Sri Yatmihatun
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN AKNE PADA MAHASISWA JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES SURAKARTA

Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan (INTEREST)
Publisher : Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.905 KB)

Abstract

Abstract: Acne, Diet. Acne vulgaris is a chronic inflammatory disease of the follicle pilosebaseus characterized by comedones, papules, pustules, nodules and often scars. Acne vulgaris is a common skin disease in which the pathogenesis is complex. A diet that is not good is the trigger factors and exacerbate acne occurrence. This study was a cross sectional study with a sample of 27 students of Department of Nursing Surakarta Health Polytechnic who meet the criteria. The data is the primary data collected by questionnaires. Data were analyzed by chi square test, with a significance level of p<0.05.Keywords: acne, dietAbstrak: Akne, Pola Makan. Akne vulgaris adalah penyakit peradangan kronis dari folikel pilosebaseus yang ditandai dengan adanya komedo, papula, pustula, nodul dan sering dengan bekas luka. Akne vulgaris merupakan suatu penyakit kulit yang umum dengan patogenesis yang bersifat kompleks. Pola makan yang tidak baik merupakan faktor pencetus dan memperparah kejadian akne. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan cross sectional dengan sampel 27 mahasiswa Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Surakarta yang memenuhi criteria. Data yang dikumpulkan merupakan data primer dengan pengisian kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi square, dengan tingkat kemaknaan p<0,05.Kata kunci: akne, pola makan

PERBANDINGAN STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN INDEXS ANTROPOMETRI BB/ U DAN BB/TB PADA POSYANDU DI WILAYAH BINAAN POLTEKKES SURAKARTA

Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan (INTEREST)
Publisher : Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.371 KB)

Abstract

Abstract: Nutritional status, anthropometry index BB / U and BB / TB, IHC. The purpose of this research was to determine the differences in nutritional status of children were assessed with anthropometric indices BB / U and the index weight / height. Type of research is a descriptive cross sectional survey method (cross-sectional). The population of this study was overall a toddler in IHC in the Surakarta Health Polytechnic with a large target sample of 121 children under five posyandu corresponding two criteria. Statistical tests in this study using t-test. The results of this study indicate there is no difference in the nutritional status of children using the index W / A index weight / height ρ value of 0.000. Differences were also seen in the prevalence of malnutrition and poor staus, where poor nutrition and lack of higher index of BB / U than the index weight / height. The prevalence of malnutrition / poor found in the age group 13-60 months. Keywords: Nutritional Status, Anthropometry Index BW / U and BB / TB, IHCAbstrak: Status Gizi, Indeks Antropometri BB/U dan BB/TB, Posyandu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi balita yang dinilai dengan indeks antropometri BB/ U dan Indeks BB/ TB. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survey belah lintang (cross sectional). Populasi penelitian ini adalah keseluruhan balita di Posyandu di wilayah binaan Poltekkes Surakarta dengan besar sampel 121 anak balita dari dua posyandu yang sesuai kriteria. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan ada ada perbedaan status gizi anak dengan menggunakan indeks BB/U dengan indeks BB/TB dengan nilai ρ sebesar 0,000. Perbedaan juga tampak pada prevalensi staus gizi kurang dan buruk, dimana status gizi kurang dan buruk lebih tinggi pada indeks BB/U dibandingkan indeks BB/TB. Prevalensi gizi kurang/buruk ditemui pada kelompok usia 13-60 bulan.Kata Kunci: Status Gizi, Indeks Antropometri BB/U dan BB/TB, Posyandu

PERBAIKAN KUALITAS KELUHAN GASTRITIS AKUT MENGGUNAKAN AQUAPUNKTUR TITIK ZULANLI DAN TITIK DIJI

Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan (INTEREST)
Publisher : Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.557 KB)

Abstract

Abstract: Aquapunktur, Zusanli Point, Point Diji, Complaints Gastritis. The purpose of this study is the effectiveness of therapy aquapuntur between Zulanli point (St. 36) and points Diji (sp. 8) to improve the quality of complaints in cases of Acute Gastritis. The design of this study was one group pretest and posttest with analysis of variance (ANOVA). Research results indicate that the point Zusanli (ST.36) and point Diji (SP.8) is effective for the improvement of quality complaints in cases of Acute Gastritis. Conclusion that the point Zusanli (ST.36) by Diji point (SP.8) showed effective improvement of the quality of complaints in cases of Acute Gastritis.Keywords: Aquapunktur, Zusanli Point, Point Diji, Acute Gastritis.Abstrak: Aquapunktur, Titik Zusanli, Titik Diji, Keluhan Gastritis. Tujuan penelitian ini adalah efektifitas pemberian terapi aquapuntur antara titik Zulanli (ST. 36 ) dan titik Diji (SP. 8) terhadap perbaikan kualitas keluhan pada kasus Gastritis Akut. Rancangan penelitian ini adalah one group pretest and postest dengan analisis of varian (Anova). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa titik Zusanli (ST.36) maupun titik Diji (SP.8) tersebut efektif terhadap perbaikan kualitas keluhan pada kasus Gastritis Akut. Kesimpulan bahwa titik Zusanli (ST.36) dengan Titik Diji (SP.8) menunjukkan efektif terhadap perbaikan kualitas keluhan pada kasus Gastritis Akut.Kata Kunci: Aquapunktur, Titik Zusanli, Titik Diji, Gastritis Akut.