Bintang Zaura
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

Pendekatan SAVI (Somatik, Auditori, Visual, Intelektual) untuk Mengurangi Kecemasan Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Banda Aceh pada Materi Geometri Bidang Datar Amalia, Rizky; Johar, Rahmah; Zaura, Bintang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.304 KB)

Abstract

Kecemasan merupakan unsur kejiwaan yang menggambarkan suatu keadaan perasaan, keadaan emosional, gelisah, ketidaknyamanan, atau takut. Kecemasan dalam belajar matematika akan membuat  sulit berpikir dan berkonsentrasi akibatnya berpengaruh pada prestasi belajar. Guru harus mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dengan menawarkan berbagai  pendekatan, salah satunya dengan Pendekatan SAVI (Somatik, Auditori, Visual, Intelektual), yaitu pembelajaran yang menekankan bahwa belajar harus memanfaatkan semua alat indra yang dimiliki siswa. Penelitian ini mengangkat masalah apakah pendekatan SAVI dapat mengurangi kecemasan belajar matematika siswa dan apakah dengan pendekatan SAVI siswa dapat mencapai nilai ketuntasan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif.   Desain dalam penelitian ini adalah one-group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X5 dengan jumlah 29 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan angket kecemasan belajar matematika siswa. Teknik pengolahan data angket menggunakan uji-t satu pihak yaitu uji-t pihak kiri sedangkan untuk hasil belajar menggunakan uji-t pihak kanan. Hasil yang diperoleh dari data kecemasan adalah t hitung > t tabel yaitu 2,26 > 1,70 maka tolak H0 sehingga adanya pengurangan kecemasan matematika siswa pada materi geometri bidang datar dengan menerapkan pendekatan SAVI dikelas X5 SMA Negeri 4 Banda Aceh. Hasil penelitian data hasil belajar siswa adalah t hitung > t tabel yaitu 7,08 > 1,70 maka tolak H0  sehingga kesimpulannya hasil belajar siswa dengan menerapkan pendekatan SAVI pada materi geometri bidang datar mencapai ketuntasan.Kata kunci: Pendekatan SAVI (Somatik, Auditori, Visual, Intelektual), Kecemasan  matematika
Hubungan Nilai Mata Kuliah Proses Belajar Mengajar dengan Nilai Praktik Microteaching Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah Alfisyahrin, Alfisyahrin; Zaura, Bintang; Hidayat, Mukhlis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.538 KB)

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan Hubungan Nilai MKPBM dengan Nilai Praktik Microteaching Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah. Untuk menghasilkan lulus LPTK yang professional, unggul, dan berkarakter, Program Studi Pendidikan Matematika menetapkan syarat akademik khususnya dalam pengambilan matakuliah praktik microteaching dan MKPBM. Sebagai salah satu syarat utama bagi mahasiswa dalam pengambilan mata kuliah tersebut, penelitian ingin mengamati tentang hubungan Nilai MKPBM dengan Nilai Praktik Microteaching Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara nilai MKPBM dengan nilai Praktik Microteaching Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan data yang diperoleh berupa dokumentasi dan angket. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data sekunder berupa nilai: MKPBM dan praktik microteaching, sedangkan angket digunakan untuk memperoleh data primer berupa: persepsi mahasiswa terhadap MKPBM dan microteaching. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2013 Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah, sedangkan sampel penelitian ini diambil secara acak sebanyak 25 orang. Pengolahan data dilakukan dengan uji regresi linear sederhana dan uji korelasi product moment. Hasil perhitungan korelasi diperoleh r sebesar = 0,505 menunjukkan bahwa nilai MKPBM memberikan pengaruh sebesar 25,5% terhadap nilai praktik microteaching, sedangkan 74,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Hipotesis yang diuji dengan taraf signifikan α sebesar = 0,05 dan dk sebesar = 25 – 2 = 23, diperoleh (thitung) 3,250974 > 1,71 (ttabel). Dengan demikian, terdapat hubungan yang signifikan antara nilai MKPBM dengan nilai praktik microteaching mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsyiah. Persepsi mahasiswa terhadap MKPBM secara keseluruhan sebesar 85,2% yang dikategorikan sangat setuju. Sedangkan persepsi mahasiswa secara keseluruhan pada MKPBM terhadap praktik microteaching adalah MKPBM sangat diperlukan dan bermanfaat bagi mahasiswa yang akan melaksanakan praktik microteaching.  Kata Kunci:         Praktik Microteaching , Hasil Belajar, MKPBM, Persepsi
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Teori Van Hiele di Kelas IX SMP Negeri 1 Banda Aceh Musa, Muhammad Rizqi; Ikhsan, M.; Zaura, Bintang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.408 KB)

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang hierarkis dimana untuk mempelajari materi baru diperlukan pemahaman materi sebelumnya. Kemampuan berpikir kritis adalah salah satu modal bagi siswa untuk menguasai matematika. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis adalah melalui penerapan model pembelajaran berbasis teori Van Hiele. Model pembelajaran berbasis teori Van Hiele merupakan salah satu model pembelajaran dalam bidang matematika khususnya dalam pembelajaran geometri. Melalui penerapan model pembelajaran berbasis teori Van Hiele diharapkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis pada materi bangun ruang sisi lengkung yang diajarkan pada tingkat SMP. Penelitian ini mengangkat masalah apakah peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui model berbasis teori Van Hiele lebih baik dibandingkan konvensional dan bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah control group pre-test post-test melalui pendekatan kuantitatif dan didukung oleh data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Banda Aceh dan kelas IX-7 serta IX-8 sebagai sampel yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data adalah tes kemampuan pemahaman geometri dan kemampuan berpikir kritis. Analisis kemampuan berpikir siswa dinilai berdasarkan tiga aspek diantaranya kemampuan mengidentifikasi, kemampuan menganalisis, dan kemampuan memecahkan masalah. Data hasil tes hasil belajar dianalisis dengan menggunakan uji-t pihak kanan dengan taraf siginifikan 0,05. Berdasarkan analisis data diperoleh milai thitung = 10,416 dan nilai ttabel­ = 1,67. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis teori Van Hiele lebih baik dari siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada materi bangun ruang sisi lengkung di kelas IX SMP Negeri 1 Banda Aceh. Kata kunci: Model Pembelajaran, Teori Van Hiele, Berpikir Kritis.
Penerapan Metode Drill pada Materi Statistika Kelas VII SMP Negeri 10 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2015/2016 Masthura, Linil; Salasi, Salasi; Zaura, Bintang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.304 KB)

Abstract

Statistika merupakan salah satu materi yang dipelajari pada tingkat sekolah menengah pertama. Materi ini sering dianggap sulit oleh peserta didik yang baru mengenal statistika karena kurangnya pemahaman terhadap materi, sehingga peserta didik tidak bisa mencapai taraf berhasil. Pemberian banyak latihan kepada peserta didik merupakan salah satu solusi agar siswa memiliki ketegasan atau keterampilan yang lebih tinggi dari hal-hal yang telah dipelajari. Salah satu metode yang menggunakan latihan adalah metode drill. Metode ini mampu membuat peserta didik menjadi lebih aktif dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui taraf keberhasilan peserta didik pada materi statistika melalui penerapan metode drill di kelas VII SMP Negeri 10 Banda Aceh, dan untuk mengetahui respon peserta didik setelah pembelajaran dengan menerapkan metode driil pada materi statistika di kelas VII SMP Negeri 10 Banda Aceh positif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII yang berjumlah 128 peserta didik dan sampel dari penelitian ini adalah 20 peserta didik kelas VII-f. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengumpulan data tentang hasil belajar peserta didik melalui tes dan data tentang respon peserta didik. Teknik pengolahan data tes dan angketdari penelitian ini adalah uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) hasil belajar peserta didik dengan menerapkan metode drill pada materi statistika di kels VII SMP Negeri 10 Banda Aceh mencapai taraf berhasil dan (2) respon peserta didik dengan menerapkan metode drill pada materiri statistika bersifat positif.Kata kunci: Penerapan Metode Drill, Statistika
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry based Learning pada Materi Teorema Pythagoras di Kelas VIII SMP Negeri 2 Darul Imarah Rova, Widia Merjia; Zaura, Bintang; Hidayat, Mukhlis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.661 KB)

Abstract

Sistem pembelajaran di sekolah cenderung menoton dimana siswa hanya terpusat pada penjelasan yang diberikan oleh guru. Siswa menjadi pasif dalam proses pembelajaran. Hal ini berakibat kepada rendahnya pencapaian siswa terhadap tujuan pembelajaran. Salah satu model yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika untuk mengaktifkan siswa adalah model pembelajaran inquiry based learning (IBL). Model pembelajaran IBL merupakan rangkaian kegiatan model pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir. Keadaan ini dapat membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning pada materi teorema pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 2 Darul Imarah. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif serta jenis penelitian pre-experimental design jenis one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Darul Imarah. Sampel penelitian ini adalah 29 siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Darul Imarah yang dipilih secara acak. Pengumpulan data penelitian ini berupa data tentang instrumen tes hasil belajar siswa. Data hasil belajar siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t pihak kanan dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning dapat mencapai ketuntasan belajar pada materi teorema Pythagoras di kelas VIII SMP Negeri 2 Darul Imarah. Kata kunci: Model Inquiry Based Learning, Ketuntasan Belajar, Teorema Pythagoras.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Pola Bilangan di Kelas VIII MTsN Model Banda Aceh Furrahmah, Mila; Johar, Rahmah; Zaura, Bintang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.231 KB)

Abstract

Berpikir kritis adalah suatu kegiatan atau aktifitas untuk menyelidiki atau menilai  informasi. Berfikir kritis bertujuan untuk membuat keputusan yang masuk akal, sehingga keputusan yang dianggap terbaik akan dilakukan dengan benar. Namun, pada kenyataannya kemampuan berpikir kritis matematika siswa masih belum memuaskan. Hal tersebut disebabkan karena siswa masih lemah dalam menyelesaikan soal non rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pola bilangan di kelas VIII-9 MTsN Model Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 36 siswa kelas VIII-9 MTsN Model Banda Aceh. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis yang diperkuat dengan wawancara. Data yang telah diperoleh dianalisis secara deskriptif, sedangkan hasil tes kemampuan berpikir kritis dinilai sesuai dengan pedoman penilaian kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 36 orang siswa terdapat 16 (45%) orang siswa masuk dalam kriteria  kemampuan berpikir kritis tinggi, 13 (36%) orang siswa masuk dalam kriteria kemampuan berpikir kritis sedang , dan 7 (19%) orang siswa masuk dalam kriteria kemampuan berpikir kritis rendah. Siswa dikatakan memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori tinggi, karena melalui tahap klarifikasi, assessment dan inferensi. Siswa pada kategori sedang, hanya melalui tahap klarifikasi dan assessment, sedangkan siswa pada kategori rendah, hanya melalui tahap klarifikasi saja.  Kata Kunci:         berpikir kritis, kemampuan berpikir kritis, pola bilangan.
Kemampuan Klasifikasi Matematis Siswa melalui Pendekatan Problem Solving Miranda, Aulia Putri; Zubainur, Cut Morina; Zaura, Bintang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.566 KB)

Abstract

Kecerdasan logis-matematis yang dimiliki peserta didik belum berkembang dengan baik. Hal ini ditandai dengan siswa tidak dapat memenuhi indikator kecerdasan logis-matematis dalam menyelesaikan masalah matematika diantaranya kemampuan melakukan klasifikasi. Klasifikasi merupakan bahagian dari kecerdasan logis-matematis yang masih perlu mendapat perhatian guru dalam pembelajaran untuk dapat memaksimalkan hasil belajar siswa. Pendekatan pembelajaran yang diharapkan dapat mengembangkan kemampuan klasifikasi matematis siswa yaitu problem solving. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan klasifikasi matematis siswa dengan menggunakan pendekatan problem solving. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah enam orang siswa kelas VII-2 MTsN 4 Banda Aceh. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan klasifikasi matematis, dan lembar pedoman wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebahagian besar (lima dari enam) siswa mampu memenuhi kemampuan klasifikasi matematis melalui pembelajaran dengan pendekatan problem solving. Implikasi penelitian ini yaitu guru hendaknya memperluas penerapan problem solving untuk dapat mengembangkan kemampuan klasifikasi matematis siswa. Kata Kunci:         Kemampuan Klasifikasi Matematis, Pendekatan Problem Solving.
Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Model Problem Posing pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di SMP Negeri 17 Banda Aceh Mawaddah, Azura; Zaura, Bintang; Umam, Khairul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.252 KB)

Abstract

Model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar matematika antara lain yaitu model problem posing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh setelah diterapkan pembelajaran dengan menggunakan model problem posing. Populasi dari penelitian ini adalah kelas VIII yang terdiri atas delapan kelas dan sampel dari penelitian ini dipilih secara acak sehingga diperoleh kelas VIII-8 dengan 28 siswa sebagai sampelnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan Pre Experimental Design dengan jenis pendekatan One Shot Case Study. Pengumpulan data dilakukan dengan tes akhir (post test). Untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui model problem posing pada materi system persamaan linear dua variabel (SPLDV) digunakan  uji-t dengan taraf signifikansi α = 0,05.  Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tolak H0 (thitung>ttabel) dimana diperoleh hipotesisnya adalah >1,703, sehingga dapat diisimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh telah melebihi nilai kriteria ketuntasan minimal. Oleh karena itu, diharapkan pada peneliti lain juga guru dapat menerapkan model ini pada pembelajaran maupun materi yang lebih lanjut. Kata Kunci:         Model Problem Posing, Hasil Belajar, SPLDV
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa melalui Pendekatan Metaphorical Thinking Di Kelas VIII MTsN 1 Banda Aceh Nanda, Rika Aulia; Zubainur, Cut Morina; Zaura, Bintang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.403 KB)

Abstract

Kemampuan penalaran matematis siswa sekolah menengah masih rendah. Strategi yang diharapkan dapat mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa yaitu pendekatan Metaphorical Thinking. Pendekatan Metaphorical Thinking merupakan pendekatan pembelajaran yang menyajikan permasalahan kontekstual yang disusun untuk dipahami, dijelaskan dan diinterpretasikan ke dalam konsep matematis atau sebaliknya. Siswa dilatih untuk melihat hubungan antara pengetahuan yang telah mereka peroleh dengan pengetahuan yang akan diperolehnya, sehingga siswa lebih memahami interelasi antar konsep-konsep yang dipelajari, dan selanjutnya melalui metafora ide-ide siswa dapat dipetakan secara kuat dan bermakna ke dalam berbagai konteks yang berbeda.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa melalui pendekatan Metaphorical Thinking. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-11 MTsN Model Banda Aceh sebanyak 36 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu tes tertulis, dan lembar pedoman wawancara. Hasil dari penelitian berdasarkan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu memenuhi enam dari tujuh indikator penalaran matematis yang diukur yaitu kemampuan menyajikan pernyataan secara lisan, tertulis, gambar, dan/ atau diagram, mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, menyusun bukti terhadap kebenaran solusi, menarik kesimpulan dari suatu pernyataan, dan memeriksa kesahihan argumen, sedangkan satu indikator penalaran matematis yang belum terpenuhi adalah menentukan pola atau sifat untuk membuat generalisasi. Kontribusi penerapan pendekatan Metaphorical Thinking dalam pembelajaran yaitu dapat menumbuhkan kemampuan penalaran matematis siswa sehingga implikasi kajian ini yaitu mampu meningkatkan kualitas pembelajaran siswa dan perlu dilakukan secara terus menerus. Kata Kunci:     Kemampuan penalaran matematis, Pendekatan Metaphorical Thinking.
Model Pembelajaran kooperatif Tipe STAD sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Barisan dan Deret Bilangan di Kelas IX SMP Negeri 1 Labuhanhaji Aceh Selatan Zaura, Bintang; Sulastri, .
Jurnal Peluang Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 No.1, Oktober 2012
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.759 KB)

Abstract

Abstract One of the lesson while student have to learn it there are ranks and line aritmatics number. Base from that, writer do research with purpose know are the cooperative learning model STAD type can improve learning result in the ranks and line aritmatics number in class IX SMPN 1 Labuhanhaji South Aceh and for know the students activies during the learning process with cooperative learning model STAD type in ranks and line aritmaticsc number at class IX SMPN Labuhanhaji South Aceh. Subject that take from the research are students at class IX4 SMPN 1 Labuhanhaji South Aceh. Data was collected by do test and observation when learning implementation that do in two cycle activity. Data analysis in this research use statistic descriptive technic that is determine the average of the test every in the end of the syclus with count the presentase the students learning success. The result research show that model application of cooperative learning STAD type can during learning at ranks and line aritmetics at class IX SMPN 1 Labuhanhaji South Aceh. This thing can see from the raising completeness learning in every siclus. Clasical completeness in siclus I is 81,82% with the average value 79,24, classical completeness in siclus II is 90.91% with average value 86,21 or increase 8,08% equivalent with average value in siclus I. Research result show too that students activities the during learning with cooperative model STAD type in ranks and line aritmatics number at class IX SMPN 1 Labuhanhaji South Aceh more active. That thing sign with active students that focus on the teacher’s explanation, active student group discussion, the braveness of students in questioning, answer quation and comprehend subject.Keywords: The Cooperative Type STAD, result student learning