Articles

Found 26 Documents
Search

PEMANFAATAN BANK SAMPAH UNTUK MENGELOLA LIMBAH RUMAH TANGGA DI DESA CIHARASHAS KELURAHAN MULYAHARJA KOTA BOGOR Listyandini, Rahma; Aisyah, Nur; Robby, Prawitra Azhari; Kurniawan, Dedi
PROMOTOR Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.191 KB)

Abstract

Masyarakat Desa Ciharashas masih kurang memiliki kesadaran akan lingkungan yang bersih dan sehat. Perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat mengenai pengelolaan limbah rumah tangga dengan memanfaatkan Bank Sampah. Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat desa tentang pengolahan limbah rumah tangga. Identifikasi masalah dianalisis berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Adapunpemberdayaan masyarakat dilaksanakan dengan metode penyuluhan door to door dan diskusi. Penyampaian pesan atau materi penyuluhan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dengan menggunakan media pendukung, seperti media cetak berupa poster. Kegiatan pemberdayaan yangdilakukan sudah sesuai harapan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat Ciharashas untuk melakukan pengelolaan limbah rumah tangga.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SDIT NURUL ILMI KOTA JAMBI Aisyah, Nur; Emosda, Emosda; Suratno, Suratno
Jurnal Tekno-pedagogi Vol 5, No 1 (2015): Tekno-Pedagogi Vol 5 No.1 Maret 2015
Publisher : Jurnal Tekno-pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the implementation of character education in SDIT Nurul Ilmi of Jambi include: planning, implementation, and evaluation. The study used a qualitative descriptive approach. The findings of the study are: Character education planning is done by integrating the main character and values matched with the standards of com-petence and basic competence, suitability with the material. Hence, it is translated into a learning device. Character values developed or implemented through habit and exemplary school culture and the implementation of character education in learning is divided into three sections, firstly it is integrated into the subjects, Second in local content, and the third, through the self-development of habit, exemplary, and extracurricular. Character education in extracurricular activities carried out by entering the value of the main characters in each activity option. The Barriers of implementation charactered are, students character, families, and communities. Facilities and supporting facilities play an important role in the integration of the character value. Character education evaluation process carried out during the learning process and when students interact outside the classroom. The research is included (1) a well planned character education is learning device. It is supported by religious and other characters, (2) the implementation of character education in learning is integrated into every subject, local content, and habituation in school; educational character in extracurricular containing noble values; implementation barriers such as student characteristics, family environment and society; carrying adequate infrastructure and facilities, (3) evaluation process conducted continuous character education. Keyword: Implementation, Character Education, SDIT.
Kesaksian Perempuan Aisyah, Nur
Jurnal Al-Qadau Vol 2, No 2 (2015): Al-Qadau
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembahasan kesetaraan laki-laki dengan perempuan selalu menarik. Menariknya, antaralain disebabkan karena keseteraan tidak lagi terbatas dalam persoalan yang dalam pembahasan fikih dibedakan antara kedua jenis manusia tersebut. Salah satunya adalah persoalan kesaksian. Pemahaman yang tersebar luas selama ini di kalangan masyarakat muslim adalah bahwa nilai  kesaksian perempuan separoh kesaksian laki-laki sebagaimana termuat dalam berbagai kitab fikih maupun tafsir. Pemahaman yang seperti itu tampaknya saat ini banyak menuai kritik, karena seolah-olah menempatkan posisi kaum perempuan lebih rendah dari pada kaum laki-laki. Akibatnya, banyak tudingan terhadap Islam sebagai agama yang diskriminatif terhadap kaum perempuan
Kesaksian Perempuan Perspektif Fikih Aisyah, Nur
Jurnal Al-Qadau Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saksi merupakan informasi yang diberikan oleh orang yang jujur untuk membuktikan kebenaran dengan lafal kesaksian di dalam majelis persidangan. Salah satu problem yang menjadi perdebatan adalah tentang kesaksian perempuan. Mengenai  kedudukan perempuan untuk dapat menjadi saksi,  pada dasarnya ulama fikih mengakuinya. Namun demikian, ulama fikih berbeda pendapat tentang  penerimaan kesaksian perempuan baik berdasarkan jumlah saksi maupun masalah yang dimintakan kesaksian.
Baraka : Basis Pertahanan DI/TII di Sulawesi Selatan (1953-1965) Aisyah, Nur; Patahuddin, Patahuddin; Ridha, Muh. Rasyid
Jurnal Pattingalloang Vol. 5 No. 2 April - Juni 2018
Publisher : Pendidikan Sejarah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.115 KB) | DOI: 10.26858/pattingalloang.v5i2.8469

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang  Baraka sebagai Basis Pertahanan DI/TII di Sulawesi Selatan. Pada tahun 1953 Kahar Muzakkar menjadikan daerah Baraka, Kabupaten Enrekang sebagai basis pertahanan pertama DI/TII di Sulawesi Selatan. Letak yang strategis dan keterbukaan masyarakat yang menjadi potensi daerah Baraka dijadikan sebagai basis pertahanan DI/TII oleh Kahar Muzakkar. Selain itu, karena Baraka merupakan daerah operasi dari komandan bawahan Kahar Muzakkar yaitu Andi Sose. Banyaknya simpatik yang diperoleh Kahar Muzakkar dari masyarakat Baraka bahkan masyarakat Sulawesi  Selatan memaksa pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan operasi penumpasan kepada Pemberontakan Kahar Muzakkar yang telah mengancam keutuhan NKRI. Kemudian  pada tanggal 3 Februari 1965 pimpinan tertinggi Darul Islam/Tentara Islam Indonesia di Sulawesi Selatan tertembak mata oleh Kopral Sadeli di pinggir sungai Lasolo, Sulawesi Tenggara. Tulisan ini menggunakan metode penelitian sejarah yakni, heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Kata kunci : Baraka, DI/TII, Sulawesi Selatan AbstractThis paper examines Baraka as the DI / TII Defense Base in South Sulawesi. In 1953 Kahar Muzakkar made Baraka, Enrekang District the first DI / TII defense base in South Sulawesi. The strategic location and openness of the community which is the potential of the Baraka area is used as a defense base for DI / TII by Kahar Muzakkar. In addition, because Baraka was the operating area of Kahar Muzakkar's subordinate commander, Andi Sose. The amount of sympathy gained by Kahar Muzakkar from the Baraka community and even the people of South Sulawesi forced the Indonesian government to carry out a crackdown on the Kahar Muzakkar Rebellion which had threatened the integrity of the Republic of Indonesia. Then on February 3, 1965 the highest leader of the Darul Islam / Indonesian Islamic Army in South Sulawesi was shot by Corporal Sadeli on the edge of the Lasolo river, Southeast Sulawesi. This paper uses historical research methods namely, heuristics, criticism, interpretation and historiography. Keywords: Baraka, DI / TII, South Sulawesi
Pengembangan Instrumen Penilaian Berbasis HOTS untuk Peserta Didik di Sekolah Dasar Kota Metro Aisyah, Nur; Sabdaningtyas, Lilik; Ambarita, Alben
Jurnal Pedagogik Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to develop and to describe assessment instrumentan affective based on higher order thinking skills. The type of this research is Research and Development. The technique used to compile the data are tests and non-tests techniques. The tools to compile the data are questionnaire and test items. Qualitative and quantitative analysis technique were used to analyze data. Product test result data analysis were processed through ANATES software. The results are: assessment instrument is theoretically and empirically eligible to use. Theoretically means that it fullfilled the construction, linguistic, and material aspects. Empirically means that it has been through validity, reliability, difficulty levels, distinguish, and distractor examinations; assessment instrument has fullfilled Higher Order Thinking Skillscharacteristics; and assessment instrument is effective as a study evaluation tool because this instrument can distinguish students of low, middle, and high study capabilities.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mendeskripsikan instrumen penilaian tematik berbasis Higher Order Thinking Skills yang efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik nontes dan tes. Alat pengumpulan data berupa angket dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis data hasil uji coba produk diproses melalui software ANATES. Hasil penelitian ini, yaitu:instrumen penilaian yang layak digunakan, baik layak secara teoritis maupun empiris. Layak secara teoritis yaitu telah memenuhi aspek konstruksi, bahasa, dan materi. Layak secara empiris yaitu melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan distraktor; instrumen penilaian telah memenuhi karakteristik Higher Order Thinking Skills; dan instrumen penilaian efektif digunakan sebagai alat evaluasi hasil belajar karena instrumen penilaian dapat membedakan siswa yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Kata Kunci: Instrumen Penilaian, Tematik,Higher Order Thinking Skills
DISPENSASI PERNIKAHAN DI BAWAH UMUR PADA MASYARAKAT ISLAM DI KABUPATEN BANTAENG Aisyah, Nur
Jurisprudentie Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum uin alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The fuqoha and lawyers agree that a person is held accountable for his actions and has the freedom of determining his life after his age (Baligh). With reference to applicable legislation, if the prospective bride is under 16 years of age and the prospective bridegroom under the age of 19 years, then the person is categorized as underage and incompetent to act in the law in the case of marriage . several factors that cause the proposed marriage dispensation, among others, due to Pregnant Factor before marriage, Economic Factors, and Factors Education. Judge consideration in granting judgment of marriage age is the judge not only raced on the Act, this is where the ijtihad judge is needed in determining something based on mursalah maslahat. Keywords: Wedding Dispensation Para fuqoha dan ahli undang- undang sepakat menetapkan, seseorang diminta pertanggungjawaban atas perbuatannya dan mempunyai kebebasan menentukan hidupnya setelah cukup umur (Baligh). Dengan mengacu pada perundang-undangan yang berlaku, jika pihak calon mempelai wanita di bawah umur 16 tahun dan calon mempelai laki-laki dibawah umur 19 tahun, maka yang bersangkutan dikategorikan masih di bawah umur dan tidak cakap untuk bertindak di dalam hukum termaksud dalam melakukan perkawinan. beberapa faktor yang menjadi penyebab diajukan dispensasi perkawinan antara lain karena Faktor Hamil sebelum melangsungkan perkawinan, Faktor Ekonomi, dan Faktor Pendidikan. Dasar pertimbangan hakim dalam mengabulkan dipensasi usia perkawinan yaitu hakim tidak hanya berpacu pada Undang – Undang, disinilah diperlukan ijtihad hakim dalam menetapkan sesuatu berdasarkan maslahat mursalah.Kata kunci : Dispensasi Pernikahan
PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP PERBAIKAN HISTOLOGI HEPATOSIT TIKUS PUTIH STRAIN WISTAR (Rattus novergicus strain wistar) YANG TELAH DIINDUKSI PARASETAMOL Aisyah, Nur; Setiawan, Meddy; Aleq Sander, Moch
Saintika Medika Vol 9, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.756 KB) | DOI: 10.22219/sm.v9i1.4121

Abstract

PENGARUH PEMBERIAN AIR SEDUHAN DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP PERBAIKAN HISTOLOGI HEPATOSIT TIKUS PUTIH STRAIN WISTAR (Rattus novergicus strain wistar) YANG TELAHDIINDUKSI PARASETAMOL. Parasetamol dapat merusak hepatosit oleh hasil metabolismenya yang reaktif berupa Nasetil- p-benzokuinone imine (NAPQI) dan ion superoksida. Daun sirih diduga dapat memperbaiki kerusakan hepatositkarena mengandung minyak atsiri yang mempunyai aktivitas antioksidan. Tujuan: Membuktikan pengaruh pemberian airseduhan daun sirih terhadap perbaikan histologi hepatosit tikus putih strain wistar yang telah diinduksi parasetamol. Metode penelitian: True Experimental post test only control Design. Dua puluh lima tikus putih strain wistar dengan berat badan masing-masing 150 gram dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok diberi 375 mg parasetamol peroral selama 4 hari. Tiga kelompok diberi air seduhan daun sirih peroral dengan 3 dosis berbeda. Dosisnya adalah 45 mg, 67,5 mg dan 90 mg selama 12 hari. Hasil penelitian: Uji one way Anova (p=0,000<0,01) menunjukkan ada perbedaan prosentase kerusakan hepatosit yang sangat signifikan pada masingmasing kelompok. Penurunan prosentase kerusakan hepatosit paling signifikan pada kelompok dengan dosis air seduhan daun sirih paling besar (90 mg). Kesimpulan: Pemberian air seduhan daun sirih dapat memperbaiki kerusakan hepatosit pada tikus yang diinduksi dengan parasetamol. Penambahan dosis air seduhan daun sirih menurunkan jumlah kerusakan hepatosit.
PENGGUNAAN KITOSAN CANGKANG BEKICOT (Achantina fulica) UNTUK BAHAN PENGAWET ALAMI BERBAGAI JENIS SAYURAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN BIOTEKNOLOGI Aisyah, Nur; Rofieq, Ainur; Wahyono, Poncojari
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 2 (2015): JULY
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.772 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i2.3333

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan vitamin C dan pH dalam sayuran bunga kol, kubis dan buncis yang diawetkan dengan kitosan cangkang bekicot selama proses penyimpanan dan untuk mengetahui berapakah konsentrasi kitosan cangkang bekicot yang paling efektif sebagai bahan pengawet sayuran tersebut. Kegiatan penelitian dilakukan melalui True Experimental Research. Tempat dan waktu penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang yang berlangsung pada tanggal 23 Juni – 6 Juli 2014.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan pada bunga kol, kubis dan buncis yaitu C0, K0 dan B0 (Kontrol), C1, K1 dan B1 (0,5%), C2, K2 dan B2 (1%), C3, K3 dan B3(1,5%l), C4, K4 dan B4 (2%), C5, K5 dan B5 (2,5%), Analisis data menggunakan analisis varians satu arah dan uji beda jarak nyata Duncan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian konsentrasi kitosan cangkang bekicot (Achantina fulica) terhadap perbedaan kandungan vitamin C sayuran bunga kol, kubis dan buncis dari hari per hari selama penyimpanan. Perubahan kandungan vitamin C paling kecil terjadi pada perlakuan 1,5% dan paling besar pada perlakuan kontrol. Pemberian konsentrasi kitosan cangkang bekicot (Achantina fulica) 1,5% adalah yang paling efektif mempengaruhi kandungan fitamin C sayuran bunga kol, kubis dan buncis. Hasil penelitian diaplikasikan pada perencanaan pembelajaran SMA kelas XII materi bioteknologi.Kata Kunci: Pengawet alami, kitosan cangkang bekicot, sayuran bunga kol, kubis dan buncis, kandungan vitamin C dan Ph
Analisis Akuntansi Persediaan Barang pada CV. Anugrah Djam Ritel Aisyah, Nur
Patria Artha Journal of Accounting & Financial Reporting Vol 1, No 2 (2017): Journal of Accounting & Financial Reporting
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.33857/jafr.v1i2.82

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kesesuaian akuntansi persediaan yang diterapkan pada CV. Anugrah Djam Ritel dengan akuntansi persediaan PSAK No.14 Tahun 2014. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi persediaan yang diterapkan pada CV. Anugrah Djam Ritel telah sesuai dengan akuntansi persediaan PSAK No.14 Tahun 2014.