Lila Yuwana
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Variasi Jenis Bahan terhadap Pola Hamburan pada Difuser MLS (Maximum Length Sequences) Kurniawan, Fajar; Yuwana, Lila; Prajitno, Gontjang
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Difuser secara umum terdapat 2 jenis yaitu difuser MLS dan QRD. Difuser biasanya terbuat dari material padat yang digunakan untuk penyerapan suara dalam ruangan. Pengaruh variasi bahan kayu dan kaca terhadap pola hamburan pada difuser MLS telah dipelajari. Difuser yang digunakan dalam pengujian adalah difuser MLS model 1010101010101 dengan lebar tonjolan 0,04 m. Pada semua pengujian yang dilakukan digunakan sumber bunyi ± 83 dB. Berdasarkan analisis yang dilakukan didapatkan bahwa variasi bahan kayu dan kaca tidak berpengaruh pada bentuk pola hamburan yang dihasilkan, tetapi berpengaruh pada nilai SPL hamburannya dimana nilai SPL hamburan kaca lebih besar dibandingkan dengan SPL hamburan kayu.
Perancangan dan Pembuatan Difuser QRD (Quadratic Residue Difuser) 0142241 dengan Lebar Sumur 8,5 cm Nugroho, Arif Pugoh; Yuwana, Lila; Prajitno, Gontjang
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh lebar sumur terhadap pola hamburan diffuser QRD (Quadratic Residue Diffuser) 0142241. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode medan bebas (anechoic). Penelitian dilakukan di Ruang Uji Laboratorium Instrumentasi Akustik Fisika FMIPA ITS dengan melakukan pengukuran distribusi SPL pada permukaan dengan menggunakan diffuser dan tanpa menggunakan diffuser. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pola hamburan difuser dengan lebar sumur 8,5 cm lebih merata pada frekuensi 2000 Hz daripada frekuensi yang lainnya.
KEMAMPUAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI PANEL AKUSTIK REFUSER (RESONATOR - DIFUSER) DALAM MENYERAP DAN MENGISOLASI BUNYI Indrawati, Susilo; Suyatno, S; Yuwana, Lila
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of requirements of proper hearing condition in a auditorium is the presence of uniform sound distribution. The uniform sound distribution can be achieved by using additional reflectors. However, the addition of reflectors in wide room, such as auditorium, leads to undesirable echoes. Echoescan could be improved by adding absorbent materials. The consequence of this is an emerge of various sound distribution. Therefore, this article performs the combination of two functions of a material, i.e as resonator and diffuser (also known as ‘refuser’). Coconut shells are cut into rectangles with a size of 3cm x 3cm, and also given holes in the middle of about 1 mm and arranged into mosaic. Then, mosaic is combined with Rockwool to be a refuser. The tests involve two types of measurements, i.e determining the value of the absorption coefficient (α) and noise reduction (NR). These test method uses the impedance tube method to determine the ability of the refuser to absorb and isolate the sound. The results shows that the addition of the mosaic (coconut shells) is able to double the value of α to 0.64 at a frequency of 250 Hz. In other words, the refuser could behave as a resonator. Furthermore, the refuser is able to increases the NR value at frequencies above 1000 Hz (30-40 dB) and also able to be used as absorber sound at low frequency (250 Hz) and in higher frequencies (≥ 1000 Hz).
Kebisingan di Dalam Kabin Masinis Lokomotif Tipe CC201 Sujarwanto, Tri; Prajitno, Gontjang; Yuwana, Lila
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.465 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang tingkat kebisingan didalam kabin masinis dengan tujuan untuk mengetahui kuantitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kebisingan di dalam kabin masinis lokomotif CC201. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengukuran tingkat kebisingan dengan variasi nyala mesin, variasi transmisi mesin, variasi pergerakan lokomotif, variasi kondisi sarana insulasi kabin dan variasi penggunaan panel penyerap bunyi (absorber). Panel penyerap bunyi yang digunakan pada penelitian ini terbuat dari rockwool dengan ketebalan 5 cm dan 10 cm. pada setiap panel juga dilakukan variasi penggunaan triplek sebagai penutup panel. Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa tingkat kebisingan dipengaruhi oleh nyala mesin yang dibuktikan dengan adanya selisih sebesar 44,1 dBA dibandingkan kondisi mesin mati. Sistem transmisi mesin memiliki kesebandingan dengan tingkat kebisingan karena pada setiap kenaikan sistem transmisi didapatkan tingkat kebisingan yang semakin naik. Sarana insulasi ruang berupa jendela dan pintu kabin juga mempengaruhi tingkat kebisingan didalam kabin masinis. Pergerakan kereta berpengaruh pada tingkat kebisingan di kabin masinis karena pada saat kereta bergerak timbul sumber kebisingan dari gesekan roda dengan rel. Penggunaan panel penyerap bunyi pada penelitian ini dapat mereduksi kebisingan hingga 0,9 dBA.
Pengendalian Level Ketinggian Air pada Bendungan dengan memanfaatkan Komunikasi Data Serial Yuwana, Lila; Pranata, Kurriawan Budi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.433 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perancangan pengendalian level ketinggian air pada bendungan dengan memanfaatkan komunikasi data serial. Sistem ini menggunakan sensor Ping Ultrasonik sebagai monitoring level ketinggian air. Data dari sensor ultrasonik dikirim secara serial dan ditampilkan melalui laptop. Kondisi level ketinggian air ini dapat dikendalikan menggunakan software Delphi melalui media pengkabelan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh panjang kabel yang digunakan dengan jarak 100 meter, sehingga dapat memberikanwacana tentang pemanfaatan komunikasi data secara serial tidak terbatas hanya pada jarak dekat.
Pengaruh Resonator Terhadap Bunyi Slenthem Berdasarkan Sound Envelope Ardiansyah, Agung; Yuwana, Lila; Suyatno, Suyatno; Rahmat, Didiek Basuki; Indrawati, Susilo; Prajitno, Gontjang
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.55 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh resonator terhadap bunyi slenthem berdasarkan sound envelope. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gamelan slenthem berdasarkan frekuensi nada 3 dan sound envelope nada tersebut. Dilakukan pengukuran pada nada 3 yang berpengaruh pada tiap-tiap resonator slenthem itu sendiri berdasarkan frekuensi yang muncul pada tiap variasi resonator. Kemudian pengukuran terhadap sound envelope, yang didapatkan dengan variasi resonator yaitu dengan satu resonator dengan waktu tercepat yaitu pada resonator ke-2 sebesar 5,8 sekon, sedangkan waktu terlama pada resonator ke-2 sebesar 10,6 sekon. Tanpa satu resonator dengan waktu tercepat yaitu tanpa resonator ke-4 sebesar 23,3 sekon, sedangkan waktu terlama yaitu tanpa resonator ke-3 sebesar 30,4 sekon.
Teleportasi Kuantum Terkontrol Keadaan Dua-Qubit Sembarang Purwanto, Agus; Yuwana, Lila; Artawan, I Nengah; Hatmoko, Bayu Dwi; Rahmawati, Rafika; Alqodri, Achmad Fatih
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.441 KB)

Abstract

Kami perlihatkan skema teleportasi terkontrol dua kubit sembarang via kanal lima kubit yang merupakan kombinasi dari keadaan GHZ dan keadaan Bell. Dari 32 kombinasi pengukuran oleh Alice dan Charlie terdapat dua kelompok pengukuran dengan hasil sama.