Articles

Self-Esteem dan Pelayanan Bimbingan dan Konseling yang Dibutuhkan Siswa Kelas Akselerasi

Konselor Vol 1, No 1 (2012): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak the research purpose to describe: 1) self-esteem of acceleration students, 2) the guidance and counseling service required by acceleration students. Research methods used are descriptive quantitative. Research subject represent class student of XI dan XII CI/BI senior high school 1 of Padang which amount to 48 people. Result of reseacrh show that self-esteem of acceleration students high in general, consist of general self-esteem, social self-esteem and personal self-esteem. Requirement of acceleration students to the guidance and counseling service are in general very high, consist of orientation service, information service, location service and channeling, domination of konten service, individual counseling service, group guidance service, group counseling service, consultancy service and also service of mediasi.

Tracker Sistem Pipa Tarik Pembuka Bearing Beralur (Snap Bearing )

JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 1 (2004)
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembukaan bearing pada bak persneling  (bak transmisi) mobil sangat sulit dilakukan. Posisi bearing yang terbenam pada bodi bak dan yang berada diluar hanya bagian alur saja dengan bibir alur setebal 2,5 mm, sehingga sulit dijangkau oleh alat pembuka yang ada. Proses  pembukaan ini akan lebih sulit lagi apabila bearing sudah lama dipakai sehingga menempel dengan kuat sekali pada bodi maupun poros. Dengan alat yang sudah ada saat ini pembukaan dilakukan dengan system piring belah yang menjepit bearing pada dua sisi dan kemudian ditarik dengan dua buah baut penarik. Hal ini sering menyebakan penarikan tidak seimbang sehingga menyebabkan posisi bearing menjadi miring dan semakin sulit dikeluarkan dan bahkan dapat menyebabkan bearing menjadi pecah. Selain itu juga menyebabkan bodi bak transmisi menjadi rusak atau cacat karena baut penarik bertumpu pada bodi. Untuk pemecahan masalah tersebut maka dibuat alat penarik dengan system pipa belah yang dapat mengait pada seluruh keliling alur bearing dan batang penariknya bertumpu pada poros, sehingga penarikan dapat dilakukan pada titik pusat lingkaran bearing. Dengan demikian penarikan dapat dilakukan dengan sangat seimbang, sehingga bearing dapat keluar dengan mudah dalam waktu yang singkat dan tidak menyebabkan bearing maupun bodi bak menjadi rusak.

Analisis Daya Dan Putaran Kincir Air Tradisional Sebagai Alternatif Sumber Daya Penggerak

JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 2 (2004)
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beragam sumber daya penggerak sudah dimanfaatkan oleh manusia, seperti motor bensin, motor diesel, turbin uap, turbin air atau motor listrik. Namun untuk menggunakannya memerlukan bahan  baker atau sumber yang spesifik serta memerlukan investsi yang besar. Kincir air yang sudah dikenal sejak lama terutama si Sumatera Barat merupakan Teknologi sederhana yang cukup digerakkan dengan aliran air yang tidak terlalu besar, tetapi dapat memberikan daya yang cukup besar. Kincir ini karena konstruksinya yang sangat sederhana dapat dibuat dimana saja dengan bahan kayu ataupun logam atau campuran keduannya. Daya yang dihasilkan dari kincir tersebut dapat dipergunakan untuk berbegai keperluan seperti penggerak generator kecil, berbagai macam alat penggiling, alat pertukangan dan lain-lain.

Pengujian Dinamis Pada Disain Sepeda Lipat Dengan Pemodelan Software

JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4, No 2 (2007)
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strength examination in the early designed for folding bike to very need as eligibility test to successful of designed. The examination designed of a folding bike to through the software adapted for a common dynamic condition and extreme a found in roadway that is surging and jumping street. This examination is needed to the strong product, rely and efficiency to materials usage so that result of designed later can compete in marketing of facet is quality and also price. The software usage as dynamic examination early very is needed bacause evaluated from facet of is expense of very cheap and efficient. Software MSC. Visual nastran represent one of software able to be used for the examination of with the dynamic condition. By using software MSC. Visual nastram to usage the examination of folding bike designed to get the graph of tension change, strain and deflection of during condition of modeling examination. Pursuant to graph yielded by using materials AISI 1020 at construction materials for folding bike, the obtained maximum tension ( that happened is especial bar 1 is 20,0 N /  by maximum deflection is 0,1420 mm. With the consideration analyses the examination of effect of dynamic maximum at the concept to early design through the usage software, expected when implementation of the folding bike whice in fact or process the manufacturing will be adapted by a target expected that is strength, cheap and light. 

Penerapan Design For Assembly (Dfa) Untuk Mereduksi Biaya Produksi Suatu Produk

JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 1 (2008)
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk  mereduksi  waktu  yang  dibutuhkan  untuk memproduksi  (waktu  desain,  manufaktur dan  perakitan),  sehingga  jam  kerja  mesin,  upah  tenaga  kerja,  biaya  energi  listrik  dan lainnya   dapat   direduksi   maka   prinsip   Designfor   Assembly   (DFA)   dan   Design   for Manufacture  and Assembly  (DFMA)  harus  diterapkan pada  proses  produksinya,  yang harus dilakukan   dari   awal   design   secara   terintegrasi.   DFA   adalah salah   satu  sistem perencanaan assembling, yang menganalisa desain komponen   maupun   produk  secara keseluruhan. Dari  analisa  DFA  maka  didapatkan nilai  efisiensi  assembling  dan  dengan menganalisa   tiap  komponen   maka kesulitan   assembly   dapat   dihindari   dengan   jalan merevisi  fitur  dan  jumlah  komponen Dengan  demikian efisiensi perakitan dapat ditingkatkan.  Sementara  DFM  adalah  penerapan  desain  proses  manufaktur  suatu  produk, dimana   kesalahan   proses   dan   produksi   dapat direduksi, sehingga   waktu   dan   biaya manufaktur  menjadi  sekecil  mungkin.  Akhirnya  dari  semua  analisa  diatas  maka  biaya manufaktur yang paling efisien dapat dihitung dari awal.

Penggunaan Metode Parameter Taguchi Dalam Mengidentifikasi Kekasaran Permukaan Optimum Proses Bubut

JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2008)
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surface  Roughness  a  mechanic  product  can  be  yielded  passing  a  number  of  processes manufacturer,   one   of   them  is  turning   process,   where   yielded   surface   quality   is  very influenced by arrangement of amputations parameter i.e. depth of cut, feed rate and cutting speed. To get optimum surface roughness used design of experiment (DOE) with parameter Taguchi method. This method selected because owning the effectiveness storey; level which is high to be compared to the other factorial method. Intention of this research is to get the storey;  level  accuracy  of  method  Parameter  Taguchi  in  identification  of optimum  surface roughness  of  turning.  And  also  get  the  amputations  parameter  storey;  level  significant influential to surface roughness. This research is done by choosing three factor able to be controlled  that  is;  depth  of  cut,  feed  rate  and  cutting  speed  massing  with  three  level attempts. Pursuant to parameter Taguchi got nine attempt variations. Object material test is St. 37 in form of solid bar of the size Ø 30 x 100 mm, counted 9 processes the guy wire done at the lathe Maximal V 13. From analysis result got that Level Factor giving optimum surface roughness is feed rate factor at level 1 or 0,112 mm/re, cutting speed factor at level 3 or 110 m/min. Method Taguchi effective proven prediction of optimum surface roughness, where  Ra  optimum  prediction  1  µ  m  which  relative  is  equal  to  Ra  from  measurement  of attempt that is and 1,067 µm.

Rancang Bangunan Alat Bantu Pembuat Komponent Kompor Minyak Tanah

JURNAL R & B Vol 2, No 1 (2002)
Publisher : JURNAL R & B

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to fulfill certain tools aids in making cerosine stove components. It hoped this research can force the improvement  of both quantity and quality for the products that are manufactured by domestic industries, espesially the cerosine stove manufacturers. Solution which is choosen for this purpose is by creating a new contruction of simple press tool with excentric system applying human resources as the main generating power.

Kajian Energi Surya Sebagai Sumber Alternatif Pembangkit Listrik Dengan Memanfaatkan Kolektor Pelat Datar Pada Sistem Solar Chimney

JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solar energy collector is one tool to convert solar energy into thermal energy. This energy will be used to turbines that convert into mechanical energy, which can be used generators suitable for generating electrical energy. Indonesia located in the path of the equator is a wealth because we can Utilizing the main source of energy is solar energy. Long-term goal is the utilization of solar energy collectors to be one of the alternative systems and overcoming crises to obtain electrical energy to all areas that can used electrical energy. This research will produce an alternative system of solar energy conversion device with a flat plate collector system that can collect solar energy solar electromagnetic energy throughout the year and who has not been used directly and no need to wait a thousand years as well as petroleum. In the early stages of planning will be done by utilizing solar collector properties contained in the conditions of our daily lives as well as the roof of a building. This roof will receive or capture heat from solar energy are not yet used. Existing roof construction which is suitable be used as a solar collector. Solar energy is converted to an electromagnetic wave-shaped flat plate collector (hea energy) and then converted into mechanical energy (wind turbines), so use generators for electricity generation. Flat plate collectors are widely used as an early stage is a 4 x 4 m2 with the results of electrical energy that can be utilized is a 32 Watt from the assumption of 10% system efficiency.

Rekayasa Turbin Air Jenis Cross Flow Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Jorong Lubuk Salasih, Kabupaten Solok

JURNAL TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2011)
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remote rural areas not reached by most of the national electricity network (PLN) is an issue for the construction and development of  rural communities.One of the areas in West Sumatra with the potential to be used as an energy source Micro Hydro Power (PLTMH) is Sungai Mudik Air,Jorong Lubuk Selasih, Kenagarian Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang,Kabupaten Solok, in West Sumatra. Design of Hydroelectric Power Machin (Turbines) cross flow consisting of pipes and runner as media-driven water,the movement is transmitted to rotate electric generators. The workings of the turbine water from the dam is like a sedative which will rapidly piped pound runner (cross flow), which can lead lap and lap forwarded to the generator shaft through transmission using V-belts. Turbine efficiency and performance is strongly influenced by the position and angle of the blade (director of water). From the survey results obtained high water fall  (head) of 9.5 m, a discharge 0.1 m3 / s, After calculation of the runner diameter is 300 mm, and a width of 120 mm of water intake, and electrical energy can be generated turbine is at 5 KW and can be result the electricity needs of the residents in the area stretcher. From these data it is designed according to the specifications of the turbine base.

PELAYANAN PADA PUTARAN ARUS LALULINTAS (U-TURN) DI JALAN ACHMAD YANI PALEMBANG

PILAR Vol 8, No 1 (2013): PILAR 08032012
Publisher : PILAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.299 KB)

Abstract

 Jalan Achmad Yani merupakan jalan arteri yang sangat penting dalam melayani arus lalulintas dari pusat kota Palembang (Seberang Ilir) ke Plaju-Kayu Agung (Seberang Ulu).  Selain itu banyak aktifitas kota di kiri dan kanan  ruas  jalan  ini sehingga pada jam-jam tertentu terjadi  kemacetan  ruas jalan.  Salah satu penyebab kemacetan adalah penggunaan putaran arus lalulintas (U-turn).  Penelitian ini bertujuan mengevaluasi  karekteristik lalulintas pada wilayah sebelum  U-turn, menentukan waktu manuver  kendaraan pada lajur  U-turn serta menentukan apakah U-turn dapat dipakai  atau tidak ( on atau off ).  Metoda yang dipakai adalah survey kendaraan langsung di daearah operasi U-turn.  Dari hasil penelitian diperoleh jalan Achmad Yani harus ada perubahan pisik jalan karena nilai tingkat pelayanan (DS) > 0,75.  Manuver kendaraan diputaran balik arah (U-turn) merupakan tundaan bagi kendaraan dengan rata-rata 9 detik untuk arah ke Plaju dan 12 detik untuk arah ke Kertapati.  Untuk menjamin kelancaran arus lalintas, U-turn di depan Kampus UMP yang ada sekarang, harus dipindahkan/digeser kearah Plaju ± 200 meter yang akan mengurangi separuh dari konflik yang ada