Veronika Yulianti
Pusat Pengembangan Radioisotop dan Radiofarmaka, BATAN, Serpong.

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI KIT MIBI SEBAGAI PREPARAT PENATAH JANTUNG

Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 2, No 1/2 (1999): JURNAL PRR 1999
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4411.657 KB)

Abstract

FORMULASI KIT MIBI SEDAGAI PREPARAT PENATAH JANTUNG. Sediaan 2-methoxy-isobutyl-isonitrile (MIBI) telah diketahui sebagai preparat penatah perfusi miokardial (otot jantung) yang telah ditandai dengan 99mTc. Sediaan ini menghasilkan gambaran yang sama baiknya dengan sediaan Talium-201Tl, dan dapat menggantikan sediaan 201Tl karena mempunyai beberapa keunggulan. Kit MIBI ini dibuat dari senyawa MIBI yang disintesis di P2RR-BATAN yang telah melalui karakterisasi dan serangkaian uji kualitas. Formula kit MIBI yang digunakan mengacu pada formula yang digunakan oleh produk impor (CardioliterR, kit MIBI buatan Dupont), dan pengujian kualitas dilakukan dengan membandingkan beberapa parameter terhadap produk impor tersebut. Parameter yang digunakan dalam uji kualitas ini meliputi kemurnian radiokimia, biodistribusi (perbandingan % radioaktivitas di jantung dan hati), dan gambaran organ menggunakan gamma kamera pada manusia. Hasil percobaan menunjukkan kemurnian radiokimia rata-rata 95%, biodistribusi di jantung dan hati memberikan rasio 0,7, 1,5 dan 2,53 berturut-turut pada waktu pencacahan 10, 30 dan 60 menit setelah penyuntikan. Hasil pengujian pada manusia menunjukkan gambaran yang sangat jelas dan kurang lebih sama dengan yang dihasilkan oleh produk impor. Dari percobaan ini telah diketahui pula kondisi pengeringan kit yang baik, yang menghasilkan kit dengan kekeringan yang cukup baik dan waktu daluwarsa lebih dari 6 bulan. FORMULATION OF MIBI KIT AS A HEART IMAGING AGENT. 99mTc labelled 2-methoxy-isobutyl-isonitrile (MIBI) has been known as an imaging agent for myocardial perfusion. This radiopharmaceutical preparation gives the same satisfactory result as Thalium-201Tl, and presumably could replace 201Tl because of some advantages. MIBI kit was formulated from MIBI ligand produced by RPC­ BATAN which has been characterized and tested for quality. The formula used in this research referred to the formula of imported product (Cardiolite, MIBI kit produced by Dupont), and the quality control testing was performed by comparing some parameters to the imported product. The parameters used for QC testing were radiochemical purity, biodistribution in mice and heart imaging in human volunteer using gamma camera. The result of the experiment showed that the radiochemical purity was 95 % in average, biodistribution in heart to liver gave the ratio of 0.67, 1.5 and 2.53 respectively at 10, 30 and 60 minutes after injection. The result of clinical testing in some volunteers gave contrast images as good as given by Cardiolite. The optimum condition of freeze drying has been found, and the kit can be used for more than 6 month.

OPTIMALISASI PEMBUATAN KIT IRMA CA-125

Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 6, No 2 (2003): Jurnal PRR 2003
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3043.023 KB)

Abstract

ABSTRAK OPTIMALISASI PEMBUATAN KIT IRMA CA-125. Telah dilakukan penelitian optimalisasi pembuatan kit  IRMA  CA-125 yang meliputi pembuatan perunut monoklonal anti CA-125 bertanda 125I dan  pembuatan  "coated tube". Pada pembuatan perunut digunakan 2 macam oksidator yang divariasikan jumlahnya, yaitu kloramin-T dan N- bromosuksinimid.  Optimalisasi pembuatan "coated tube" dilakukan dengan memvariasikan volume larutan "coating", pengaruh pencucian, pengaruh penambahan BSA, pengaruh   bufer  pelarut dan uji pemasangan monoklo-nal anti CA-l25. Hasil percobaan menunjukkan bahwa oksidator  kloramin-T dapat digunakan untuk pembuatan perunut mononoklonl  anti CA-l25 dengan rendemen cukup tinggi yaitu 96.5% dan kemumian radiokimia 93,2%. Jumlah oksidator yang optimal adalah 10 µg. Pembuatan "coated tube  untuk  monoklonal anti CA-l25 dengan menggunakan volume larutan "coating" yang bervariasi antara 300 µI sampai dengan 600 uL tidak menunjukkan perbedaan nyata pada nilai %NSB dan %BT. Proses pencuci "coated tube" menggunakan BSA 0, I % memberikan pengaruh nyata pada %BT. walaupun tidak berpengaruh terhadap nilai %NSB. Penggunaan bufer bikarbonat untuk pembuatan "coated tube" memberikan hasil yang lebih baik dari pada bufer fosfat. Untuk pemasangan monoklonal anti CA-125 diketahui bahwa pasangan monoklonal anti CA-125. monoklonal anti CA-125  M37203M sebagai  perunut dan monoklonal anti CA-125  M86924M sebagai "coating solution" memberikan hasil yang optimal. Kata kunci : Kit IRMA, Monoklonal anti CAll25, Pemnut ABSTRACTOTIMALIZATION FOR PREPfRATION OF CA-125 IRMA-KIT. Optimalization on thepreparation of CA-125 IRMA-kit has been studied involving preparation of 125I  labeled monoclonalanti CA-125 as a tracer and preparation of coated tubes. Chloramine-T and N-bromosuccinimide were used as oxidators by varying them in their quantity. Optimalization on preparation of coated tube was carried out by variation in volume of  coating solution, effect of washing, addition of BSA 0.1%, buffer and pairing test for the monoclonal anti CA-125. The use of chloramine-T as oxidator for 125I labeling of monoclonal anti CA-15 was found to giv labeling-yield of about 96.5% and radiochemical purity of 93.2%. Optiimum amount of the oxidizing agent was found to be 10µg. There were not any significant difference in utilization of coating solution volume ranging at 300 to 600µL. for preparing monoclonal anti CA-125 coated tube. The non specific binding (NSB) and the %B/T values were found to be unaffected  by washing step, while a blocking of coated tube using of BSA 0.1% decreased the %B/T value. Utilization of bicarbonate buffer for the preparation  of coated tube was found to be more satisfactory than that of phosphate buffer. It was shown that the monoclonal anti CA-125 M37203 used for tracer being paired with monoclonal anti CA-125 M866924M used for coating solution gave an optimal result based on the values of %NSB  and %B/T. Key word : IRMA-Kit, Monoclonal anti CA-125, Tracer.