M Irwan Zakir
Program StudiPeternakan Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary Jl. Adhyaksa No. 2 Kayu Tangi Banjarmasin

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LAMA THAWING DALAM AIR ES (3°C) TERHADAP PERSENTASE HIDUP DAN MOTILITAS SPERMATOZOA SAPI BALI (Bos sondaicus) Jaelani, Achmad; Zakir, M Irwan; Azis, Abdul
Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Vol 26, No 1 (2014): PENA Maret 2014
Publisher : Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The  aim  of  this  study  was  to  find  out  effect  of    thawing  lenght    in  ice  water  (3oC)  to viability and motility of Bali’s cattle spermatozoa’s. This research was conducted in Februari 2014 at  Balai  Inseminasi  Buatan  Laboratory  in  Banjarbaru  Kalimantan  Selatan.  The  treatment  was thawing  lenght  at  30,60,90  and  120  minutes.  Each  treatment  needed  3  dose  straw  and   3 replication. Live percentage  (%)  and motility were perceived from the study. Data analysis used DMRT  test.  The  result  showed  thawing  lenghtwere  significantly  effect  on  viability  and  not significant on motility of Bali cattle spermatozoa.Keywords : thawing lenght, viability and motility
PENAMBAHAN MINYAK IKAN DALAM PENGENCER SKIM MILK-EGG YOLK TERHADAP MOTILITAS DAN ABNORMALITAS AYAM KAMPUNG PASCA THAWING Malik, Abdul; Shahdan, M; Zakir, M Irwan; Sasongko, N; Sakiman, Sakimman
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 21 No 2 (2018): Nopember 2018
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v21i2.5823

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan minyak ikan dalam pengencer susu skim dan kuning telur terhadap motilitas dan abnormalitas  spermatozoa sebelum dan setelah pembekuan pada ayam kampung. Koleksi semen dilakukan  dengan menggunakan metode urut/massage punggung abdominal pada ayam jantan. Segera setelah ditampung  semen dievaluasi secara makroskopik dan mikroskopik  kemudian diencerkan, semen dicampur dengan pengencer susu skim dan kuning telur sesuai dengan perlakuan. Perlakuan  P0(semen dan pengencer tanpa minyak ikan) sebagai kontrol, P1(ditambah minyak ikan 50 mg/100ml pengencer), P2(ditambah minyak ikan 100mg/100ml pengencer), P3(ditambah minyak ikan 150mg/100ml pengencer) dan P4(ditambah minyak ikan 200mg/100ml pengencer) yang kemudian di bekukan. Paramaeter yang diamati pada dalam penelitian ini adalah motilitas dan abnormalitas sebelum dan pasca pembekuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak ikan dalam pengencer susu skim - kuning telur sebelum pembekuan (before freezing)  pada perlakuan P1, P2 dan P3 menunjukkan tidak perbedaan  motilitas  yang nyata (P>0,05) dibanding dengan perlakuan P0(kontrol) namun jika dibandingkan dengan perlakuan P4 hasilnya berbeda nyata (P<0,05). Sedangkan rataan motilitas spermatozoa setelah pembekuan (pasca thawing) menunjukkan bahwa kontrol berbeda nyata (P>0,05) dengan perlakuan P2 dan P3, namun tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P <0,05) dengan perlakuan P1 dan P4. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa penambahan minyak ikan  pada perlakuan  P2 memeberikan hasil yang baik karena  menunjukkan tren kenaikan yang optimal pada motilitas sperm ayam pasca thawing.   Kata kunci : Ayam kampung, spermatozoa, minyak ikan, motilitas, abnormalitas,