Gatut Yudoyono
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 22 Documents
Articles

Found 22 Documents
Search

Perancangan Reflektor Cahaya untuk Sistem Pencahayaan Alami Berbasis Optik Geometri Nugroho, Joko; Yudoyono, Gatut; Suyatno, Suyatno
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perancangan dan reflektor pengumpul berkas cahaya untuk sistem pencahayaan alami berbasis optik geometri menggunakan 2 buah reflektor. Mekanisme pemanduan cahaya pada reflektor yang dirancang adalah dengan mengumpulkan cahaya matahari menjadi berkas titik oleh panel reflektor 1 dan di pantulkan kembali oleh reflektor 2 menuju lubang transmisi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data gain (penguatan) reflektor jenis (type) 1 sebesar 2,9 kali di titik lubang trasnmisi. Gain reflektor jenis 2 sebesar 8,75 kali di titik fokus reflektor 1 dan 1,4 kali di titik lubang transmisi, sehingga dapat memberikan wacana tentang pemanfaatan energi matahari yang tidak terbatas hanya pada tinjauan termal dan listrik (solar cell). Energi matahari dapat dimanfaatkan dalam bidang pencahayaan yang sehat dan hemat energi pada ruang tertutup (tidak dapat dijangkau sinar matahari langsung).
Sensor Temperatur menggunakan Pandu Gelombang Slab Berbahan Polymethyl Methacrylate (PMMA) Sebagai Hasil Fabrikasi dengan Metode Spin Coating Hidayati, Yuni Nur; Yudoyono, Gatut; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandu gelombang slab difabrikasi dengan bahan pelapisnya menggunakan Polymethyl Methacrylate (PMMA) yang mempunyai indeks bias sebesar 1,4908. Substrat yang digunakan berupa akrilik dengan dimensi 9x12 mm2, dan memiliki indeks bias 1,49. Proses pembuatannya menggunakan metode Spin Coating dengan kecepatan putaran 1000 rpm dan 2000 rpm, waktu putarannya 60 detik serta dipanaskan pada temperatur 70 °C. Pengamatan ketebalan dilakukan dengan menyinari sampel dengan lampu Halogen sehingga didapatkan ketebalannya 9 µm dengan ketelitian hingga 2,27 µm/pixel. Selanjutnya pengamatan pengaruh pandu gelombang terhadap temperatur dilakukan dengan melewatkan sinar laser HeNe (panjang gelombang 0,6328 µm) pada lapisan melalui serat optik single-mode menuju lapisan tipis PMMA. Pengamatan dilakukan tiap kenaikan temperatur sebesar 0,5 °C. Hasil analisis didapatkan sensitivitas pengukuran temperatur dari sensor pandu gelombang slab sebesar 0,5 °C/pixel pada rentang yang optimal antara 32-37,5 °C.
Studi tentang Pemanfaatan Pandu Gelombang Slab berbasis Polymethyl Methacrylate (PMMA) Hasil Fabrikasi dengan Teknik Spin Coating sebagai Alat Ukur Massa Rofianingrum, Mefina Yulias; Yudoyono, Gatut
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandu Gelombang Slab telah banyak digunakan untuk berbagai macam aplikasi. Salah satu aplikasi Pandu Gelombang Slab adalah sebagai Alat Ukur Massa. Penelitian ini memfokuskan pada studi tentang aplikasi Pandu Gelombang Slab sebagai Alat Ukur Massa dengan melakukan pembebanan terhadap pandu gelombang hasil fabrikasi dengan lapisan tipis berbahan Polymethyl Methacrylate (PMMA). Proses fabrikasi dilakukan dengan Teknik Spin Coating dengan kecepatan putar 1000 rpm hingga 2000 rpm selama 60 detik. Dari hasil fabrikasi kemudian dilakukan karakterisasi untuk mengetahui ketebalan lapisan tipis yang dibuat kemudian dilakukan pengamatan dengan melewatkan laser He-Ne pada lapisan tipis melalui fiber optik single mode. Dari karakterisasi diketahui bahwa hasil fabrikasi merupakan Pandu Gelombang Slab single mode dengan ketebalan lapisan tipis 12,2 µm. Pandu gelombang tersebut kemudian diberikan pembebanan hingga sebesar 13,5637 gr. Dari penelitian diketahui bahwa Pandu Gelombang dapat dimanfaatkan menjadi Alat Ukur Massa dengan rentang pengukuran antara 1,8559 gr sampai dengan 3,6733 gr. Makin besar massa beban yang diberikan maka posisi sinar yang terpandu semakin turun.
Aplikasi Double Coupler Serat Optik Multimode sebagai Sensor Kemolaran Larutan NaCl Megawati, Retno Fatma; Yudoyono, Gatut
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sensor kemolaran larutan NaCl telah dibuat dari directional double coupler serat optik multimode. BF5R-D1-N digunakan sebagai sumber cahaya yang berasal dari LED merah dengan panjang gelombang 660 nm dan phototransistor sebagai detektor. Variasi kemolaran larutan NaCl (0-5 M) dan variasi jenis kupasan diberikan dalam penelitian ini. Prinsip kerja dari sensor ini adalah mendeteksi rugi daya pada setiap adanya perlakuan. Hasilnya adalah rugi daya yang terdeteksi berbanding lurus dengan molaritas dan panjang kupasan. Probe sensor dengan kupasan pada daerah jaket dan cladding lebih sensitif dibandingkan dengan probe sensor dengan kupasan hanya pada daerah jaket.
Aplikasi Directional Coupler dan Double Coupler sebagai Sensor Pergeseran Mikro Mubasiroh, Anwaril; Yudoyono, Gatut
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Directional coupler dan double coupler dapat dimanfaatkan menjadi sensor pergeseran mikro dengan prinsip penjalaran gelombang cahaya yang tercoupling pada setiap daerah couplingnya. Eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan mikrometer yang di pasang cermin datar pada ujung poros putar sebagai komponen pergeseran. Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kedua jenis divais ini dapat dimanfaatkan sebagai sensor pergeseran mikro dengan performansi yang cukup baik. Adapun parameter-parameter sensor pergeseran untuk masing-masing directional coupler dan double coupler adalah besar jangkauan 4160 μm dan 4700 μm, daerah kerja 3180 μm dan 2420 μm, serta sensitivitas 0,0661 au/ μm dan 0,0445 au/ μm.
Fabrikasi dan Karakterisasi Directional Coupler dan Double Coupler dengan Bahan Serat Optik Plastik Step Index Multimode Tipe Fd-620-10 Rahayu, Lucky Putri; Yudoyono, Gatut
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fabrikasi dan karakterisasi Directional coupler dan double coupler pada bahan serat optik plastik step index multimode tipe FD-620-10 dengan panjang kopling 28 mm dan 34 mm menggunakan pendekatan metode Fused Biconical Tapered (FBT) yang menghasilkan hasil karakterisasi yang berbeda serta memenuhi standar fabrikasi.  Hasil karakterisasi directional coupler dan double coupler menggunakan web camera dan BF5R-D1-N didapatkan parameter CR (Coupling Ratio), Le (Excess Loss), Lins (Insertion Loss) dan D (Directivity). Pada directional coupler, menggunakan web camera nilai CR=0,5003; Le=0,08 dB; Lins=3,093; dan D=17,397 dB serta menggunakan BF5R-D1-N nilai CR=0,491; Le=0,109 dB; Lins=3,045; dan D=16,045 dB. Dan pada double coupler, menggunakan web camera nilai CR=0,498; Le=0,109 dB; Lins=3,1; dan D=16,072 dB serta menggunakan BF5R-D1-N nilai CR=0,492 ; Le=0,148 dB ; Lins=3,092; dan D=14,755 dB.
Desain Closed Photobioreaktor Chlorella Vulgaris Sebagai Mitigasi Emisi CO2 Daniyati, Rizqa; Yudoyono, Gatut; Rubiyanto, Agus
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan desain closed photobioreaktor yang sesuai dengan perkembangan mikroalga Chlorella Vulgaris pada closed fotobioreaktor. Penelitian ini menggunakan  jenis flat-plate berdimensi 14x15x20 cm dengan efektivitas media kultur 2500 ml dan sumber cahaya lampu Tungsten Halogen 20 Watt 220 Volt  sebanyak dua buah yang diletakkan pada sisi kanan dan kiri reaktor dengan intensitas cahaya 1000 lux. Penelitian ini menggunakan dua buah fotobioreaktor yaitu jenis I tidak disuplay dengan CO2 dan jenis II disuplai dengan CO2 sebanyak 15 % dengan kepadatan sel awal kultur Chlorella Vulgaris 14,6857 x 105 sel/ml kemudian pengamatan selanjutnya dilakukan setiap hari menggunakan Haemocytometer. Pengambilan data konsentrasi O2 dilakukan setiap hari sebanyak 3 kali pada lama penyinaran 1, 4, dan 7 jam  dengan menggunakan sensor gas O2 KE-50. Nilai ∆ konsentrasi optimum O2 pada fotobioreaktor I terjadi pada hari ke-2 yaitu 0,68% dan pada fotobioreaktor II 0,54%.
Fiksasi CO2 Oleh Chlorella vulgaris Sebagai Medium Pengkonversi dalam Bubble Column Reactors Arifin, Agus Choirul; Yudoyono, Gatut
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain close photobioreactor telah dibuat dengan bertujuan untuk mengetahui konsentrasi maksimum O2 yang diperoleh  dari biofiksasi CO2 oleh Chlorella vulgaris. Penelitian ini menggunakan jenis bubble column reactors dengan sistem pencahayaan polikromatik buatan dan intensitas cahaya rata-rata 1000 lux dari 4 buah lampu yang dipasang di empat sisinya. Photobioreactor yang digunakan sebanyak 4 buah yang masing-masing diberikan kerapatan sel berbeda. Operasional photobioreactor diawali dengan pengkondisian medium kultivasi  kemudian pemberian CO2 yang diinjeksikan pada semua tabung berisi Chlorella vulgaris dengan proporsi yang sama. Penyinaran reaktor dilakukan selama 2 jam agar terjadi proses konversi gas CO2. Hasil reaktor berupa konsentrasi O2 terukur pada sensor KE 50. Pengukuran dilakukan dua kali dalam sehari. Konsentrasi gas O2 maksimum dan stabil diperoleh pada reaktor yang menggunakan kerapatan sel 33,76 x 105 sel/ml dan 40,51 x105 sel/ml.
Fabrikasi Dssc dengan Dye Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Linn Var. Rubrum) Variasi Larutan Tio2 Nanopartikel Berfase Anatase dengan Teknik Pelapisan Spin Coating Ekasari, Vitriany; Yudoyono, Gatut
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi DSSC dengan menggunakan dye ekstrak jahe merah (Zingiber officinale Linn Var. Rubrum) dengan variasi larutan TiO2 fase anatase dengan teknik pelapisan Spin Coating. Variasi larutan TiO2 yang digunakan yaitu Larutan TiO2 yang dicampur dengan menggunakan dye ekstrak jahe merah dan tanpa dicampur. Berdasarkan  hasil pengujian menggunakan sumber cahaya lampu halogen. diperoleh karakteristik dari DSSC tersebut adalah Voc 500 mV, Isc 0,05 mA, P max 15,87 mWatt, FF 0,64 untuk sampel A. Sedangkan untuk sampel B diperoleh Voc 296 mV, Isc 0,02 mA, P max 1,7368 mWatt,  FF 0,34. Dengan teknik pencampuran dye pada larutan TiO2 akan menghasilkan nilai tegangan dan arus yang lebih besar dan waktu preparasi yang lebih efisien.
Fabrikasi Directional Coupler Serat Optik Multimode Samian, Samian; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus; Yudoyono, Gatut
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24604682.v4i2.955

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi directional coupler simetri 2x2 dari bahan serat optik plastik (POF) step-index multimode dengan metode fused. Bahan untuk fabrikasi directional coupler adalah serat optik plastik multimode tipe FD-620-10 dengan diameter serat 1 mm. Fabrikasi dilakukan dengan cara memoles sepasang serat optik dengan panjang daerah interaksi kopling bervariasi dan lebar gap konstan, pasangan serat optik yang telah dipoles kemudian digabungkan. Fabrikasi menghasilkan empat buah directional coupler, salah satu directional coupler hasil fabrikasi parameternya memenuhi standar fabrikasi yaitu nilai ratio coupling 0,245 dengan toleransi dibawah 10% serta nilai excess loss lebih kecil dari 2 dB.