Articles

Found 6 Documents
Search

Manfaat Brain Gym Bagi Perkembangan Anak Usia Dini Di TK Kanisius Pontianak Yuniarni, Desni
BULETIN AL-RIBAATH Vol 15, No 1 (2018): Buletin Ar-Ribaath
Publisher : LPPM UM PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.665 KB) | DOI: 10.29406/br.v15i1.1130

Abstract

                                          ABSTRACTEarly childhood is a gold period which his/her potencies should be developed optimally. The way to optimize their potencies for early childhood is by developing the brain function optimally through the introduction of Brain-Gym since brain is a window to learn and work. Brain-Gym consisting of 26 movements can stimulate the three brain dimensions; those are laterality, focus, and concentration dimensions that support the development of emotional skill, social skill, intellectual ability, and physical ability. In particular, the development of all potencies can be done through updated laterality movement that is balancing right-left brain, related to left and right brain dimensions associating with communication ability. Brain gym can improve learning processes and integrate all areas that related to the learning process, specially for children who are a student of early childhood education. So, the aims for this activity is to improve teacher’s knowledge about brain gym. It is hoped that the teacher can practice the brain gym too. To transfer the knowledge about brain gym to the teacher of early childhood education, we use workshop methods. By using this method, teachers can find out about the benefit of brain gym and can practice it for their student. Finally, brain gym can optimize all aspects of child development and maximize childrens ability to learn.Keyword: brain gym, early childhood education
The Teacher’s Perception on Learning Media Based on Local Resources in Kindergarten in Pontianak City Yuniarni, Desni
JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4 Number 1 March 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.685 KB) | DOI: 10.26737/jetl.v4i1.1013

Abstract

The learning media has an important role in a learning activity, especially for early childhood education. Media in learning functions to facilitate the student in a learning activity. Through the media, it will be easier for children to comprehend the material as well as making learning activity becomes more fun. Besides, the using of media in learning will stimulate all the children's development aspect. The Pontianak city itself has many local resources that can be used as learning media in kindergarten. The using of local resources as a learning media, in addition to low cost has many benefits, i.e. introducing the various local resources around the children. By getting to know about those resources, it is hoped that the children will be proud and love their city more. But, the phenomenon in kindergarten is teachers prefer the factory-made learning media even though many more benefits for both teachers and children for using the media from their local resources. Thus, the study aims to find out about the teacher's perception toward learning media that based on local resources in kindergarten in Pontianak city. This is a quantitative descriptive study in a survey form. The sampling method used was purposive sampling. The data was obtained using a questionnaire and interview. Data were then analyzed using quantitative descriptive percentage analysis. The study finding shows that 75% of kindergarten teachers in Pontianak city agreed that the using of learning media that based on local resources, it is important for early childhood development; total 36% teachers agreed on the benefits that the students get in using the learning media that based on local resources, while 45% of teachers did not really agree with using that media in learning activities in kindergarten.
PERAN GURU PAUD DALAM MEMINIMALISIR DAMPAK GADGET PADA PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL Yuniarni, Desni
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.1-6

Abstract

Anak usia dini yang lahir pada era milineal ini adalah anak-anak yang termasuk generasi Z, dimana mereka sangat akrab dengan berbagai teknologi, diantaranya gadget. Gadget merupakan salah satu teknologi canggih yang memiliki berbagai macam fitur menarik, terutama bagi anak-anak. Berbagai fitur yang ditawarkan memiliki dampak positif bagi perkembangan anak usia dini. Anak dapat bermain sambil belajar dengan memainkan permainan-permainan yang dapat menstimulasi aspek kognitif, motorik halus, seni, bahasa bahkan aspek perkembangan nilai, agama dan moral. Namun, tidak semua aspek perkembangan dapat terstimulasi melalui permainan yang terdapat dalam gadget, yaitu sosial emosional, bahasa dan motorik kasar. Penggunaan gadget yang sifatnya personal dan individual berdampak negatif bagi perkembangan anak, karena minimnya interaksi dengan orang lain. Padahal dalam berinteraksi dengan orang lain, anak akan belajar menghargai orang lain, belajar bekerja sama, menyesuaikan diri dan menerima pendapat orang lain. Hal-hal positif yang tidak terdapat dalam gadget tersebut, malahan terdapat dalam permainan tradisional yang dewasa ini sudah jarang dimainkan lagi oleh anak-anak. Disnilah peran guru PAUD dalam mengenalkan berbagai permainan tradisional di PAUDnya, agar anak tidak terpaku pada permainan di gadget, tetapi beralih ke permainan tradisional yang sarat unsur positifnya, bahkan sekaligus dapat menanamkan nilai-nilai kearifan lokal daerahnya.
MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS SUMBER DAYA ALAM KHAS KALBAR DALAM PEMBELAJARAN DI PAUD Hadary, Ferry; Yuniarni, Desni; Wulandari, Reine Suci; Siahaan, Sarma; Mawarni, Desti
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.34-52

Abstract

odrat anak adalah bermain. Setiap aktivitas yang dilakukan anak berbentuk berbagai permainan yang mengasyikkan, baik itu dimainkan sendirian maupun bersama dengan orang lain. Dalam konteks permainan, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara anak-anak di tahun 90an dengan anak anak-anak generasi Z yang hidup di masa sekarang, yang dikenal dengan era digital. Perbedaan tersebut terlihat dari jenis permainan yang dimainkan oleh anak-anak. Anak-anak di era digital lebih banyak mengisi waktu luang mereka dengan berbagai aktivitas permainan yang berkaitan dengan digital, seperti permainan yang terdapat di dalam gadget atau smart phone. Berbagai hasil penelitian mengungkapkan dampatk negatif bagi anak dalam penggunaan gadget tersebut, diantaranya adalah content games yang banyak mengandung unsur yang tidak mendidik. Oleh karena itu, salah satu cara yang dapat mengurangi dampak gadget bagi anak adalah dengan menyediakan content permainan yang mengandung unsur edukatif. Adanya multimedia interaktif berbasis sumber daya alam khas Kalimantan Barat dalam pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini. Melaluimultimedia interaktiftersebut, guru dapat mengenalkan berbagai permainan edukatif kepada anak usia dini, sehingga tidak hanya bermanfaat untuk mengenalkan berbagai kekayaan alam khas daerahnya, namun juga dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadapdaerahnya. Adanya multimedia interaktif tersebut diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif terhadap pemakaian gadget oleh anak usia dini
Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran di Taman Kanak-kanak Kota Pontianak Kalimantan Barat Hadary, Ferry; Yuniarni, Desni; Wulandari, Reine Suci
Al-Khidmah Vol 2, No 2 (2019): AL-KHIDMAH (November)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1881.588 KB) | DOI: 10.29406/al-khidmah.v2i2.1626

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu unsur dalam pembelajaran. Terdapat banyak manfaat yang diperoleh dengan menggunakan media pembelajaran bagi anak didik di Taman Kanak-kanak (TK), salah satunya adalah pembelajaran akan menjadi lebih menarik dan anak didik memiliki antusias yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran. Media pembelajaran berbentuk alat permainan edukasi (APE) juga dapat memudahkan guru untuk menyampaikan materi pembelajaran sesuai dengan tema yang diinginkan dan dapat sekaligus mengenalkan anak pada budaya khas daerahnya. Namun, tidak semua TK memiliki media pembelajaran yang dapat meningkatkan antusias anak dalam belajar. Oleh karena itu, dibuatlah APE berbentuk busy book dan media multimedia interaktif berbentuk video animasi yang berisi pengenalan budaya Cina, Dayak, Melayu  (CIDAYU) agar pembelajaran dapat berlangsung menyenangkan untuk anak sekaligus dapat mengenalkan budaya yang berasal dari berbagai suku di Kalimantan Barat.    Pembuatan  busy book yang dilaksanakan di TK mitra berjalan dengan lancar. Para guru di TK mitra sangat antusias dan bersemangat dalam membuat busy book tersebut, karena mereka dapat menambah pengetahuan dan keterampilan baru mengenai media pembelajaran untuk anak di TK.  Busy book dan video animasi yang telah dibuat, diperkenalkan kepada anak dalam pembelajaran di kelas dan anak-anak TK terlihat senang dan  bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif tersebut.
Multimedia Interaktif Berbasis Sumber Daya Alam dan Budaya Khas Kalimantan Barat Dalam Pembelajaran PAUD Yuniarni, Desni; Atiq, Ahmad; Sari, Renny Puspita
BULETIN AL-RIBAATH Vol 16, No 1 (2019): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1446.459 KB) | DOI: 10.29406/br.v16i1.1513

Abstract

Keberhasilan pembelajaran di PAUD dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah media pembelajaran. Minimnya ketersediaan media pembelajaran di PAUD yang dapat mengenalkan sumber daya alam dan budaya khas Kalimantan Barat, menjadikan alasan tim dosen Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Universitas Tanjungpura untuk merancang media pembelajaran yaitu multimedia interaktif berbentuk senam berbasis budaya dan Alat Permainan Edukasi (APE) berbentuk busy book berbasis sumber daya alam khas Kalimantan Barat.  Pengenalan multimedia interaktif dan APE tersebut dilakukan melalui sosialisasi kepada para guru maupun orang tua di PAUD Anggrek, kabupaten Kuburaya. Tim dosen PKM Untan juga memberikan workshop pelatihan pembuatan busy book kepada para guru di PAUD Anggrek. Mereka juga mempraktekkan langsung gerakan senam yang diiringi lagu khas Kalimantan Barat sambil melihat animasi yang memperagakan gerakan senam kepada para guru dan anak-anak di PAUD. Rangkaian kegiatan tersebut direspon sangat baik oleh para guru, orang tua dan anak-anak di PAUD Anggrek.