Dian Eka Sari
FKIP Universitas Lampung, Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No.1

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KOPING LANSIA TERHADAP MASA PENSIUN DI KELURAHAN YOSOMULYO METRO PUSAT TAHUN 2010 Sari, Dian Eka
KONSELI : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2014): Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Prodi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Lansia dengan pensiun merupakan suatu kehilangan yang amat dirasakan oleh lansia tersebut, sehingga menjadi stressor bagi lansia. Untuk mengatasi stress pada lansia pensiun, lansia membutuhkan mekanisme pertahanan diri yang disebut koping. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan peneliti di Puskesmas Batu Ampar, peneliti menemukan lansia yang sudah mengalami gangguan mental emosional sebanyak 3 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan koping lansia terhadap masa pensiun di Kelurahan Yosomulyo Metro Pusat tahun 2010. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain analitik. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang telah pensiun (usia ≥ 60 tahun) di Kelurahan Yosomulyo Metro Pusat sebanyak 287 orang. Sampel sejumlah 81 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan analisa data yang digunakan adalah uji chi square.Hasil penelitian didapat rata-rata umur responden yaitu 66,69 tahun, berjenis kelamin laki-laki 51,9%, berpendidikan tinggi 53,1%, bekerja sebagai PNS/POLRI/TNI sebelum pensiun 90,1%, sosial ekonomi rendah 9.9%, tidak mendapatkan dukungan keluarga 50,6%, memiliki koping mal adaptif 46,9%, Ada hubungan yang signifikan antara umur (P value 0,000), jenis kelamin (P value 0,001 dengan OR 5,000), pendidikan (P value 0,037 dengan OR 2,862), pekerjaan (P value 0,002 dengan OR 2,433), pendapatan (P value 0,023 dengan OR 9,484), dukungan keluarga dengan koping lansia (P value 0,019 dengan OR 3,245). Saran kepada petugas kesehatan agar meningkatkan Program Promosi Kesehatan mengenai mekanisme koping adaptif yang dapat lansia gunakan dalam menghadapi masalahnya dan menyediakan layanan konsultasi kesehatan jiwa/psikologi pada lansia yang biasa menggunakan mekanisme mal adaptif.
EFEKTIVITAS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LAJU REAKSI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR LUWES Sari, Dian Eka; Rosilawati, Ila; Rudibyani, Ratu Betta
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.297 KB)

Abstract

This research aimed to describe the effectiveness of guided inquiry to increase flexibility thinking skills in rate of chemical reaction.  Population of this research was students of class XI MIA SMAN 5 Bandar Lampung on 2014/2015 academic year.  The samples in this research were of class XI MIA5 as control class and XI MIA3 as experimental class.  This research used quasi experiment with Non-Equivalent (Pretest-Posttest) Control-Group Design.  The effectiveness of guided inquiry is showed by the significant difference of average n-Gain between control and experimental class.  The results showed that the average n-Gain of flexibility thinking skills of control and experimental class were 0.23 and 0.63, respectively.  Based on the results of hypothesis testing, guided inquiry learning model was effective to improve  students’ flexibility thinking skills in rate of chemical reaction.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas inkuiri terbimbing pada materi laju reaksi dalam meningkatkan keterampilan berpikir luwes.  Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI MIA SMAN 5 Bandar Lampung tahun ajaran 2014/2015. Sampel penelitian ini adalah kelas XI MIA5 sebagai kelas kontrol dan XI MIA3 sebagai kelas eksperimen.  Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan Non Equivalent (Pretest-Posttest) Control-Group Design.  Efektivitas inkuiri terbimbing ditunjukkan oleh perbedaan  rata-rata n-Gain yang signifikan antara kelas kontrol dan eksperimen.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain keterampilan berpikir luwes kelas kontrol dan eksperimen masing-masing adalah 0,23 dan 0,63. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi laju reaksi efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir luwes siswa.Kata kunci: keterampilan berpikir luwes, laju reaksi, model pembelajaran inkuiri terbimbing
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KOPING LANSIA TERHADAP MASA PENSIUN DI KELURAHAN YOSOMULYO METRO PUSAT TAHUN 2010 Sari, Dian Eka
KONSELI : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2014): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Islamic University Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia dengan pensiun merupakan suatu kehilangan yang amat dirasakan oleh lansia tersebut, sehingga menjadi stressor bagi lansia. Untuk mengatasi stress pada lansia pensiun, lansia membutuhkan mekanisme pertahanan diri yang disebut koping. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan peneliti di Puskesmas Batu Ampar, peneliti menemukan lansia yang sudah mengalami gangguan mental emosional sebanyak 3 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan koping lansia terhadap masa pensiun di Kelurahan Yosomulyo Metro Pusat tahun 2010. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain analitik. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang telah pensiun (usia ≥ 60 tahun) di Kelurahan Yosomulyo Metro Pusat sebanyak 287 orang. Sampel sejumlah 81 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan analisa data yang digunakan adalah uji chi square.Hasil penelitian didapat rata-rata umur responden yaitu 66,69 tahun, berjenis kelamin laki-laki 51,9%, berpendidikan tinggi 53,1%, bekerja sebagai PNS/POLRI/TNI sebelum pensiun 90,1%, sosial ekonomi rendah 9.9%, tidak mendapatkan dukungan keluarga 50,6%, memiliki koping mal adaptif 46,9%, Ada hubungan yang signifikan antara umur (P value 0,000), jenis kelamin (P value 0,001 dengan OR 5,000), pendidikan (P value 0,037 dengan OR 2,862), pekerjaan (P value 0,002 dengan OR 2,433), pendapatan (P value 0,023 dengan OR 9,484), dukungan keluarga dengan koping lansia (P value 0,019 dengan OR 3,245). Saran kepada petugas kesehatan agar meningkatkan Program Promosi Kesehatan mengenai mekanisme koping adaptif yang dapat lansia gunakan dalam menghadapi masalahnya dan menyediakan layanan konsultasi kesehatan jiwa/psikologi pada lansia yang biasa menggunakan mekanisme mal adaptif.
PENGARUH ONLINE SHOP JEJARING SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADA IBU RUMAH TANGGA KABUPATEN MOJOKERTO (STUDI KASUS IBU RUMAH TANGGA DI DESA MOJOTAMPING, KECAMATAN BANGSAL, KABUPATEN MOJOKERTO) Sari, Dian Eka; Handoko, Rudy; Rochim, Achludhin Ibnu
JURNAL REPRESENTAMEN Vol 4, No 01 (2018)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.785 KB) | DOI: 10.30996/.v4i01.1423

Abstract

Globalization makes many changes and developments in information technology. Informationand communication technology which is currently widely used is the internet. Through the internetpeople can communicate and exchange information easily without the constraints of time and place.Nowadays that are in demand by the public is to shop online, there are many sites to shop online oneof which is social networking. Currently among housewives are actively participating in onlineshopping. If someone buys the goods based on selfish desires without the uses and benefits of aproduct will make people behave consumptive. This study uses a quantitative approach to thepopulation, namely housewives who never shop online. Samples are taken by 30 respondentsdetermined by purposive sampling technique. Data were collected by questionnaires. Analysis of datausing correlation analysis, determination analysis, parsial test. With IBM SPSS 22. The resultsshowed a significant influence between onlineshop social networks on consumer behavior with theregression equation at 0.528, correlation of 0.333 means that the relationship is low but definite,Determination of 0.111 means that effect by 11%, and t test of 1,870, which means onlineshop socialnetworks significantly influence consumer behavior.Keywords: Online Shopping, Social Networking, Consumer Behavior