Nova Yuliasari
Universitas Sriwijaya

Published : 16 Documents
Articles

Found 16 Documents
Search

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAME TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL Yuliasari, Nova
MAT-EDUKASIA Vol 3, No 2 (2018): Mat-Edukasia-Oktober 2018
Publisher : STKIP YPM Bangko

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.295 KB)

Abstract

This study aims to describe mathematical problem solving abilities in terms of the initial ability to use cooperative learning models Teams Game Tournament type is better than learning. Quantitative research with experimental methods. The research design is a 2 x 3 factorial design with a population of 8 classes. The sampling technique uses Simple Random Sampling, grouped based on initial abilities. The technique of collecting data through tests in the form of essay questions. Based on the results of testing the data analysis prerequisites, it is known that the data are normally distributed and homogeneous variance, the data analysis techniques used are t-test and two-way anova. From the data analysis it can be concluded that students who are taught with the cooperative TGT model as a whole and students with early abilities are better than conventional learning, while students with high and low initial abilities are no more than conventional learning, and there are interactions between learning models and initial abilities affecting problem solving skill.
Penurunan Bilangan Peroksida pada Minyak Goreng Bekas dengan Menggunakan Adsorben Karbon Aktif dari Tempurung Kelapa Sawit Loekitowati H, Poedji; Yuliasari, Nova; Fachriah, Fachriah
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian penurunan bilangan peroksida dengan menggunahan karbon aktf dari tempurung kelapa sawit pada minyak goreng sawit bekas karena pengaruh lama pemanasan dan penyimpanan telah dilakukan.  Aktivasi karbon dari tempurung kelapa sawit dilakukan dengan NaOH 5 % dan dilakukan uji daya serap karbon aktif  terhadap iodium, metilen biru dan kadar abunya. Minyak goreng sawit dipanaskan selama 1 jam, kemudian ditentukan waktu kesetimbangan terhadap karbon aktif.  Bilangan peroksida pada minyak goreng sawit ditentukan sebelum dan sesudah penambahan karbon aktif pada pemanasan 1,2, dan 3 jam dengan penyimpanan 2, 4, 6, 8, 10 dan I2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon akfif dari tempurung kelapa sawit yang diaktivasi dengan NaOH 5% mempunyai daya serap terhadap iodium 743,634 mg/g, metilen biru : 20,570 mg/g dan kadar abu sebesar 4,13 9‘. Semakin Iama waktu pemanasan dan penyimpanan maka bilangan peroksida cendrung meningkal Persentase penurunan bilangan peroksida pada minyak goreng terbesar adalah 56,52 % dengan lama pemanasan 2 jam don disimpan selama 4 hari.
Studi Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Tekanan Udara Terhadap Polutan SO2 di Sepanjang Jalan Pelembang-Inderalaya Yuliasari, Nova; Miksusanti, Miksusanti; Eviyanti, Eviyanti
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 3 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa kadar SO2 di udara sepanjang jalan Palembang-Prabumulih menggunakan metoda kompleks pararosanilin secara spektrofotometri tampak telah dilakukan. Cuplikan udara diserap impinger yang disambungkan dengan pompa vakum, masung-masing cuplikan diserap selama satu jam. Hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 tertinggi berada di kawasan publik sulfat yaitu 154,5 mg/M3 (pagi); 226,0 mg/M3 (siang) dan 201,1 mg/M3 (sore). Kadar SO2 terendah berada di Kertapati yaitu 63,2 mg/M3 (pagi); 88,6 mg/M3 (siang) dan 77,7 mg/M3 (sore). Kecenderungan hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 siang hari selalu lebih tinggi dibanding pagi dan sore hari. Faktor kelembaban udara lebih mempengaruhi kadar SO2 dibanding temperatur dan tekanan udara. Kadar polutan SO2 yang terukur masih dibawah nilai ambang batas yang diizinkan sesuai KEP-03/MENKLH/II/1991 yaitu 260,0 mg/M3.  
Studi Penyerapan Ion Kromium oleh Serbuk Batang Enceng Gondok dan Aplikasinya pada Limbah Industri Pelapisan Seng Yuliasari, Nova; Riyanti, Fahma; Christina A, Christina A
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kemampuan serbuk batang enceng gondok kering berukuran 100 mesh dalam penyerap ion lromium dari limbah industri pelapisan seng. Penelitian ini bertujuan menentukan kondisi optimum dan persen penyerapan ion kromium yang diaplikasikan ke limbah. Parameter yang diteliti adalah waktu kontak optimum, berat optimum penyerap dan pH optimum. Pengukuran kadar ion kromium pada semua perlakuan dilakukan dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk penyerapan 25 mg/L ion Cr6+ pada 100 mL larutan didapat kondisi optimum pada waktu kontak 60 menit (persen penyerapan 66,52%), berat penyerap 300 mg (persen penyerapan 79,19%) dan pada pH 7 (persen penyerapan 76,81%). Kadar ion Kromium yang terdapat pada limbah industri pelapisan seng adalah 80,543 mg/L. Aplikasi yang dilakukan terhadap ion kromium yang terdapat di limbah industri pelapisan seng pada kondisi optimum menunjukkan persen penyerapan sebesar 33,02% dengan menggunakan konsentrasi ion kromium limbah yang telah diencerkan yaitu 24,407 mg/L.
Studi Gangguan Kaporit terhadap Analisis Natrium secara Spektroskopi Atom Yuliasari, Nova
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.414 KB)

Abstract

Penelitian gangguan kaporit sebagai desinfektan terhadap analisis Natrium (Na) menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom pada air ketel (Waste Heat Boiler dan Package Boiler) dan air pendingin pabrik PT.PUSRI telah dilakukan. Kaporit berkonsentrasi 1 ppm hingga 30 ppm menghasilkan klorida (Cl−) sebesar 39,9% hingga 31,57 %. Persamaan garis lurus dari hubungan ini adalah [Cl−] = 0, 3209[kaporit] + 0, 1569, dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,9982. Larutan Na 1 ppm dengan variasi konsentrasi klorida (Cl−) dari 0 ppm hingga 150 ppm tidak memberikan kecenderungan perubahan hasil pengukuran. Air ketel (WHB dan PB) tidak mengandung Na dan mengandung klorida masing-masing sebesar 0,16 ppm dan 0,24 ppm. Air pendingin mengandung Na sebesar 27,38 ppm dan klorida sebesar 240,63 ppm. Perbandinga Na dan klorida pada air pendingin sebesar 1 : 8, 79 ppm masih dibawah perbandingan konsentrasi Na dan Klorida pada penelitian ini. Klorida pada air ketel dan air pendingin pabrik PT. PUSRI disimpulkan tidak mengganggu analisis Na menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom.
Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Penyerap Zat Warna Procion Sisa Pencelupan Industri Kain Jumputan Palembang Yuliasari, Nova; Loekitowati, Poedji; Zulaiha, Zulaiha
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian penggunaan jerami padi sebagai material penyerap zat warna procion dari limbah cair jumputan. Jerami padi diaktivasi dengan aktivator NaOH 15%. Kondisi terbaik penyerap zat warna procion oleh jerami padi dilakukan dengan cariasi berat jerami, waktu kontak, ukuran partikel jerami dan Ph media penyerap. Konsentrasi zat procion pada semua perlakuan ditentukan dengan menggunakan Spektronik G 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan terbaik jerami padi terhadap procion pada berat 1,5 g, waktu kontak 60 menit, ukuran partikel 60 mesh dan pH 5 untuk 50 mL procion murni berkonsentrasi 50 mg/L. Konsentrasi procion awal di limbah adalah 376,27 mg/L. Efektivitas penyerapan jerami padi terhadap procion yang terkandung dalam sisa pencelupan industri kain jumputan pada kondisi terbaik sebesar 34,98%.
Studi Penyerapan Procion pada Limbah Kain Tajung Menggunakan Serbuk Batang Eceng Gondok Yuliasari, Nova; Miksusanti, Miksusanti; Dian, Dian
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.049 KB)

Abstract

Penelitian penyerapan zat warna kimiawi jenis procion pada limbah kain tajung menggunakan serbuk batang eceng gondok telah dilakukan. Konsentrasi procion dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Parameter yang diteliti adalah waktu kontak, berat serbuk eceng gondok dan pH untuk mendapatkan kondisi optimum. Kondisi optimum perlakuan 50 mL 100 mg/L procion, terjadi pada waktu kontak selama 30 menit, berat serbuk eceng gondok 25 mg dan pH 7. Uji statistik menggunakan ANOVA menunjukkan seluruh parameter menghasilkan data persentase penyerapan yang berbeda nyata. Konsentrasi procion awal pada limbah sebesar 441,02 mg/L. Limbah yang telah diperlakukan pada kondisi optimum memiliki konsentrasi procion menurun menjadi 222,57 mg/L. Persentase penyerapan procion dalam limbah pada kondisi optimum sebesar 49,53%.
Pemanfaatan Tempurung Tanaman Kepayang sebagai Karbon Aktif Penyerap Penyerap Zat Warna Fukhsin dari Limbah Songket Yuliasari, Nova; Lukitowati, Pudji; Riyanti, Fahma
Jurnal Penelitian Sains No 18 (2005)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian untuk mempelajari kemampuan karbon aktif dari tempurung tanaman Kepayang (Pengium Edule Reinw) guna menyerap zat warna fukhsin dalam limbah songket Palembang telah dilakukan. Karbon aktif yang diperoleh diuji mutunya sesuai Standar Industri Indonesia dengan menentukan daya serap karbon aktif terhadap iodium, metilen biru dan penentuan kadar abunya. Selanjutnya karbon aktif tersebut digunakan untuk menentukan daya serapnya terhadap zat warna Fukhsin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya serap karbon aktif terhadap iodium 754,80 mg/g, terhadap metilen biru 162,27 mg/g dan kadar abu 4,02%. Daya serap karbon aktif terhadap zat warna Fukhsin pada waktu optimum (120 menit) adalah 90,11 mg/g sedangkan daya serap karbon aktif terhadap zat warna Fukhsin dalam limbah songket adalah 66,85 mg/g.
Pengaruh Feri Klorida Terhadap Kedalaman Pengikisan Dan Kekasaran Permukaan Aluminium Murni Yuliasari, Nova; Yanis, Muhammad; Aprianto, Aprianto
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.445 KB)

Abstract

Penelitian chemical machining mengenai pengaruh larutan feri klorida (FeCl3) terhadap kedalaman pengikisan dan kekasaran permukaan aluminium murni perdagangan telah dilakukan. Aluminium direndam dengan FeCl3 dengan variasi konsentrasi 5% (b/v), 8% (b/v) dan 11% (b/v). Masing-masing variasi konsentrasi FeCl3 dilakukan untuk variasi waktu perendaman 2 jam, 4 jam dan 6 jam. XRF menganalisis aluminium murni menunjukkan adanya unsur lain berupa Zn, Cr, Ti, V dan Cu. Fe3+ dalam FeCl3 mengoksidasi Al sebagai komponen utama material menyebabkan pengikisan. Perbedaan potensial reduksi standar unsur-unsur penyusun material aluminium menyebabkan kekasaran permukaan bila direndam dalam FeCl3. Pengikisan aluminium cenderung semakin dalam dengan bertambah besarnya konsentrasi FeCl3 dan bertambahnya waktu perendaman. Permukaan aluminium cenderung semakin kasar dengan bertambah besarnya konsentrasi FeCl3 dan bertambahnya waktu perendaman. Waktu perendaman 2 jam dalam konsentrasi FeCl3 5% (b/v) hingga 11% (b/v) menghasilkan kedalaman pengikisan antara 0,02 mm hingga 0,06 mm. Sedangkan waktu perendaman 6 jam dalam konsentrasi FeCl3 5% (b/v) hingga 11% (b/v) menghasilkan kedalaman pengikisan antara 0,09 mm hingga 0,19 mm. Waktu perendaman 2 jam dalam konsentrasi FeCl3 5% (b/v) hingga 11% (b/v) menghasilkan kekasaran permukaan antara 0,35 μm hingga 0,91 μm. Sedangkan waktu perendaman 6 jam dalam konsentrasi FeCl3 5% (b/v) hingga 11% (b/v) menghasilkan kekasaran permukaan antara 3,30 μm hingga 5,09 μm.
Penurunan Kebutuhan Oksigen Kimiawi Limbah Jumputan Menggunakan Lumut Hati Yuliasari, Nova; Miksusanti, Miksusanti; Setiyowati, Endang
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.207 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian penurunan nilai kebutuhan oksigen kimiawi (KOK) terhadap limbah jumputan menggunakan lumut hati yang tumbuh di pohon. Nilai KOK diukur melalui metoda spektrofotometri. Lumut kering dalam bentuk serbuk yang berukuran 100 mesh dikontakkan dengan 50 mL media limbah. Nilai KOK limbah awal sebesar 193,5 mg/L. Kondisi optimum penyerapan senyawa organik adalah selama waktu kontak 60 menit, berat  serbuk lumut 25 mg dan pada pH 7. Kondisi optimum penyerapan menghasilkan penurunan nilai KOK sebesar 74,84%, yaitu menjadi 48,69 mg/L.