Articles

Found 16 Documents
Search

Persepsi Masyarakat terhadap Sanitasi Pasar Tradisional (Pasar Blimbing dan Pasar Mergan) di Kota Malang Yaqin, Ainul; Laili, Saimul; Syauqi, Ahmad
BIOSAINTROPIS (BIOSCIENCE-TROPIC) Vol 4 (2019): Edisi Khusus: Pertalian Manusia - Makhluk Hidup
Publisher : FMIPA - ISLAMIC UNIVERSITY OF MALANG (UNISMA)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.762 KB)

Abstract

Kondisi pasar tradisional yang saat ini masih mempunyai kesan kurang bersih, terutama di daerah Malang memerlukan perhatian khusus untuk segera diperbaiki sebab apabila kondisi ini tidak segera diperbaiki, pasar tradisional lambat laun akan mulai ditinggalkan konsumen seiring dengan menjamurnya pasar modern. Penelitian ini dilakukan di pasar tradisional Blimbing dan pasar Mergan Kota Malang. Tujuan penelitian ini yang pertama yaitu untuk mengetahui kondisi sanitasi pasar yang ada di pasar Blimbing dan pasar Mergan, yang kedua untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kondisi sanitasi di pasar Blimbing dan pasar Mergan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan melalui observasi langsung di lapangan. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab. Dalam penelitian ini, sumber data kuesioner yaitu pengunjung/pembeli di pasar tradisional Blimbing dan pasar tradisional Mergan Kota Malang. Penentuan sampel responden ditetapkan secara purposive sampling. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa sanitasi di pasar Blimbing dan pasar Mergan masih kurang baik, hal tersebut dinyatakan dengan tingginya presentase jawaban kurang setuju pada kuesioner.
Efektivitas Pembelajaran Afeksi di Madrasah/Sekolah Yaqin, Ainul
ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Vol 6, No 1 (2011): Islamica
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.366 KB)

Abstract

A nation will be destructed if it suffers from moral decadence. A society would decline if it does not have good character. Hence, the need to raise the awareness of the people concerning the importance of morality and good character. This paper is part of that movement to raise the importance of moral virtue. It speaks of morality as a form of mental attitude and personality. The paper moves to explore the central role that Madrasah/School can play as a strategic partner toward this end. The paper discovers that thus far the Madrasah and schools in the country are indulging only in the cognitive aspect of the students, ignoring in the process their affective and spiritual aspects. The last two are processes toward character building, leaving them aside will lead to moral loses. The paper finally offers some conceptual and practical steps in which educating students affectively and spiritually can be done.
DIALEKTIKA FUNDASIONAL PERKEMBANGAN PESANTREN (Perspektif Pendidikan Islam) Yaqin, Ainul
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Vol 3 No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Ali Muchasan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.457 KB)

Abstract

Pesantren[1]  merupakan pelembagaan pendidikan yang bercorak Islam tertua, dari sini pesantren sebenarnya merupakan rintisan awal dari perkembangan selanjutnya untuk model pendidikan pesantren saat ini, bahkan pesantren dalam model pengertianya yang paling konvensional telah hadir bersama penyebaran Islam oleh pendahulu-pendahulu (da’i) awal yang melakukan Islamisasi di nusantara (baca: Jawa). Pesantren dengan gaya pendidikan yang adaptatif terhadap lokalitas ini, kemudian menjadi eksis dan berkembang seiring dengan perkembangan Islam, yang di masa-masa awal memiliki hubungan kekerabatan yang kuat antara satu pesantren dengan pesantren lainya, baik melalui jalur kekerabatan keluarga, maupun hubungan personal guru dan murit antar pemilik pesantren[2], sedangkan disisi lain sebagian pemangku pesantren kebanyakan merupan kearbat keratin (atau kerturunan bangsawan Jawa), yang bias jadi mewariti tradisi dimasa lalunya untuk menyepi dan mendirikan padepokan (pesantren) dan disana mengapdikan diri pada pendidikan sebagai brahmana resi (kyai/ulama). Dari sinilah dialektika modernisasi pendididkan yang dibawa oleh penjajah, bertemu dan menentukan wajah baru perkembangan, pengayaan dan konsistensi pesantren, dalam memaknai kuntinuitas yang bagaimana dan perubahan apa saja yang terpenting bagi pesantren. Makalah ini menjelaskan bagaimana dialektika ini terjadi dalam bingkai sejarah pertumbuhanya,lantas ditinjauan  melalui kacamata Filsafat pendidikan Islam untuk menemukan bentuk tipologi filsalat pendidikannya sebagai pembacaan fundasional.   [1]  Pesantren pada awalnya merupakan lembaga pendidikan yang hanya meperkenalkan agam dan mencetak ulama bandingkan dengan , Dr. H Muhaimin, Arah baru pengembangan pendidikan Islam,  Nuansa: 2003, bandung. 14 [2] Zamakhsyari Dhofier, Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiyai, LP3ES: 1982, Jakarta. 88
Efektivitas Pembelajaran Afeksi di Madrasah/Sekolah Yaqin, Ainul
ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Vol 6 No 1 (2011): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.366 KB)

Abstract

A nation will be destructed if it suffers from moral decadence. A society would decline if it does not have good character. Hence, the need to raise the awareness of the people concerning the importance of morality and good character. This paper is part of that movement to raise the importance of moral virtue. It speaks of morality as a form of mental attitude and personality. The paper moves to explore the central role that Madrasah/School can play as a strategic partner toward this end. The paper discovers that thus far the Madrasah and schools in the country are indulging only in the cognitive aspect of the students, ignoring in the process their affective and spiritual aspects. The last two are processes toward character building, leaving them aside will lead to moral loses. The paper finally offers some conceptual and practical steps in which educating students affectively and spiritually can be done.
Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Bidikmisi Yaqin, Ainul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6, No 4: Agustus 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beasiswa merupakan bantuan biaya untuk menunjang proses pendidikan, bidikmisi merupakan salah satu program beasiswa yang diberikan pemerintah melalui Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DITJEN DIKTI) Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) mulai tahun 2010 kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi. Pengelolaan data bidikmisi diserahkan kepada perguruan tinggi masing-masing dengan bantuan pendanaan bersama antara perguruan tinggi dan Ristekdikti. Proses pendafartaran seleksi mahasiswa bidikmisi telah diimplementasikan menggunakan sistem informasi manajemen pada https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id. tetapi sim tersebut masih berfokus pada proses pendaftaran saja. Permasalahan muncul dari sisi pengelola di perguruan tinggi dalam melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan studi mahasiswa bidikmisi. Maka diharapkan adanya sistem informasi yang dapat memonitoring data mahasiswa bidikmisi untuk pengelolaan data bidimisi. Sistem informasi monitoring dan evaluasi bidikmisi yang dirancang oleh peneliti diharapkan menjadi inovasi baru dalam pengelolaan data mahasiswa bidikmisi. Penerapan sistem informasi monitoring dan evaluasi bidikmisi mampu melakukan pelaporan perkembangan IPK setiap mahasiswa penerima bidikmisi serta menunjukkan hasil rata-rata loadtime 4.13s dan rata-rata pagesize 555KB pada kecepatan internet 0.31Mbps serta persentase session, pages dan hits dengan nilai 100%. AbstractScholarship is financial assistance to support the education process, bidikmisi is one of the scholarship programs provided by the government through the Directorate General of Higher Education (DITJEN DIKTI) Ministry of Research Technology and Higher Education (Ristekdikti) starting in 2010 to students who have adequate academic potential and are less able economy. Bidikmisi data management is handed over to their respective universities with the help of joint funding between universities and RISTEKDIKTI. The registration process for Bidikmisi student selection has been implemented using a management information system at https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id. but the MIS is still focused on the registration process only. Problems arise from the side of managers in universities in monitoring and evaluating the development of the study of Bidikmisi students. Then it is expected that there is an information system that can monitor Bidikmisi student data for bidimisi data management. The monitoring and evaluation information system of Bidikmisi designed by researchers is expected to be a new innovation in bidikmisi student data management. The application of Bidikmisi monitoring and evaluation information system is able to report the development of GPA for each student receiving bidikmisi and shows the results of average load time 4.13s and pagesize average 555KB at 0.31Mbps internet speed and percentage sessions, pages and hits with a value of 100%. 
PITUTUR LUHUR SEBAGAI TEKS KALIGRAFI JAWA DALAM KARYA UKIR KAYU Yaqin, Ainul
Arty: Journal of Visual Arts Vol 2 No 1
Publisher : Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MODEL PEMBELAJARAN TUNTAS (MASTERY LEARNING) DALAM PENCAPAIAN STANDAR KOMPETENSI SISWA PADA PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADIS DI MADRASAH ALIYAH SE KABUPATEN SUMENEP Yaqin, Ainul
Jurnal Kariman Vol 2 No 02 (2014): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STIT AL-KARIMIYYAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.503 KB)

Abstract

Perubahan kurikulum dari berbasis isi (content-based curriculum) menjadi kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum) mengakibatkan perubahan paradigma dalam proses pembelajaran yaitu apa yang harus diajarkan (isi) menjadi apa yang harus dikuasai siswa (kompetensi). Indikator keberhasilan pembaharuan kurikulum itu ditunjukkan dengan adanya perubahan pola kegiatan dan pendekatan pembelajaran, termasuk pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran tuntas (mastery learning) dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis (baik perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hasil belajar dan tindak lanjut) di Madrasah Aliyah se Kabupaten Sumenep. Pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif dan pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif analitis dan interpretatif, dengan model analisis interaktif mengacu kepada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa Madrasah Aliyah di Kabupaten Sumenep selama ini telah mengimplementasikan model pembelajaran tuntas (mastery learning) sebagai upaya pencapaian SK dalam pembelajaran (Al-Qur’an Hadis), terutama semenjak diberlakukannya KBK tahun 2004 dan KTSP tahun 2006, namun pelaksanaannya belum maksimal dan perlu peningkatan lebih lanjut. Secara implementatif, strategi model pembelajaran tuntas (mastery learning) sangat memperhatikan perbedaan individu (individual difference), ditandai dengan adanya program tindak lanjut berupa program perbaikan (remedial), pengayaan (enrichment), dan percepatan (acceleration). Menjadi suatu keniscayaan (necessary being) untuk dilakukan agar siswa mencapai SK secara tuntas.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELAYAKAN PEMBERIAN BIDIKMISI DENGAN FUZZY LOGIC (STUDI KASUS STMIK AMIKOM YOGYAKARTA) Yaqin, Ainul
CogITo Smart Journal Vol 2, No 1 (2016): CogITo Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.211 KB)

Abstract

Sebagaimana isi Undang-undang Pasal 76 No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Amikom merupakan salah satu perguruan tinggi yang diberikan amanah oleh pemerintah melalui direktorat jenderal pendidikan tinggi kementrian pendidikan nasional RI, untuk mengelola program bidikmisi. Bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan untuk calon mahasiswa baru tidak mampu secara ekonomi namun yang berpotensi akademik baik.Berdasarkan data yang ada di STMIK Amikom, ada banyak calon mahasiswa penerima bidikmisi dengan berbagai macam latar belakang. Dalam implementasinya di amikom, pemberian bidikmisi masih menggunakan sistem manual dengan mencocokan profil penerima berdasarkan persayaratan bidikmisi, namun belum menggunakan sistem peringkat kelayakan penerima bidikmisi. Dalam proses pemilihan calon mahasiswa penerima bidikmisi di amikom masih memungkinkan pemilihan atau penilaian bersifat subyektif.Penerapan sistem pendukung keputusan berbasis logika fuzzy ke dalam sistem penentuan kelayakan penerima bidikmisi mampu memberikan solusi dan inovasi baru di bagian kemahasiswaan STMIK Amikom Yogyakarta. Target luaran dari dari penelitian ini adalah meningkatkan tingkat akurasi penentuan kelayakan bidikimisi.
Sistem Pakar Pemetaan Kelas Siswa LBB “abc” Menggunakan Metode Forward Chaining Yaqin, Ainul; Utami, Ema
Creative Information Technology Journal Vol 1, No 1 (2013): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.1 KB)

Abstract

LBB “abc” merupakan Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) yang dimana dalam pelaksanaannya tidak hanya sekedar siswa mendaftar dan ikut bimbingan. LBB “abc” juga melakukan pemetaan siswanya atau juga mengarahkan siswanya untuk diikutsertakan di kelas yang ada di LBB “abc” sesuai dengan spesifikasi siswa itu sendiri. Namun dalam pelaksanaan ketergantungan terhadap pakar sangat tinggi, pakar yang dimaksudkan adalah orang yang mampu dan memiliki aturan-aturan untuk memetakan siswa tadi di kelas yang tepat agar perkembangan anak optimal dan bisa berprestasi.Permasalahan yang mendasar adalah di saat seorang pakar tersebut berhalangan hadir. Dari permasalahan yang ada terdapat beberapa solusi yang ada pada saat ini seorang pakar membuat catatan manual untuk diwakilkan kepada orang yang mampu mewakilkannya apabila seorang pakar tersebut berhalangan hadir di tempat, ataupun juga data siswa dikirim ke pakar melalui email dan hasilnya dikirimkan kembali.Penerapan aplikasi sistem pakar ke dalam sistem pemetaan mampu memberikan solusi yang membantu untuk pemetaan siswa di LBB “abc”. Tingkat keakuratan sistem pakar di penelitian ini dalam memetakan adalah 96,67% dan persentase kesalahan sebesar 3,33%, diharapkan dapat membantu stack holder dalam sistem tersebut untuk membantu dalam membuat keputusan sehingga dapat memberikan saran kepada orang tua siswa untuk pengoptimalisasian anaknya agar bisa berprestasi.Tutoring agency "abc" is a tutoring agency which in practice is not just students enroll and participate guidance. Tutoring agency "abc" also perform mapping class students also directs the students to be included in the class in which there is at tutoring agency "abc" in accordance with the specifications of the students. However, at the implementation is very high dependence on experts, experts who are capable of intended and have rules to map the student was in the right class that optimal development of children and can be accomplished.The fundamental problem is when an expert is unable to attend. Of the existing problems, there are several existing solutions is an expert at making manual records to be represented by people who can become his deputy if an expert is unable to attend on-site, or the student data is also sent to the experts through email and the results are sent back. Application of expert system applications into the mapping class students system is able to provide solutions that help to tutoring agency "abc". The accuracy of the expert system in the mapping system is 96.67% and the percentage error is 3.33%, which is expected to help stack holder in the system to assist in making decisions in order to provide advice to parents for their children to be able to perform optimizing.
Pendekatan Antropologi Menuju Kesejajaran Dalam Studi Agama Yaqin, Ainul
TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol 6 No 1 (2017): Pebruari
Publisher : Education for Islamic Studies Department, Islamic University of Majapahit (Universitas Islam Majapahit) Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1953.033 KB)

Abstract

Salah satu pendekatan dalam mengkaji Islam adalah antropologi. Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari makhluk antropos atau manusia. Jika agama diperuntukkan untuk kepentingan manusia, maka sesungguhnya persoalan persoalan manusia adalah juga merupakan persoalan agama. Dalam Islam manusia digambarkan sebagai khalifah Allah di muka bumi. Secara antropologis ungkapan ini berarti bahwa sesungguhnya realitas manusia menjadi bagian realitas ketuhanan. Disini terlihat betapa kajian tentang manusia yang menjadi pusat kajian antropologi, menjadi sangat penting.  Demikianlah antropologi sebagai sebuah metodologi keilmuan memiliki keunggulan untuk mengungkap hal hal tersembunyi yang disimpangkan dari makna asalnya. Antropologi membongkar berbagai mitos yang selama ini membebani pemikiran manusia sehingga memberikan kesempatan kepada agama apapun untuk berdiri sama tinggi dan sejajar dengan agama agama lain.