Menggunakan Real Coded Genetic Algorithm

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.876 KB)

Abstract

Penjadwalan adalah masalah yang cukup sulit jika harus dituntut dalam waktu cepat dan akan menjadi lebih merepotkan lagi jika susunan yang dijadwalkan adalah sesuatu yang tidak pasti dengan banyaknya pilihan yang membutuhkan keputusan yang lebih rumit. Model penjadwalan jobshop merupakan salah satu contoh masalah penjadwalan yang banyak ditemui dalam industri manufaktur. Penyelesaiannya rumit dan solusi terbaik hanya bisa didapatkan dengan mencoba semua kemungkinan. Algoritma genetika adalah salah satu algoritma yang dapat memberikan solusi permasalahan rumit dalam waktu yang bisa diterima secara rasional, sehingga dapat diterapkan untuk masalah Flexible Job Shop. Algoritma Genetika mampu menemukan solusi dengan mencoba menukarkan susunan-susunan yang diberikan dan/atau mencoba mengganti susunan tersebut secara langsung (crossover dan/atau mutation)

Optimasi Daftar Bahan Makanan Untuk Pasien Rawat Jalan dan Keluarga Menggunakan Algoritme Genetika

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.458 KB)

Abstract

Pola konsumsi masyarakat Indonesia cenderung kurang sehat yang mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit. Penyakit kolesterol tinggi dan hipertensi memiliki tingkat proporsi yang tinggi. Perawatan kedua penyakit tersebut dapat dilakukan dengan rawat inap dan rawat jalan. Rawat jalan membutuhkan biaya lebih murah dibandingkan rawat inap. Namun untuk mengatur pola konsumsi makanan pasien masih dirasa sulit karena kurangnya pengetahuan. Teknik yang dapat digunakan untuk mengatur susunan bahan makanan pasien rawat jalan serta keluarga dengan menggunakan algoritme genetika. Data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 137 bahan makanan yang dikelompokkan menjadi sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, buah-buahan, lemak, susu dan gula. Pada proses algoritme genetika menggunakan representasi permutasi integer berbasis indeks bahan makanan dengan panjang kromosom 168, metode crossover dengan extended intermediate, metode mutasi dengan exchange mutation, serta metode seleksi dengan elitism selection. Setelah melakukan pengujian, parameter optimal yang dihasilkan yaitu ukuran populasi sebesar 80 individu, nilai cr=0,3 dan mr=0,7 serta generasi 100. Hasil akhir berupa bahan makanan untuk makan pagi, siang, dan malam selama tujuh hari dengan kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga, variasi bahan makanan yang beragam dan biaya yang sesuai dengan anggaran.

Diagnosis Penyakit Kulit Pada Kucing Menggunakan Metode Modified K-Nearest Neighbor

Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 12 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.325 KB)

Abstract

Kucing yang sering dijadikan hewan peliharaan oleh manusia ini tak luput dari banyaknya penyakit yang menyerang. Penyakit kulit merupakan penyakit yang umum diderita oleh hewan mamalia ini, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat maka penyakitnya dapat dengan cepat meluas hingga dapat mengganggu aktifitas kucing atau bahkan dapat menyebabkan kematian. Gejala awal dari penyakit kulit terkadang tidak begitu terlihat dan tidak begitu menggangu, oleh karena itu terkadang kucing pun terlihat baik-baik saja sehingga pemilik tidak begitu peduli. Sangat terbatasnya pengetahuan pemilik tentang penyakit kulit yang dialami oleh kucing, serta banyaknya kemiripan gejala-gejala dari berbagai penyakit kulit yang sulit diidentifikasi oleh orang awam menjadi alasan utama penulis untuk melakukan penelitian tentang diagnosis penyakit kulit pada kucing menggunakan metode Modified K-Nearest Neighbor. Metode Modified K-Nearest Neighbor digunakan untuk pengklasifikasian data baru yang kelasnya belum diketahui berdasarkan nilai k terdekat. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 240 data penyakit kulit kucing dengan 14 parameter dan 5 jenis penyakit kulit yang berbeda, keluaran dari sistem ini berupa hasil diagnosis penyakit. Hasil akurasi tertinggi yang didapatkan berdasarkan pengujian yang telah dilakukan sebesar 100% pada nilai k=1. Dari hasil akurasi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa metode Modified K-Nearest Neighbor dapat diimplementasi ke dalam sistem diagnosis penyakit kulit pada kucing.

Co-Authors Agus Hery Supadmi Irianti, Agus Hery Supadmi Amanda, Januar Dwi Andoko Andoko, Andoko Baihaq, Firda Baihaq, Firda Bayu Rahayudi Bayu Septyo Adi, Bayu Septyo Bertananda, Revinda Budi Darma Setiawan, Budi Darma Budi Darma Stiawan, Budi Darma Cholisoddin, Imam Damayanti, Lilis Dea Widya Hutami, Dea Widya Dewi Yanti Liliana Dian Eka Ratnawati Dwiyanti, Erni Edy Santoso Fanani, Erianto Fanani, Erianto Fauzan, Dyva Agna Fladya Rizky, Dyah Ayu Gilang Ramadhan Harlan, Andika Hayat, Bahruddin El Heru Wahyu Herwanto, Heru Wahyu Hibatullah, Muhamad Hilmi Imam Cholissodin Indriati Indriati Istiana Rachmi, Istiana Karuniawan, Okvio Akbar Lailil Muflikah Lailil Muflikhah Larasati, Shinta Anggun Leni Istikomah, Leni Made Bela Pramesthi Putri, Made Bela Pramesthi Mindarta, Erwin Komara Mubarak, Muhammad Fakhri Muflikkah, Lailil Mugiprakoso, Adhiyatma Muladi Muladi Nurul Hidayat Panji Prasuci Saputra, Panji Prasuci Paryono Paryono Poppy Puspitasari, Poppy Pranata, Ardhimas Ilham Bagus Prasojo, Cahyo Adi Ratih Kartika Dewi Ratna Candra Ika, Ratna Candra Ri'pi, Gustian Riana Nurmalasari, Riana Rizby, Laily Putri Rizkilillah, Rafely Chandra Rizqi Addin Arfiansyah, Rizqi Addin Romadhona, Ilham Ryan Mahaputra Krishnanda, Ryan Mahaputra Samsul Hidayat Satria, Aldy Sinaga, Retiana Fadma Pertiwi Sri Wahyuni Sugandi, R.M. Syarif Suhartadi, Syarif Trisnani Widowati, Trisnani Tuwoso Tuwoso Utami, Tahtri Nadia Utomo, M Chandra Cahyo Vinandita, Bayu Satria Wayan Firdaus Mahmudy Wulandari, Tawang Yayuk Wiwin Nur Fitriya, Yayuk Wiwin Nur Yuita Arum Sari Zulianur Khaqiqiyah, Zulianur