Articles

Found 13 Documents
Search

Studi Pemberian Kalsium untuk Mengatasi Getah Kuning pada Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Dorly, ,; Wulandari, Indah; Tjitrosemito, Soekisman; Poerwanto, Roedhy; Efendi, Darda
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol 39, No 1 (2011): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.11 KB)

Abstract

Gamboge is the main problem in mangosteen agribusiness because it is one of the major factors lowering fruit quality. Calcium is one of the important elements that strengthening cell wall; it is which was binding with the pectin as a middle lamella component. The objectives of the research were to study the effect of calcium application on the presence of gamboge spots, physical, and chemical properties of mangosteen fruit. Trial was conducted in a randomized complete block design with three replications in two consecutive years.  The calcium source was dolomite, applied in four different dosages, i.e. 0, 18, 24, and 34 ton ha-1 for the fi  rst year and 0, 12.5, 15, and 17.5 ton ha-1 for the second year. The results showed that calcium application raised soil pH and calcium content of the soil, exocarp and mangosteen leaves. Dolomite applications using 18 and 24 ton ha-1 in the first year and 17.5 ton ha-1 in the second year were effective to reduce gamboge spots on the outer part of fruit, however they were not effective to reduce gamboge in aril. Dolomite applications did not increase transversal diameter, fruit weight, total soluble solids, total titratable acids, and ratio of total soluble solids with total titratable acids of the fruits.   Keywords: aril, cell wall, dolomite, exocarp
Pengaruh Aplikasi Kalsium terhadap Getah Kuning pada Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) wulandari, indah; poerwanto, roedhy
Jurnal Hortikultura Indonesia Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Perhimpunan Hortikultura Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.479 KB)

Abstract

This experiment was conducted to study the effect of calcium applicatian on gamboge in mangosteen fruit. Calcium materials used in this research was dolomite. This research was conducted from November 2007 to April 2008 at mangosteen orchard, Karacak, Leuwiliang, Bogor. The treatment design was Randomized Completely Block Design with three replications. The experiment consist of one factor, i.e. dosages of calcium (0, 2.5, 3.0 and 3.5 ton Ca2+ ha-1). The result showed that dolomite application with dosage of 3.5 ton Ca2+ ha-1 reduced gamboge in mangosteen rind significantly than control (0 ton Ca2+ ha-1) but no significant effect on gamboge in mangosteen aryl.   Key words: dolomite, dosages, rind, and aryl
Pola Perilaku Konsumtif Tenaga Kerja Wanita (TKW) Ketika Kembali Ke Daerah Asal Di Kabupaten Blitar Wulandari, Indah
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS (Jurnal Ilmiah Pend. Sos-Ant)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.375 KB)

Abstract

Abstrak : Adanya ketimpangan jumlah lapangan pekerjaan dengan angkatan kerja menyebabkan banyak penduduk Indonesia khsusnya perempuan yang memilih bekerja menjadi TKW di luar negeri. Meskipun secara umum tujuan utama mereka bekerja di luar negeri adalah untuk memperbaiki kehidupan terutama dari segi ekonomi, namun ketika kembali ke daerah asal banyak ditemukan perubahan perilaku dari TKW yang konsumtif. Perilaku konsumtif adalah perilaku seseorang yang lebih mementingkan keinginan daripada kebutuhan, sehingga konsumsi yang dilakukan berlebihan dan cenderung sebagai pemborosan. Saat ini, sebuah barang atau produk dikonsumsi bukan hanya karena kebutuhan lahiriah saja namun karena nilai tukarnya yang bersifat simbolik, sehingga memicu masyarakat termasuk TKW berperilaku konsumtif. Seperti konsumi yang dilakukan oleh TKW secara berlebihan hanya supaya dapat dikatakan sukses oleh masyarakat, sehinggga apa yang mereka konsumsi adalah sesuatu yang dianggap bernilai lebih oleh masyarakat sebagai indikator kesuksesan seorang TKW. Dapat dikatakan bahwa mereka mengalami hiperrealitas karena mereka  bertindak melampaui “realitas” yang ada, hanya mengejar sesuatu yang tidak nyata yaitu prestise. Selain dari barang yang mereka konsumsi, hiperrealitas juga tampak dari perubahan perilaku mereka ketika kembali ke daerah asal baik dari perubahan penampilan maupun sikap yang berlebihan. Sedangkan perilaku konsumtif yang dilakukan oleh TKW akibat adanya hegemoni baik dari persepsi masyarakat maupun dari pikiran mereka sendiri yang ingin terlihat “berbeda” dari masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa adanya hegemoni baik dari persepsi masyarakat maupun TKW sendiri mendorong terjadinya perilaku konsumtif dan berujung pada keadaan yang hiperrealitas. Kata Kunci : pola perilaku, konsumtif, TKW, hipperealitas, hegemoni
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI EKSPOSITORIS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPEATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BAYANG Wulandari, Indah; Mana, Lira Hayu Afdetis; Andheska, Harry
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Wisuda Ke 47, Genap 2013-2014 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the students interest in narrative writing skills are still low. Problems encountered is the difficulty students in expressing ideas or his mind in the form of expository writing, students difficulty in determining the characteristics of narrative essays, students difficulties in distinguishing narrative essay examples. This is due to the teachers not on the use of learning methods. This study aimed to describe the narrative expository essay writing skills using cooperative learning model CIRC class VII SMP Negeri 2 Bayang.This type of research is a quantitative study using descriptive methods. The study population was a class VII student of SMP Negeri 2 Imagine the academic year 2012/2013. Number of students, the population in this study were 210 students, which is scattered in seven classes. The sample was 32 people (15% x number of population per class). The data obtained in this study by giving a test to the students.             The results can be seen the following things. First, the ability of students to write an expository essay narrative using cooperative learning model (CIRC) class VII student of SMP Negeri 2 Bayang for Indicator 1 (written language to expand knowledge) are at sufficient qualifications (C) with an average of 63.75 students abilities. Second, Indicator 2 (conveying information about an event in chronological order) is more than enough in qualifying (LDC) with an average of 66.88 students abilities. Third, Indicator 3 (the language used is more likely to kebahasa informative with emphasis on the use of denotative words) are on qualified enough (C) with an average of 56.25 students abilities. Based on the research that has been conducted on the ability of narrative expository essay writing using cooperative learning model (CIRC) class VII student of SMP Negeri 2 Bayang, it can be concluded that the ability to write narrative expository essay using cooperative learning model (CIRC), a student of class VII SMP Negeri 2 Imagine obtaining an average of 63.81 , is in the range 56-65 % qualified enough (C). The study is expected to be Indonesian teacher at SMP Negeri 2 shadow to enhance students understanding back narrative expository essay
PENERAPAN PERMAINAN SENAM OTAK (BRAIN GYM) DALAM MENGOPTIMALKAN OTAK KANAN ANAK USIA DINI Wulandari, Indah
BELIA Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : BELIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap Anak dilahirkan dengan bakat yang merupakan potensi kemampuan (inherent component of ability) yang berbeda-beda dan yang terwujud karena interaksi yang dinamis antara keunikan individu dan pengaruh ingkungan. BerbagaI kemampuan yang teraktualisasikan beranjak dari berfungsinya otak kita. Berfungsinya otak kita, adalah hasil interaksi dari cetakan biru (blue print) genetis dan pengaruh lingkungan itu. Pada waktu manusia lahr, kelengkapan organisasi otak yang memuat 100 – 200 milyar sel otak (Teyler, 1977, dalam Clark, 1986), siap untuk dikembangkan serta diaktualisasikanmencapai tingkat perkembangan potensi tertinggi. Jumlah ini mncakup beberapa trilyun jenis informasi dalam hidup manusia (Sogan, 1977, dalam Clark, 1986). Sayang sekali, riset membuktikan bahwa hanya 5% dari kemampuan tersebut (Ferguson, 1973 dalam Clark, 1986). Penggunaan system kompleks dari proses pengelolaan otak ini sebenarnya sangat menentukan intelegensi maupun kepribadian dan kualitas kehidupan  yang dialami seseorang manusia, serta kualitas manusia itu sendiri. Untuk meningkatkan kecerdasan anak maka produksi sel neuroglial, yaitu sel khusus yang mengelilingi sel neuron yang merupakan unit dasar otak, dapat ditingkatkan melalui berbagai stimulus yang menambah aktivitas antara sel neuron (synaptic activity), dan yang memungkinkan akselerasi proses berpikir (Thomson, Berger dan Bery, 1980, dalam Clark, 1986). Kecerdasan orang banyak ditentukan oleh struktur otak. Cerebrum otak besar dibagi dalam dua belahan otak yang disambung oleh segumpal serabut yang disebut corpus callosum. Belahan otak kanan menguasai belahan kiri badan. Respon, tugas dan fungsi belahan otak kiri dan kanan berbeda dalam menghayati berbagai pengalaman belajar, sebagaimana seorang mengalami realitas secara berbeda-beda dan unik. Belahan belahan otak kiri terutama berfugsi untuk merespon terhadap hal yang siftnya liner, logis, teratur, sedangkan yang kanan untuk mengembangkan imaginasi dan kreativitas. Berfungsinya belahan otak kanan inilah yang perlu digalakan dalam pengembangan kreativitas. Sayang sekali, sekolah-sekolah kita pada umumnya kurang memperhatikan berfungsinya belahan otak kanan. Pembelajaran yang mengendalikan berfungsinya kedua belahan otak secara harmonis akan banyak membantu anak berprakarsa mengatasi dirinya, meningkatkan prestasi belajar sehingga mencapai kemandirian dan mampu menghadapi berbagai tantangan. Untuk itu, penulis mengajak para pendidik, atau tenaga kepedidikan, orangtua, dan siapapun yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan anak usia dini untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kecerdasan otak anak dengan aktif melakukan senam otak. Menurut penelitian, senam otak mampu mengembangkan kreatifitas anak dan mampu meningkatkan daya konsentrasi serta menimbulkan kemandirian dan kematangan emosional anak. Segala bentuk kebaikan, kerap orangtua lakukan untuk perbaikan anak-anak yang dicintainya. Sebagai pendidik, seharusnya juga mampu dalam mengatasi segala bentuk kesulitan siswa didiknya.  Juga, sebagai generasi muda pemegang kekuatan utama, yaitu melakukan pembaharuan-pembaharuan dalam mengatasi permasalahan dalam pendidikan. Kata Kunci : Senam Otak, Otak Kanan
Pengaruh struktur kepemilikan manajerial, debt covenant dan growth opportunities terhadap konservatisme akuntansi Wulandari, Indah; Ilham, Elfi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to examine the effect of managerial ownership structure, debt covenants, and growth opportunities to accounting conservatism. This study used a sample of 53 companies listed in Indonesia Stock Exchange from 2010 to 2012. Samples were selected using purposive sampling method. Data was multiple regresion analysis with software SPSS version 17 (Statistical Product and Service Solution version 17). The data test have been used is a partial hypotesis test (t). The results showed that managerial ownership structure had no effect on accounting conservatism, while debt covenant effect on accounting conservatism and growth opportunities effect on accounting conservatism.Keywords: Managerial Ownership Structure, Debt Covenant, Growth Opportunities
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN CERPEN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 SUNGAI RAYA Wulandari, Indah; Syam, Christanto; Heryana, Nanang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.104 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen yang dilaksanakan oleh guru bahasa Indonesia kelas VII SMPN 3 Sungai Raya tahun pembelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Bentuk penelitian ini ialah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, studi dokumenter, wawancara, tes, dan kuesioner. Adapun alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar pedoman observasi, alat perekam, lembar pedoman wawancara, lembar tes, lembar pengamatan aktivitas siswa, dan lembar kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Sungai Raya sudah sesuai dengan kurikulum 2013. Hasil yang dicapai siswa dalam pembelajaran inkuiri pada pembelajaran cerpen juga memuaskan.   Kata Kunci: Pembelajaran Inkuiri, Cerpen, Deskriptif. Abstract: The purpose of the research is to describe theapplication of inquiry model in teaching short stories which is  conducted by the teacher of Bahasa Indonesia in the class VII of SMPN 3 Sungai Raya in the academic year 2014/2015. The method used in this research is  descriptive method. The research used qualitative form. The data collective techniques are observation,documentation,interview,test,and questionnaire. The tools used to collect the data are observation guide,recording tools,interview guidance page,test, observation page and questionnaire. Based on result of data analysis, the researcher concluded that applying inquiry model in the planning and the learning process of  teaching short stories to the class VII of SMP Negeri 3 Sungai Raya is relevant to the curriculum 2013. The students’ study results are also satisfying. Key Words: Inquiry Learning,Short Stories, Descriptive.
PENGARUH HAFI GYM TERHADAP KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE ISKEMIK Firmansyah, Hanief; Wulandari, Indah; Ernawati, Eka
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Hafi Gym terhadap peningkatan kekuatan otot pasien stroke iskemik. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan dua kelompok. Sampel penelitian ini adalah pasien stroke yang dirawat di bangsal rawat inap sejumlah 32 orang menggunakan tehnik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan uji t independet dalam uji statistiknya. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kekuatan otot tangan dan kaki sebelum dan setelah intervensi. Kekuatan otot tangan pada kelompok intervensi meningkat dari 2,94 menjadi 4,00 sedangkan pada kelompok kontrol dari 2,63 menjadi 3,25. Kekuatan otot kaki pada kelompok kontrol reratanya berubah dari 3,06 menjadi 3,44 sedangkan pada kelompok intervensi rerata kekuatan otot dari 3,38 menjadi 4,46. Hasil uji statistik menunjukkan ada pengaruh senam stroke terhadap peningkatan kekuatan otot tangan (p value 0,039) dan terhadap kekuatan otot kaki (p value 0,000). Jika latihan kekuatan otot disertakan dalam terapi paska akut stroke iskemik, kekuatan otot akan meningkat secara signifikan. Karena itu perlu peran perawat dalam melakukan promosi pelaksanaan senam stroke pada pasien stroke iskemik sehingga akan mengurangi risiko deformitas atau ketergantungan akibat kelemahan paska stroke.
PERANAN MODAL SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA PETERNAK (Studi Kasus Pada Peternak Ayam Broiler Pola Kemitraan di Desa Maliran Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar) wulandari, indah
Jurnal Analisa Sosiologi Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to know the role of social capital to improving the productivity of broiler farmers in partnership system. This research used qualitative method with case study strategy. The research location is Maliran Village, Ponggok District, Blitar Regency because most of the broiler cages in the middle of settlement. Data collection uses observation, in-depth interviews and documentation. The informants in this study were 15 people consisting of 1 key informant that is Maliran Village Head, 7 main informants are broiler farmers in partnership system and 7 supporting informants such as partner companies, workers, collectors, owners of lease partnership and the community around the cage. The validity of data using triangulation of sources and methods. While the data analysis with the forming explanation. The result of this research shows that farmers who have high social capital especially bonding and bridging social capital allow farmers get more information access about the bussiness of broiler farming. In addition to information access, the farmers also get access of commodity or services needed in the broiler farm business from their social networks so increase their work productivity. Keywords:Social Capital, Broiler Farmers, Partnership System, Work Productivity AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan modal sosial dalam meningkatkan produktivitas kerja peternak ayam broiler pola kemitraan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi studi kasus.Lokasi penelitian adalah Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar karena banyak kandang broiler yang didirikan di tengah pemukiman.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak 15 orang terdiri dari 1 informan kunci yaitu Kepala Desa Maliran, 7 informan utama yaitu peternak broiler pola kemitraan dan 7 informan pendukung seperti perusahaan mitra, pekerja, pengepul, pemilik kandang sewa kemitraan dan masyarakat sekitar kandang ayam. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode.Sedangkan analisis data dengan penyusunan eksplanasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan modal sosial terutama bonding dan bridging memungkinkan peternak mendapatkan akses informasi yang lebih banyak tentang usaha peternakan.Selain akses informasi peternak juga mendapatkan akses barang maupun jasa yang dibutuhkan dalam usaha peternakan broiler dari jaringan sosial yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja mereka. Kata Kunci: Modal Sosial, Peternak Broiler, Pola Kemitraan, Produktivitas Kerja
PENGARUH PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP GAYA HIDUP KONSUMTIF EKS TENAGA KERJA WANITA (TKW) DI KECAMATAN PONGGOK KABUPATEN BLITAR Wulandari, Indah; Haryono, Basuki; Budiati, Atik Catur
Jurnal Analisa Sosiologi Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The high number of indonesian citizen and the lack of employement become one of the factor of the number of unemployed migran wokers till now. Form all the Indonesian’s labor that work in the foregin, most of the were female. One of the intersting aspect is that the change of lifestyle of Foregin Indonesian’s Female Laborer (FIFL) phenomenon when they get back to Indoensia. This research carried out to know the inflence of society perspective to the consumtive lifestyle of former Foregin Indonesian’s Female Laborer (FIFL) in the Ponggok Subdistrict, Blitar Regency that been clasified as barns area of Foregin Indonesian’s Female Laborer in the East Java. This research suing descriptive qualitative and carried out for four moths, form Febuary-June in the 2013. The data collection including interview, observation and documentation, meanwhile the data being analyzed by interactive analysis which include data collection, reduction data, display data and conclusion. The result of this research is show that society perspective about the success rate of former Foregin Indonesian’s Female Laborer support their comsumptive behaviour. In additon, the other factor that support former Foregin Indonesian’s Female Laborer is comsumptive behaviour is that they are still single dan there’s urge to the existence needs in the society.Keywords: Lifestyle, Consumptive, Preception, FIFL.AbstrakTingginya jumlah penduduk Indonesia dan adanya keterbatasan lapangan kerja menjadi salah satu faktor penyebab masih tingginya angka buruh migran sampai saat ini. Dari sekian banyak jumlah buruh migran yang bekerja di luar negeri, sebagian besar adalah wanita. Salah satu yang menarik adalah adanya fenomena perubahan gaya hidup eks-TKW ketika kembali ke tanah air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh persepsi masyarakat terhadap gaya hidup konsumtif eks-TKW di Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar yang merupakan salah satu daerah lumbung TKW di Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilakukan selama empat bulan yakni dari bulan Februari-Juni 2013. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang standar kesuksesan seseorang mendorong eks-TKW untuk berperilaku koonsumtif. Selain itu, faktor lain yang mendorong eks-TKW memiliki gaya hidup konsumtif adalah status yang masih single dan keinginan terlihat berbeda dari masyarakat desa pada umumnya.Kata Kunci: Gaya Hidup, Konsumtif, Persepsi, TKW.