Ketut Bayu Yogha Bintoro
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Simulasi Swarm Robot Dengan Pendekatan Rayap Pada Masalah Clustering

IJCCS - Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems Vol 6, No 1 (2012): IJCCS
Publisher : Indonesian Computer, Electronics, and Instrumentation Support Society (IndoCEISS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.684 KB)

Abstract

AbstrakPendekatan rayap yang merupakan salah satu metode dalam rumpun swarm intelligence yang dapat mengatasi masalah clustering, pada penelitian ini pendekatan rayap dilihat dari sudut pandang pemodelan berbasis agent dan diimplementasikan ke dalam swarm robot. Penelitian ini penting untuk mengembangkan model pendekatan rayap pada kasus – kasus nyata terutama pada masalah clustering, untuk mengimplemantasikan model yang diperoleh dari studi literatur maka dibuatkan simulasi untuk menggambarkan secara detail proses yang terjadi dalam menangani masalah clustering.Pendekatan IODA digunakan untuk memodelkan interaksi yang terjadi didalam simulasi, pendekatan ini di sesuaikan dengan perangkat pengembangan yang digunakan yaitu NETLOGO. Penggunaan IODA menjadi suatu kontribusi untuk mengembangkan metodologi ini, terutama pada NETLOGO disamping pengimplementasian komunikasi tidak langsung dan optimasi pencarian yang dapat membentuk clister lebih cepat dari penelitian sebelumnya. Kata kunci— Pendekatan rayap, simulasi, IODA, clustering, agent AbstractTermites approach is one of the method in swarm intelligent field which used to handle clustering problem. In this research, termites approach are in agent metodology point of view and implemented  to swarm robot. This research is important to developing termites model in some real cases especially in clustering problem, to implement this model gathered from literatur study, we used simulation to give detail model about clustering solving process.  IODA metodologi is used to modelling  the interaction in simulation, this approach is appropriate with NETLOGO as development tool. The involve of IODA has become one of the contribution to develop this in NETLOGO beside the implementation of indirect communication and searching optimization that can makes clustering process faster than the previous research. Keywords—Termites approach, Simulation, IODA, clustering, agent.

Simulasi Swarm Robot Dengan Pendekatan Rayap Pada Masalah Clustering

IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Vol 6, No 1 (2012): January
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendekatan rayap yang merupakan salah satu metode dalam rumpun swarm intelligence yang dapat mengatasi masalah clustering, pada penelitian ini pendekatan rayap dilihat dari sudut pandang pemodelan berbasis agent dan diimplementasikan ke dalam swarm robot. Penelitian ini penting untuk mengembangkan model pendekatan rayap pada kasus – kasus nyata terutama pada masalah clustering, untuk mengimplemantasikan model yang diperoleh dari studi literatur maka dibuatkan simulasi untuk menggambarkan secara detail proses yang terjadi dalam menangani masalah clustering.Pendekatan IODA digunakan untuk memodelkan interaksi yang terjadi didalam simulasi, pendekatan ini di sesuaikan dengan perangkat pengembangan yang digunakan yaitu NETLOGO. Penggunaan IODA menjadi suatu kontribusi untuk mengembangkan metodologi ini, terutama pada NETLOGO disamping pengimplementasian komunikasi tidak langsung dan optimasi pencarian yang dapat membentuk clister lebih cepat dari penelitian sebelumnya. Kata kunci— Pendekatan rayap, simulasi, IODA, clustering, agent AbstractTermites approach is one of the method in swarm intelligent field which used to handle clustering problem. In this research, termites approach are in agent metodology point of view and implemented  to swarm robot. This research is important to developing termites model in some real cases especially in clustering problem, to implement this model gathered from literatur study, we used simulation to give detail model about clustering solving process.  IODA metodologi is used to modelling  the interaction in simulation, this approach is appropriate with NETLOGO as development tool. The involve of IODA has become one of the contribution to develop this in NETLOGO beside the implementation of indirect communication and searching optimization that can makes clustering process faster than the previous research. Keywords—Termites approach, Simulation, IODA, clustering, agent.

Comparative Analysis of Pathfinding Algorithms A *, Dijkstra, and BFS on Maze Runner Game

IJISTECH (International Journal Of Information System & Technology) Vol 1, No 2 (2018): May
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Tunas Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maze Runner game is a game that requires pathfinding algorithm to get to the destination with the shortest path. This algorithm is used in an NPC that will move from start node to destination node. However, the use of incorrect algorithms can affect the length of the computing process to find the shortest path. The longer the computing process, the longer the players have to wait. This study compared pathfinding algorithms A *, Dijkstra, and Breadth First Search (BFS) in the Maze Runner game. Comparison process of these algorithms was conducted by replacing the algorithm in the game by measuring the process time, the length of the path, and the numbers of block played in the existing computing process. The results of this study recommend which algorithm is suitable to be applied in Maze Runner Game.