Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING, DAN ORGANIZING) OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF KELAS VII SMP NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN TAHUN PEMBELAJARAN 2018/2019 Patimah, Patimah; Umar, Azhar
Asas: Jurnal Sastra Vol 8, No 1 (2019): Asas:Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v8i1.13122

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui sekaligus mendeskripsikan penerapan model pembelajaran CORE (connecting, organizing, reflecting, dan extending) oleh guru dalam pembelajaran menulis teks deskriptif kelas VII SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru bahasa Indonesia kelas VII SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan dan dan siswa kelas VII-6 berjumlah 27 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian  ini adalah metode Deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan  dengan cara observasi partisipasi pasif (nonpartisipan) karena peneliti memang hadir di tempat kegiatan penelitian atau orang yang diamati, tetapi peneliti tidak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Di lihat dari pelaksanaan model pembelajaran Core selama proses pembelajaran, diperoleh hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CORE (connecting, organizing, reflecting, dan extending) yang dilaksanakan guru dalam pembelajaran menulis teks deskriptif di kelas VII SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan mendapat nilai 75 dan guru termasuk ke dalam kategori baik dalam menerapkan model pembelajaran di sekolah.Kata kunci: Model Core, Pembelajaran, Menulis Teks Deskriptif.
PENGARUH PENERAPAN MODEL KREATIF PRODUKTIF DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN/KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA Patimah, Patimah; Sudaryono, Sudaryono; Rachmawati, Rachmawati
Jurnal Tekno-pedagogi Vol 2, No 2 (2012): Tekno-Pedagogi Vol 2 No.2 September 2012
Publisher : Jurnal Tekno-pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Effect of Application of Creative Learning Model Against Productive Learning and Creativity Skills / Ability Poetry Writing Students. The independent variable in this study is a model of PFM. Moderator variables were studied creativity. The instrument used to measure the skills / ability to write poems that use the test, to measure creativity while learning to use a questionnaire adapted from FLS2N national assessment guidelines in 2010. This study is an experimental study with a 2 X 2 factorial design with pretest and posttes. The data were analyzed using ANOVA analysis of two lanes and Tukey Test. The data were analyzed first before the proposed test ANOVA assumptions which includes test data normality and homogeneity test data. The results showed that: (1) there is a model of the influence of PKP and creativity to learn the skills / ability to write poetry, (2) there is an influence on creativity learning skills / ability to write poetry, (3) there is the effect of using PFM model of the skill / ability to write poetry students who have studied high creativity, (4) there is an influence of the PFM modeling skills / ability to write poetry students who have studied creativity is low, and (5) there is no interaction between PKP and creativity models learn the skills / abilities of students to write poetry. Keyword: Productive Creative Learning, Creative Learning, Skills / capabilities Writing Poetry
PENDIDIKAN KARAKTER DI MADRASAH IBTIDAIYAH Patimah, Patimah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.19 KB)

Abstract

ABSTRAKJenjang pendidikan dasar merupakan fondasi awal untuk melangkah melanjutkan pendidikan. Bila penanaman karakter gagal dilakukan pada tahap usia pendidikan dasar, maka bisa dipastikan, karakter yang tertanam pada peserta didik kurang optimal. Pengembangan pendidikan berkaraktek bagi peserta didik harus diterapkan sungguh-sungguh karena kepribadian dan karakter yang kuat mempengaruhi masa depan bangsa. Anak usia madrasah ibtidaiyah merupakan masa kritis dalam pembentukan karakter. Menurut Freud, kegagalan dalam memberikan penanaman dan pembinaan kepribadian berkarakter pada anak usia madrasah ibtidaiyah akan membentuk pribadi yang bermasalah pada saat dewasa.Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional mencanangkan pendidikan berbasis karakter untuk semua tingkat pendidikan. Menurut Mendiknas, Prof. Muhammad Nuh, pembentukan karakter perlu dilakukan sejak usia dini. Jika karakter sudah terbentuk sejak usia dini, maka tidak akan mudah untuk mengubah karakter seseorang. Ia juga berharap, pendidikan karakter dapat membangun kepribadian bangsa.Kata Kunci : Pendidikan Karakter, pendidikan Dasar
EFEKTIFITAS METODE PEMBELAJARAN DONGENG DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI ANAK PADA JENJANG USIA SEKOLAH DASAR Patimah, Patimah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.408 KB)

Abstract

Mendongeng merupakan batu loncatan penting dalam membentuk seorang jenius. Mendongeng memicu kekuatan berpikir yang super, yang melepaskan per-per imajinasi seorang jenius. menurut ahli psikologi anak, pertumbuhan mental seorang anak berjalan sangat cepat, terutama sampai anak berusia enam tahun, sampai umurnya enam tahun, kecepatan belajar anak bagai kuda yang berlomba dalam pacuan. Setelah melewati usia ini, kecepatan belajar anak akan menurun, dan lebih mendatar.Guru yang telah terbiasa menggunakan metode mendongeng (berbeda dengan ceramah) pada saat proses KBM pada umumnya pasti memiliki siswa yang berkemampuan literasi yang baik  dibandingkan dengan guru yang hanya mengajar dengan cara konvensional di dalam kelas.Kebiasaan yang di timbulkan dari aktivitas mendongeng mampu memberikan banyak dampak positif terhadap kemampuan literasi siswa baik kemampuan membaca, menulis dan berbicara. Kata Kunci : Dongeng, Psikologi Anak, Kemampuan Literas
PENDIDIK DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM Patimah, Patimah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.591 KB)

Abstract

ABSTRAKTantangan masa depan yang semakin berat, menuntut output pendidikan yang berkompeten, sehingga diperlukan perubahan dalam konsep belajar. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh bahwa ditengah perubahan zaman, sistem pendidikan di Indonesia juga harus selalu ikut menyesuaikan. Pengembangan kurikulum 2013 diharapkan dapat menjadi jawaban untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia untuk menghadapi perubahan dunia. Untuk menghasilkan output pendidikan yang baik diperlukan kesinambungan antara rancangan kurikulum dengan implementasinya. Salah satu sosok yang penting dalam implementasi kurikulum adalah guru. Guru merupakan faktor utama dalam pelaksanaan kurikulum, karena gurulah yang secara langsung berhadapan dengan siswa (subjek kurikulum 2013) dalam proses pembelajaran. Dalam Bahan Uji  Publik Kurikulum 2013 disebutkan bahwa kondisi saat ini pendidik dan tenaga kependidikan  hanya memenuhi kompetensi profesi dan hanya berfokus pada ukuran kinerja saja, padahal seharusnya seorang pendidik harus memenuhi kompetensi profesi, pedagogi, sosial, dan personal serta memiliki motivasi mengajar. Sehingga kurikulum yang sudah dirancang dapat terlaksana dengan baik.Keyword : Kompetensi, Profesi, Kurikulum 2013
INTEGRASI PENDIDIKAN MORAL DAN PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK PADA JENJANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Patimah, Patimah
AWLADY Jurnal Pendidikan Anak Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : AWLADY Jurnal Pendidikan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.003 KB)

Abstract

Fase perkembangan anak pada usia dini merupakan fase awal individu mengembangkan potensi  yang dianugerahkan. Tuhan kepada manusia. Secara umum  pendidikan prasekolah dimaksudkan untuk menfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh sesuai dengan norma-norma dan nilai-nilai kehidupan. Disamping itu program  pendidikan prasekolah harus disesuaikan dengan kebutuhan,  minat dan perkembangan anak. Bidang pendidikan anak usia dini, terdapat dua pendekatan mendasar yang digunakan, yaitu  pendekatan perilaku dan pendekatan perkembangan.Program kelas yang berpusat pada anak merupakan pendekatan pembelajaran  yang berorientasi perkembangan yang berusaha mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak secara optimal. Pendekatan  kelas yang berpusat pada anak didasarkan atas keyakinan bahwa anak akan tumbuh dan belajar dengan baik jika merekadilibatkan secara alamiah dalam proses belajar.Program  kelas yang berpusat pada anak mendukung peran serta keluarga dalam berbagai cara. Meskipun metodenya berbeda-beda namun para guru dan pengelola pendidikan harus tetap mendukung keluarga untuk terlibat secara aktif dalam semua aspek program. Pada prinsipnya, segala upaya untuk memfasilitasi seluruh aspek perkembangan anak secara optimal dapat tercipta melalui kesungguhan pihak-pihak yang terlibat dalam program pendidikan tersebut. Kesetaraan serta rasa tanggung jawab yang besar dari masing-masing pihak akan membantu pencapaian tujuan pendidikan yang diharapkan. Kata Kunci : Pengembangan Potensi Anak Usia Dini, Pendekatan Kelas,  Potensi Anak
FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA PERNIKAHAN USIA ANAK DI KABUPATEN PANGKEP Zulfadli, Zulfadli; Ridwan, M. Saleh; Patimah, Patimah
Jurnal Diskursus Islam Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengelaborasi tentang faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Pernikahan Usia Anak di Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris. Adapun sumber data penelitian ini bersumber dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Penelitian ini tergolong penelitian dengan jenis data kualitatif yaitu dengan mengelola data primer yang bersumber dari beberapa Kantor urusan Agama  Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyebab terjadinya pernikahan usia Anak di Kabupaten Pangkep tidak terlepas dari beberapa hal berikut ini yaitu faktor ekonomi faktor ini paling banyak ditemui di lokasi penelitian selain dari faktor ekonomi ada beberapa faktor seperti faktor pendidikan yang rendah ini sangat berpengaruh pada kasus Pernikahan Usia Anak kemudian faktor dorongan orang tua dalam hal ini perjodohan dan faktor diskriminasi gender ini cenderung melemahkan kaum perempuan sehingga perempuan hanya dijadikan pemuas nafsu seksual semata dan dianggap pelayan bagi kaum laki-laki saja, serta faktor adat istiadat faktor ini yang berkembang dimasyarakat akan pengaruh paham leluhur yang mangharuskan anaknya menikah ketika sudah ada tiga pemudah datang melamar maka yang ketiga harus diterimah karena takut tidak akan adalagi yang datang dan ini memang terbukti bahwa ketika sudah cukup tiga laki-laki datang melamar maka sulit ada laki-laki yang keempat untuk datang melamar lagi.
PENGARUH TERPAAN PARIWISATA DAN MEDIA MASSA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK MTSN PANGANDARAN KABUPATEN CIAMIS Patimah, Patimah
Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan CENDEKIA VOL. 11 NO 2 TAHUN 2013
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/cendekia.v11i2.279

Abstract

Abstract: The tourism resort as a social environment and mass media as a non- social environment will affect student learning outcomes. Studies on those effects on learning achievement seem to be essential to do. By employing descriptive and explanatory methods, this study attempted to investigate the influence of tourism and mass media exposure on student achievement. The results showed that firstly, the average exposure to tourism was at a high level with the score of 144 laid on the high range of 138-160; secondly, mass media exposure was in the rate of high level with the score of 141  between the range of 138-160 (high); thirdly, student achievement on average was at a moderate level with the score of 75 laid between the range of 56-75 (moderate); the fourth, there was any significant effect of tourism exposure on student achievement at the high level with the value of r = 0.66 ranging between .61 to .80 (high); the fifth, there was any significant effect of mass media exposure on student achievement at the high level with the value of r = 0.71 ranging between .61 to 0 , 80 (high); the sixth, a significant difference between mass media and tourism exposures on student achievement was at the high level of closeness with the score value of r = 0.75 laid between 0.61 to 0.80 (high). امهيرثأت امله  -ةيعامتجلاا يرغ ةئيبلاك - ملاعلاا لئاسوو - ةيعامتجلاا ةئيبلاك - ةيحايسلا ةئيبلا :صخلم اذه فشتكا .اباّ ذج اعوضوم بلاطلا ملعت ةجيتن ىلع امهيرثأت في ةساردلا نوكتو .بلاطلا ملعت ةجيتن ىلع ةجيتن ىلع )اعم(  ملاعلإا لئاسوو يحايسلا روهظلا يرثأت ىدم ينايبلاو يفيكلا ثحبلا بولسأب – ثحبلا ةجيتنلاب ةيلاعلا ةجردلا في ةلداعلماب ةيحايسلا ةباصلإا تناك )1 : ةيلاتلا جئاتنلاب ةساردلا تتأو .بلاطلا ملعت 141ةميقلاب ةيلاعلا ةجردلا في ةلداعلماب ملاعلإا لئاسو ةباصإ تناك )2 .)ةيلاع( 160-138 ينب نوكت 144 ينب نوكت 75 ةميقلاب ةطسوتلما ةجردلا في نوكي ةلداعلماب بلاطلا زانجإ )3. )ةيلاع( 160-138 ينب نوكت ةجردلا في بلاطلا ملعت زانجإ ىلع ةيحايسلا ةباصلإا نم ىنعم وذ يرثأتلا دجوي )4 .)ةطسوتم( 75-56 لئاسو ةباصإ نم ىنعم وذ يرثأتلا دجوي )5 ،)ةيلاع(  0,80-0,61 ينب نوكت  0,66 = r ةميقلاب ةيلاعلا ، )ةيلاع(  0,80-0,61 ينب نوكت 0,71 =r ةميقلاب ةيلاعلا ةجردلا في بلاطلا ملعت زانجإ ىلع ملاعلإا ةجردلا في بلاطلا ملعت زانجإ ىلع )اعم( ملاعلإا لئاسو و ةيحايسلا ةباصلإا ينب ىنعم وذ يرثأتلا دجوي )6.)ةيلاع( 0,80 – 0,61 ينب نوكت  075=r ةميقلاب ةيلاعلا
Pengaruh Air Rebusan Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Titer Antibodi, Jumlah Leukosit Dan Jenis Leukosit Mencit (Mus musculus L.) Yang Diinfeksi Salmonella enterica Serovar Typhi Patimah, Patimah; Kusumawati, Eko; Nugroho, Rudy Agung
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 10 No 2 (2015): Bioprospek: Jurnal Ilmiah Biologi: Volume 10 Number 2 2015
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah air rebusantepung cacing tanah berpengaruh terhadap titer antibodi serumdarah mencit, serta jumlah leukosit dan jenis leukosit mencityang diinfeksi bakteri S. Typhi. Penelitian ini bersifateksperimental laboratorik dengan Rancangan Acak Lengkap(RAL), yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan dengan 5ulangan. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor mencit.Kelompok terdiri atas Perlakuan I diberi air rebusan tepungcacing tanah (TCT) dengan konsentrasi 8%; Perlakuan II diberiair rebusan TCT dengan konsentrasi 16%; Perlakuan III diberiair rebusan TCT dengan konsentrasi 32%; Perlakuan IV diberiair rebusan TCT dengan konsentrasi 64% dan kontrol tanpapemberian air rebusan TCT. Hasil penelitian titer antibodiserum darah mencit akut demam tifoid menunjukkan perubahanpositif demam tifoid menjadi negatif demam tifoid pada tiapkelompok mencit P1, P2, P3 dan P4 (air rebusan tepung cacingtanah 8, 16, 32 dan 64%), pada kelompok kontrol tanpa airrebusan tepung cacing tanah mencit tetap mengalami demamtifoid. Rerata pengukuran jumlah leukosit tertinggi terlihat padakelompok P4 dengan konsentrasi 64% yaitu 8,61/mm3 danterendah pada kelompok kontrol yaitu 3.18/mm3. Mencit dikelompok P1 (Pemberian air rebusan tepung cacing tanah 8%)yaitu 3,14/mm3. Mencit di kelompok P2, P3 dan P4 mengalamikenaikan jumlah leukosit. Data analisis statistik, uji One WayAnova didapatkan perbedaan yang signifikan pada jumlahleukosit antara tiap kelompok mencit (P<0,05). Berdasarkandata analisis statistik jenis leukosit yaitu Neutrofil Segmen,Neutrofil Batang, Eosinofil, Limfosit dan Monosit, pada ujinormalitas didapatkan data berdistribusi normal (P>0,05) danhasil uji homogenitas diperoleh data yang homogen (P>0,05),kemudian dilanjutkan pada uji One Way Anova didapatkantidak ada perbedaan yang signifikan pada jenis leukosit antaratiap kelompok mencit (P<0,05).
UPAYA TUTOR DALAM MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN ANAK BERBASIS METODE BERMAIN PERAN DI TK DAYANG SUMBI CIMAHI Patimah, Patimah
Empowerment Vol 2, No 2 (2013): Volume 2, No 2, September 2013
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.093 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v2i2p72-78.599

Abstract

Fokus masalah dalam penelitian ini adalah kurang terlatihnya kemandirian anak usia dini di TK Dayang Sumbi, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengungkap data tentang kondisi objektif dalam proses pembelajaran,tentang penggunaan metoda bermain peran tentang hasil pembelajaran melalui metoda bermain peran dalam menumbuhkan Kemandirian anak usia dini di TK Dayang Sumbi Kota Cimahi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metoda studi kasus., teknik pengunpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa kondisi objektif pemebelajaran anak usia dini pada umumnya menggunakan prinsip bermain sambil belajar, pembelajran dilaksanakan melalui perencanaan, yaitu melalui rencana kegiatan harian, penggunaan metode bermain peran dilakukan simulasi atau peraktek guna menumbuhkan kemandirian anak usia dini, Metode bermain peran adalah salah satu alternative untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini.