Zulfiandri Zulfiandri
Staf Pengajar Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEMINFORMASIALUR KERJA (WORK FLOW) DOKUMEN PENGAJUAN PROPOSAL SKRIPSI Zulfiandri, Zulfiandri
Prosiding KOMMIT 2012
Publisher : Prosiding KOMMIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil observasi yangdilakukan, menunjukan bahwa dalam proses pengajuan proposalskripsi program studi Sistem Informasibelum mempunyai suatu sistem pengelolaan dokumenyang terkomputerisasi. Keterlambatan penyelesaian pengajuan proposal skripsi juga sering ditemukan. Selain itu, masih terdapat mahasiswa yang tidak mengetahui prosedur pengajuanproposalskripsi. Melihat permasalahan yang terjadi pada program studiSistem Informasi UIN Syarif HidayatullahJakarta, peneliti bermaksud mengembangkan  perancangan sistem informasi alur kerja (workflow) dokumen prosedur pengajuan proposal skripsi. Metode pengembangan sistem yang digunakanpenulis adalahExtreme Programming. Prosedur yangdigunakan dalam penelitian ini menggunakan proseduryang selama ini berjalan untuk pengajuan proposal skripsi pada program studi Sistem Informasi.Pada akhirnya sistem inidapatmeningkatkan efisiensi waktu untuk proses pengajuan proposal skripsi, serta memberikan keluaran kepada penggunanya berupa pemberitahuan melalui email dan dokumen datapembimbingan skripsi yang telah disetujui oleh ketua programstudi. Pada pengembangan sistem selanjutnya, dapat ditambahkan untuk proses pembimbingan skripsi hingga pelaksanaan sidang munaqosah dan dapat dilakukanpenerapan secara langsung pada program studi Sistem Informasi, serta dapatdilakukan integrasi menggunakan Content Management System (CMS)sebagai tampilan depan aplikasi.
RANCANG BANGUN APLIKASI POLIKLINIK GIGI (STUDI KASUS : POLIKLINIK GIGI KEJAKSAAN AGUNG RI) Zulfiandri, Zulfiandri; Hidayatuloh, Sarip; Anas, Mochammad
Prosiding KOMMIT 2014
Publisher : Prosiding KOMMIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.758 KB)

Abstract

Poliklinik Gigi Kejaksaan Agung merupakan pusat pelayanan kesehatan gigirawat jalan yang dimiliki oleh institusi Kejaksaan Agung RI yang bertugasmemberikan pelayanan kesehatan gigi bagi para karyawan dan keluarganya.Penyimpanan data yang tidak terintegrasi antar satu bagian dengan bagianpendukung kesehatan lainnya mempunyai banyak kelemahan dalam penyajianinformasi, selain membutuhkan waktu, keakuratan data juga kurang dapatditerima karena kemungkinan terjadinya kesalahan sangat besar. Sepertiseringnya terjadi kesalahan pada proses penginputan data registrasi, data rekammedis dan data kunjungan pasien. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkansistem yang tidak hanya mampu mengintegrasikan seluruh bagian tersebut tetapimampu mengirimkan informasi dengan cepat antar satu bagian dengan bagianlainnya tanpa menunggu si penerima harus melakukan tindakan untuk melihatinformasi yang dikirim oleh bagian lain. Proses ini dimungkinkan dengan adanyareal time system pada setiap proses bisnis yang membutuhkan informasi secarareal time. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode RAD(RapidApplication Development) dengan alasan memperpendek waktupengerjaan sistem dandengan UML (Unified Modeling Language) sebagai toolspengembangannya. Sedangkan pembuatan aplikasinya sendiri menggunakanbahasa pemrograman PHP & MySQL serta Ajax untuk membantu prosespengambilan data secara otomatis. Penelitian ini menghasilkan aplikasipoliklinik gigi berbasis web yang mampu mengintegrasikan seluruh bagianpendukung kesehatan gigi mulai dari proses pendaftaran pasien hingga prosespembayaran tagihan dan mampu menyajikan informasi secara cepat antar bagianpelayanan kesehatan gigi sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkanpelayanan kesehatan kepada para pasien dan memudahkan pengguna sistemdalam menjalankan tugasnya.
INOVASI PRODUK AGROINDUSTRI DARI PERSPEKTIF ANALISIS FUNGSIONAL CONTOH KASUS: TELUR ASIN ANEKA RASA Zulfiandri, Zulfiandri; Maarif, M. Syamsul; Arkeman, Yandra
TEKNIK INDUSTRI Vol 3, No 1 (2013): Volume 3 No 1 Maret 2013
Publisher : TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agroindustry is important industry which necessary for economics of Indonesia.Many local products from agroindustry was developed by people initially as analternative for survival on. One of the product of local agroindustryknown long timewhich is developed by people are salty egg. Egg from duck is salted. Salty egg is one ofthe example how a product of agroindustry developed by entrepreneur of people andsmall scale business. By using functional analysis, which develop product pursuant tointrinsic function value of itself. Salty egg as one of the product of agroindustri can beaccepted by wider market that is conducted by product innovation. As examplesaremultivarious salty egg variant taste.
PERENCANAAN ARSITEKTUR ENTERPRISE DENGAN METODE TOGAF VERSI 9 (STUDI KASUS: RUMAH SAKIT UMUM KOTA TANGERANG SELATAN) Vangoslava, Cahamalda; Zulfiandri, Zulfiandri; Gunawan, M. Nur
STUDIA INFORMATIKA: JURNAL SISTEM INFORMASI Vol 10, No 1 (2017): Studia Informatika: Jurnal Sistem Informasi Vol. 10 No. 1 Februari 2017
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sijsi.v10i1.7741

Abstract

General Hospital (RSU) South Tangerang City is a health service under the Health Office of Tangerang Selatan City Government that organizes individual health services and provides various health services such as outpatient, inpatient, and emergency room (IGD). In carrying out health service activities, South Tangerang City Public Hospital has not used SI/IT in its entirety to support its operational activities, so the cause of health services to patients becomes obstructed. Some other problems that have not existed between the system, the information is not complete and the previous development is done only based on the time that the system is built overlap. Hospitals need labor. Enterprise architecture planning in this research using TOGAF (The Open Group Architecture Framework) version 9 with ADM (Architecture Development Method) method. This enterprise architecture design generates blueprint targets for business architecture, archival data, architectural applications, technology architectures, gap analyzes, and application implementation roadmaps. From this research, it is expected that South Tangerang City Public Hospital can be built with blueprint architectural concept which has been prepared in accordance with mission and organizational purpose to improve the qualityof health service for the community.
BIAYA TRANSAKSI DAN BENEFIT COST PADA INTEGRASI VERTIKAL RANTAI NILAI AGROINDUSTRI KAKAO SKALA KECIL Zulfiandri, Zulfiandri; Maarif, M. Syamsul; Hermawan, Aji; Hardjomidjojo, Hartrisari
Jurnal Manajemen & Agribisnis Vol. 14 No. 3 (2017): JMA Vol. 14 No. 3, November 2017
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.637 KB) | DOI: 10.17358/jma.14.3.187

Abstract

The government has provided incentives of technology to farmer groups engaged in the business of cocoa and chocolate. The incentives are expected to improve the downstream processes of the agricultural commodities. One downstream strategy developed by the government is developing a small capacity of the cocoa industry to undertake the processing of cocoa beans. The government intends to integrate the aquaculture sector (on-farm) with the processing sector (off-farm). This study aimed to analyze the transaction fee on each cocoa agro-industry value chain and analyze the feasibility of cocoa agro-industry vertical integration with benefit-cost ratio analysis in order to obtain the input vertical integration of agro-industry appropriate for cocoa farmer groups in Indonesia. The research showed that transaction costs increased concurrently with the vertical integration between small-scale cocoa value-chains. The vertical integration showed a positive correlation with the feasibility of cocoa agro-industry. If the business is run separately, it is a worthy effort in the early stage and late stage chains (culinary). If the business is integrated between stage 1 and stage 2, the value of BC ratio is still not feasible. The vertical integration stage 1, stage 2 and stage 3 cacao of the agro-industry produced a BC ratio of 1.12, indicating that the business is financially feasible.Keywords: cocoa agroindustry, technology incentives, transaction cost, benefit cost analysis, vertical integration