Articles

Found 9 Documents
Search

Analisa Pengaruh Mobilitas Node Terhadap Kualitas Layanan Voice Call Pada Jaringan UMTS Alkaff, Muhammad; Djanali, Supeno; Ciptaningtyas, Henning Titi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.898 KB)

Abstract

Abstrak IMS (IP Multimedia Subsystem) adalah bagian dari spesifikasi UMTS (Universal Mobile Telecomunication System) sesuai dengan release 5 dan 6. Telah banyak dilakukan penelitian tentang kinerja IMS namun umumnya dilakukan pada node UE (User Equipment) yang stationary. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh mobilitas UE terhadap kualitas layanan pada jaringan UMTS Release 5/6. Selain itu, juga akan dilakukan perbandingan pada kecepatan yang berbeda-beda untuk meneliti pengaruh perbedaan kecepatan tersebut terhadap kualitas layanan pada jaringan UMTS. Hasil uji coba menunjukkan, seiring dengan meningkatnya kondisi traffic, UE dengan kecepatan yang rendah mendapatkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan UE dengan kecepatan yang tinggi. Selain itu, pengaruh mobilitas UE menjadi semakin besar dengan bertambahnya kecepatan yang digunakan oleh UE. Secara umum, skenario dengan callee mobile mendapatkan hasil yang lebih baik seiring dengan bertambahnya kecepatan dan meningkatnya kondisi trafik. Kata kunci: IMS, Kecepatan, Mobilitas, UMTS Abstract IMS (IP Multimedia Subsystem) is a part of the specification of UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) according to the release 5 and 6. Has done a lot of research on the performance of IMS but is generally performed on the UE node (User Equipment) that stationary. This study aimed to investigate the effect of mobility on the quality of service in the EU UMTS Release 5/6. In addition, comparisons will also be performed at different speeds to examine the effect of the speed difference to the quality of service in UMTS networks. Experimental results show, along with the increasing traffic conditions, the EU with a low speed get better results when compared to the EU with a high speed . In addition, the influence of EU mobility becomes larger with increasing speed used by the EU. In general, the scenario with mobile callee get better results with increasing speed and increasing traffic conditions. Keywords: IMS, Speed​​, Mobility, UMTS
Pemanfaatan Wireless Sensor Network Berbasis Internet Of Things Untuk Monitoring Lahan Gambut Jarak Jauh Elfirman, Muhammad Ziki; Alkaff, Muhammad
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Issue 1 February 2018
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jim.v13i1.861

Abstract

Lahan gambut di Indonesia tersebar di beberapa pulau, yaitu Kalimantan, Sumatera dan Papua. Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi yang memiliki lahan sawah dan lahan gambut terbesar di Indonesia, yaitu sekitar 250.000 hektar yang tersebar di beberapa kabupaten. Ada banyak manfaat dari lahan gambut, dua manfaat utamanya adalah kemampuan menyimpan sejumlah besar karbon dan kemampuan untuk menyimpan air hingga 13 kali beratnya. Sayangnya, lahan gambut setiap tahunnya mengalami penurunan, baik dari segi ukuran maupun kualitasnya. Upaya pemulihan telah dilakukan oleh pemerintah dan juga pengamat lingkungan baik Nasional maupun Internasional. Meski begitu, kondisi lahan gambut masih belum bagus. Banyak kendala yang dihadapi seperti luas lahan dan sulitnya lokasi menyebabkan biaya yang dibutuhkan untuk melakukan pengawasan dan pemeliharaan lahan gambut cukup tinggi. Untuk mengembalikan ratusan ribu lahan gambut dibutuhkan triliunan rupiah. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk melestarikan lahan gambut adalah dengan pemantauan lahan gambut secara langsung dan teratur. Khususnya pada musim kemarau, lokasi lahan gambut awal dengan potensi kebakaran bisa dideteksi. Penelitian ini mengusulkan penggunaan Wireless Sensor Network (WSN) berbasis Internet of Things (IoT) untuk pemantauan lahan gambut terpencil. Dalam perkembangannya, diharapkan penelitian ini dapat menghasilkan prototipe peralatan pemantauan nirkabel untuk pemantauan lahan basah terutama lahan gambut.
Analisa Pengaruh Mobilitas Node Terhadap Kualitas Layanan Voice Call Pada Jaringan UMTS Alkaff, Muhammad; Djanali, Supeno; Ciptaningtyas, Henning Titi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1, No 1: April 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.898 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201411103

Abstract

Abstrak IMS (IP Multimedia Subsystem) adalah bagian dari spesifikasi UMTS (Universal Mobile Telecomunication System) sesuai dengan release 5 dan 6. Telah banyak dilakukan penelitian tentang kinerja IMS namun umumnya dilakukan pada node UE (User Equipment) yang stationary. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh mobilitas UE terhadap kualitas layanan pada jaringan UMTS Release 5/6. Selain itu, juga akan dilakukan perbandingan pada kecepatan yang berbeda-beda untuk meneliti pengaruh perbedaan kecepatan tersebut terhadap kualitas layanan pada jaringan UMTS. Hasil uji coba menunjukkan, seiring dengan meningkatnya kondisi traffic, UE dengan kecepatan yang rendah mendapatkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan UE dengan kecepatan yang tinggi. Selain itu, pengaruh mobilitas UE menjadi semakin besar dengan bertambahnya kecepatan yang digunakan oleh UE. Secara umum, skenario dengan callee mobile mendapatkan hasil yang lebih baik seiring dengan bertambahnya kecepatan dan meningkatnya kondisi trafik. Kata kunci: IMS, Kecepatan, Mobilitas, UMTS Abstract IMS (IP Multimedia Subsystem) is a part of the specification of UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) according to the release 5 and 6. Has done a lot of research on the performance of IMS but is generally performed on the UE node (User Equipment) that stationary. This study aimed to investigate the effect of mobility on the quality of service in the EU UMTS Release 5/6. In addition, comparisons will also be performed at different speeds to examine the effect of the speed difference to the quality of service in UMTS networks. Experimental results show, along with the increasing traffic conditions, the EU with a low speed get better results when compared to the EU with a high speed . In addition, the influence of EU mobility becomes larger with increasing speed used by the EU. In general, the scenario with mobile callee get better results with increasing speed and increasing traffic conditions. Keywords: IMS, Speed​​, Mobility, UMTS
Business Process Reengineering of Sustainable Teak Forest at Agroforestry Industry Alkaff, Muhammad; Marimin, Marimin; Arkeman, Yandra; Sukardi, Sukardi; Purnomo, Herry
INTERNATIONAL RESEARCH JOURNAL OF BUSINESS STUDIES Vol 9, No 3 (2016): December 2016 - March 2017
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.375 KB)

Abstract

Penerapan Generalized Regression Neural Networks untuk Memprediksi Produksi Padi Terhadap Perubahan Iklim Alkaff, Muhammad; Sari, Yuslena
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 2, No 2: December 2017
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.176 KB) | DOI: 10.31544/jtera.v2.i2.2017.117-124

Abstract

Padi sebagai bahan makanan pokok utama bagi masyarakat Indonesia merupakan tanaman pangan yang rentan terhadap perubahan iklim. Pendataan dan perhitungan ramalan hasil produksi padi sangat diperlukan untuk mendukung kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan terhadap produksi padi di Kabupaten Barito Kuala sebagai kabupaten penghasil padi terbesar di Kalimantan Selatan dengan menggunakan data iklim sebagai input. Data iklim yang digunakan berasal dari Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, sedangkan sebagai data output adalah data produksi padi dari Badan Pusat Statistika (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan untuk melakukan peramalan produksi padi adalah Generalized Regression Neural Networks (GRNN). Dari hasil pengujian didapatkan nilai Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 0,296 dengan menggunakan parameter smoothness bernilai 1. 
Optimasi Penjadwalan Mata Kuliah Menggunakan Metode Algoritma Genetika dengan Teknik Tournament Selection Sari, Yuslena; Alkaff, Muhammad; Wijaya, Eka Setya; Soraya, Syarifah; Kartikasari, Dany Primanita
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6, No 1: Februari 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3621.855 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019611262

Abstract

AbstrakBagi sebuah perguruan tinggi, penjadwalan perkuliahan merupakan suatu kegiatan yang sangat penting   untuk   dapat   terlaksananya   proses belajar mengajar   yang   baik.  Dimana   dalam   proses  belajar mengajar dapat dilakukan oleh semua pihak yang terkait, bukan hanya bagi dosen yang mengajar, tetapi juga bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah. Dalam penyusunan jadwal, ada beberapa variabel yang mempengaruhi yaitu: ruangan yang tersedia, jumlah mata kuliah yang diselenggarakan, waktu yang ada dan ketersediaan dosen yang mengajar. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu sistem yang dapat membuat atau menyusun   jadwal    perkulihaan    secara  teroptimasi. Metode dalam proses pembuatan jadwal perkuliahan secara otomatis pada penelitian ini menggunakan metode algoritma genetika dengan teknik seleksi turnamen. hasil pengujian sistem dapat memberikan kemudahan dan kecepatan kepada user atau Program Studi Teknologi Informasi dalam proses pembuatan atau penyusunan jadwal untuk    perkuliahan,    yaitu hanya diperlukan waktu sekitar 14,7 menit dibandingkan dengan proses manual yang memerlukan waktu sekitar 2 (dua) hari.AbstractFor a college, the university course timetabling is is an activity that’s very important for the implementation of good teaching and learning process. In  teaching  and  learning  process  can be done    by    all    related    parties,   not    only    for Lecturers who teach, but also for students who take the course. In the preparation of the schedule, there are several variables that affect the: the available space, the number of courses held, the time available and the availability of lecturers  who  teach. Therefore, the  purpose  of this research is to design a system that can create or arrange optimization schedule optimally. Methods in the process of making university course   timetabling   automatically   in   this study using genetic algorithm method with tournament selection.
Modelling and predicting wetland rice production using support vector regression Alkaff, Muhammad; Khatimi, Husnul; Puspita, Wenny; Sari, Yuslena
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 17, No 2: April 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.555 KB) | DOI: 10.12928/telkomnika.v17i2.10145

Abstract

Food security is still one of the main issues faced by Indonesia due to its large population. Rice as a staple food in Indonesia has experienced a decline in production caused by unpredictable climate change. In dealing with climate change, adaptation to fluctuating rice productivity must be made. This study aims to build a prediction model of wetland rice production on climate change in South Kalimantan Province which is one of the national rice granary province and the number one rice producer in Kalimantan Island. This study uses monthly climatic data from Syamsudin Noor Meteorological Station and quarterly wetland rice production data from Central Bureau of Statistics of South Kalimantan. In this research, Support Vector Regression (SVR) method is used to model the effect of climate change on wetland rice production in South Kalimantan. The model is then used to predict the amount of wetland rice production in South Kalimantan. The results showed that the prediction model with the RBF kernel with the parameter of C=1.0, epsilon=0.002 and gamma=0.2 produces good results with the RMSE value of 0.1392.
Uji Validasi Skor ARISCAT dalam Memprediksi Komplikasi Paru Pascaoperasi di RS Rujukan Tersier di Indonesia Alkaff, Muhammad; Pitoyo, Ceva Wicaksono; Heriwardito, Aldy; Koesnoe, Sukamto
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Internal Medicine Department, Faculty of Medicine Universitas Indonesia-RSCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jpdi.v6i1.225

Abstract

Pendahuluan. Terdapat beberapa instrumen model skor preoperatif yang dapat membantu menilai risiko komplikasi paru pascaoperasi dan diperkirakan ARISCAT merupakan instrumen yang sederhana, memiliki performa yang baik, namun penggunaannya belum luas. Model skor ini belum divalidasi di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk menilai kemampuan diskriminasi dan kalibrasi skor ARISCAT dalam memprediksi komplikasi paru pascaoperasi pada pasien di RS rujukan tersier di Indonesia.Metode. Penelitian ini adalah kohort retrospektif yang bertujuan untuk menilai kemampuan prediksi skor ARISCAT pada populasi Indonesia. Penelitian ini melibatkan subjek yang menjalani operasi di RSUPN Cipto Mangunkusumo sepanjang tahun 2017. Variabel yang diteliti meliputi usia, saturasi oksigen, riwayat infeksi paru, anemia, jenis pembedahan, durasi operasi, pembedahan darurat, dan kejadian PPC yang terjadi dalam 30 hari pascaoperasi. Validasi eksternal skor ARISCAT dilakukan dengan menilai kemampuan diskriminasi dan kalibrasi. Diskriminasi dinilai dengan area under the curve (AUC) dan kalibrasi dinilai dengan uji Hosmer-Lemeshow dan plot kalibrasi.Hasil. Dari total 428 subjek yang diteliti, kami dapatkan insiden PPC sebesar 32%. Kemampuan diskriminasi menunjukkan nilai AUC sebesar 88,2% (IK 95%; 84,1-92,2%). Kemampuan kalibrasi pada uji Hosmer-Lemeshow menunjukkan nilai  p=0,052 dan plot kalibrasi menunjukkan koefisien r=0,968.Simpulan. Skor ARISCAT memiliki kemampuan diskriminasi dan kalibrasi yang baik pada pasien yang menjalani operasi di RSCM. Kata Kunci: Postoperative Pulmonary Complications, Skor ARISCAT, Validasi eksternal Validation of ARISCAT Model Score to Predict Postoperative Pulmonary Complications in Tertiary Referral Hospital in IndonesiaIntroduction. There are several prediction model score instruments that can help to assess pulmonary preoperative evaluation and it is believed that ARISCAT model score is very simple to do and have good performance, but not widely used. This score has not been yet validated in Indonesia. This study aimed to assess the performance of discrimination and calibration of ARISCAT score in predicting postoperative pulmonary complication who underwent surgery in a tertiary referral hospital in Indonesia.Methods. A retrospective cohort study was conducted to assess the external validation of ARISCAT scores in the Indonesian population. This study involved patients underwent surgery at Cipto Mangunkusumo Hospital in 2017. Several variables were collected such as age, oxygen saturation, history of pulmonary infection, anemia, type of surgery, duration of operation, emergency surgery, and PPC that observed within 30 days after surgery. Discrimination was assessed by the area under the curve (AUC). Calibration was assessed by the Hosmer-Lemeshow test and calibration plot.Results. Of 428 patients studied, PPC was observed in 32% of patients. Discrimination of ARISCAT score was shown by AUC value of 88.2% (CI 95%; 84.1-92.2%). Hosmer-Lemeshow test showed p=0.052 and calibration plot revealed coefficient r=0.968.Conclusion. ARISCAT model score has good discrimination and calibration performance and can be applied in the Indonesian population.
Sistem Pakar Berbasis Android untuk Mendeteksi Jenis Perilaku ADHD pada Anak Alkaff, Muhammad; Khatimi, Husnul; Sari, Yuslena; Darmawan, Puja; Primananda, Rakhmadhany
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6, No 2: April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2464.534 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019621265

Abstract

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah gangguan perkembangan otak pada anak yang mengakibatkan meningkatnya aktifitas motorik sehingga menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif dan inatentif. Kondisi ini sering memperlihatkan tingkah laku yang tidak wajar seperti selalu bergerak tanpa tujuan, selalu gelisah, atau tidak bisa duduk dengan tenang. Gangguan ADHD terbagi menjadi tiga jenis yaitu Hiperaktif, Inatentif dan Impulsif. Salah satu cara untuk mendiagnosa jenis ADHD yang diderita oleh anak adalah dengan konseling. Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sebuah sistem pakar yang dapat membantu memberikan kesimpulan tentang jenis penyakit ADHD yang diderita oleh anak serta tingkat keyakinan diagnosisnya. Penelitian ini menggunakan metode Dempster-Shafer untuk melakukan perhitungan terhadap nilai keyakinan suatu diagnosa. Hal ini dilakukan dengan cara membandingkan setiap nilai keyakinan dari 2 gejala awal yang terjadi pada anak untuk selanjutnya dibandingkan lagi dengan nilai keyakinan dari gejala-gejala lainnya. Sehingga mengerucut pada suatu gejala yang mengacu kepada suatu jenis dari ADHD disertai dengan nilai keyakinannya seperti layaknya diagnosa seorang pakar psikologi anak. Dalam penelitian ini dibangun sistem pakar berbasis Android dengan basis pengetahuan dari 3 orang pakar untuk memudahkan orang tua anak dalam mendiagnosa gejala-gelaja yang mungkin diderita oleh anaknya. Hasil pengujian sistem terhadap pakar dengan persentase rata-rata sebesar 93,3% dari 3 orang pakar, menunjukan bahwa sistem pakar yang telah dibuat mampu mendiagnosa jenis perilaku ADHD yang diderita oleh anak-anak disertai dengan nilai tingkat keyakinan diagnosisnya.Abstract ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) is a brain development disorder in children resulting in increased motor activity causing the sufferer to become hyperactive, impulsive and inattentive. This condition often shows unnatural behavior like always moving aimlessly, always restless, or unable to sit quietly. ADHD disorders divided into three types, namely Hyperactive, Inattentive and Impulsif. One way to diagnose the type of ADHD suffered by children is by counseling. The purpose of this study is to build an expert sistem that can help provide conclusions about the kind of ADHD that the children had and the diagnosis level of confidence. This research uses Dempster-Shafer method to perform the calculation of confidence value of diagnosis. This is done by comparing each of the confidence values of the two early symptoms that occur in the child to furthermore compare with the belief value of the other symptoms. Therefore, conical to a symptom that refers to a type of ADHD accompanied by the value of the diagnosis beliefs, just like the diagnosis of a child psychologist. In this study, an Android-based expert system with a knowledge base from three experts is built to facilitate the child's parents in diagnosing symptoms that may be suffered by his son. The experimental test of the system with the mean percentage of 90% from 3 experts, indicates that the expert system that has been made can diagnose the type of ADHD behavior suffered by the children accompanied by the value of the diagnosis confidence level.