Articles

Found 34 Documents
Search

Penggunaan Rotary Dryer Untuk Pengeringan Rumput Laut Yahya, Muhammad
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 14, No 1 Okt (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengering putar memiliki silinder yang dapat berputar 20 rpm, berdiameter 30 cm, dengan panjang 40 cm, menggunakan briket batubara sebagai bahan bakar sumber panas, dan digerakkan oleh sebuah motor lewat perantaraan pulley. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap perubahan kadar air rumput laut dengan menggunakan pengering putar.  Penelitian ini menggunakan alat pengering putar berbahan bakar briket batu bara dan bahan rumput laut Gracilaria sp. Rancangan penelitian menggunakan 3 kali perlakuan yaitu, suhu: 60 oC, 75oC, dan 90 oC,  variasi lama pengeringan:  1,5 jam, 2,5 jam, 5 jam, dan  7,5 jam. Hasil rumput laut kering dilakukan uji  kadar air. Hasil penelitian menunjukkkan (1)Terdapat pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap penurunan kadar air rumput laut dengan menggunakan pengering putar. (2) Untuk mencapai kadar air standar rumput laut Gracilaria sp hingga 25% diperlukan waktu sebagai berikut: (a)  suhu 60 oC diperlukan waktu pengeringan 3,59 jam, (b) suhu 75 oC diperlukan waktu pengeringan 3,18 jam,   (c) suhu 90 oC diperlukan waktu pengeringan 2,92 jam. (3) besarnya biaya pengeringan berbanding terbalik dengan lama waktu pengeringan, semakin cepat waktu pengeringan semakin mahal biaya yang diperlukan. Kata Kunci: Pengering putar, rumput laut, kadar air, lama pengeringan, suhu
Experimental And Theoretical Performances Of A Solar Assisted Dehumidification Drying System For Heat Sensitive Products Yahya, Muhammad
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem statement: In most countries, conventional hot air drying method is commonly used for drying heat sensitive products. Although the method is simple and cheap, however the conventional hot air dryers are still not suitable to dry them because of resulting in low product quality. Approach: Solar assisted dehumidification drying system is suitable for drying ‘heat sensitive’ products like Centella Asiatica L because of drying process is conducted at low air temperature and low relative humidity. The main components of the drying system consist of a solar collector, an energy storage tank, an auxiliary heater, two blowers, two adsorber columns, two water-air heat exchanger, two water circulating pumps, a drying chamber and other ancillary equipment. A computer program was developed in MATLAB software to predict the performance of the drying system. The predicted results are compared with those obtained from experimental results. The performance is indicated by Pick up efficiency (?P), Coefficient of Performance (COP) and Solar Fraction (SF). Results: The maximum values of the pickup efficiency (?P ), solar fraction (SF) and coefficient of performance (COP), obtained from the predicted and measured data are as follows (93% and 97%), (0.34 and 0.3) and (69.3% and 70.5%), respectively with initial and final wet basis moisture content of Centella Asiatica L 88% and 15%, respectively at an air velocity is 3.25 m/s. Conclusion: Good agreement was found between predicted results and experimental results.
PROSPEK JURUSAN MESIN DALAM PILIHAN VOKASI SISWA SMP Yahya, Muhammad
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2009)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan penanaman nilai kerja terhadap pilihanvokasi siswa, dan faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan metode Expostfacto yaitu suatu model yang menerapkan intervensi terhadap pembelajaran berupapengintegrasian pendidikan nilai kerja menggunakan cerita sukses. Sampel penelitianterdiri dari 280 siswa SMP dari 4 sekolah yang menjalankan program mulokketerampilan berbeda. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dokumentasi. Datadianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan Anava 1 jalur program SPSS.Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada 31 jenis variasi pilihan vokasi yang diminatiresponden, (2) prosfek jurusan mesin bergeser ke bidang otomotif, (3) pilihan vokasiyang diminati berturut-turut mulai dari yang tertinggi yaitu: otomotif 10%, mesin 8.2%,boga/makanan 5,7%, komputer 4,3%, perhotelan 3,9%, elektronika dan tata busanamasing-masing 3,2%, desain grafis 2,9%, listrik 2,5%, pariwisata 1,8%, music dankecantikan masing-masing 1,4% dan sisanya kurang dari 1%, dan (4) faktor yangmempengaruhi pilihan minat kejuruan responden secara siganifikan adalah: jenissekolah, jender, dan variasi pekerjaan ibu.Key word: Penanaman nilai kerja, pilihan vokasi, program mulok, variasi pilihan
PRESTASI SEBUAH SISTEM PENGERING POMPA KALOR Yahya, Muhammad
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 16, No 2 (2014): Volume 16 No 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temulawak (curcuma xanthorrhiza Roxb) merupakan salah satu jenis tanaman obat dari famili Zingiberaceae. Rimpang temulawak dapat digunakan untuk mengobati penyakit lever yaitu memperbaiki fungsi hati dan menurunkan kadar SGPT dan SGOT, meningkatkan sistem imunitas tubuh, anti bakteri, anti diabetik, dan anti oksidan. Alat pengering buatan jenis pengering udara panas (hot air drying) masih banyak digunakan masyarakat untuk mengeringkan temulawak, namun waktu pengeringannya sangat bergantung kepada suhu udara pengering, makin tinggi suhu pengeringan semakin cepat waktu pengeringan. Suhu tinggi dapat merusak zat-zat yang dimiliki temulawak karena temulawak sensitif terhadap panas. Tujuan penelitian ini adalah membuat dan menguji prestasi alat pengering pompa kalor untuk mengeringkan temulawak. Alat pengering ini terdiri dari beberapa komponen utama yaitu: pompa kalor, ruang pengering dan blower. Prestasi alat pengering pompa kalor dinyatakan dengan koefisien prestasi (COP) pompa kalor, SMER dan efisiensi termal alat pengering. Dari hasil pengujian diperoleh: temperatur udara rata-rata keluar kondensor dan COP rata-rata pompa kalor dicapai, masingmasing 51,5o C dan 2,27. SMER rata-rata dicapai dan waktu yang dibutuhkan dengan kapasitas pengeringan 30,7 kg, kadar air awal 80%, kadar air akhir 7,5 % dan kecepatan aliran udara 8 m/s, masing-masing sebesar 0,83 kg/kWh dan 12 jam. Efisiensi termal rata-rata alat pengering pompa kalor sebesar 54,6%. Alat pengering pompa kalor sesuai untuk mengeringkan temulawak karena temperatur udara pengeringan tidak tinggi atau tidak merusak zat-zat yang ada pada temulawak.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Karyawan Perusahaan Daerah Sulawesi Selatan Yahya, Muhammad; Sapinah, .; Annas, Suwardi
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study analyzes the influence of the factors that affect the quality of the service employees Local Company (Perusda) South Sulawesi in terms of the various aspects which include; employee competence, leadership, commitment to work, organizational culture, and organisasial structure, and quality of service of employees. The population in this study were all employees of the company in the area of South Sulawesi Perusda four business units, namely a total of 106 people. The results showed that (1) the value of the variable employee competence and commitment are at very high and variable categories of leadership, organizational culture, organizational structure, and quality of service of employees are in the high category, (2) employee competence and a significant positive effect on the quality of service South Sulawesi Perusda employees, (3) leadership but not significant positive effect on the quality of service of employees (4) work commitments and a significant positive effect on the quality of service of employees (5) organizational culture positive and significant impact on the quality of service of employees (6) organizational structure influence positive and significant impact on the quality of service of employees Pusda in South Sulawesi. Keywords: influential factors about quality of service, SEM.
Determinan Insomnia pada Lanjut Usia Abdullah, Andi Zulkifli; Arsin, A. Arsunan; Yahya, Muhammad
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 7 No. 4 November 2012
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21109/kesmas.v7i4.51

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan pada lanjut usia (lansia) dengan prevalensi sekitar 67%. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara kecemasan, depresi, dukungan keluarga, dan kondisi lingkungan dengan kejadian insomnia pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional dengan rancangan cross sectional dan metode exhausive sampling. Data dianalisis dengan uji chi square, koefisien phi (f) dengan a = 0,05. Sebanyak 96 lansia penghuni panti memenuhi kriteria penelitian. Uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kecemasan (nilai p = 0,014; f = 0,251), depresi (nilai p = 0,019; f = 0,238), dukungan keluarga (nilai p = 0,000); f = 0,797), dan kondisi lingkungan panti (nilai p < 0,05; f = 0,238) dengan kejadian insomnia. Pemberian penyuluhan kepada keluarga lansia adalah salah satu kegiatan yang penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga lansia bahwa lansia tidak hanya sekadar diperhatikan kebutuhan fisiknya tetapi juga kebutuhan psikologisnya.Kata kunci: Depresi, insomnia, kecemasanAbstractInsomnia is sleep disorder, most often found on elderly with high prevalence about 67%. The aim of this research is to prove the relation between anxiousness, depression, family support, and environmental condition with the occurence of insomnia at old ages in social institution Tresna Werdha Gau Mabaji Gowa Regency. This research used an observasional study with cross sectional design, using the exhausive sampling method. Data were analysed by chi square test, phi coefficient with a = 0,05. About 96 elderly in social institution met the research criteria, chi square test indicates that there are relation between anxiousness (p value = 0,014); f = 0,251), depression (p value = 0,019); f = 0,238), family support (p value = 0,000); f = 0,797), and environmental condition of social institution (p value = 0,019); f = 0,238) with the occurence of insomnia. Providing counseling to the family of the elderly is one of the important activities to improve their knowledge to note not only elderly physical needs, but also their psychological needs.Keywords: Depression, insomnia, anxiousness
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS KERJA TERHADAP WAWASAN WIRAUSAHA Yahya, Muhammad
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 46, No 1: Mei 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v46i1.8745

Abstract

THE EFFECT OF WORK-BASED LEARNING ON ENTREPRENEURIAL INSIGHTS Abstract:This study aims to determine the effect of work-based learning on entrepreneurial insights. This research uses Ex-post Facto with correlational approach. Subject of this research are 315 students grade 2 and 3 of Junior High School (Sekolah Menengah Pertama, SMP). Research instrument used questionnaire and documentation. The instruments were validated by using confirmatory factor analysis. Then, Structural Equation Modeling (SEM) were used to analyze the effect of work-based learning on students’ entrepreneurial insight. The results show: (1) model of work-based learning can significantly develop students’ entrepreneurial insights, (2) variable in term of working guidance can build students entrepreneurial insights significantly with a contribution of 1.96%, (3) variable about work interest can build students entrepreneurial insights significantly with a contribution of 6.25%, (4) technological mastery variables can develop students entrepreneurial insights significantly with a contribution of 5.29%, (5) working appreciation variables can build students entrepreneurial insights significantly with a contribution of 12.96%, and (6) variable learning satisfaction can build students entrepreneurial insights significantly with a contribution of 49%. Keywords:  work-based learning, work guidance, work interest, technology mastery,  learning satisfaction, entrepreneurial insight.
INTENSITAS HUMAN RELATIONS, KEMATANGAN KEPRIBADIAN KARYAWAN, DAN TINGKAT RODUKTIVITAS KERJA BAGIAN SORTIR DI PT. DWI KELINCI PATI Yahya, Muhammad; Sapnawati, Ika
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 22, No 1: JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini antara lain: 1) untuk mengetahui tingkat produktivitas kerja karyawan, 2) untuk mengetahui hubungan intensitas Human Relations dan kematangan kepribadian karyawan dengan tingkat produktivitas kerja.Populasi karyawan Bagian Sortir PT Dwi Kelinci yang berjumlah 79 orang diambil 30 orang sebagai sampel. Pengambilan sampel secara non random dengan cara puposive sampling. Penggalian data dilakukan dengan penyebaran angket kepada karyawan dan data produktivitas kerja dengan dokumentasi. Setelah dilakukan analisis korelasi product moment, koefisien determinasi, dan uji t, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas Human Relations dengan produktivitas kerja. Demikian pula hubungan yang positif dan signifikan antara kematangan kepribadian dengan produktivitas kerja.
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA,DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA GURU (Studi Kasus di SMA PPMI ASSALAM Surakarta) Yahya, Muhammad; Rahman Hakim, Arif
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 24, No 1: Juni 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of the research are to analyze tha influeced between leadership style towardsteachers’performence, the influenced of job’motivation towards teachers’performance;also the influenced between leadership style, job’motivation, and compensation towardsteachers’performance of SMA PPMI ASSALAM Surakarta. The kinds of research isdescriptive quantitative research with population: 55 teachers. Data collection method is questionairethat has been tested the validity and reliability. Then the collected data were analyzed by usingdoubled linier regression technique, Test t, F, and R2 were caunted its relative and efectivecontribution. The research result showed that: 1. Leadership style has positive influenced towardsteachers performance of SMA PPMI ASSALAM Surakarta with efective contribution is 18,8%; 2.Job’motivation has positive influenced towards teachers’performance of SMA PPMI ASSALAMSurakarta with efective contribution is 24%; 3. Compensation has positive influenced towardsteachers’performance of SMA PPMI ASSALAM Surakarta with efective contribution is 15,1%. Itmeant that Motivation has positive influenced towards teachers’performance higher compared withothers variables.
ECOCAR SYSTEM SEBAGAI PEGGABNG SISTEM PENGAMANAN, UTILITAS, DAN MONITORNG PERANGKAT PADA MOBIL Yahya, Muhammad; Minerva, Fahmi Pranadita; Roman, Wafid Hudaya; Taufiqurrahman, Muhamad; Sumardi, Sumardi
TRANSMISI Vol 17, No 3 Juli (2015): TRANSMISI
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik – Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Perkembangan teknologi dan berkembangnya jumlah pengguna mobil di Indonesia menyebabkan perlunya  perkembangan teknologi untuk beberapa komponen mobil. Saat ini aki, radiator, dan rem mobil belum tersentuh teknologi sehingga banyak dari pengendara mobil tidak mengetahui kondisi dari mobilnya sebelum berkendara. Sistem-sistem pada mobil pun masih terpisah-pisah. Program ini bertujuan untuk menciptakan suatu sistem yang memonitoring kondisi komponen-komponen tersebut dan mengintegrasikannya dengan sistem pengamanan dan utilitas. ECOCAR (Embedded Computer On Car) menggunakan mini-computer Raspberry-Pi dan sebuah mikrokontroler ATMega16. Dalam pembuatannya, terlebih dahulu dilakukan perancangan sistem, pembuatan rangkaian ECOCAR, dan pembuatan software ECOCAR. Sistem ini akan memantau tegangan aki, suhu dan tekanan radiator, kampas dan minyak rem. Sistem ECOCAR ini menggunakan daya listrik sebesar 4,56W sehingga tidak akan menguras tenaga aki mobil itu sendiri. Kondisi dari kampas dan minyak rem akan terdeteksi. Suhu dan tekanan dalam radiator bisa terpantau langsung oleh pengguna. Lalu, penguncian dan pembukaan pintu mobil bisa menggunakan Smartphone. Sistem ini mampu mengintegrasikan sistem-sistem tersebut sehingga  pengendara bisa lebih mudah dalam memantau dan memelihara perangkat mobilnya.   Kata kunci: ECOCAR, pengamanan, utilitas, monitoring, mobil     Abstract Developments in technology and the growing number of car users in Indonesia led to the need for the technological development of the car components. Currently the battery, radiator, and brake the car has not been touched by technology so most of drivers do not know the condition of his car before driving. Systems on the car is still fragmentary. The program aims to create a system to monitor the condition of these components and integrate with security and utilities systems. ECOCAR (Embedded Computer On Car) uses a mini-computer Raspberry-Pi and a microcontroller ATmega16. In manufacturing, the first system design, manufacture ECOCAR circuits, and software development ECOCAR. This system will monitor the battery voltage, temperature and pressure radiator, the lining and brake fluid. ECOCAR system uses electrical power of 4,56W so it will not drain the battery power the car itself. The condition of the lining and the brake fluid will be detected. The  temperature and pressure in the radiator can be monitored directly by the user. Then, the locking and unlocking the car door can use a Smartphone. The system is able to integrate these systems so the driver can make it easier to monitor and maintain his car.   Keywords: ECOCAR, security, utilities, monitoring, car