Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Penerapan Model Dinamik Dalam Menentukan Kebijakan Biaya Bahan Baku (Studi Kasus PT. X) Yahdin, Sugandi; SC, Endro; Desmala, Nova
GRADIEN Vol 4, No 2 (2008): (Juli 2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.665 KB)

Abstract

Untuk menganalisis kebijakan biaya bahan baku semen dibutuhkan suatu model matematis yaitu Model Dinamik.Data yang digunakan dalam penerapan Model Dinamik adalah data penjualan dan data biaya modal bulan Februari (t-1) dan Maret (t) pada tahun 2006 karena model tersebut membutuhkan faktor waktu yang berbeda dalam menganalisis kebijakan biaya bahan baku. Tujuan menganalisis kebijakan biaya bahan baku semen untuk mengetahui pengaruh jangka pendek dan jangka panjang pada penjualan semen. Pada pengaruh jangka pendek (satu tahun yang akan datang), jumlah penawaran dan permintaan semen mengalami penurunan sehingga belum terlihat harapan keuntungan yang diinginkan pihak manajemen perusahaan. Untuk pengaruh jangka panjang (lima tahun yang akan datang), kebijakan yang dilakukan berdampak baik bagi perusahaan karena antara penawaran dan permintaan mengalami peningkatan. Dengan menghitung stabilitas keseimbangan pada kebijakan biaya bahan baku, maka penjualan semen pada waktu yang akan datang cukup baik untuk dilaksanakan.   
Analisis Model Regresi Pendapatan Asli Daerah Sektor Pajak di Kabupaten Lahat Yahdin, Sugandi; Erwin, Erwin; Srimulyati, Eka
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persentase Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak Kabupaten Lahat periode 2005-2007 adalah kurang lebih 20 %. Dalam penelitian ini jenis pajak yang digunakan adalah pajak penerangan jalan, pajak bahan galian golongan C dan pajak pendaftaran perusahaan. Hasil analisa dengan metode transformasi data memberikan model terbaik dengan nilai sisaan sebesar 3.9166162 X 1015 dan R2 = 99.96 % yang artinya bahwa persamaan regresi tersebut dapat menjelaskan 99.96 % dari keragaman total dalam data. Dari model regredi terbaik diketahui besarnya kontribusi pajak penerangan jalan terhadap PAD adalah 1.145519, besarnya kontribusi pajak bahan galian C terhadap PAD sebesar 1,027413 dan besarnya kontribusi pajak pendaftaran perusahaan terhadap PAD adalah 1.242470.
Menentukan Faktor Persekutuan Terbesar [FPB] Suatu Ring Polinom Bn[X] Dengan Menggunakan Algoritma Euclid Yahdin, Sugandi; Rosita Wr, Wenny
Jurnal Penelitian Sains No 5 (1999)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.157 KB)

Abstract

Algoritma Pembagian merupakan generalisasi konsep pembagi-pembagi dan konsep Faktor Persekutuan Terbesar [FPB] untuk suatu himpunan dalam Ring Euclid. Salah satu himpunan yang merupakan Ring Euclid adalah Ring Polinom dengan koefisien-koefisien dalam bilangan bulat modulo n dimana n merupakan bilangan prima. Faktor Persekutuan Terbesar suatu Ring Polinom dalam Ring Euclid dapat dihitung dengan menggunakan Algoritma Euclid yang merupakan proses iterasi atau pengulangan dari Algoritma Pembagian Polinom.
Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Pembangunan Persinyalan Elektrik di Stasiun Kertapati dengan Penerapan Metode Crash Program Khodijah, Nyimas Syarifah; Yahdin, Sugandi; ewi, Novi Rustiana D
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 3 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.134 KB)

Abstract

Pertumbuhan angkutan batubara dan peningkatan perkembangan ekonomi mengakibatkan lalu lin-tas perkeretaapian di lintas Kertapati – Tanjung Karang dan Kertapati – Tanjung Enim semakin padat. Hal ini mengakibatkan semakin beratnya beban kerja PPKA (Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api) karena Stasiun Kertapati masih menggunakan persinyalan mekanik dalam operasionalnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Satuan Kerja Pengembangan Perkeretaapian Sumatera Selatan mengganti sistem persinyalan mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik di Stasiun Kerta-pati. Pekerjaan pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Kertapati dilaksanakan oleh PT. Len Railways Sys-tem dan disuvervisi oleh konsultan CV. Wira Cipta Mandiri. Penjadwalan proyek pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Kertapati yang semula diperhitungkan selesai selama 511 hari dengan biaya sebesar Rp 49.653.616.680,31 dapat dilakukan dengan pengefisienan waktu. Metode yang digunakan untuk menganalisis optimalisasi penjadwalan proyek ini dilakukan dengan CPM dan PERT serta bantuan software Lindo 6.1. Mela-lui perhitungan crash program pada metode CPM dan PERT diperoleh waktu penyelesaian proyek selama 427 hari dengan biaya sebesar Rp 49.302.424.985,4, dimana persentase percepatan waktu penyelesaian proyek adalah 16,4383562% dan persentase pengurangan biaya adalah 0,7072832%.
Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Pembangunan Persinyalan Elektrik di Stasiun Kertapati dengan Penerapan Metode Crash Program Khodijah, Nyimas Syarifah; Yahdin, Sugandi; Dewi, Novi Rustiana
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.134 KB)

Abstract

Pertumbuhan angkutan batubara dan peningkatan perkembangan ekonomi mengakibatkan lalu lin-tas perkeretaapian di lintas Kertapati – Tanjung Karang dan Kertapati – Tanjung Enim semakin padat. Hal ini mengakibatkan semakin beratnya beban kerja PPKA (Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api) karena Stasiun Kertapati masih menggunakan persinyalan mekanik dalam operasionalnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Satuan Kerja Pengembangan Perkeretaapian Sumatera Selatan mengganti sistem persinyalan mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik di Stasiun Kerta-pati. Pekerjaan pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Kertapati dilaksanakan oleh PT. Len Railways Sys-tem dan disuvervisi oleh konsultan CV. Wira Cipta Mandiri. Penjadwalan proyek pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Kertapati yang semula diperhitungkan selesai selama 511 hari dengan biaya sebesar Rp 49.653.616.680,31 dapat dilakukan dengan pengefisienan waktu. Metode yang digunakan untuk menganalisis optimalisasi penjadwalan proyek ini dilakukan dengan CPM dan PERT serta bantuan software Lindo 6.1. Mela-lui perhitungan crash program pada metode CPM dan PERT diperoleh waktu penyelesaian proyek selama 427 hari dengan biaya sebesar Rp 49.302.424.985,4, dimana persentase percepatan waktu penyelesaian proyek adalah 16,4383562% dan persentase pengurangan biaya adalah 0,7072832%.
Solusi Program Linier Dengan Algoritma Interior Point Menggunakan Matlab Yahdin, Sugandi; Samsuryadi, Samsuryadi
Jurnal Penelitian Sains No 11 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas penentuan solusi masalah program linier dengan pendekatan Algoritma Interior Point dengan merancang dan membuat program Matlabnya. Hasil program dapat menyelesaikan berbagai masalah program linier secara umum dengan mudah, teliti dan cepat, kecuali masalah transportasi dan program bilangan bulat.
Analisis Hubungan Antara Nilai Matematika di Sekolah Menengah Umum (SMU) dengan Nilai Mata Kuliah Keahlian (MKK) Mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA Universitas Sriwijaya Yahdin, Sugandi
Jurnal Penelitian Sains No 3 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.223 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai Matematika di SMA dengan nilai MKK mahasiswa jurusan Matematika FMIPA Universitas Sriwijaya. Korelasi untuk masing-masing angkatan adalah 0,77; 0,1189 dan 0,2890 untuk angkatan 1993, 1994 dan 1995. Secara umum korelasi untuk semua mahasiswa adalah 0,1256. Berdasarkan nilai korelasi ini tampaknya hubungan antara nilai Matematika di SMA dengan nilai MKK tidak cukup erat. Tetapi pada tingkat keberhasilan mahasiswa (IPK MKK) dengan nilai Matematika di SMA jelas kelihatan. 75% mahasiswa dengan nilai rata-rata Matematika di SMA ³ 8,00 memiliki IPK ³ 2,50. Sebaliknya ada 82,6% mahasiswa dengan nilai rata-rata Matematika di SMA £ 7,00 memiliki IPK £ 2,50.
Aplikasi Interpolasi Fungsi Dua Peubah Dalam Tabel Faktor Pendingin Angin Yahdin, Sugandi
Jurnal Penelitian Sains No 9 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.429 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menurunkan rumusan interpolasi fungsi dua peubah dengan studi kasus dalam faktor pendingin angin untuk menghitung nilai interpolasi dalam tabel faktor pendingin angin. Interpolasi Linier Fungsi Dua Peubah dan Interpolasi Lagrange Fungsu Dua Peubah untuk m=n=2 menghasilkan hasil dan kesalahan yang sama pada kasus Tabel Faktor Pendingin Angin. Interpolasi Lagrange dapat menghasilkan hasil yang lebih akurat dibandingkan dengan metode Interpolasi Linier karena m dan n dapat lebih besar dari dua, yang berarti lebih banyak menggunakan data. Interpolasi Linier mempunyai kesalahan relatif 5% sedangkan Interpolasi Lagrange yang menggunakan semua data mempunyai kesalahan relatif sebesar 0,74%.
Analisis Karakteristik Mahasiswa Berdasarkan Nilai Kelompok Mata Kuliah dengan Menggunakan Analisis Cluster K-Means Irmeilyana, Irmeilyana; Yahdin, Sugandi; Sania, Rana
Annual Research Seminar (ARS) Vol 4, No 1 (2018): ARS 2018
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.544 KB)

Abstract

Indeks Prestasi (IP) adalah nilai yang dihitung berdasarkan jumlah beban studi yang diambil dalam satu semester dikalikan dengan bobot prestasi tiap-tiap mata kuliah kemudian dibagi dengan jumlah beban kredit yang diambil. IPK merupakan IP kumulatif dari seluruh semester yang telah diikuti mahasiswa. Pada kurikulum Tahun 2012, Jurusan Matematika FMIPA Unsri mempunyai 5 Kelompok Bidang Minat (KBM), yaitu: Matematika Murni, Optimasi, Statistika, Aktuaria, dan Komputasi. Selain itu ada juga mata kuliah wajib yang terbagi menjadi Mata Kuliah Umum (MKU), Mata Kuliah Dasar (MKD), Mata Kuliah Keilmuan Matematika (MKM), dan Mata Kuliah Pilihan (MKP). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik mahasiswa berdasarkan kelompok mata kuliah dengan menggunakan analisis klaster K-Means pada alumni angkatan 2012. Berdasarkan analisis klaster K-Means didapatkan 3 klaster atau kelompok mahasiswa. Klaster 1 beranggotakan 10 mahasiswa dan merupakan mahasiswa dengan IPK tinggi serta dominan mengambil KBM Optimasi. Klaster 2 dengan anggota 30 mahasiswa merupakan kelompok mahasiswa yang mempunyai IPK sedang serta dominan mengambil KBM Statistika dan Aktuaria. Selanjutnya klaster 3 yang beranggotakan 17 mahasiswa merupakan kelompok mahasiswa yang memiliki IPK rendah dengan KBM yang dominan diambil adalah KBM Murni. Sementara itu berdasarkan korelasi antar peubah IPK yang tinggi dapat direpresentasikan oleh IP kelompok Mata Kuliah Keilmuan Matematika (MKM) yang juga tinggi.
Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan Baru dengan Menggunakan Metode Analytic Network Process (ANP) (Sudi Kasus di PT Batavia Prosperindo Finance Palembang) Desiani, Anita; Primartha, Rifkie; Yahdin, Sugandi; Kartila, Kartila
Annual Research Seminar (ARS) Vol 4, No 1 (2018): ARS 2018
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1325.621 KB)

Abstract

PT. Batavia Prosperindo Finance adalah perusahaan publik yang bergerak di bidang pembiayaan konsumen untuk kendaraan. Di perusahaan untuk karyawan rekrutmen, ada tiga kriteria yang harus dihadapi oleh calon karyawan. Kriteria yang digunakan adalah kriteria seleksi administrasi, kriteria wawancara dan tes keterampilan. Kandidat akan menerima jika mereka dapat melewati minimal 2 kriteria. Perusahaan harus mengadakan pertemuan terlebih dahulu untuk menentukan siapa kandidat yang akan diterima. Salah satu metode yang dapat digunakan sebagai keputusan adalah Analytic Network Process. Studi ini meneliti bagaimana ANP dapat digunakan untuk mendukung dukungan keputusan di PT. Batavia Prosperindo Finance untuk karyawan rekrutmen. Hasil perhitungan ANP menunjukkan peringkat kriteria yang mempengaruhi rekrutmen karyawan. Kriteria pertama adalah kriteria keterampilan dengan 0,56 eigen velue. Kriteria kedua adalah wawancara dengan 0,25 nilai eigen. Kriteria ketiga adalah pemilihan administrasi dengan nilai eigen 0,189. Membandingkan hasil rekrutmen karyawan di PT. Batavia Prosperindo Finance pada tahun 2015 dengan hasil ANP menunjukkan bahwa karyawan diterima oleh perusahaan adalah sama dengan hasil ANP untuk 15 orang (dalam daftar pertama). Metode ANP cukup baik untuk mendukung keputusan di PT Batavia Prosperindo Finance untuk karyawan rekrutmen.