Articles

Found 34 Documents
Search

Eksistensi Moderasi Islam dalam Kurikulum Pembelajaran PAI di SMA Yunus, Yunus; Salim, Arhanuddin
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2018): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v9i2.3622

Abstract

Students become very vulnerable groups dragged down by the flow of religious radicalism. The age is still very young and still unstable with a burning spirit, and longing to practice religion more kāffah (comprehensive) making young groups including Muslim students in high school will be the most vulnerable social groups infiltrated and targeted by radical groups preach religious understanding and attitudes that are rigid and tend to be superficial. On the other hand, religious liberalism at the same time has also begun to infiltrate some young people, including Muslim students in high school. So it is necessary, a strategy to instill moderate Islamic values into students by utilizing the teaching and learning activities of Islamic Education in the classroom. This is because the main actors who are perpetrators of violence, anarchistic actions in religious conflict with religious backgrounds are groups affiliated to Islam. So that inevitably, Islamic Education has moral and social responsibility to help find a way out.
RANCANG BANGUN MESIN PENGEPRES DAUN TEMBAKAU FRANNIKO, RAHMAT; Yunus, Yunus
Jurnal Teknik Mesin JTM : Volume 01 Nomer 02 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
PERENCANAAN MEKANISME MESIN PENGEPRES DAUN TEMBAKAU SYAIFUL IQBAL, MUHAMMAD Syaiful; Yunus, Yunus
Jurnal Teknik Mesin JTM : Volume 01 Nomer 02 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
PENGARUH JENIS PAHAT, KECEPATAN SPINDEL, DAN KEDALAMAN PEMAKANAN TERHADAP TINGKAT KEKASARAN DAN KEKERASAN PERMUKAAN BAJA ST. 42 PADA PROSES BUBUT KONVENSIONAL Lesmono, Indra; Yunus, Yunus
Jurnal Teknik Mesin JTM : Volume 01 Nomor 03 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
PENGARUH JENIS PAHAT, SUDUT PAHAT DAN KEDALAMAN PEMAKANAN TERHADAP TINGKAT KEKASARAN DAN KEKERASAN PADA PROSES BUBUT RATA BAJA ST 42 Pramawata, Pandhu; Yunus, Yunus
Jurnal Teknik Mesin JTM : Volume 01 Nomor 03 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
KOMPARASI HASIL PROSES PENGELASAN MIG DAN SMAW PADA MATERIAL SCM440 DAN S35C DENGAN VARIASI ARUS DAN TEMPERATUR POSHEAT TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKUATAN TARIK Ardiyanto, Rudini; Yunus, Yunus
Jurnal Teknik Mesin JTM : Volume 01 Nomor 03 Tahun 2013
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMKN 1 SIDOARJO Oktaviansa, Willi Afdin; Yunus, Yunus
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 1, No 02 (2013): JPTM :Volume 02 Nomor 01 Tahun 2013
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan modelpembelajaran kontekstual (CTL) pada mata pelajaran muatan lokal (Autocad). Melalui penerapan modelpembelajaran kontekstual, sangat memungkinkan terciptanya suasana pembelajaran yang kondusif.Dengan adanay suasana belajar yang baru ini, kualitas pembelajaran dapat meningkat dan motivasibelajar peserta didik menjadi lebih baik.Peserta didik yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X TPm 1 dan 2, yangterdiri dari 72 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparasi menggunakan analisis regresisederhana, peneliti menggunakan satu kelas sebagai kelas kontrol dan satu kelas lainnya sebagai kelaseksperimen. Dengan menggunakan metode CTL diharapkan bahwa ketuntasan belajar peserta didikmengalami peningkatan. Dalam penelitian ini, ketuntasan belajar peserta didik mencapai 83%.Untuk mengetahui apakah ada perbedaan dalam penggunaan model pembelajaran kontekstual denganmodel pembelajaran konvensional, peneliti menggunakan uji homogenitas, normalitas dan uji T. Selainitu peneliti juga menggunakan uji regresi sederhana untuk mengetahui seberapa besar modelpembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar peserta didik. Setelah dilakukan uji regresi sederhana,dapat dikemukakan bahwa model pembelajara CTL mempengaruhi 12% hasil peserta didik siswa kelas XTPm SMK Negeri 1 Sidoarjo. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti lingkungan,media pembelajaran, dukungan orang tua, sekolah dan lain sebagainya.Kata kunci : Pembelajaran kontekstual (CTL), motivasi, hasil belajar.AbstractThis study aims to improve student learning outcomes by applying the model of contextual learning(CTL) on the subjects of local content (Autocad). Through the application of contextual learning model, itis possible the creation of a conducive learning atmosphere. With adanay this new learning environment,the quality of teaching and learning motivation can be improved to be better learners.The Student who made the object of this research is the students of class X TPM 1 and 2, which consistsof 72 students. This research is a comparative study using a simple regression analysis, researchers usedthe class as a control class and one other class as a class experiment. By using CTL expected that masterylearning students has increased. In this study, mastery learning students reached 83%.To determine whether there are differences in the use of contextual learning model with conventionallearning models, researchers used test of homogeneity, normality and test T. In addition, researchers alsouse a simple regression to determine how much the contextual learning model for student learningoutcomes. After a simple regression test, it can be argued that the model CTL pembelajara affects 12%result in class X student learners TPM SMK Negeri 1 Sidoarjo. While the rest influenced by other factorssuch as environment, instructional media, the support of parents, schools and so forth.Keywords : Contextual teaching and learning (CTL), motivation, learning outcomes.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E PADA KOMPETENSI LAS ASETILIN DI KELAS X TPM SMK NEGERI 7 SURABAYA ANWAR, M. KHOIRUL; Yunus, YUNUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 1, No 02 (2013): JPTM :Volume 02 Nomor 01 Tahun 2013
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPeningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan dari tiga komponen utama yakni siswa, kompetensi guru,dan fasilitas pembelajaran. Guru harus menggunakan model pembelajaran yang membuat siswa aktif membangunsendiri pengetahuannya dan model pembelajaran yang berpusat pada siswa (student- centered). Peneliti mencobamenerapkan model pembelajaran yang berpusat pada siswa yaitu Learning Cycle 5E. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui respon, aktivitas dan peningkatan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah diskriptif kualitatif yangdidukung dengan data kuantitatif dengan mengacu model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) classroom actionresearch, obyek penelitian adalah respon, aktivitas dan peningkatan hasil belajar siswa. Dengan menggunakaninstrumen respon dan hasil belajar siswa melalui observasi, angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa76% siswa menyatakan senang dengan model pembelajaran learning cycle. Siswa lebih aktif dalam pembelajarandan terdapat peningkatan hasil belajar siswa yakni sebanyak 29 siswa dengan persentase 85% dinyatakan tuntas.Kata kunci: model pembelajaran, learning cycle 5E, respon, aktivitas, hasil belajar siswa.ABSTRACTImproving the quality of education can be done from three main components namely students, teachercompetency, and learning facilities. Teachers should use the model of learning that make students actively buildtheir own knowledge and learning model based on student (student-centered). Researchers try to apply the learningmodel based on student´s Learning Cycle 5E. This research aims to know the response activity, and increasedstudent learning outcomes. This type of research is supported by the qualitative diskriptif quantitative data withreference to class action Research model (PTK) classroom action research, the object of the research was a response,activity and an increase in student learning outcomes. Using the instrument response and results of student learningthrough observation, documentation, test and question form. Data analysis technique used is descriptive qualitativeanalysis supported by quantitative data. The results showed that 76% of students stated happy with learning learningcycle model. Students more active in learning and there is an increase in student learning outcomes i.e. as many as29 students with a percentage of 85% expressed satisfaction.Keywords: model of learning, the 5E learning cycle, the response, the activity, the results of student learning.
Efisiensi Eksternal Program Pendidikan Keterampilan Luar Sekolah pada Sentra Industri Kecil dan Kerajinan Konveksi di Tulungagung Yunus, Yunus
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2000)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengungkap tingkat efisiensi eksternal program pendidikan keterampilan luar sekolah yang diselenggarakan dalam bentuk kursus, yaitu kursus di lembaga Kursus Latihan Kerja (KLK) dan kursus di perusahaan. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan yang bekerja pada Sentra Industri Kecil dan Kerajinan Konveksi yang berjumlah 5.475 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan multi stage random sampling. Besamya sampel 384 orang. Untuk mengumpulkan data digunakan metode dokumentasi, kuesioner, dan wavvancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis varian , uji-t, analisis regresi sederhana, regresi ganda dan analisis rate of return. Hasil penelitian menyimpukan bahwa efisiensi eksternal program kursus di perusahaan sebesar 43,24%, lebih tinggi dibanding efisiensi eksternal program kursus di KLK sebesar 11,00%. Ini berarti bahwa secara ekonomis penyelenggaraan program kursus di perusahaan lebih efisien dibanding penyelenggaraan program kursus di KLK.
Identifikasi Pakan Gajah Kalimantan (Elephasmaximuz borneensis) Di Sebuku Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Yunus, Yunus; Sugiarto, Sugiarto; Arbain, Arbain
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis pakan gajah Kalimantan (Elephas maximuz borneensis) yang ditinjau dari nama jenis/family, morfologi (deskripsi) bagian yang dimakan. Penelitian lapangan dilakukan di Hutan Sebuku Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang digunakan studi pustaka (literatur), mencari informasi yang berasal dari buku, jurnal, internet serta jenis pakannya, observasi lapangan, kegiatan pengambilan data dilakukan pada musim hujan dengan menggunakan metode eksplorasi dan deskripsi. Berdasarkan hasil eksplorasi maka dapat disimpulkan ada 12 jenis pakan gajah Kalimantan yaitu Elaeis guineensis, Musa balbisiana, Arenga pinnata, Calamus caesius, Artocarpus rigidus, Artocarpus champeden, Oncosperma tigillarium, Durio zibethinus, Bambusa surinamensis, Panicum trigonum, Caryota mitis dan Caryota rumphiana. Perlu adanya penelitian mengenai kandungan nutrisi pakan gajah Kalimantan. Perlu adanya pengawasan terhadap keutuhan habitat hutan diwilayah Sebuku dan kinerja perusahaan disekitar habitat gajah serta membatasi pembukaan lahan oleh masyarakat agar tidak mengganggu kelangsungan hidup gajah kalimantan.