Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBUATAN BIOPESTISIDA DARI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata) UNTUK PENGENDALIAN HAMA ULAT API (Setothosea asigna V.Eecke) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) Harmileni, Harmileni; Saragih, Gimelliya; Fernandez, Benny Rio; Yunianto, Yunianto
JURNAL BIOSAINS Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Biosains
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v5i1.12331

Abstract

Ulat api (Setothosea asigna V.Eecke) merupakan hama pemakan daun yang terpenting di perkebunan kelapa sawit terutama di Sumatera Utara. Ulat ini dikenal sebagai ulat yang rakus yang sering menimbulkan kerugian di perkebunan kelapa sawit pada tanaman muda maupun tanaman tua. Pada perkebunan kelapa sawit, ulat pemakan daun kelapa sawit umumnya diatasi dengan menggunakan insektisida kimia sintetik yang mampu menurunkan populasi hama dengan cepat, sehingga dapat dihindari terjadinya kerusakan daun lebih lanjut. Walaupun demikian, penggunaan insektisida kimia sintetik secara kurang bijaksana telah terbukti dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah pembuatan biopestisida dari daun sirsak untuk mengendalikan hama ulat api (Setothosea asigna V.Eecke). Daun sirsak diekstrak dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak pekat yang diperoleh diencerkan dengan akuades menjadi beberapa variasi konsentrasi yaitu 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Hasil uji insektisida menunjukkan ekstrak daun sirsak 30% sudah efektif dalam mengendalikan hama ulat api. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa daun sirsak dapat dimanfaatkan sebagai biopestisida dalam mengendalikan hama ulat api dengan mekanisme racun kontak. 
Peningkatan Mutu Pembelajaran Mata Pelajaran Elektronika Dasar di SMKN 2 Salatiga dengan Memanfaatkan Multimedia Komputer Purwanti, Dwi; Yunianto, Yunianto
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah data hasil pengamatan dari Guru pengampu mata pelajaranElektronika Dasar di SMKN 2 Salatiga selama 2 tahun berturut turut menunjukkan bahwa dari rata-rata 32siswa tiap kelas X di Program Keahlian Teknik Audio Video hanya 10 % yang memperoleh nilai diatas 8..Untuk memberikan kemudahan bagi siswa dalam memahami materi ajar yang kadang abstrak sepertielektronika, guru dapat mensiasati menggunakan media pembelajaran yang bisa mengatasi permasalahankekurangpahaman siswa dan sekaligus guru pun tidak terlalu sulit menjelaskannya serta menghemat alatdan bahan praktik. Salah satu alternatif pemecahan masalah ini adalah dengan memanfaatkan multimediakomputer. Masalah yang timbul adalah bagaimana mengembangkan pembelajaran mata pelajaranElektronika Dasar dengan memanfaatkan multimedia komputer dan apakah implementasi pemanfaatanmultimedia komputer pada mata pelajaran Elektronika Dasar ini dapat meningkatkan kualitas prosespembelajaran dan hasil belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan TEI C SMK Negeri 2Salatiga sejumlah 33 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian tindakankelas ( action research class ) yang dirancang melalui dua siklus. Adapun prosedur tiap-tiap siklus terdiridari : (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Jenis data yangdikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif yang dikumpulkan dengan teknik FGD, observasi,wawancara mendalam, dan pengukuran hasil belajar melalui tes. Data kualitatif yang terkumpul dianalisisberdasarkan: reduksi data, penyajian, penarikan simpulan dan verifikasi secara simultan. Sedangkan datakuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan : Prestasi belajar siswacenderung meningkat dari nilai rata-rata yang semula 5,58 pada siklus I meningkat menjadi 6,70 padasiklus II. Sementara faktor aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan menjadi kriteria sangat baiksebesar 75%. Hasil yang sangat memuaskan diperoleh dari kinerja guru mencapai skor sangat baik 90,45%pada siklus II dari yang semula 76,19% pada siklus I. Dari analisis data diperoleh simpulan : 1) Terjadipeningkatan hasil prestasi belajar siswa setelah diberi pembelajaran berbasis multimedia 2) Aktivitas siswadalam pembelajaran mengalami peningkatan yang sangat drastis untuk kategori baik dari 37,5% meningkatmenjadi 75%. 3) Kinerja guru sangat baik pada siklus II yaitu mencapai skor 90,45% dari yang semula sangatbaik 76,19% pada siklus I. Keywords Mutu pembelajaran, kualitas proses, hasil belajar, elektronika dasar, multimedia komputer
Determinant of Capital Structure Policy on Infrastructure, Utility and Transportation Companies Yunianto, Yunianto; Subowo, Subowo
Accounting Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): November 2017
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/aaj.v6i3.18374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur aktiva, growth dan effective tax rate berpengaruh terhadap kebijakan struktur modal. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 56 perusahaan infrastruktur, utilitas dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2015. Berdasarkan metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 17 perusahaan dengan 68 unit analisis. Penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap struktur modal. Growth dan effective tax rate berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, sedangkan ukuran perusahaan dan struktur aktiva berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap struktur modal. Simpulan dari penelitian ini adalah profitabilitas, growth dan effective tax rate berpengaruh terhadap kebijakan struktur modal. Variabel profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur aktiva, growth dan effective tax rate secara simultan berpengaruh terhadap struktur modal. Perusahaan besar dan perusahaan yang memiliki struktur aktiva tinggi lebih memilih menggunakan pendanaan internal berupa laba ditahan dari pada pendanaan eksternal berupa utang. The aim of this research is to analyze the effect of profitability, firm size, asset structure, growth and effective tax rate effect on capital structure policy. The population in this research are 56 infrastructure, utilities and transportation companies listed in Indonesian Stock Exchange (BEI) for the period 2012-2015. Based on purposive sampling method, obtained by a sample 17 companies with 68 unit of analysis. This study uses descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that profitability has a negative and significant effect on capital structure. Growth and effective tax rate have positive and significant effect to capital structure, while firm size and asset structure have positive but not significant effect on capital structure. The conclusion of this research is profitability, growth and effective tax rate effect on capital structure policy. Variable profitability, firm size, asset structure, growth and effective tax rate simultaneously affect the capital structure. Large companies and companies with high asset structures prefer to use internal financing in the form of retained earnings rather than external financing of debt.  
ADSORPTION OF AFLATOXIN B1 IN CORN ON NATURAL ZEOLITE AND BENTONITE Nuryono, Nuryono; Agus, Ali; Wedhastri, Sri; Maryudhani, Y.M.S.; Pranowo, Deni; Yunianto, Yunianto; Razzazi-Fazeli, Ebrahim
Indonesian Journal of Chemistry Vol 12, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.21343

Abstract

A study on adsorption of AFB1 in corn (kernel and grained) on natural zeolite and bentonite has been investigated. The first work was adsorption in a batch system of standard AFB1 solution on adsorbents. Some factors such as contact time, concentration of AFB1 and particle size of adsorbent were evaluated. The amount of AFB1 adsorbed was calculated based on the difference of AFB1 concentration before and after adsorption determined by high performance liquid chromatography (HPLC) method. Adsorption of AFB1 in corn sample was emphasized by mixing aqueous suspension of sample with adsorbent. Concentration of AFB1 in suspension was analyzed by enzyme-linked immuno-sorbent assay (ELISA) method. Result shows that adsorption of AFB1 on adsorbents of natural zeolite and bentonite is very fast. Within 15 min 99% of AFB1 (200 ng/mL) has been adsorbed by 25 mg of bentonite and 96% by zeolite. The particle size higher than 200 mesh did not give significant effect on the AFB1 adsorption capability. Effectiveness of zeolite in adsorbing AFB1 is lower than that of bentonite. Capability in reducing AFB1 contamination in corn samples (kernel and meal) for both adsorbents is lower than that in standard solution.