Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Depik Jurnal

Studi penentuan lokasi budidaya kerapu menggunakan keramba jaring apung di perairan Timur Simeulue Purnawan, Syahrul; Zaki, Muhammad; Asnawi, T.M.; Setiawan, Ichsan
DEPIK Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Vol 4, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.23 KB)

Abstract

Abstract. Groupers are of considerable economic value in southeast Asia.  Cage culture is considered as the proper technology to maximize the sustainable biomass production in a unit area. This research assesses a site selection approach for net-cage grouper mariculture in the eastern coastal area of Simeulue Island, namely Sambai, Kuta Batu and Pulau Bengkalak. Data collection focused on 7 biophysical site capability parameters i.e.: current flow, temperature, water clarity, bottom depth, pH, salinity, dissolved oxygen. Suitability analysis identified all stations was categorized as a very appropriate and appropriate conditions for the fish cage location.Keywords: grouper; mariculture; fish cage; SimeulueAbstrak. Kerapu merupakan komoditas unggulan dan memiliki permintaan pasar yang tinggi di daerah Asia Tenggara. Keramba jaring apung (KJA) dianggap sebagai teknologi yang tepat untuk meningkatkan biomassa budidaya di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian lokasi penempatan KJA di wilayah pesisir timur Pulau Simeulue yaitu Sambai, Kuta Batu dan Pulau Bengkalak. Kajian data difokuskan pada tujuh parameter biofisik yaitu arus, suhu, kecerahan, kedalaman perairan, pH, salinitas, dan oksigen terlarut. Analisis kelayakan menunjukkan seluruh stasiun dikategorikan sebagai layak dan sangat layak untuk lokasi budidaya KJA.Kata kunci: Kerapu; marikultur;  KJA; Simeulue