Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ORANG TUA USIA 4-5 TAHUN Herawati, Heni; Herpratiwi, Herpratiwi; Yusmansyah, Yusmansyah
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan kondisi bahan ajar saat ini. 2) menghasilkan modul pengembangan kemampuan kognitif anak usia 4 – 5 tahun. 3) menganalisa efektifitas bahan ajar modul kemampuan kognitif anak untuk orang tua usia 4-5 tahun. 4) menganalisa kemenarikan bahan ajar modul pengembangan kemampuan kognitif anak untuk orang tua  5) menganalisa efisiensi bahan ajar modul pengembangan kemampuan kognitif anak untuk orang tuaThe purposes of this research are : 1) producing parents module for cognitifability development children age 4-5 year old, 2) knowing differences of children cognitive ability which use and do not use development cognitif abiling module, 3) analyzing teaching source eficience of cognitive ability development module for children age 4-5 years old for their parents, 4) analyzing interested cognitive ability development module childrent age 4-5 years old for their parents.Kata kunci : kemampuan kognitif, pengembangan modul, orang tua
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA OTORITER DENGAN PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH Marlinda, Marlinda; Yusmansyah, Yusmansyah; Dahlan, Syarifuddin
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.378 KB)

Abstract

The aim of research is to recognize the correlation between care pattern of authoritarian parents towards bullying behavior. The method used was quantitatively descriptive method using correlation approach. The subject of research are 30 students who did bullying behavior towards eighth grader student of SMP N 1 Abung Selatan Kotabumi Lampung Utara academic year 2013/2014. The result of research showed that there was correlation between of care pattern of aurhoritarian parents towards bullying behavior with coefficient correlation was 0,500 andinterval of 0,400-0,599. Therefore, the correlation degree was average and Ha was acceptable. These research concluded that there was a correlation among care pattern of authoritarian parent towards bullying behavior of student.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua yang otoriter dengan perilaku bullying. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian sebanyak 30 siswa yang melakukan Perilaku bullying pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Abung Selatan Kotabumi Lampung Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua otoriter dengan perilaku bullying nilai koefisien korelasi sebesar 0,500 dan berada pada interval 0,400-0,599 maka tingkat hubungan sedang dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara pola asuh orang tua otoriter dengan perilaku bullying pada siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, perilaku bullying, pola asuh orangtua
ANALISIS KINERJA GURU PEMBIMBING DALAM PENYUSUNAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING Purwanto, Aan; Rosra, Muswardi; Yusmansyah, Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.79 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe the performance of a tutor in the preparation of guidance and counseling program at a State High School District West Coast. The method used in this research is descriptive method. The population in this study were 4 SMA Negeri who have guidance teachers with study background in guidance and counseling. The technique of collecting data is questionnaires programming arranging program guidance and counseling dan documentation. The results of this study indicate that the performance of Teachers Advisors in Counseling Program Development at SMA Negeri in Pesisir Barat district is still poor. This is because in preparing the guidance and counseling program there are counselors who do not conduct an analysis of every aspect of programming.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kinerja guru pembimbing dalam penyusunan program bimbingan dan konseling pada SMA Negeri Se- Kabupaten Pesisir Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 4 SMA Negeri yang memiliki guru pembimbing dengan latar belakang pendidikan bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket penyusunan program BK dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja Guru Pembimbing Dalam Penyusunan Program Bimbingan Konseling pada SMA Negeri Se-Kabupaten Pesisir Barat kurang baik. Hal ini dikarenakan dalam menyusun program bimbingan dan konseling masih terdapat guru pembimbing yang tidak melakukan analisis terhadap setiap aspek penyusunan program.Kata kunci : kinerja guru pembimbing, bimbingan dan konseling, program bimbingan dan konseling
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Yani, Meity Fitri; Dahlan, Syarifuddin; Yusmansyah, Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.734 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know whether the motivations of learning can be increased by using guidance services group. The method used is quasi experimental research, with One-Group Pretest-Posttest Design. The subjects of this research are 10 students who experienced low motivation to learn at SMA negeri 8 Bandar Lampung academic year 2013/2014. The result of data by using t-test showed that t-test result show that t-ratio > t-table (17,05>4,781) so Ha is acceptable, means that the motivation to learn students can be improved through guidance services group.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Pre-eksperimental Design One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang mengalami motivasi belajar rendah pada siswa di SMA Negeri 8 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2013/2014. Hasil penelitian data dengan uji-T menunjukkan bahwa t-hitung > t-tabel (17,05>4,781) maka Ha diterima, berarti motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok.Kata kunci: bimbingan kelompok, bimbingan konseling, motivasi belajar
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR Wati, Lulu Endar; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.49 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between emotional intelligence and academic achievement. This research method was correlation with data collection using emotional intelligence scale and documentation, the sample were thirty-eight students. Data analyzed technique is using the product moment. from the hypotesis testing, the result of correlation of emotional intelligence and learning achievement with count r = 0.839> r table = 0.320. It is concluded that there was a significant relationship between emotional intelligence student achievement. The conclusion of this study was there was a relationship between emotional intelligence and academic achievement. Students who had high emotional intelligence scores had good learning performance.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa. Metode penelitian bersifat korelasional dengan teknik pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosional dan dokumentasi, sampel sebanyak tiga puluh delapan siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Dari pengujian hipotesis didapatkan hasil korelasi kecerdasan emosional dan prestasi belajar sebesar r hitung = 0,839> r tabel = 0,320 maka, disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar siswa. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar. Siswa yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi memiliki prestasi belajar yang baik.Kata kunci: kecerdasan emosional,metode korelasional, prestasi belajar
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN COPING ADAPTIF PADA SISWA KELAS VIII SMP Pratiwi, Erliani; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.603 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the use of group counseling to improve adaptive coping on students. This study was pre-experimental research, with one-group pretest-posttest design. The subject in this research were 10 students. The researcher collected the data by using adaptive coping scale as the principal techniques and adaptive coping observation as supporters. The result showed that group counseling  can improve adaptive coping in students, provide the results of data analysis by using the Wilcoxon test, pretest and posttest results obtained zratio = -2.807 < ztable =1.645 then Ho was rejected and Ha was accepted, which meant that group counseling can improve adaptive coping in eighth grade students of SMP. Then, based on the results of the overall average calculation of the increasing amounted to 43,99% that shown by the student behavior which was increasingly behave adaptively and progressively expanded into better. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok untuk meningkatkan coping adaptif pada siswa. Penelitian ini bersifat pre- eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala coping adaptif sebagai teknik pokok dan observasi coping adaptif sebagai pendukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok dapat meningkatkan coping adaptif pada siswa, terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = –2,807<ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konseling kelompok dapat meningkatkan coping adaptif pada siswa kelas VIII SMP. Kemudian, berdasarkan hasil perhitungan rata-rata peningkatan secara keseluruhan adalah sebesar 43,99% yang ditunjukkan dengan perilaku siswa yang semakin berperilaku adaptif dan semakin berkembang menjadi lebih baik. Kata kunci : bimbingan dan konseling, coping adaptif, konseling kelompok.
MENINGKATKAN PERCAYA DIRI DALAM BELAJAR MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA SMA Adji, Fatwa Mustika; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.618 KB)

Abstract

The objective of this research was to find out the increase of the student’s self-confident in learning through group guidance service. The problem in this research was the students’ self-confident in learning. This study is quasi-experimental research, with non equivalent control group design. The subject in this research were 24 students. Data collection technique used  observation. The result showed the students’ self-confident in learning increased, using the wilcoxon test, the result of probability experiment group 0,002<sig. 0,05. Therefore Ha1 was accepted, it mean that the student’s self-confident in learning could be increased through group guidance service. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan percaya diri dalam belajar pada siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Masalah dalam penelitian ini percaya diri dalam belajar siswa. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan jenis nonequievalent control group design. Subjek penelitian sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa percaya diri dalam belajar pada kelompok eksperimen meningkat, hal ini terbukti dari hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon, nilai probabilitas pada kelompok eksperimen menunjukkan 0,002 < sig.0,05. Sehingga Ha1 diterima, maka percaya diri dalam belajar pada siswa dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok. Kata kunci : bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, percaya diri dalam belajar
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI MENGGUNAKAN TEKNIK REINFORCEMENT POSITIF SISWA KELAS 1 SD Wiarti, Wiwit; Yusmansyah, Yusmansyah; Utaminingsih, Diah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 2 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.754 KB)

Abstract

The purpose in this studi was to investigate the improvement of student adjustment at school by using positive reinforcement technique. The method used in this research was quasi experimental design with one-group pretest-posttest. Data collection techniques in this study was using research sheet instrument. Subjects of this study were six students of class 1 who has not been able to adjust. Based on the result of research there is significant difference in students who has not been able to adjust before and after implementation of positive reinforcement technique. Thus Ha is accepted, which means that the student who has not been able to adjust can be reduced by positive reinforcement technique. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan penyesuaian diri siswa di sekolah menggunakan teknik reinforcement positif. Penelitian ini menggunakan metode quai eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Subjek penelitian sebanyak enam siswa yang memiliki kemampuan penyesuaian diri rendah . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan penyesuaian diri siswa dengan menggunakan teknik reinforcement positif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan kemampuan penyesuaian diri siswa, hal ini membuktikan bahwa adanya peningkatan kemampuan penyesuaian diri siswa setelah pemberian teknik reinforcement positif.Kata kunci : teknik reinforcement positif, penyesuain diri, siswa
PENINGKATAN DISIPLIN SISWA MENGGUNAKAN KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN BEHAVIOR SISWA SMP KELAS VIII Yudiastri, F. Ivana; Yusmansyah, Yusmansyah; Rahmayanthi, Ranni
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 2 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.216 KB)

Abstract

The purpose of this study was to increase the students discipline at school by using group counseling service. This research was a quasi-experimental design with one group pretest-posttest design. The research subjects were 10 students who have an undiscipline behavior. The data were collected by using observation method. The result of data analysis by using the Wilcoxon test, the results of pretest and posttest, the students is an discipline in schools showed that t count = -2,831 < t table = 1,645, it means that Ha was acceptable and there improvement of students discipline after being participated in group counseling using behavior approach. It means that the students discipline at school can be improved using group counseling services with behavior approach.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan disiplin siswa di sekolah dengan cara menggunakan layanan konseling kelompok dengan pendekatan behavior. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental design dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang memiliki perilaku tidak disiplin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posstest kedisiplinan siswa di sekolah menunjukkan bahwa t hitung = -2,831 < t tabel = 1,645, maka Ha diterima artinya terjadi peningkatan perilaku disiplin setelah mengikuti layanan konseling kelompok dengan pendekatan behavior. Artinya disiplin siswa di sekolah dapat ditingkatkan menggunakan layanan konseling kelompok dengan pendekatan behavior.Kata kunci : bimbingan dan konseling, konseling kelompok, disiplin
PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Lestari, Yuyun; Yusmansyah, Yusmansyah; Z, Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 1 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.287 KB)

Abstract

The problem of this research was students independent learning. The purpose of this research was to know the increase in independent learning by guidance group service. This research was quasi experiment research with pretest - posttest control group design. It was analyzed by using uncorrelated test data. The subjects of this research were 24 student of class VIII which consisted of experiment group and control group. Data collection technique used independent learning scale. The result of the research showed that there was an increase on the students independent learning, based on the result of the data analysis, the gain score of 2 research groups were t-value = 11,95 and t table= 0.05 with df 22= 2,074. Because t value > t table , then Ho was rejected and Ha was accepted, it means that there are significant increase in independent learning after being given the guidance group service.Masalah dalam penelitian ini adalah kemandirian belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar dengan teknik bimbingan kelompok. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan jenis desain pretest-posttest control group design. Dianalisis dengan menggunakan uji uncorrelated data. Subyek penelitian ini 24 siswa kelas VIII yang terdiri dari 2 kelompok penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada kemandirian belajar siswa, terbukti dari hasil analisis data gain score kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh t hitung = 11,95 dan t tabel 0,05 dengan df 22= 2,074. Karena t hitung > t tabel,maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat peningkatan signifikan kemandirian belajar setelah pemberian bimbingan kelompok.Kata kunci : bimbingan kelompok, bimbingan konseling, kemandirian belajar.
Co-Authors Aan Purwanto Aditya Purnama Affandi, Rian Agusdin Agusdin Amalia, Desyana Putri Andani, Merry Andrianto, Redi Eka Andriyanto, Redi Eka Anisa, Riska Nur Anjani, Risni Apriyanti, Riska Ari Sofia, Ari Ayu, Eka Rahma Damayanti, Dwi Agustina Defiana, Defiana Desfi Dian Mustika Desugiharti, Renny Dewangga, Irsan Dewanti, Amilia Ratih Dewi, Try Widya Gustari Diah Utami, Diah Diah Utaminingsih Efendi, Asep Lukman Elistantia, Ritalia Erliani Pratiwi, Erliani F. Ivana Yudiastri, F. Ivana Fajri, Ratu Zhafira Fatmala, Lisa Fatwa Mustika Adji, Fatwa Mustika Fitri, Mira Nurul Giyono Giyono Heni Herawati Herpratiwi Herpratiwi Hestina, Hestina Ibrahim, Yulianton Ashzar Iman, M. Nurul Jumiyanti Jumiyanti Lestari, Dian Ayu Lita Afrisia, Lita Lulu Endar Wati Luqman nul Hakim Maharani, Luluk Nandya Marlinda Marlinda Maulita, Tri Meity Fitri Yani Muswardi Rosra Mutiara, Ade Ratna Naibaho, Romulus Akyan Rasman Nailul Fauziah Najmah, Sifha NI Nana Susanti, Nana Nitami, Yulisa Norma Indah Pratiwi, Norma Indah Nurhalimah Nurhalimah Oktora, Siska Wiyasa Pamungkas, Dimas Agung Pertiwi, Fitri Pradita Puri, Titis Dea Putri, Astrid Diah Amili Putri, Tita Adelia Putria Maharani, Putria Putriana Putriana Qomarul Hasanah, Qomarul Rahayu, Risa Ramadani, Vetriana Kusuma Ranni Rahmayanthi Ranni Rahmayanthi Z, Ranni Ranni Rahmayanthi Z, Ranni Rahmayanthi Ranni Rahmayanthi Zulkifli Ratih Novita Sari, Ratih Novita Ratna Widiastuti Rini Larassati, Rini Riyanita, Visia Rizqi, Annisa Afiananda Safitri, Noer Safitri, Yulia Santika, Ida Sari, Rina Intan Sari, Sefti Firna Shinta D, Maria Lusia Dewi Shinta Mayasari Sisca Marya Susanti, Sisca Marya Sri Lestari Sumiar, Wulan Sutisna, Tri Syafitri, Intan Syaifuddin Latif Syarifuddin Dahlan Tamara Boy, Tamara Utami, Nabilah Kartiyasa Uthairat Na- Nakorn, Uthairat Na- Utomo, Evriyen Tri Veni Purnamasari, Veni Wansuk Senanan, Wansuk Winarni Dwi Astuti, Winarni Dwi Wiwit Wiarti, Wiwit Yolanda Oktaviani Yuli Novita Sari, Yuli Novita Yulyatin, Ira Yuyun Lestari, Yuyun Zuliantini, Yayu Zunita, Maya