Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Journal of Mechaninal Engineering Education

ANALISIS KEBUTUHAN PERALATAN PRAKTIK MATA KULIAH PENGERJAAN LOGAM UNTUK MENCAPAI TUNTUTAN KOMPETENSI YANG DISYARATKAN Pebriyana, Sandy; Yayat, Yayat; Sasmita, Asep H
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.714 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v2i2.1490

Abstract

Keterbatasan alat yang dimiliki Workshop Praktek Dasar DPTM FPTK UPI berimbas kepada pelaksanaan pembelajaran dimana sering ditemukan terjadinya antrian dalam penggunaan alat. Kondisi tersebut secara tidak langsung berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Pengerjaan Logam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran nyata tentang kondisi faktual dan kondisi ideal tentang jumlah alat, efisiensi penggunaan alat dan kondisi kesesuaian antara jumlah alat faktual dengan jumlah kebutuhan alat ideal yang digunakan pada mata kuliah Pengerjaan Logam DPTM FPTK UPI. Subjek penelitian adalah alat yang digunakan pada mata kuliah Pengerjaan Logam. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Jenis instrument yang digunakan adalah pedoman dokumentasi, pedoman wawancara dan pedoman observasi. Hasil analisis data menunjukan bahwa jumlah alat yang digunakan pada pembelajaran mata kuliah Pengerjaan Logam mayoritas jumlahnya terbatas, dan nilai efisiensi penggunaan alatnya mayoritas sangat tinggi (>90%). Perhitungan, kebutuhan alat untuk kondisi ideal pada setiap kelompok job dan nilai efisiensi penggunannya adalah: a) kerja bangku kebutuhannya 14 buah/jenis alat dengan efesiensi penggunaan 83%, b) kerja plat 7 buah/jenis dengan efesiensi penggunaan 83%, c) kerja las listrik 4 buah/jenis dengan efesiensi penggunaan 73%, d) kerja las asetilin 7 buah/jenis dengan efesiensi 83%, dan e) kerja bubut 7 buah/jenis dengan efesiensi penggunaan 83%. Tingkat kesesuian antara jumlah alat yang digunakan dan jumlah kebutuhan alat yang ideal pada mata kuliah Pengerjaan Logam hanya sebesar 22%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK Amrullah, Afif M; Yayat, Yayat; Kuntadi, Iwa
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.295 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v2i2.1497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri pada KD memelihara roda dan ban. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan beberapa tahapan, yaitu; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas XI TKR 6 SMK Negeri 6 Bandung pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi keaktifan belajar siswa, dan lembar tes berupa pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkanadanya peningkatan keaktifan belajar siswa berada pada kategori sangat tinggi, khususnya pada aspek; keinginan siswa menciptakan suasana belajar yang kondusif, keterlibatan siswa mencari dan memanfaatkan sumber belajar, serta keterlibatan siswa melakukan prakarsa dan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada kategori sedang.
KETERCAPAIAN KOMPETENSI LAS TIG LEVEL 1G PADA PERKULIAHAN TEKNIK PENGELASAN Wijaya, Reza Chandra; Yayat, Yayat; Sasmita, Asep H
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.603 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v2i2.1488

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat tingkat ketercapaian kompetensi yang berupa hasil belajar aspek keterampilan oleh mahasiswa pada proses pengelasan Las TIG level 1G. Kompetensi tersebut yaitu: kemampuan dalam membuat rigi las tanpa bahan tambah, kemampuan dalam membuat rigi las dengan bahan tambah, kemampuan dalam membuat sambungan I dengan bahan tambah, dan kemampuan dalam membuat sambungan sudut luar dengan bahan tambah pada pelat baja lunak. Hal tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa proses pembelajaran pada mata kuliah tersebut belum optimal akibat terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki, sehingga mahasiswa harus menunggu giliran untuk melakukan latihan. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Teknik Pengelasan Tahun ajaran 2014-2015 di DPTM FPTK UPI. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan pedoman observasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat ketercapaian kompetensi yang berupa hasil belajar aspek keterampilan pada las TIG level 1G tegolong sedang.
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENGGUNAKAN ALAT UKUR BERSKALA DI SMK Fauzi, Faris; Rohendi, Dedi; Yayat, Yayat
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.502 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan media animasi dan respon siswa mengenai penggunaan media animasi pada proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen, dengan subjek penelitian 30 orang siswa dari dua kelas berbeda yaitu kelas X-A dan kelas X-B yang diambil secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu pretest, posttest, angket, dan lembar judgement. Hasil uji prasyarat untuk pretest, posttest menunjukkan kedua kelas homogen, dan berdistribusi normal. Hasil pengujian hipotesis pada kelas kontrol didapat rata-rata N-Gain= 0,19 yang berada pada kategori rendah, sedangkan pada kelas eksperimen rata-rata N-Gain= 0,58 yang berada pada ketegori sedang. Uji hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh pembelajaran dengan media animasi lebih baik daripada pembelajaran dengan handout, sedangkan untuk respon siswa didapat skor sebesar 87% yang berada pada kriteria tinggi.
STUDI PELAKSANAAN STANDAR PROSES DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Astrada, Astrada; Suherman, Amay; Yayat, Yayat
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.467 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran nyata tentang penyusunan rencana proses pembelajaran berdasarkan standar proses, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) kelengkapan RPP yang dibuat oleh guru mata pelajaran produktif hanya mencapai 73,74%; 2) keterlaksanaan proses belajar mengajar berdasarkan RPP yang telah dikembangkan baru mencapai 72%; 3) keterlaksanaan evaluasi pembelajaran berdasarkan RPP yang telah dikembangkan mencapai 42%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pelaksanaan standar proses di SMKN 1 Ngabangyang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran belum sesuai dengan tuntutan BSNP.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA ANIMASI TERHADAP PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP MATERI PENGUATAN LOGAM PADA MATA KULIAH MATERIAL TEKNIK Quthni, Darul; Ariyano, Ariyano; Yayat, Yayat
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.567 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v3i1.3191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan multimedia animasi terhadap peningkatan Penguasaan Konsep mahasiswa DPTM UPI pada pembelajaran materi Penguatan Logam dengan mengimplementasikan multimedia animasi dibandingkan dengan menggunakan media diktat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuasi eksperimen, dengan menggunakan pola desain Nonequivalent Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pilihan ganda yang berbeda, tes dilakukan sebelum dan sesudah mahasiswa diberikan treatment. Hasil penelitian yang dilihat dari nilai rata-rata N-Gain dari masing-masing kelompok menunjukkan pengaruh penggunaan multimedia animasi terhadap peningkatan penguasaan konsep. Kelas yang menggunakan multimedia animasi berada pada kategori sedang, sedangkan kelas yang menggunakan media diktat yang berada pada kategori rendah. Kesimpulan diperoleh bahwa terdapatĀ  pengaruh penggunaan multimedia animasi terhadap peningkatan penguasaan konsep pada pembelajaran materi Penguatan Logam.
PEMBERIAN REINFORCEMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK PADA KOMPETENSI DASAR PEMELIHARAAN/SERVIS SISTEM KOPLING DAN KOMPONENNYA Nurvalah, Siti; Wiharna, Ono; Yayat, Yayat
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.527 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v3i1.3205

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi, akrivitas dan hasil belajar peserta didik Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016 dan dilakukan diĀ  kelas XI TKR 5 SMK Negeri 2 Garut. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas belajar, dan lembar tes berupa pre-test dan post test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan pada motivasi belajar dalam kategori sangat kuat, terjadi peningkatan pada aktivitas belajar dalam kategori sangat tinggi, dan terjadi peningakatan hasil belajar peserta didik (aspek kognitif dalam kategori amat baik, aspek psikomotor dalam kategori amat baik, dan aspek afektif dalam kategori sangat positif). Pemberian reinforcement dapat meningkatkan motivasi, aktivitas, dan hasil belajar peserta didik, terjadi karena pemberian reinforcement yang bervariasi; pemberian reinforcement diberikan dengan segera tanpa menunda; mengatur jadwal penguatan dan memberikan reinforcement tepat pada waktunya; pemberian reinforcement diberikan tepat sasaran; dan menghindari pemberian reinforcement negatif.
Pengembangan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Kompetensi Dasar Stability Flight and Dynamics Siswa SMK Octaviani, Ana N; Permana, Enda; Yayat, Yayat
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 4, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.41 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v4i1.7435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif yang sesuai dan berkriteria baik yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar Stability Flight and Dynamics. Penelitian ini dilakukan mengingat hasil belajar siswa yang kurang baik, materi pembelajaran yang bersifat abstrak, kurangnya bimbingan dari guru saat proses pembelajaran, dan belum memadainya referensi belajar yang dimiliki siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development). Subjek penelitian pada uji coba terbatas adalah satu kelas yaitu kelas X TPU (Teknologi Pesawat Udara) 7 di SMK Negeri 12 Bandung. Temuan dari penelitian ini adalah: 1) Multimedia yang dihasilkan dikembangkan berdasarkan hasil analisis pengguna, analisis materi, analisis perangkat lunak, dan analisis perangkat keras yang akan digunakan. Hasil analisis kemudian dikemas menjadi desain multimedia berupa flowchart, storyboard, dan soal evaluasi. Desain dikembangkan menjadi antarmuka yang terdiri dari tujuh laman utama dan coding untuk memberikan perintah pada tiap laman. Multimedia yang telah dikembangkan divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, jika dinyatakan layak maka dilakukan uji lapangan untuk mengetahui respon dan peningkatan hasil belajar pengguna setelah menggunakan multimedia. Data hasil validasi dan uji lapangan diolah sehingga dapat disimpulkan multimedia layak digunakan. 2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif pada kompetensi dasar stability flight and dynamics.
PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GARIS DAN KONSTRUKSI GEOMETRIS Hidayat, Darusman; Wiharna, Ono; Yayat, Yayat
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.41 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v5i2.15183

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada materi garis dan konstruksi geometris. Metode penelitian menggunakan pre-experiment design dengan one group pretest -posttest design. Variabel dalam penelitian ini yaitu: penggunaan media video dan hasil belajar siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TPU 9 di SMKN 12 Bandung. Sampel ditentukan dengan purposive samplingyang berjumlah 32 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah paired sample t-test. Uji-t digunakan untuk mengetahui perbedaan tingkat hasil belajar siswa. Hasil penelitian diperoleh peningkatan nilai hasil belajarrata-rata sebesar 29,5. Peningkatan hasil belajar (N-gain) sebesar 0,4 yang masuk dalam kategori sedang. Hasil pengujian hipotesis terdapat pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap hasil belajar pada materi garis dan konstruksi geometris.
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPAN KERJA SISWA TEKNIK PERBAIKAN BODI OTOMOTIF Syarif, Suryadi M.; Suherman, Amay; Yayat, Yayat
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.455 KB) | DOI: 10.17509/jmee.v5i2.15197

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi kesiapan kerja siswa kelas TPBO SMKN 8 Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII TPBO SMKN 8 Bandung. Sampel diambil dengan teknik quota sampling dengan jumlah sampel 60 siswa. Hasil penelitian berdasarkan analisis faktor bahwa ada 2 faktor yang memengaruhi kesiapan kerja siswa. Kedua faktor tersebut adalah (1) motivasi belajar, pengalaman praktik luar, bimbingan vokasional, dan ekspektasi masuk dunia kerja, (2) informasi pekerjaan, teman sebaya, dan kesempatan mendapatkan kemajuan. Faktor yang paling dominan memengaruhi kesiapan kerja siswa dalam bidang teknik perbaikan bodi otomotif yaitu: motivasi belajar, pengalaman praktik luar, bimbingan vokasional, dan ekspektasi masuk dunia kerja.