Articles

Found 17 Documents
Search

A Preliminary Study on Pteridophyte of Lombok: List of the Species Wardani, Wita; Jaenudin, Jaenudin
Proceeding International Conference on Global Resource Conservation Vol 4, No 1: Proceeding of 4th ICGRC 2013
Publisher : Proceeding International Conference on Global Resource Conservation

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The last publication on fern of Lombok that was able to be retrieved is written on 1939.  The account, compiled by Dr. O. Posthomus, is listing all fern species recorded in some important herbarium, for Southeast Asia at the time, collected from the Lesser Sunda Islands. Since this publication, we have not found works to renew it. This paper present an update on the list of the pteridophyte species from Lombok, with additional information on the taxonomical status and some of their ecological preferences. Keywords: Lombok, Pteridophyte, updated list
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Negeri Sipil Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan Jaenudin, Jaenudin; Chairunisa, Frida
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 2 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Jurnal Administrasi Negara STIA LAN Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah sosok yang masih sering dikaitkan dengan pandangan miring seperti prilaku korupsi, kolusi, nepotisme, tidak disiplin, tidak kompeten, birokrasi yang panjang, inefesiensi. Ada beberapa faktor yang diduga berpengaruh terhadap kinerja pegawai negeri sipil yaitu; pendidikan dan pelatihan, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kemampuan SDM. Sehubungan dengan  itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor  pendidikan dan pelatihan, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kemampuan SDM serta faktor yang paling dominan terhadap kinerja PNS pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh pegawai negeri sipil pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan sebanyak 160 orang dan sampel 113 orang yang ditetapkan menggunakan teknik disporportionate stratified random sampling didasarkan pada strata tingkat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan dan pelatihan (X1), disiplin kerja (X2), motivasi kerja (X3), dan kemampuan SDM (X4) berpengaruh secara simultan terhadap kinerja pegawai (Y), disebabkan  karena kesempatan pendidikan dan pelatihan pegawai didukung anggaran yang cukup besar, komitmen dan ketegasan penegakkan disiplin pegawai, motivasi kerja melalui pemberian TPP yang cukup memadai, serta pemberdayaan SDM secara optimal. Adapun variabel disiplin kerja (X2) yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja (Y). Oleh karena itu harus ada komitmen dalam  penegakkan disiplin kerja secara konsisten karena keberhasilan kinerja ditentukan oleh faktor disiplin.Kata kunci : Kinerja PNS, Disiplin Kerja, Diklat, Motivasi Kerja, Kemampuan SDM Abstract : Civil Servants are seen as figures with negative stigma, regarding corruption behaviour, indiscipline, incompetent, long bureaucratic services, inefficient. It is assumed that there are factors influencing their performances, such as training and development, work discipline, work motivation and ability. Regarding this, the objective of the study is to understand whether training and education, work discipline, work motivation, and ability influenced employee performance and to discover the dominant factor influencing employees’ performance at the secretariat office of Bulungan Regency. The method of the study is an associative method with quantitative approach. The population is 160 employees at the secretariat office of Bulungan Regency and 113 employees are selected with disproportionate stratified random sampling to participate as respondents of the study. The results show that variables of the training and education (X1), work discipline (X2), work motivation (X3), and ability (X4) influenced employee performance. The reasons for this findings are the availability of funding for employees to attend training and education, commitment on law enforcement, allocation of additional TPP that effectively improved employee work motivation, and optimalization of employees’ empowerment. Variable of work discipline (X2) attains the most significant influence on employees’ performance (Y). Accordingly, there must be a commitment to enforce employees’ discipline consistently, because the success of employees’ performance is determined by the factor of discipline.Keywords : Employee Performance, Work Discipline, Training and Education, Work Motivation, Ability. 
KEMAMPUAN BERKOMITMEN PARA PELAKU UMKM DALAM PENGEMBALIAN MODAL PINJAMAN/KREDIT SEBAGAI LANDASAN PRINSIP KEPERCAYAAN (Kondisi UMKM di Kecamatan Bogor Selatan) jaenudin, Jaenudin; Iryani, Lia Dahlia; Timuriana, Tiara; Herlisnawati, Dessy
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2009): Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.917 KB)

Abstract

AbstrakPara pengusaha yang dapat bertahan pada masa krisisekonomi, kebanyakan berasal dari usaha yang berskala kecil danmenengah, dikarenakan sebagian besar tidak berhubungandengan perbankan yang pada saat itu tengah dilanda krisis.Namun seiring membaiknya kondisi perekonomian, para pelakuUMKM perlu memiliki akses perbankan terutama untukmeningkatkan produktivitas dan kemampuan berwirausahanya.Penelitian ini dimaksudkan untuk menggali potensi parapelaku UMKM di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, khususnyayang menyangkut komitmen dengan pihak pemberi kredit agarmemperoleh kemudahan dalam bantuan kredit dari perbankan.Penelitian ini membatasi permasalahan pada: berapa dandarimana modal awal para pelaku UMKM; bagaimanapengelolaan modal pinjaman yang dilakukan para pelakuUMKM; dan bagaimana kemampuan para pelaku UMKMberkomitmen untuk memenuhi syarat kredit dari perbankan.Berdasarkan hasil penelitian, bahwasanya jenis modalpada saat pendirian dominan diperoleh melalui modal sendirisebanyak 86,25%, sedangkan yang menggunakan fasilitas modalpinjaman hanya 4,375% dari para pelaku UMKM. AdapulaUMKM yang menggunakan modal campuran yaitu modal sendiriditambah dengan modal pinjaman sebanyak 8,75%; dan terlihathanya 8% pelaku UMKM yang terlibat dengan pihak bank,sedangkan 92% lainnya belum pernah melakukan peminjamandengan pihak bank; Sedangkan untuk besarnya pencapaian labaoperasional sebanyak 79% para pelaku UMKM mendapatkankeuntungan pada kisaran Rp1.000.000 sampai denganRp10.000.000. Hal tersebut merupakan cerminan kemampuanpara pelaku UMKM untuk dapat memiliki akses perbankan.Dimana kemampuannya dalam mengembalikan pinjaman dapatdilakukan sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan.Kata Kunci : Modal Awal, Modal Sendiri, Modal Pinjaman sertaLaba Operasional.
PANDANGAN ULAMA TENTANG TAQNIN AHKAM Jaenudin, Jaenudin
ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan Vol 11, No 1 (2017): ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.222 KB)

Abstract

AbstrakHukum Islam sejak awal pembentukannya mengalami perkembangan yang terus dinamis seiring dengan perkembangan ilmu di bidang ilmu perundang-undangan modern. Pada awalnya hukum Islam dilembaga­kan melulalui hasil ijtihad fuqaha yang disusun dalam kitab-kita fiqh maupun para hakim pengadilan melalui putusannya. Perkemangan hu­kum modern dengan adanya hukum negara yang terkodifikasi menuntut adanya perubahan bentuk hukum Islam yang terlembagakan melalui institusi resmi kengaraan yang mengikat dan formal. Dalam sejarah, Khilafah Usmani, melalui Sultan Sulaiman telah mulai menyusun bentuk fiqh secara resmi yang disebut qanun, sehinggan karena itu pula Sultan Sulaiman dari Usmani dikenal sebagai Sulaiman al-Qanuni (1520-1560 M). Keberadaan Qanun Fiqh dipandang sebagai sebagai suatu kebu­tuhan dan adapula yang mamandang bahwa keberadaan Qanun Fiqh da­pat membatasi gerak ijtihad yang merupakan bentuk fleksibilitas hukum Islam.Kata Kunci: Ijtihad, Qanun, Undang-undang.
HUBUNGAN ANTARA AGAMA DAN NEGARA DALAM PEMIKIRAN KONTEMPORER MENURUT ABUL A’LA AL-MAUDUDI Jaenudin, Jaenudin
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 2, No 03 (2014)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.502 KB)

Abstract

Abul A’la Al-Maududi adalah satu pemikir pemikir dan politisi Islam Pakistan yangdikenal di dunia Islam, termasuk di Indonesia. Kepopuleran Al-Maududi karena karya-karya tentang Islam, termasuk politik Islam, tersebar dan ditelaah oleh umat Islam. Karir politik Maududi  hanya  diketahui  sebatas  pemimpin  partai  jamaat-I  Islam  Pakistan.  Namun demikian, gagasan mengenai Islam dan negara telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan politik Islam modern.Gagasan utama Islam dan negara Maududi adalah tauhid, dalam hal ini kedaulatan Tuhan, manusia hanyalah implementasikan kehendak Tuhan.   Negara Islam harus tunduk atas kedaulatan Tuhan tetapi juga menjalankan dengan cara yang demokratis, maka lahirkan konsep negara tho-demokrasi ala Maududi. Konstitusi Islam jika dibuat secara tertullis harus mendasarkan kepada prinsip Islam. Begitu pula dengan pembagian kekuasaan Islam, legislatif, eksekutif dan yudikatif semuanya menjalankan fungsi atas prinsip kehendak Tuhan. Kata Kunci: Agama, Negara, Abul A’la Al-Maududi
Perencanaan Strategis Sistem Informasi Dinas Perhubungan Kota Sukabumi dengan Metode Ward and Peppard Jaenudin, Jaenudin; Permana, Budi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 2: December 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.361 KB)

Abstract

Penerapan sistem informasi di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi memerlukan suatu kerangka kerja perencanaan strategis yang dapat membatu mengoptimalkan peran organisasi, meningkatkan value, serta menciptakan keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perencanaan strategis sistem informasi Dishub Kota Sukabumi dengan metode Ward and Peppard. Dalam menyusun kerangka kerja perencanaan strategis, digunakan tools analisis seperti SWOT, PEST, 5 Force Porter, Critical Success Factors, dan Mc Farland’s Strategic. Di dalam kerangka kerja yang dibuat, terdapat beberapa hal yang sebaiknya perlu diperhatikan oleh Dishub Kota Sukabumi seperti portofolio aplikasi di masa mendatang. Hal tersebut perlu diperhatikan agar apa yang diterapkan nantinya dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan. Dengan adanya perencanaan strategis sistem informasi ini, Dishub Kota Sukabumi diharapkan dapat memiliki sistem informasi sebagai solusi total berbasis pengetahuan dengan infrastruktur dan SDM yang handal. Selain itu, diharapkan sistem informasi ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan pelayanan bisnis, mendukung pengambian keputusan, dan menetapkan strategi bisnis yang tepat untuk jangka panjang.
KAJIAN DAMPAK PELATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN jaenudin, Jaenudin; Timuriana, Tiara
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2010): Vol.2 No.1 2010
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.137 KB)

Abstract

ABSTRAKUntuk menganlisis dampak dan pengaruh pandangannyaterhadap jasa layanan yang diberikan oleh perusahaan terhadapkepuasan konsumen. Dari hasil penelitian dan analisa korelasi didapathasil r = 0,443 yang bisa dikatakan terdapat hubungan positif dansignifikan antara pelayanan pelatihan dengan tingkat kepuasan pesertapelatihan. Melalui analisa regresi didapat persamaan Y = 29,67 + 0,38Xyang didapat diartikan bila X bertambah 1, maka Y akan bertambahsebesar 0,38 kali, kemudian untuk mengetahui kontribusi dari pengaruhpelayanan pelatihan terhadap tingkat kepuasan peserta pelatihan,digunakan rumus Koefisien Determinasi (KD), dimana didapat KD =0,197 yang berarti bahwa pelayanan pelatihan mempunyai pengaruhterhadap tingkat kepuasan peserta pelatihan sebesar 19,7 %, dan sisanyasebesar 80,3 % dipengaruhi oleh faktor lain.Keywords: MSDM;
KEMAMPUAN BERKOMITMEN PARA PELAKU UMKM DALAM PENGEMBALIAN MODAL PINJAMAN/KREDIT SEBAGAI LANDASAN PRINSIP KEPERCAYAAN (Kondisi UMKM di Kecamatan Bogor Selatan) Jaenudin, Jaenudin; Iryani, Lia Dahlia; Timuriana, Tiara; Herlisnawati, Dessy
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2009): Volume 1 No. 1 Tahun 2009
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.282 KB)

Abstract

Para pengusaha yang dapat bertahan pada masa krisis ekonomi, kebanyakan berasal dari usaha yang berskala kecil dan menengah, dikarenakan sebagian besar tidak berhubungan dengan perbankan yang pada saat itu tengah dilanda krisis. Namun seiring membaiknya kondisi perekonomian, para pelaku UMKM perlu memiliki akses perbankan terutama untuk meningkatkan produktivitas dan kemampuan berwirausahanya.Penelitian ini dimaksudkan untuk menggali potensi para pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, khususnya yang menyangkut komitmen dengan pihak pemberi kredit agar memperoleh kemudahan dalam bantuan kredit dari perbankan. Penelitian ini membatasi permasalahan pada: berapa dan darimana modal awal para pelaku UMKM; bagaimana pengelolaan modal pinjaman yang dilakukan para pelaku UMKM; dan bagaimana kemampuan para pelaku UMKM berkomitmen untuk memenuhi syarat kredit dari perbankan.Berdasarkan hasil penelitian, bahwasanya jenis modal pada saat pendirian dominan diperoleh melalui modal sendiri sebanyak 86,25%, sedangkan yang menggunakan fasilitas modal pinjaman hanya 4,375% dari para pelaku UMKM. Adapula UMKM yang menggunakan modal campuran yaitu modal sendiri ditambah dengan modal pinjaman sebanyak 8,75%; dan terlihat hanya 8% pelaku UMKM yang terlibat dengan pihak bank, sedangkan 92% lainnya belum pernah melakukan peminjaman dengan pihak bank; Sedangkan untuk besarnya pencapaian laba operasional sebanyak 79% para pelaku UMKM mendapatkan keuntungan pada kisaran Rp1.000.000 sampai dengan Rp10.000.000. Hal tersebut merupakan cerminan kemampuan para pelaku UMKM untuk dapat memiliki akses perbankan. Dimana kemampuannya dalam mengembalikan pinjaman dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Modal Awal, Modal Sendiri, Modal Pinjaman serta Laba Operasional.
ANALISIS PELAYANAN PERPUSTAKAAN BAGI MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI Supina, Inna Sri; Hartini, Sri; Jaenudin, Jaenudin; Husnul, Yetty
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 4, No 1 (2012): Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan. Pengukuran kualitas pelayanan berdasarkan pada lima dimensi kualitas pelayanan yang dikemukakan oleh Zeithaml et al. (1990), yaitu bukti langsung (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Penelitian ini menggunakan pendekatan survey dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling dan purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa S1 Reguler Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari tiga aspek pengukuran kualitas pelayanan, yaitu harapan (expectation), kinerja (performance), dan tingkat kepentingan (importance). Kuesioner diberikan kepada 102 responden dengan tingkat pengembalian 98%, yang semuanya dapat digunakan dalam tahap analisis. Pengukuran kualitas pelayanan menggunakan metode servqual melalui dua macam pengujian yang digunakan oleh Zeithaml et al. (1990), yaitu unweighted servqual dan weighted servqual. Sebelum melakukan pengujian servqual terlebih dahulu ditetapkan bobot kinerja, dan kepentingannya. Penilaian terhadap kualitas pelayanan dilakukan dengan menghitung masingmasing dimensi dengan menggunakan analytical hierarchy process dengan tiga pendapat ahli, yaitu seorang petugas Perpustakaan Daerah Kota Bogor, seorang pengguna perpustakaan pusat Institut Pertanian Bogor, dan seorang bukan pengguna perpustakaan. Analisis ini menetapkan bobot masing-masing dimensi, yaitu tangibility 0.187, reliability 0.247, responsiveness 0.156, assurance 0.251 dan empathy 0.159. Nilai servqual maksimum ditetapkan sebesar 5 dan minimum 1, kemudian dibuat suatu skala yang menunjukkan tingkat kualitas pelayanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kualitas pelayanan berdasarkan pengujian weighted servqual total sebesar 1.9064045. Berdasarkan skala kualitas pelayanan dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan oleh Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan dipersepsikan kurang baik, terutama dimensi daya keandalan (reliability). Hasil menunjukkan, dimensi tangible memperoleh nilai -0.4536, reliability -0.005525, responsiveness -0.523753, assurance -0.523753 dan empathy -0.560567. Kata Kunci : dimensi kualitas pelayanan, stratified random sampling dan purposive sampling, unweighted servqual dan weighted servqual.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Jaenudin, Jaenudin; Nindiasari, Hepsi; Pamungkas, Aan Subhan
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 1 No. 1, July 2017
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.181 KB)

Abstract

Kemampuan berpikir reflektif matematis merupakan kemampuan matematis berpikir tingkat tinggi. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan kemampuan ini adalah dengan mengetahui gaya belajar siswa. untuk mengetahui itu maka dilakukan penelitian dengan jenis kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir reflektif matematis siswa ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII A di  SMPN 4 Rangkasbitung yang dipilih secara purposive Sampling pada materi bangun ruang. Hasil analisis data menunjukkan, siswa visual, auditorial dan kinestetik belum mampu mengidentifikasi rumus atau konsep yang digunakan karena tidak memberikan jawaban secara keseluruhan. Siswa visual dan siswa kinestetik mampu mengevaluasi dengan benar, jelas, kurang sistematis, namun lengkap sedangkan siswa auditorial mampu mengevaluasi dengan benar, jelas, sistematis, dan lengkap. Siswa visual dan siswa auditorial memberikan jawaban kurang lengkap dan jawaban salah serta tidak memberikan analogi sedangkan siswa kinestetik memberikan jawaban lengkap namun jawaban salah serta tidak memberikan analogi. Siswa visual memberikan perhitungan kurang lengkap, jawaban akhir salah dan tidak memberikan generalisasi disertai alasan, siswa auditorial memberikan perhitungan benar, jawaban akhir benar namun tidak memberikan generalisasi disertai alasan sedangkan siswa kinestetik memberikan perhitungan benar, jawaban akhir benar dan memberikan generalisasi disertai alasan. Siswa visual menjelaskan dengan bahasannya sendiri dan jawaban benar, siswa auditorial menjelaskan dengan menjelaskannya panjang lebar dan jawaban benar sedangkan siswa kinestetik menjelaskan dengan jawaban benar. Siswa visual sudah mampu memberikan interpretasi namun belum lengkap dan perhitungan benar, siswa auditorial belum mampu memberikan interpretasi namun perhitungan benar, sedangkan siswa kinestetik sudah mampu memberikan interpretasi dengan baik dengan perhitungan yang benar.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis, Gaya Belajar, Visual, Auditorial, Kinestetik