Articles

KONVERSI SITRAL DALAM MINYAK ATSIRI KEMANGI (OCIMUM CITRIODORUM) DENGAN METODE MAOS (MIUOWAVE ASSISTED ORGANIC SYNTHESIS) Sutisna, Sutisna; Rubiyanto, Dwiarso; Allwar, Allwar
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH VOLUME 1, ISSUE 1, 2014
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcr.vol1.iss1.art10

Abstract

Konversi sitral dari daun kemangi dengan katalis basa heterogen KF/Al2O3 menggunakan metode MAOS telah dilakukan. Metode ini merupakan metode pengembangan yang ramah lingkungan. Penelitian akan mempelajari pengaruh rasio KF/Al2O3 terhadap sifat basa katalis dan juga merupakan pengaruh perkembangan terhadap produk konversi sitral dari kemangi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio terbaik untuk katalis KF/AI2O3 yaitu 30% untuk pelarut Gliserol dan 40% Etilen glikol, ditunjukkan dengan adanya OH pada pita serapan 3450 cm-1 dan menunjukkan AlF63- strecthing dari K3AlF6 pada pita serapan 586 cm-1 yang tajam. Hasil produk konversi sitral kemangi dengan pelarut Gliserol menghasilkan 6-methyl-5-hepten-2-one, 1,4-hexadiena, 3,3,5-trimethyl dan cis-verbenol sedangkan penggunaan pelarut Etilen glikol menghasilkan feniculin/l-(3-methyl-2-butenoxy_-4-(1propenyl) benzene yang sama hasil konversi dengan sitral standar. Persentasi produk dengan pelarut Gliserol 6.8%, 1.80%  dan 2.22% dan pelarut Etilen gikol sebesar 6.65%.
URGENSI KEPALA NEGARA DAN PENGANGKATANNYA DALAM ISLAM Sutisna, Sutisna
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.173 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.535

Abstract

Islam adalah agama universal yang diturunkan oleh Allah Ta’ala ke muka bumi sebagai petunjuk danpedoman hidup bagi seluruh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Selainitu, Islam adalah agama yang komprehensif, yaitu mengatur seluruh sendi kehidupan manusia darimulai masalah pribadi hingga masalah kenegaraan termasuk dalam masalah mekanisme pemilihankepala negara. Pemilihan kepada negara berkaitan dengan penyelenggaraan sebuah negara sebagaisarana untuk menegakkan agama dan kesejahteraan bagi manusia. Menurut Ibnu Khaldun (2001),imamah (kepemimpinan umat) adalah tanggung jawab umum yang dikehendaki oleh peraturansyariat untuk mewujudkan kemaslahatan dunia dan akhirat. Oleh karena kemaslahatan akhirat, makakemaslahatan dunia seluruhnya harus berpedoman kepada syariat. Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian kualitatif. Data-data yang digunakan adalah data kualitatif yangbersumber dari buku-buku fikih Islam. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mekanisme pemilihankepala negara dalam perspektif fikih Islam tidak disebutkan secara eksplisit di dalam Al-Qur’an danHadis sehingga ia masuk ke dalam masalah ijtihadiyah, serta bagi ahli hukum Islam dipersilahkanuntuk menggali dan menemukan formula yang terbaik dalam proses pemilihannya.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS NILAI IMTAQ PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI – IPA SMA NEGERI 1 MANDIRANCAN Sutisna, Sutisna; Fitriah, Eka; Juanda, Anda
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris IPA Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.248 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.548

Abstract

Bangsa indonesia saat ini sedang mengalami krisis akhlak khususnya dikalangan pelajar seperti tawuran antar pelajar, tindak kekerasan, perilaku seks yang tidak normal, seks bebas dikalangan pelajar dan lain-lain sepertinya sudah menjadi penghias rutin setiap berita dimedia massa. Peran guru sebagai agent of change (agen perubahan) sangatlah penting dalam pendidikan dan pembelajaran. Guru merupakan salah satu penentu keberhasilan siswa mendapatkan pengalaman belajar dalam membangun kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) untuk mencapai puncak prestasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Mandirancan, tepatnya dikelas XI IPA 1 (Kelas eksperimen) dengan jumlah siswa 27 siswa dan kelas XI IPA 3 (kelas kontrol) dengan jumlah siswa 27 siswa. Penelitian menggunakan desain Pre test Post test Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji t (hipotesis). Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran biologi berbasis nilai imtaq. Peningkatan hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol hal ini dibuktikan dengan hasil rata-rata N-Gain 0,61 dengan kriteria  sedang pada kelas ekperimen dan 0,43 pada kelas kontrol dengan kriteria  sedang. Aktivitas on task siswa pada kegiatan awal, kegiatan pembelajaran dan kegiatan evaluasi sebesar 72,48% dengan off task sebesar 27,52% pada kelas eksperimen dan respon siswa terhadap penerapan pembelajaran biologi berbasis nilai imtaq sangat baik dengan rata-rata pernyataan positif memperoleh persentase 68,79% dengan kriteria kuat, sedangkan rata-rata pernyataan negatif memperoleh presentase 64,31% dengan kriteria kuat. Kata Kunci : Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Nilai Imtaq, Hasil Belajar
Sistem Pengukur Suhu Simultan untuk Aplikasi Pemantauan Suhu Tubuh Pasien di Rumah Sakit Sutisna, Sutisna; Misto, Misto; Hardianto, Hardianto
Jurnal Fisika FLUX Vol 7, No 1 (2010): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2010
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v7i1.3071

Abstract

An electronic monitoring system has been created for monitoringpatients condition simultaneously. The temperature was converted to the voltageby a temperature sensor consisting of an NTC (negative temperature coefficient)thermistor and the additional circuit that its output voltage change following thechange of thermistor resistance. The number of temperature sensor circuit isused as much as ten. The coverage of temperature measurements were in therange 35oC to 41oC. The main control system was done by Labjack UE9 workingbased program that created in LabVIEW 8.0 software. The result showed that thesystem works well, seen from the accuracy value reached more than 99%(discrepancy (D) less than 0.6%) and precision levels obtained from three timesretrieval of data also amounts to more than 99% (relative uncertainty (I) less than0.6%).
Perumusan Fungsi Green Sistem Osilator Harmonik dengan Menggunakan Metode Integral Lintasan (Path Integral) Sutisna, Sutisna
Jurnal Fisika FLUX Vol 6, No 1 (2009): Jurnal Fisika Flux Edisi Februari 2009
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v6i1.3050

Abstract

The path integral is a method that often used in the quantum problemscalculation. For example; the calculation of quantum system energy that hascomplex potential form. The method gives more easily than perturbation method.The method is also used to derive Green function, which usually used Fouriertransformation. The Green function has widely application in quantum physics,since it used to compute solution of inhomogen differential equation asSchrodinger equation. In the particle physics, the Green function used aspropagator in Feynman’s diagram. Considering the importance of Green function,and the powerfull of path integral method, in the paper, the method used toderive the formula of Green function for quantum harmonic oscillator system. Thesystem has widely application to give more information of physical phenomena,for example, the atomic vibration in solid state. The result was also comparedwith Fourier transformation method and both give the same result as hoped.
Kunjungan Wisatawan dan Bisnis Kuliner di Kota Bandung Nidar, Sulaeman Rahman; Sutisna, Sutisna; Firmansyah, Egi Arvian
Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen Vol 10 No 1 (2018): Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3402.024 KB) | DOI: 10.31937/manajemen.v10i1.793

Abstract

The city of Bandung is one of the cities which becomes a tourist destination for local and foreign tourists. This study explores the number of culinary business expected to increase the number of tourists visiting Bandung. The research was conducted using the survey method with culinary respondents of entrepreneurs or businesses, tourism office and tourists. This study aims to determine the influence or relationship between the number of culinary business and the number of tourists interested in culinary. Besides, this research aims to know the profile of tourists visiting Bandung. This research is descriptive and quantitative research. The results showed that the majority of tourists who come to Bandung are loyal tourists. They believe that culinary is one of the most interesting aspects of Bandung. In addition, statistically it is also known that the number of culinary entrepreneurs is positively correlated with the number of tourists who come to Bandung. The variable of the number of tourists can be explained by the variable number of culinary entrepreneurs, but not significant. Keywords: Bandung, Culinary Tour, Tourists
THERMAL NEUTRON FLUX MAPPING ON A TARGET CAPSULE AT RABBIT FACILITY OF RSG-GAS REACTOR FOR USE IN k0-INAA Sutisna, Sutisna
JURNAL TEKNOLOGI REAKTOR NUKLIR TRI DASA MEGA Vol 15, No 1 (2013): Pebruari 2013
Publisher : Pusat Teknologi Dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.974 KB)

Abstract

Instrumental neutron activation analysis based on the k0 method (k0-INAA) requires the availability of the accurate reactor parameter data, in particular a thermal neutron flux that interact with a targets inside the target capsule. This research aims to determine and map the thermal neutron flux inside the capsule and irradiation channels used for the elemental quantification using the k0-AANI. Mapping of the thermal neutron flux (фth) on two type of irradiation capsule have been done for RS01 and RS02 facilities of RSG-GAS reactor. Thermal neutron flux determined using Al-0,1%Au alloy through 197Au(n,g) 198Au nuclear reaction, while the flux mapping done using statistics R. Thermal neutron flux are calculated using k0-IAEA software provided by IAEA. The results showed the average thermal neutron flux is (5.6±0.3)×10+13 n.cm-2.s-1; (5.6±0.4)×10+13 n.cm-2.s-1; (5.2±0.4)×10+13 n.cm-2.s-1 and (5.3±0.4)×10+13 n.cm-2.s-1 for Polyethylene capsule of 1st , 2nd, 3rd and 4th layer respectively. In the case of Aluminum capsule, the thermal neutron flux was lower compared to that on Polyethylene capsule. There were (3.0±0.2)×10+13 n.cm-2.s-1; (2.8±0.1)×10+13 n.cm-2.s-1; (3.2±0.3)×10+13 n.cm-2.s-1 for 1st, 2nd and 3rd layers respectively. For each layer in the capsule, the thermal neutron flux is not uniform and it was no degradation flux in the axial direction, both for polyethylene and aluminum capsules. Contour map of eight layer on polyethylene capsule and six layers on aluminum capsule for RS01 and RS02 irradiation channels had a similar pattern with a small diversity for all type of the irradiation capsule.Keywords: thermal neutron, flux, capsule, NAA Analisis aktivasi neutron instrumental berbasis metode k0 (k0-AANI) memerlukan ketersediaan data parameter reaktor yang akurat, khususnya data fluks neutron termal yang berinteraksi dengan inti sasaran di dalam kapsul target. Penelitian ini bertujuan menentukan dan memetakan fluks neutron termal di dalam kapsul dan kanal iradiasi yang berbeda untuk kuantifikasi unsur-unsur menggunakan k0-AANI. Pemetaan fluks neutron termal (фth) pada dua jenis kapsul iradiasi telah dilakukan untuk kanal RS01 dan RS02 di reaktor RSG-GAS. Fluks neutron termal ditentukan dengan menggunakan paduan Al - 0,1 % Au melalui reaksi nuklir 197Au (n,g) 198Au, sementara pemetaan fluks dilakukan menggunakan statistik R. Fluks neutron termal dihitung menggunakan perangkat lunak k0-IAEA yang disediakan oleh IAEA. Hasil penelitian menunjukkan bawa rata-rata fluk neutron termal adalah (5,6±0,3)×10+13 n.cm-2.s-1; (5,6±0,4)×10+13 n.cm-2.s-1, (5,2± 0,4)×10+13 n.cm-2.s-1 dan (5,3 ± 0,4)×10+13 n.cm-2.s-1 masing-masing untuk lapisan 1, 2, 3 dan 4 pada kapsul polietilena. Dalam kasus kapsul aluminium, fluk neutron termal adalah lebih rendah dibandingkan dengan fluk neutron termal pada kapsul polietilena, yaitu (3,0 ± 0,2) ×10+13 n.cm-2.s-1; (2,8 ± 0,1)×10+13 n.cm-2.s-1; (3,2 ± 0,3)×10+13 n.cm-2.s-1 masing-masing untuk lapisan 1, 2 dan 3. Untuk setiap lapisan dalam kapsul, distribusi fluks neutron termal adalah tidak seragam dan tidak ada degradasi fluk dalam arah aksial, baik untuk kapsul polietilena maupun untuk kapsul aluminium. Peta kontur fluk neutron termal untuk delapan lapisan pada kapsul polietilena dan enam lapisan pada kapsul aluminium untuk kanal iradiasi RS01 dan RS02, memiliki pola yang sama dengan keragaman yang relatif kecil untuk semua jenis kapsul iradiasi. Kata kunci: neutron thermal, fluks, kapsul, AAN
KRITIK HUKUM ISLAM TERHADAP UNDANG-UNDANG NO. 42 TAHUN 2008 TENTANG PEMILIHAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DI INDONESIA Sutisna, Sutisna
Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Vol 3, No 05 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1311.186 KB) | DOI: 10.30868/am.v3i05.138

Abstract

According to Imam Al-Mawardi, Caliph, King, Sulthan, the Imamate or the head ofstate to replace prophetic institution in order to protect and regulate the religious life of the world. Al-Mawardi has set clear requirements for a head of state. Indonesia, which is one of the countries in the world with a majority Muslim population and the largest number in the world, heads  of State and  lifting mechanisms thought to follow the requirements of Islamic law. The results showed that the election of the head of state in Islam is done in ways that vary according to the circumstances. These differences can be understood as the dynamics of the election of Heads of State in Islam which will continue to take place according  to the roll  of time, circumstances, and conditions. Election of the president and vice president in Indonesia  has  undergone significant changes. In the Old Order and the New Order president and vice presidential election conducted by members of the Assembly. Meanwhile, since the Reform Era to the present election of president and vice president made directly by the people. Electoral system and the president and vice president of the terms of the president and vice president candidates in Indonesia as described in Law No. 42 of 2008 on the General Election of President and Vice President are in accordance with Islamic law. In fact, according to the author terms the president and vice president candidates contained in Law No. 42 of2008 was not only appropriate, but the adoption of Islamic law derived from the Quran and Al-Sunnah. Keyword:  Criticism, the selection mechanism, terms, heads of state, Islamic law, Act
Aktivitas Fotokatalitik TiO2 yang Dilapiskan pada Polipropilena Berbentuk Lembaran dan Butiran Sutisna, Sutisna; Rokhmat, Mamat; Wibowo, Edy; Rahmayanti, Handika Dany; Khairurrijal, Khairurrijal; Abdullah, Mikrajuddin
Jurnal Matematika dan Sains Vol 22 No 1 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sheet and granule of polypropylene (PP) have been used as the support material for TiO2 catalyst. The TiO2 powder was coated to the polymer surface using a combination of electrostatic and heating methods (for the PP sheet) and thermal milling method (for PP granule). The photocatalytic testing of catalysts conducted on a 300 ml solution of Methylene Blue (MB) with initial concentration of 25 ppm. Under solar ilumination, the catalyst sheets have a higher photocatalytic activity than the catalyst granules.
KAPER BELAKANG Sutisna, Sutisna
JURNAL GEOLOGI KELAUTAN Vol 2, No 2 (2004)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.856 KB)

Abstract