Articles

Found 10 Documents
Search

HUBUNGAN PENGUASAAN TEORI DRAMA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA DARI TEKS CERPEN SISWA KELAS XI MAN LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Zahara, Siti; Pangaribuan, T. R.
Asas: Jurnal Sastra Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v4i4.3812

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan teori drama siswa dan kemampuan menulis naskah drama dari teks cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Pakam tahun tahun pembelajaran 2014/2015. Populasi  penelitian ini berjumlah 303 siswa. Dari 303 siswa, ditetapkan sampel sebanyak 33 siswa yang diambil secara acak (random sampling). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi. Instrumen yang digunakan untuk menjaring data adalah tes pilihan berganda dan uraian. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan product moment. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam penguasaan teori drama masuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata (mean) yang diperoleh siswa adalah 70,32. Sedangkan kemampuan siswa menulis naskah drama dari teks cerpen masuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata (mean) yang diperoleh siswa adalah 73,48. Selanjutnya, uji hipotesis menunjukkan thitung (0,706) > ttabel (0,344) pada taraf signifikan ? = 0,05. Dengan demikian ditolak dan diterima, yang artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan teori drama dengan kemampuan menulis naskah drama dari teks cerpen siswa kelas XI MAN Lubuk Pakam tahun pembelajaran 2014/2015.   Kata kunci: Teori drama, Menulis Naskah Drama
Kepatuhan Membaca Label Informasi Zat Gizi di Kalangan Mahasiswa Zahara, Siti; Triyanti, Triyanti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 4 No. 2 Oktober 2009
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.94 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v4i2.191

Abstract

Berdasarkan hasil kajian Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), di Indonesia label pangan masih kurang mendapat perhatian dari konsumen. Hanya sekitar 6,7% konsumen yang memperhatikan kelengkapan label produk pangan yang mereka beli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia membaca label informasi zat gizi dan komposisi makanan kemasan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dengan desain potong lintang ( cross sectional ) ini dilakukan terhadap 215 responden. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan bermakna dengan kepatuhan mambaca label informasi zat gizi adalah status pekerjaan ayah (OR = 2,44), sikap kesehatan dan label produk pangan (OR = 2,824), perencana makanan (OR= 2,27), pembelanja makanan (OR= 2,33), dan keterpaparan dengan informasi (OR= 2,171). Variabel yang berhubungan bermakna dengan kepatuhan mambaca label komposisi adalah status pekerjaan ayah (OR= 2,116), pembelanja makanan(OR= 1,906), dan penerimaan harga produk pangan (OR= 0,152).Kata kunci : Tingkat kepatuhan, label informasi zat gizi.Abstract According to the results of the study by National Consumer Protection Institute, food label have been paid less attention from customers in Indonesia where only 6.7% consumers consider about the label. This study aims to know the level compliance to read the nutrition information and composition on food packages and its determinant factors among students in the Faculty of Public Health, University of Indonesia. This cross sectional study was conducted on 215 respondents. Results of the research shows that variables with significant relationship to food label compliance are father’s job status (OR = 2.443), attitudes toward health and food label (OR = 2.824), eating planner (OR= 2.274), food shopper (OR = 2.335), exposure to media (OR= 2.171). Variables that have significant relationship to composition compliance are father’s job status (OR = 2.116), food shopper (OR= 0.036), and acceptance to food price (OR= 0.152).Key words : Level compliance, the nutrition information.
ANALISA PENGARUH JARAK KATODA DAN ANODA DALAM PROSES ELEKTROPLATING ALUMINIUM TERHADAP LAJU KOROSI Djunaidi, Rita; Zahara, Siti
TEKNIKA Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas IBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.093 KB)

Abstract

ABSTRAK   Proses Electroplating yaitu proses pelapisan logam dengan logam lain dalam suatu larutan elektrolit dengan pembiasan arus listrik.Tujuan proses Electroplating untuk melindungi logam dari Korosi, menambah daya tahan Gesekan, menambah Kekerasan dan membuat benda tampak lebih menarik. Dengan ini peneliti melakukan pengujian jarak Katoda dan Anoda dalam proses Elekroplanting Aluminium terhadap laju Korosi. Dengan jarak spesimen 10 cm, 15 cm, 20 cm dengan masing – masing 3 sampel benda uji. Pengujian laju Korosi ini dilakukan selama 264 jam dengan menggunakan cairan Korosif H2SO4 sebanyak 800 ml. Pada specimen jarak 10 cm benda uji Aluminium sebelum pelapisan 13,7089 gr. Pada Specimen jarak 15 cm sebelum pelapisan 13,7192 gr. Sedangkan pada Specimen jarak 20 cm sebelum pelapisan 13,8271 gr. Setelah dilakukan pengujian laju Korosi untuk Specimen jarak 15 cm mengalami kerusakan laju Korosi proses kehilangan berat yang paling sedikit yaitu 0,4429 gr, dibandingkan dengan Specimen jarak 10 cm dan Specimen jarak 20 cm. Yaitu Specimen 10 cm sebesar 0,5071 gr, dan pada Specimen 20 cm sebesar 04,548 gr. Untuk hasil perhitungan laju Korosi pada fase pertama dan kedua termasuk kedalam klasifikasi sangat baik dikarenakan material Aluminium, Chrome dan Nikel memiliki ketahanan Korosi yang baik.  Kata kunci : Jarak Katoda dan Anoda, Laju Korosi
Kepatuhan Membaca Label Informasi Zat Gizi di Kalangan Mahasiswa Zahara, Siti; Triyanti, Triyanti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 4 No. 2 Oktober 2009
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.94 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v4i2.191

Abstract

Berdasarkan hasil kajian Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), di Indonesia label pangan masih kurang mendapat perhatian dari konsumen. Hanya sekitar 6,7% konsumen yang memperhatikan kelengkapan label produk pangan yang mereka beli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia membaca label informasi zat gizi dan komposisi makanan kemasan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dengan desain potong lintang ( cross sectional ) ini dilakukan terhadap 215 responden. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan bermakna dengan kepatuhan mambaca label informasi zat gizi adalah status pekerjaan ayah (OR = 2,44), sikap kesehatan dan label produk pangan (OR = 2,824), perencana makanan (OR= 2,27), pembelanja makanan (OR= 2,33), dan keterpaparan dengan informasi (OR= 2,171). Variabel yang berhubungan bermakna dengan kepatuhan mambaca label komposisi adalah status pekerjaan ayah (OR= 2,116), pembelanja makanan(OR= 1,906), dan penerimaan harga produk pangan (OR= 0,152).Kata kunci : Tingkat kepatuhan, label informasi zat gizi.Abstract According to the results of the study by National Consumer Protection Institute, food label have been paid less attention from customers in Indonesia where only 6.7% consumers consider about the label. This study aims to know the level compliance to read the nutrition information and composition on food packages and its determinant factors among students in the Faculty of Public Health, University of Indonesia. This cross sectional study was conducted on 215 respondents. Results of the research shows that variables with significant relationship to food label compliance are father’s job status (OR = 2.443), attitudes toward health and food label (OR = 2.824), eating planner (OR= 2.274), food shopper (OR = 2.335), exposure to media (OR= 2.171). Variables that have significant relationship to composition compliance are father’s job status (OR = 2.116), food shopper (OR= 0.036), and acceptance to food price (OR= 0.152).Key words : Level compliance, the nutrition information.
PENGARUH BUANGAN LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI MABAT KABUPATEN BANGKA ZAHARA, SITI; UMROH, UMROH; UTAMI, EVA
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 10 No 1 (2016): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Program Studi Perikanan, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.69 KB)

Abstract

Mabat river is upstream watershed Baturusa which has a length of 15 km. Mabat river utilized for bathing, washing and fishing. Utilization Mabat River is no longer optimal due to the effect of effluent disposal plant oil palm. The purpose of this study was to analyze the quality of the Mabat river water of the effluent disposal plant oil palm. This study was conducted in February 2016 in Mabat river, Bangka District. Data retrieval consists of four stations. Station 1 on rivers that have not been exposed to effluent disposal palm. Stations 2, 3 and 4 on the river that has been exposed to effluent disposal palm. Methods of data analysis used the Pollutant Index method. The results obtained in the analysis of the sample is then compared with the first class water quality standards based on Government Regulation number 82 of 2001. Station 1, 2, 3 and 4 show the status of water in blackened mild conditions with the value of each 1,554; 1,802; 2,136 and 2,675.
PENGARUH SUBSTITUSI POLIMER TERHADAP LAJU KOROSI MATERIAL MAGNET BERBASIS STRONSIUM HEKSAFERIT (SrO 6 Fe2O3) Zulkarnain, Zulkarnain; Muhammad, Muhammad; Zahara, Siti
Jurnal Sains Materi Indonesia VOL 3, NO 2: FEBRUARI 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Material - National Nuclear Energy Agency of

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.53 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.3.2.5221

Abstract

PENGARUH SUBSTITUSI POLIMER TERHADAP LAJU KOROSI MATERIAL MAGNET BERBASIS STRONSIUM HEKSAFERIT (SrO 6 Fe2O3). Telah dilakukan penelitian mengenai laju korosi pada material magnet permanen berbasis stronsium heksaferit (SrO 6 Fe2O3) pasca substitusi polimer. Jenis polimer yang digunakan adalah polivinil klorida (PVC). Preparasi sampel dilakukan dengan teknik metalurgi serbuk (powder metallurgy) masing-masing dengan komposisi polimer 1 %, 1,5 %, 2 %, 2,5 % dan 3 %. Sedangkan uji korosi yang digunakan merupakan korosi basah yang dikerjakan dalam larutan HCL 0,1 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) magnet permanen SrO 6 Fe2O3 tanpa polimer PVC mempunyai laju korosi yang lebih tinggi dari pada yang diadisi polimer PVC, (2) laju korosi semakin menurun terhadap penambahan polimer PVC. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa polimer PVC cukup efektif digunakan sebagai perekat sekaligus penghambat laju korosi pada magnet permanen berbasis stronsium heksaferit (SrO 6 Fe2O3).
PENGARUH MEDIA ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 KOTAPINANG Zahara, Siti
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media animasi terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok sistem ekskresi
EDUKASI PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS MIKROORGANISME INDIGENOUS PADA KELOMPOK TANI DI KOTA TARAKAN Zahara, Siti; Pudjiwati, Eko Hary; Amarullah, Amarullah; Pradana, Ankardiansyah Pandu; Nurmaisah, Nurmaisah; Nurjanah, Nurjanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2681.684 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v3i1.794

Abstract

Budidaya tanaman hortikultura di kota Tarakan memiliki peluang besar karena permintaan pasar yang cukup tinggi. Namun usaha ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Tantangan  utamanya adalah upaya pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Berbagai upaya pengendalian telah dilakukan oleh petani, seperti penggunaan pestisida kimia dan nabati. Solusi lain yang belum banyak diketahui oleh petani adalah penggunaan agens hayati (bakteri atau cendawan). Banyak petani di Kota Tarakan  belum mengetahui perbedaan pestisida nabati dan hayati, maka perlu adanya kegiatan transfer ipteks yang dimiliki oleh Fakultas Pertanian UBT kepada petani di Kota Tarakan. Teknologi yang diberikan kepada petani dalam kegiatan adalah teknik perbanyakan dan teknik aplikasi bakteri indigenous sebagai pestisida hayati serta pembuatan demplot. Setelah pelaksanaan kegiatan ini; 1) petani dapat memanfaatkan mikroorganisme indigenous untuk usaha tani, 2) petani dapat membedakan serangan hama, bakteri patogen, cendawan patogen, dan virus patogen sehingga mampu memilih jenis pestisida yang spesifik, 3) petani dapat membedakan pestisida hayati dengan pestisida lainnya, dan mampu memproduksi pestisida hayati berbasis bakteri fungsional indigenous, 3) petani mengharapkan adanya kegiatan lain sejenis untuk mengatasi berbagai kendala dalam usaha tani, 4) perlu adanya dukungan dan kerjasama dari pihak terkait seperti Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tarakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan usaha tani.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI RHIZOBAKTERI YANG BERPOTENSI SEBAGAI AGEN PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN Pudjiwati, Eko Hary; Zahara, Siti; Sartika, Dewi
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.251 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i2.1084

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan isolat rizobakteri yang memiliki aktifitas melarutkan fosfat, memproduksi enzim protease, dan memiliki aktifitas anti-fungal terhadap cendawan fitopatogen Fusarium oxysporum secara in vitro. Isolasi rizobakteri dilakukan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan dari sampel tanah yang diambil dari daerah di sekitar Kota Tarakan, Kalimantan Utara dengan media Nutrient Agar (NA). Isolat bakteri yang diperoleh diuji keamanannya sebagai agens hayati dengan cara menumbuhkan benih timun yang telah direndam dalam suspensi bakteri. Bakteri yang aman (tidak berpotensi sebagai fitopatogen) kemudian dikarakterisasi fenotipnya dan sifat fisiologisnya. Sifat fisiologis yang diamati adalah kemampuan dalam menghasilkan enzim protease (pada media Skim Milk Agar, Merck, Germany) dan kemampuannya dalam melarutkan fosfat (pada media Pikovskaya Agar, HiMedia, India). Selanjutnya juga diuji kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan F. oxysporum secara in vitro. Hasil penelitian meunjukkan bahwa diperoleh 35 isolat rhizobakteri yang non patogenik, 23 isolat rhizobakteri yang memiliki aktivitas proteolitik, 2 isolat rhizobakteri yang mampu melarutkan Fosfat dan tidak ada isolat rhizobakteri yang memiliki kemampuan antifungal.
PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA GENERASI SETEK TOMAT PADA BEBERAPA KONSENTRASI INDOLE BUTYRIC ACID Zahara, Siti
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.908 KB) | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i2.908

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh generasi setek tomat (G1 dan G2) dengan empat konsentrasi Indole Butyric Acid (IBA) terhadap pertumbuhan dan hasil serta mendapatkan konsentrasi IBA yang terbaik untuk pertumbuhan bibit dan hasil setek tomat. Penelitian menggunakan Rancangan Faktorial  (2 x 4 + 2 kontrol) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 ulangan.  Setek generasi pertama dan kedua (G1 dan G2) direndam dalam larutan Indole Butyric Acid (IBA) dengan konsentrasi 20, 40, 60, dan 80 ppm. Tanaman asal biji F1 yang akar tunggangnya dipotong (F1 rc) dan tanaman F1 yang akar tunggangnya utuh digunakan sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi setek dan konsentrasi IBA sebagian besar berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman hingga umur 4 minggu setelah pindah tanam. Perendaman dalam 20 ppm IBA memberikan pertumbuhan dan perkembangan tanaman setek G1 dan G2 yang terbaik. Setek G1 merupakan bahan tanam yang terbaik untuk menghasilkan bibit setek tomat. Setek G1 dan G2 menghasilkan bobot/buah dan jumlah buah per tanaman yang tidak berbeda nyata dengan tanaman F1.