Articles

Found 32 Documents
Search

PENINGKATAN PERILAKU MORAL ANAK MELALUI METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR ORANG-ORANGAN DI PAUD HABIBUL UMMI II KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN yanti, yanti
SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Vol 1, No 1 (2013): SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS): Publishing April 2013
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.24036/spektrumpls.v1i1.1487

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh prilaku moral anak yang masih rendah di PAUD Habibul Ummi II Koto Panjang.  Hal ini terutama disebabkan karena metode dan media yang digunakan guru dalam mengajar tidak bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prilaku moral anak dengan menggunakan metode bercerita dengan media gambar orang-orangan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah anak umur 5-6 tahun sebanyak 10 orang yang belajar pada semester 2 tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian terdiri atas dua siklus teknik yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan perhitungan persen. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa terjadi peningkatan prilaku moral anak dengan metode bercerita menggunakan media gambar orang-orangan dari siklus I dan II. Harapan dari penelitian ini adalah pendidik anak usia dini dapat menggunakan metode bercerita menggunakan media gambar orang-orangan untuk meningkatkan prilaku moral anak agar berkembang dengan optimal.
Analisis Pengaruh Parameter Pemotongan Terhadap Konsumsi Energi Listrik Pada Proses Pembubutan Asmeati, Asmeati; Yanti, Yanti
Jurnal Teknik Mesin SINERGI Tahun ke-13, No. 1 (2015)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is focused on determining the consumption of electrical energy in machining process. In this study, the calculation and measurement used to evaluate the needs of electrical energy for machining process. The research conducted on low carbon steel and the condition of machining in particularly the turning process. This allows the definition of energy distribution for machining process and the identification of the main focus areas to reduce the energy used for the machine. This methodology includes the preparation of materials and tools, measure the energy on a lathe and machine the process performance. Experimental results will be retrieved amount of electrical energy consumption used in turning process that can be performed by direct measurement and calculation. Thus, it can then be analyzed by Analysis of Variance using a Design Expert to get optimum cutting conditions with regard to the criteria of minimum energy.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, KOMUNIKASI DAN KONSEP DIRI MATEMATIK SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN GEOGEBRA Yanti, Yanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 16, No 2 (2016): PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.065 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah (KPM), komunikasi (KKM) dan konsep diri (KDM) matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran kontekstual berbantuan geogebra (PKG) sebagai kelas eksperimen dengan siswa yang memperoleh pembelajaran ekspositori (PE) sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII salah satu SMP swasta di kota Bandung dengan sampel dipilih dengan cara kelompok. Instrumen penelitian meliputi tes PKM, KKM dan KDM. Pengolahan data menggunakan uji t, uji t’. Hasil penelitian: (1) Pencapaian KPM siswa yang memperoleh PKG lebih baik daripada siswa yang memperoleh PE, (2) Pencapaian KKM siswa yang memperoleh PKG tidak lebih baik dari siswa yang memperoleh PE, (3) Peningkatan KPM dan KKM siswa yang memperoleh PKG tidak lebih baik dari siswa yang memperoleh PE, (4) Pencapaian KDM siswa yang memperoleh PKG tidak berbeda dengan siswa yang memperoleh PE.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR DENGAN PERMAINAN LARI KARUNG KREATIF PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN yanti, yanti; Khotimah, Nurul
PAUD Teratai Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No 2 Edisi Yudisium Mei 2105
Publisher : PAUD Teratai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study uses a classroom action research . The purpose of this study was to determine the increase in gross motor skills with creative sack running game . The subjects were children in the Playgroup Kuncup Harapan Megaluh Jombang . The results showed an increase in gross motor skills 85 % based on the evaluation of the cycle I  and cycle II . Keywords: Recognize patterns, String up cork, Early childhood Abstrak: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar dengan permainan lari karung kreatif. Subjek penelitian adalah anak di Playgroup Kuncup harapan Megaluh Jombang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar 85% berdasarkan evaluasi dari siklus I dan siklus II. Kata kunci : Motorik kasar, Permainan lari karung.
KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM DESIGN AT HUMAN RESOURCES DIVISION Yanti, Yanti; Moniaga, Jurike V
CommIT (Communication and Information Technology) Journal Vol 3, No 1 (2009): CommIT Vol. 3 No. 1 Tahun 2009
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/commit.v3i1.510

Abstract

The Human Resources Division of a company is a vital division. Most of the time, they perform their work manually, and therefore creating limitations to their capacity. The knowledge contained is very important for human resources development and subsequently for developing the company. In order to manage this knowledge well, the company shall require a knowledge management system. This knowledge management system would be a solution to be used for the company to manage all knowledge contained in that particular division. Phases in designing knowledge managements starts from analyzing knowledge sources of the company, knowledge identification and definition, and determining knowledge goals. Knowledge management systems contain many functions such as collecting, recording and managing the knowledge and sharing this to all related employees easily. The company may also use knowledge management systems to share and inform employees regarding updates of information, news and/or activity regarding the employees themselves. Information from knowledge management systems may also be used by employees to monitor their performance and thereby increasing it. Knowledge management systems may also help employees in their learning activities.Keywords: knowledge management, human resources, employee
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI JASA KESEHATAN UNTUK KLINIK Hendarti, Henny; Yanti, Yanti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.775 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ialah untuk merancang sistem informasi klinik umum yang dapat membantu pegawai klinik dalam proses pengembangan sistem informasi klinik secara keseluruhan. Membantu pihak management klinik dalam mendapatkan informasi yang cepat dan akurat melalui penggunaan sistem informasi yang dibangun terutama dalam registrasi pasien, administrasi, dan pelayanan informasi klinik. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah pengumpulan data dan metode perancangan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan untuk memperoleh data melalui media buku dan internet, studi lapangan dengan melakukan wawancara. Dan studi dokumentasi dengan melakukan pengamatan terhadap dokumen yang dibutuhkan secara umum, sedangkan metode perancangan mengunakam UML diagram,VB.net,SQL SERVER 2005 dan Crystal Report 10. Hasil yang dicapai ialah suatu aplikasi sistem informasi pelayanan kesehatan terkomputerisasi yang dapat di gunakan oleh pegawai klinik. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian yang telah dilakukan adalah menghasilkan sesuatu aplikasi sistem yang meliputi rancangan database, layar, input, dan output untuk sistem informasi klinik, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasien/pengunjung dan staf klinik
Perbedaan Kadar Superokside Dismutase pada Remaja dengan Dismenore Primer dan Tanpa Dismenore Primer Yanti, Yanti; Ermawati, Ermawati; Anas, Eliza
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.434 KB)

Abstract

Abstrak             Dismenore didefinisikan sebagai rasa kram saat menstruasi yang menyakitkan tanpa patologi yang jelas. Kram berlangsung selama satu hari atau lebih dan disertai rasa mual, diare, sakit kepala. Masalah yang ditimbulkan oleh dismenore adalah  peningkatan ketidakhadiran di sekolah pada remaja sehingga menyebabkan rendahnya nilai akademik pada pelajar. Superokside dismutase (SOD) adalah bahan bioaktif yang diketahui bersifat antioksidan. SOD melindungi sel terhadap gangguan oksidan (radikal bebas). SOD mengubah anion superoksida menjadi hidrogen peroksida dan oksigen, sering disebut juga sebagai pertahanan primer terhadap stress oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  perbedaan kadar superokside dismutase pada remaja dengan dismenore dan tanpa dismenore. Penelitian ini adalah observasional desain cross sectional comparative. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Withney  dengan nilai p<0.05 dianggap bermakna secara statistik. Rerata kadar SOD pada remaja yang mengalami dismenore yaitu 36,76 u/ml dan rerata kadar SOD pada remaja tanpa dismenore yaitu 32,24 u/ml. Dengan nilai p>0,005 (0,345). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna  kadar SOD pada remaja dengan dismenore dan tanpa dismenore. Kata kunci: remaja, dismenore, antioksidan, superokside dismutase AbstractPrimary dysmenorrhoe is  a painful menstrual cramps without obvious pathology. Cramps is lasting for one day or more, accaompanied by nausea, diarrhea and headache. Problems cause by dysmenorrhea are an increase in school attendance in adolescents resulting in low academic grades of students. Superokside Dismeutase (SOD) is a bioactive ingredient that is known as antioxidants, protecting cells against harmful SOD oxidants (free radicals) SOD convert superoxide anion into hydrogen perokxide and oxygen, often call  as primary defense agains oxidative stress. Primary dysmenorrhoe increased uterine activity or increased uterine contractions cause arteriolar vasospasm resulting in ischemia and lower abdominal  cramping and increased a lots of oxygen produced. The objective of this study was to determine the differences in the levels of superoxide dismutase between adolencents with and without dysmenorrhoe. This study is a comparative observasional cross-sectional design, the study conducted at Biomedical Laboratory Medical Faculty of Andalas University in May-Juli 2014. The samples consisted two groups with 34 samples each. The level of SOD using Elisa method. Data were analyzed by Mann-whitney with p<0,05 considered statistically significant. The result obtained by the average levels of SOD adolescents who experienced dysmenorrea is 36,76u/ml, with a value of p>0,05 (0,345). The conclusion of this study is no significant difference SOD levels between adolescents with and without dysmenorrea.Keywords: adolescent, dysmenorrea, antioxidant, superoxide dismutase
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Yanti, Yanti
TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi dan Bisnis Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.961 KB) | DOI: 10.22441/tekun.v5i2.304

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dividen payout ratio. Penelitian ini mengambil sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2013. Metode analisis data menggunakan regresi berganda dengan menyertakan asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa hanya variabel ROA dan Leverage yang memiliki pengaruh terhadap Dividend Payout Ratio. Implikasi dari hasil tersebut memberikan kontribusi kepada manajer dapat mempertimbangkan menggunakan analisis dari Return on Asset dan Leverage yang mencerminkan nilai dari hutang perusahaan. untuk memprediksi perilaku dari kebijakan dividen perusahaan. Sehingga untuk melakukan investasi didalam kegiatan pasar modal, nilai pasar saham dapat diprediksi keadaannya menggunakan faktor – faktor tersebut. Kata Kunci: Dividen Payout Ratio, ROA, Leverage, Current Ratio, ROE, Ukuran Perusahaan.
STUDI KOMPARASI NYERI PADA PASIEN YANG DIPASANG KATETER MENGGUNAKAN JELLY DENGAN LUBRICATION ADEKUAT DI IGD RSUD Dr. R SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO TAHUN 2014 UTAMI, WIWIK; ZUHRIYAH, AINU; YANTI, YANTI
Jurnal Penelitian Kesehatan Vol 6, No 1 (2015): Asuhan Kesehatan Jurnal Penelitian Kesehatan
Publisher : AKADEMI KESEHATAN RAJEKWESI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.529 KB)

Abstract

Abstract Installation of catheter represents action of invasive and can generate to pain, because when catheter is set will make a friction between after catheter and urethra wall. Technics setting jelly into urethra could minimalize mount of irritation and pain. Target of this research is to know difference of pain at patient attached with catheter between using jelly and lubrication adequate.The research method of analytic comparison with population all patient to be attached with catheter in IGD RSUD Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, sample some of patient appropriate with the criterion of inclusion, sampling use accidental sampling. This research variable is pain at patient attached with catheter using jelly and lubrication adequate. Collecting data by observation, then processed with editing, coding, tabulating and analyzed by using test of Mann Whitney U-Test.Result of research from 20 respondents which attached catheter use jelly, more than half respondents feel moderate pain, 13 responder (65%), and less than half respondents feel heavy pain, 7 responder (35%); while 20 respondents which attached catheter use adequate lubrication, more than half respondents feel light pain, 12 people (60%), and less than half respondents feel moderate pain, 8 people (40%), and the result of Mann Whitney U-test obtained r : 0,000 &lt; a (0,05).Conclusion, there is difference of pain at patient attached with catheter between using jelly and lubrication adequate. Suggested for the installation of catheter use adequate lubrication on male patient. Keywords: Pain, Catheter, Jelly, Lubrication Adequate.   Abstrak Pemasangan kateter merupakan tindakan invasif dan bisa menimbulkan rasa nyeri, karena ketika selang kateter dimasukkan akan terjadi gesekan antara selang kateter dengan dinding uretra. Tehnik memasukkan jelly ke dalam uretra akan meminimalisir tingkat iritasi dan rasa nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan nyeri pada pasien yang dipasang kateter menggunakan jelly dan lubrication adekuat.Metode penelitian ini analitik komparasi dengan populasi seluruh pasien yang akan dipasang kateter di IGD RSUD Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, sampel sebagian pasien yaitu sebanyak 40 responden, samplingnya accidental sampling. Variabel penelitian ini adalah nyeri pada pasien yang dipasang kateter menggunakan jelly dan lubrication adekuat. Cara penghitungannya dengan prosentase dan pengambilan data yang digunakan observasi selanjutnya pengolahan data dengan editing, coding, tabulating  dan dianalisa dengan menggunakan uji Mann Whitney U-test.Hasil penelitian dari 20 responden yang dipasang kateter menggunakan jelly  lebih dari sebagian mengalami nyeri sedang 13 responden (65%) dan kurang dari sebagian mengalami nyeri berat 7 responden (35%), sedangkan 20 responden yang dipasang kateter menggunakan lubrication adekuat  lebih dari sebagian mengalami keluhan nyeri ringan 12 orang (60%), sedangkan kurang dari sebagian mengalami nyeri sedang 8 orang (40%), dan hasil uji statistik dengan menggunakan Mann Whitney U-test didapat nilai r : 0,000 &lt; a (0,05).Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan nyeri pada pasien yang dipasang kateter menggunakan jelly dengan lubrication adekuat. Disarankan untuk pemasangan kateter menggunakan lubrication adecuat pada pasien laki-laki. Kata kunci : Nyeri, Kateter, Jelly, Lubrication Adekuat. 
Validitas Pemeriksaan Antigen P24 HIV Metode Rapid Immunochromatography Terhadap Viral Load RNA HIV Metode PCR Yanti, Yanti; Parwati, Ida; Indrati, Agnes Rengga; Alam, Anggraini
Sari Pediatri Vol 16, No 5 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp16.5.2015.347-50

Abstract

Latar belakang. Bayi yang dilahirkan oleh ibu pengidap HIV/AIDS akan mengandung antibodi HIV ibudalam darahnya, terdeteksi sampai usia 18 bulan. Pemeriksaan virologi (RNA/DNA HIV dan antigen p24HIV) sesuai standar WHO adalah pemeriksaan HIV pada bayi dan anak <18 bulan terlahir dari ibu HIV/AIDS.Tujuan. Mengetahui validitas pemeriksaan antigen p24 HIV metode rapid immunochromatogrpahy terhadapviral load RNA HIV metode PCR pada bayi dan anak <18 bulan dengan ibu HIV/AIDS.Metode. Penelitian dilakukan di RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung dan RSK Dharmais Jakarta, periodeApril-September 2013. Subjek penelitian adalah 72 bayi dan anak berusia <18 bulan yang lahir dari ibuHIV/AIDS.Hasil. Sembilan (12,5%) dari 72 subjek penelitian terdeteksi HIV pada pemeriksaan viral load RNA HIV, 2(22,2%) di antaranya positif pada pemeriksaan antigen p24 HIV. Didapatkan sensitivitas 22,2%, spesifisitas100%, dan akurasi 90,3%.Kesimpulan. Pemeriksaan antigen p24 HIV metode rapid immunochromatography memiliki spesifisitastinggi, sensitivitas rendah sehingga pemeriksaan antigen p24 HIV metode rapid immunohromatographyini dapat digunakan sebagai alat diagnostik.