Evi Yulianti
Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklit-BATAN Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Tangerang 15314, Indonesia

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

SYNTHESIS OF Bi0.5Na0.5TiO3 (BNT) ECOFRIENDLY PIEZOELECTRIC MATERIAL BY MOLTEN SALT METHOD Yulianti, Evi; Triwahyuni, Dona; Ahda, Syahfandi; ., Deswita
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 14, No 1 (2012): Oktober 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.834 KB)

Abstract

Bi0.5Na0.5TiO3 (BNT) ecofriendly piezoelectric material has been prepared by molten salt method. There are two steps in synthesis process of BNT, the first step is synthesis of Bi2Ti4O11 (BTO) and the next step is formation process of BNT. Crystal BTO is produced by mixing starting materials Bi2O3 and TiO2 and reacting in molten salt NaCl-KCl. Then at step two crystal BTO is mixed with excessive Na2CO3 and sintered until BNT is generated. BNT then characterized by X-Ray Diffractometer (XRD) for phase identification and crystal structure and Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS) to identify morphology and chemical composition. By varying process parameter such as temperature and NaCl-KCl composition weight ratio, optimal temperature of synthesis BTO at 950 °C is obtained with the weight ratio of NaCl-KCl is equal with the weight of mixture of Bi2O3-TiO2 and the optimal temperature synthesis of BNT at 600 °C. Crystal structure of ceramic BNT is rhombohedral with the lattice parameters a = b = c = 3.884 Å and α = β = γ = 90.12243°. The crystal size of BTO is 16.769 nm and the crystal size of BNT is 17.139 nmKeywords: Piezoelectric, Bi0.5Na0.5TiO3, Molten salt.
SISTEM INFORMASI INFO PELANGGAN BERBASIS ANDROID Yulianti, Evi
Prosiding Sembistek 2014 2014: Prosiding-Sembistek-Teknologi
Publisher : Prosiding Sembistek 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Android-Based Customer Information System is specially designed for several area of South Sumatra, Jambi and Bengkulu. The study will analyze the content of alternative service for customers to get information including: information system of data master of company’s customer and electric power tariff calculation system.Customer data processing in the form of customer information, billing information and information of booths meters by making Unified Modeling Language (UML) Use Case, Class Diagram, Activity Diagram, and flowchart to ease the flow of data as the application process based on Android and MySQL as a database management system.Keywords: Information System Android-based customer info
Pembuatan Bahan Polimer Elektrolit Padat Berbasis Nanokomposit Kitosan Montmorillonite Untuk Aplikasi Baterai Yulianti, Evi; Saputri, Rosiana Dwi; Sudaryanto, Sudaryanto; Jodi, Heri; Salam, Rohmad
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 35 No. 2 Oktober 2013
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.378 KB)

Abstract

Telah dilakukan pembuatan bahan polimer elektrolit padat berbasis nanokomposit kitosan montmorillonite yang diaplikasikan dalam sistem baterai. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan komposisi optimal antara kitosan, montmorillonite dan LiClO4 sehingga diperoleh membran dengan karakteristik yang paling baik. Teknik pembuatan membran dilakukan menggunakan metode casting. Terdapat dua seri sampel yang akan di uji, yaitu membran dengan variasi komposisi montmorillonite dan variasi komposisi LiClO4. Komposisi kitosan dan montmorillonite yang digunakan pada sampel seri kedua diperoleh dari komposisi optimal membran kitosan-montmorillonite pada sampel seri pertama. Karakterisasi yang dilakukan meliputi uji tarik, pengukuran konduktivitas ionik dan identifikasi menggunakan difraksi sinar X. Penambahan montmorillonite meningkatkan kuat tarik membran dan konduktivitas ionik setelah ditambah LiClO4. Pada kondisi optimal diperoleh konduktivitas ionik 2,383 x 10-5 S/cm dan kuat tarik 15,19 Mpa pada komposisi montmorillonit 5% b/b dan LiClO4 40%. Hasil analisis difraksi sinar X menunjukkan terjadi proses interkalasi polimer kitosan ke dalam montmorillonite. 
Li ION CONDUCTING POLYMER BASED ON POLYVINYLIDENE FLUORIDE AND Li TRIFLATE Yulianti, Evi; Sudaryanto, Sudaryanto; Jodi, Heri; Deswita, Deswita; Mashadi, Mashadi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 1: OKTOBER 2013
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.758 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2013.15.1.4373

Abstract

Li ION CONDUCTING POLYMER BASED ON POLYVINYLIDENE FLUORIDE AND Li TRIFLATE. A Series of polymer electrolyte based on Polyvinylidene Fluoride (PVDF) for solid state rechargeable lithium battery has been prepared by solution casting technique. Lithium triflate salt was used as filler with various compositions. Bulk nature and surface morphology of the polymer electrolytes were studied by X-Ray Diffractometer (XRD) and Scanning Electron Microscope (SEM), respectively. The thermal properties of polymer and salt were confirmed by Differential Scanning Calorimeter (DSC). The electrical properties of electrolyte polymer membrane were studied by using impedance spectrometer. It was found that the highest ionic conductivity was obtained for PVDF + Li Triflate 10%(w/w) which is 4.5411 x 10-3 S/cm. It was also found that there was peak of each composition in the loss tangent suggests the presence of relaxing dipoles in the polymer electrolyte films. The peak shifts towards higher frequency side suggesting the speed up of the relaxation time.
KOPOLIMERISASI CANGKOK POLI(KALIUMAKRILAT)-GELATIN HASIL IRADIASI GAMMA Erizal, Erizal; P., Dian Pribadi; Yulianti, Evi; Sudirman, Sudirman; Hariyanti, Hariyanti; lukitowati, Fajar
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 19, No 4: JULI 2018
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.834 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2018.19.4.4971

Abstract

KOPOLIMERISASI CANGKOK POLI(KALIUMAKRILAT)-GELATIN HASIL IRADIASI GAMMA. Hidrogel Super Absorben (HSA) merupakan polimer yang dapat menyerap air dalam jumlah yang relatif besar (± 1000 kali berat kering) dan salah satu baku penting khususnya untuk popok bayi/dewasa. Satu seri HSA dibuat dari asam akrilat yang telah dinetralkan sebagian dengan KOH, lalu dicangkokan (grafting) dengan gelatin pada konsentrasi 1% hingga 4 %(b/v,%) dan diiradiasi menggunakan sinar gamma pada dosis tunggal 10 kGy (laju dosis 2,5 kGy/jam). Terjadi cangkok gelatin pada polimer diukur menggunakan Fourier Transform Infra Red (FT-IR) dan morfologi diobservasi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Fraksi gel dan kemampuan hidrogel dalam mempertahankan air yang diserap (rasio swelling) dan Equilibrium Degree of Swelling (EDS) hidrogel ditentukan dengan metode gravimetri. Hasil evaluasi menggunakan SEM, morfologi permukaan HSA hasil iradiasi menunjukkan terjadi cangkok polimer (kalium akrilat) pada molekul gelatin dan hasil pengukuran spektrum FT-IR menunjukkan gugus karboksilat (COOH) yang bereaksi dengan gelatin. Meningkatnya konsentrasi gelatin hingga 4 %, rasio swelling, fraksi dan EDS hidrogel juga mengalami peningkatan.Hidrogel HSApoli (kaliumakrilat-g-gelatin dapat dipertimbangkan sebagai bahanmaterial kandidat biodegradable hidrogel untuk aplikasi di biang kesehatan/farmasi.
PENGARUH PENAMBAHAN GARAM-GARAM LITHIUM TERHADAP SIFAT ELEKTROLIT POLIMER BERBASIS KITOSAN. Yulianti, Evi; Sudaryanto, Sudaryanto; Ginting, Jadigia
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 16, No 3: APRIL 2015
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.83 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2015.16.3.4231

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN GARAM-GARAM LITHIUM TERHADAP SIFAT ELEKTROLIT POLIMER BERBASIS KITOSAN. Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari pengaruh penambahan berbagai jenis garam lithium terhadap sifat elektrolit polimer berbasis kitosan yang akan diaplikasikan pada baterai lithium isi ulang. Adapun jenis garam lithium yang ditambahkan adalah Li-Asetat, Li-Perklorat, LiPF6 dan Li-Triflat dengan komposisi yang sama. Pembuatan lembaran elektrolit polimer padat dilakukan dengan metode casting dengan penguapan perlahan di dalam oven. Karakterisasi lembaran elektrolit padat dilakukan menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD), spektroskopi infra merah (FT-IR), spektrometer impedansi (LCR meter) dan pengukuran bilangan transfer ion. Hasil karakterisasi sinar X menunjukkan bahwa penambahan berbagai jenis garam lithium merusak kristalinitas kitosan. Pengukuran konduktifitas ionik memberikan hasil tertinggi pada penambahan garam Li-Perklorat, yang nilainya masih pada orde yang sama dengan penambahan garamLiPF6 dan Li-Triflat ~ 10-6 S/cm. Konduktivitas juga mengalami kenaikan dengan kenaikan suhu. Energi aktivasi terendah 0,016 eV dan bilangan transfer ion tertinggi ~ 0.5 diperoleh pada penambahan garam LiPF6
SINTESIS Li2TiO3 SEBAGAI BAHAN ANODA UNTUK BATERAI Li-ION DENGAN METODE REAKSI PADATAN Ginting, Jadigia; Yulianti, Evi; Sudaryanto, Sudaryanto
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 4: JULI 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.54 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2014.15.4.4338

Abstract

SINTESIS Li2TiO3 SEBAGAI BAHAN ANODA UNTUK BATERAI Li-ION DENGAN METODE REAKSI PADATAN. Telah dilakukan sintesis lithium titanat (Li2TiO3) dengan metode reaksi padatan. Perbandingan komposisi Li2O/TiO2 dipilih 0,80 dengan harapan membentuk senyawa γ- Li2TiO3 yang memiliki konduktivitas elektrik yang tinggi dan bahan prekursor yang digunakan adalah Li2CO3. Hasil pengamatan dengan X-Ray Diffractometer (XRD) mengindikasikan terbentuknya senyawa Li2TiO3 yang dicirikan oleh kemunculan puncak pada sudut 18o dan 43o dengan intensitas puncak yang relatif sama dan mengindikasikan gabungan struktur monoklinik dan kubik. Hasil akhir proses sintesis masih menunjukkan adanya sisa Li2CO3 yang dapat dikonfirmasi dari data termograf DTA dan profil XRD. Adanya sisa bahan baku (Li2CO3) tersebut menunjukkan reaksi belum berjalan sempurna dan proses pemanasan lanjut hingga 1.100 oC belum dapat menyempurnakan proses reaksi tersebut. Hasil akhir sintesis menunjukkan terbentuknya kristal Li2TiO3 dengan fasa gabungan atara monoklinik (β-Li2TiO3) dan kubik (γ-Li2TiO3).
PEMBUATAN BAHAN PIEZOELEKTRIK RAMAH LINGKUNGAN Bi0,5Na0,5TiO3 DENGAN METODE MOLTEN SALT Yulianti, Evi; Triwahyuni, Dona; Ahda, Syahfandi; Deswita, Deswita
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 14, No 1: Oktober 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.983 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2012.14.1.4633

Abstract

PEMBUATAN BAHAN PIEZOELEKTRIK RAMAH LINGKUNGAN Bi0,5Na0,5TiO3 DENGAN METODE MOLTEN SALT. Bahan Piezoelektrik Bi0,5Na0,5TiO3 (BNT) yang ramah lingkungan telah dibuat dengan metode molten salt. Proses pembuatan BNT terdiri dari dua tahapan, dimana pada tahap pertama dilakukan sintesis Bi2Ti4O11 (BTO) sedangkan pada tahap kedua berlangsung proses pembentukan BNT. Proses sintesis BTO terjadi dalam lelehan garam NaCl-KCl dengan terlebih dahulu mencampurkan dua bahan dasar Bi2O3 dan TiO2. Selanjutnya BTO yang telah terbentuk ditambahkan dengan Na2CO3 berlebih dan dipanaskan sampai terbentuk BNT. BNT yang telah disintesis selanjutnya dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD) untuk mengidentifikasi fasa, struktur kristal dan ukuran butir kristal dan bentuk morfologi dianalisis dengan Scanning Electron Microscope-EnergyDispersive Spectroscopy (SEM-EDS).Dengan melakukan variasi proses diantaranya variasi suhu dan variasi komposisi berat NaCl-KCl, diperoleh suhu optimal sintesis BTO pada 950 oC dengan perbandingan berat komposisi NaCl-KCl sama dengan berat campuran Bi2O3-TiO2. Sedangkan suhu optimal untuk sintesis BNT adalah pada 600 oC. BNT yang diperoleh mempunyai struktur kristal rhombohedral dengan a = b = c = 3,884 Å dan α = β = γ = 90,12243o. Ukuran kristal BTO yang terbentuk adalah 16,769 nm sedangkan ukuran kristal BNT yang terbentuk adalah 17,139 nm.
SIFAT MAGNETIK BAHAN KOMPOSIT BERBASIS SERBUK MAGNET NdFeB HASIL MILLING DAN POLIMER TERMOPLASTIK LLDPE Yulianti, Evi; Mujamilah, Mujamilah
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 6, No 2: FEBRUARI 2005
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.054 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2005.6.2.4863

Abstract

SIFAT MAGNETIK BAHAN KOMPOSIT BERBASIS SERBUK MAGNET NdFeB HASIL MILLING DAN POLIMER TERMOPLASTIK LLDPE. Telah dilakukan pembuatan dan pengukuran sifat magnetik dari bahan magnet komposit berbasis serbuk magnet NdFeB dengan bahan polimer LLDPE (Linier Low Density Poly Ethylene). Besaran magnetik yang diukur adalah induksi magnetik remanens (Br), koersivitas (Hc) dan produk energi maksimum (BHmaks). Sifat magnetik tersebut diukur sebagai fungsi variasi waktu milling serbuk magnet dan komposisi komposit. Hasil analisis sifat magnetik menunjukkan bahwa variasi waktu milling serbuk yang optimum adalah 10 jam dengan nilai induksi magnetik remanens bahan 0,707 (kG), koersivitas 0,686 (kOe) dan BHmaks 0,12374 (MGOe). Sedangkan dengan variasi komposisi, harga induksi magnetik remanens, koersivitas dan produk energi maksimal meningkat dengan nilai maksimal pada penelitian ini masing masing: 1,27 (kG), 1,16 (kOe) dan 0,37375 (MGOe) pada fraksi serbuk magnet sebesar 70% berat.
SIFAT MEKANIK MAGNET KOMPOSIT BERBASIS SERBUK MAGNET MQP-0 DAN POLIMER TERMOPLASTIK Yulianti, Evi; Sudirman, Sudirman; Ridwan, Ridwan; P, Devi Listiana
Jurnal Sains Materi Indonesia VOL 3, NO 2: FEBRUARI 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Material - National Nuclear Energy Agency of

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.053 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.3.2.5139

Abstract

SIFAT MEKANIK MAGNET KOMPOSIT BERBASIS SERBUK MAGNET MQP-0 DAN POLIMER TERMOPLASTIK. Telah dilakukan pembuatan dan uji sifat mekanik dari bahan magnet komposit berbasis MQP-0 dengan bahan polimer EVA (Etil Vinil Asetat), dan membandingkannya dengan magnet komposit berbasis MQP-0 dengan polimer LLDPE (Linier Low Density Poly Ethylen). Sifat-sifat mekanik yang diuji adalah kekuatan regang (Tensile Strength), tegangan luluh (Yield Strength), persen peregangan putus (Percent Elongation Break) serta uji kekerasan. Sifat-sifat tersebut diukur pada berbagai komposisi komposit dan ukuran serbuk magnet. Hasil analisis sifat mekanik menunjukkan bahwa tegangan luluh magnet komposit MQPO-EVA (fraksi berat serbuk magnet 40—75%) berkisar antara 39,6-62,8kg/cm2, kekuatan regang berkisar antara 57,9-134,9kg/cm2 dan kekerasan 78—91 SHA, sedangkan tegangan luluh magnet komposit MQPO-LLDPE (fraksi berat serbuk magnet 40—75%) berkisar antara 63,2-89,1kg/cm2, kekuatan regang berkisar antara 69,0-194,5kg/cm2 dan kekerasannya 81-92SHA. Dari hasil uji sifat mekanik terhadap keduajenis bahan magnet komposit telihat bahwa bahan magnet komposit MQP0-LLDPE mempunyai sifat mekanik yang lebih baik