Bambang Darmo Yuwono
Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Published : 62 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Geografi

PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH UNTUK DETEKSI KEKERINGAN PERTANIAN MENGGUNAKAN METODE NORMALIZED DIFFERENCE DROUGHT INDEX DI KABUPATEN KENDAL Sukmono, Abdi; Rahman, Fadli; Yuwono, Bambang Darmo
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 14, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drought of agricultural land is one of the most frequent disasters in Indonesia. This disaster greatly affects food security. Kendal Regency is one of the areas in Indonesia that often experience drought of agricultural land. In the year 2015 in Kendal regency there are 1055 Ha paddy field was crop failure. The threat of drought on agricultural land can be minimized if the monitoring of drought potential in a region can be known.One way that can be used for spatial drought monitoring is to use applications from remote sensing based on a particular algorithm. In the research, Normalized Difference Drought Index (NDDI) algorithm is used to distribution and extent of agricultural drought in Kendal District by 2015 using Landsat 8 satellite imagery. NDDI is the ratio between Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) and Normalized Difference Water Index (NDWI).The results indicate agricultural drought using NDDI method in July 2015 with normal drought area 6980,362 ha, mild drought 13364,155 ha, moderate drought 682,847 ha and dry drought 281,81 ha. Validation results show the accuracy of the NDDI method is 82%. 
KAJIAN VARIASI PEMODELAN PETA KLASIFIKASI CURAH HUJAN PADA ANALISIS KEKERINGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS : KABUPATEN BLORA) Suprayogi, Andri; Yuwono, Bambang Darmo
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 15, No 2 (2018): July 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI), terlihat bahwa dari sekitar 1.800 kejadian bencana periode tahun 2005 hingga 2015 lebih dari 78% (11.648) merupakan bencana hydro meteorology dan sisanya  merupakan bencana geologi (BNPB, 2016). Curah hujan termasuk salah satu aspek fisik alami disamping kelerengan, jenis tanah dan batuan. Persebaran curah hujan pada umumnya  dihitung dengan pemodelan berbasis poligon thiessen dan pemodelan grid yang berbasis diantaranya inverse distance  weighting (IDW) dan Kriging dari curah hujan di stasiun  pemantauan hujan  (NWS, 2005). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan sebaran, klasifikasi, dan hasil analisis kekeringan secara kuantitatif dari data  curah hujan yang diolah dengan  model poligon thiessen atau   pemodelan grid berbasis (IDW) kriging pada area studi Kabupaten Blora. Dalam penelitian ini data hasil klasifikasi curah hujan ditumpangsusunkankan dengan parameter lain yang  bobotnya diperoleh dengan pendekatan Analytical Hierarchihcal Process (AHP). Kabupaten Blora merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah, yang  14 dari  16 kecamatan diantaranya memiliki kerawanan bencana kekeringan pada tahun 2016 (Pemerintah Kabupaten Blora, 2017).  Hasil dari penelitian ini adalah klasifikasi curah hujan dan klasifikasi kekeringan antar metode penentuan kelas curah hujan yang digunakan pada Kabupaten Blora. Curah hujan yang masuk kelas rendah luas terbesarnya diperoleh dengan metoda thiessen (60.294,36 ha) dan luas terkecilnya diperoleh dengan metode IDW(6.697,59 ha). luas kelas kekeringan Sangat Berat yang curah hujannya diolah dengan pemodelan poligon thiessen memiliki nilai luasan paling besar (96.199,68 ha) dan paling rendah dari pemodelan IDW (53.542,46 ha).).
Co-Authors Abdi Sukmono, Abdi Aldika Kurniawan Alfin Nandaru Ali Amirrudin Ahmad Amirul Hajri, Amirul Amri Perdana Ginting Andika Rizal Bahlefi Andri Suprayogi Anggoro Pratomo Adi, Anggoro Pratomo Apsandi, Ory Andrian Arief Laila Nugraha Arinda Yusi Madena Arintia Eka Ningsih Arwan Putra Wijaya Bambang Sudarsono Bandi Sasmito Bhekti Hapsari Bobby Daneswara Indra Kusuma, Bobby Daneswara Desvandri Gunawan, Desvandri Dzaki Adzhan, Dzaki Edy Saputera Purba Ega Gumilar Hafiz Eva Suci Lestari Fadli Rahman, Fadli Fathan Aulia, Fathan Fauzi Iskandar, Fauzi Fauzi Janu Amarrohman, Fauzi Janu Fina Faizana Fuad Hari Aditya, Fuad Hari Galih Rakapuri, Galih Hani’ah Hani’ah Haris Yusron, Haris Hasanuddin Z. Abidin Henndry . Husen Ibnu Said Indra Laksana L. M. Sabri Lanjar Cahyo Pambudi, Lanjar Cahyo Lasmi - Rahayu Leur P. Maranatha Sitorus, Leur P. Maranatha Lutfi Eka Rahmawan, Lutfi Eka Lutgar Sudiyanto Sitohang Mahmudi Mahmudi Maylani Daraputri, Maylani Moehammad - Awaluddin Moehammad Awaluddin Moh Kun Fariqul Haqqi, Moh Kun Fariqul Mualif Marbawi, Mualif Much. Jibriel Sajagat, Much. Jibriel Muhamad Nurman Cholid Muhammad Adnan Yusuf, Muhammad Adnan Muhammad Chairul Ikbal, Muhammad Chairul Muhammad Hilmi Muhammad Ilman Fanani, Muhammad Ilman Nina Ratnaningrum Nurnaning Aisyah Ramdhan Thoriq Setyabudi Ramlansius Tumanggor, Ramlansius Reisnu Iman Arjiansah, Reisnu Iman Risty Khoirunisa, Risty Rizki Fadillah, Rizki Rizna Trinayana Rizqie Anarullah, Rizqie Sanches Budhi Waluyo, Sanches Budhi Satrio Wicaksono Saul Ambarita, Saul Sawitri - Subiyanto Sawitri Subiyanto Theodorus Satriyo Singgih, Theodorus Satriyo Tyas Arni Putri Widi Hapsari Yolanda Adya Puspita, Yolanda Adya Yudo Prasetyo