This Author published in this journals
All Journal JURNAL KEPERAWATAN
Ferdinan Wowiling
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN TINDAKAN HEMODIALISA DENGAN TINGKAT DEPRESI KLIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI BLU RSUP PROF.DR.R.D.KANDOU MANADO Lukman, Nabila; Kanine, Esrom; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Chronical kidney disease occours after the damage of nephron mass and losses its ability to perform regulatory and excretory function and must undergo hemodialysis to preserve life. The impact of illness and treatment procedures are the stressor that can cause depression. Purpose of this research is to know about the relationship with level of deopression and hemodialysis in BLU. Hospital. PROF. DR. R. D. Kandou Manado. This research is a descriptive analytic with cross sectional design (study cut latitude). The sampling method used to purposive sampling, The research method used in this study is cross sectional. Sample were taken based on purposive sampling that consist of 60 respondents. Research instruments used to quistionnaires study consisted of 20 questions. The answers of questions which there are in kuisioner, the data that already collected is being analized using the Chi-square test and counted by SPSS program. The result of this research which is gain the trusted level of 95% show value p=0,000. This p-value is smaller than α = 0,05. The conclusion of this research is showed that a significant relationship with level of depression and hemodialysis in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado hospital. Suggestion the important role for nurses hemodialysis unit is doing biopsychosocial education to the patient, as well as providing positive feedback in the healing process of patients with chronical kidney disease in BLU. Hospital. PROF. DR. R. D. Kandou Manado.Keywords: chronical kidney disease, hemodyialisis, depression.References : book 12 (2000-2012) and 10 journalAbstrak: Penyakit Ginjal Kronik terjadi setelah berbagai macam penyakit yang merusak masa nefron ginjal sampai pada titik ketika keduanya tidak mampu untuk menjalankan fungsi regulatorik dan ekstetoriknya untuk mempertahankan homeostatis dan harus menjalani tindakan hemodialisa untuk mempertahankan hidupnya. Adanya dampak dari prosedur pengobatan yang harus dijalaninya merupakan suatu stressor yang dapat terjadinya depresi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahuinya hubungan tindakan hemodialisa dengan tingkat depresi klien penyakit ginjal kronik di BLU RSUP Prof.Dr.R.D. Kandou. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional (potong lintang). Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan purposive sampling yaitu sebanyak 60 orang. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuisioner penelitian yang terdiri dari 20 pertanyaan. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuisioner, data yang didapatkan dianalisa dengan menggunakan uji chi-square dan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian yang didapat pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p=0,000. Nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan tindakan hemodialisa dengan tingkat depresi klien penyakit ginjal kronik di RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran peran penting untuk perawat unit hemodialisa yaitu melakukan pendekatan secara biopsikosiosial kepada pasien, serta memberikan masukan postif dalam proses penyembuhan pasien penyakit ginjal kronik di BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata kunci: penyakit ginjal kronik, hemodialisa, depresi
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN DEPRESI PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RUANGAN HEMODIALISA BLU RSUP Prof. Dr. R D. KANDOU MANADO Saraha, Suryaningsih M.; Kanine, Esrom; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Absract: Depression is a form of emotional disorder that show depressed feelings, sad, worthless, meaningless, dont have morale and pessimistic about the future felt by individuals. The purpose of this research is to know the relation of support families with depression in patients with chronic kidney disease. The research was carried out by the method of cross-sectional study, a sample of 59 respondents comprised of families and patients. Data collection is done by filling in a questionnaire made by researchers and is completed by respondents. Furthermore the data processed using the aid program SPSS for analysis by chi-square test  with a level of significance of 0.05 (a).The research results showed that good family support (83.1%) with no depression (79,6%) whereas the depression (20.4%) and less support (16.9%) with depression (70,0%) and no depression (30,0%).  Conclusion there is a meaningful relationship between family support with the depression, with a value of p = 0,004. Advice for health agencies in hospitals in order to further improve the quality of service to patients in order to prevent the risk of the occurrence of depression in patients with chronic kidney disease. Keywords: Family Support, Depression, Patients PGK Abstrak:Depresi merupakan salah satu bentuk gangguan emosi yang menunjukan perasaan tertekan ,sedih ,tidak berharga, tidak berarti, tidak memiliki semangat dan pesimis tentang masa depan yang dirasakan oleh individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan depresi pada pasien penyakit ginjal kronik.Penelitian ini dilaksanakan dengan metodecross sectionalstudy, sampel 59 responden yang terdiri dari keluarga dan pasien.Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner yang dibuat oleh peneliti dan diisi oleh responden. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan bantuan program SPSS untuk dianalisis dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan (a)0.05. Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan keluarga baik (83,1%) dengan tidak depresi (79,6%) sdangkan depresi (20,4%) dan dukungan kurang (16,9%) dengan depresi (70,0%) dan tidak depresi (30,0%). Kesimpulanada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan depresi,dengan nilai p=0,004. Saran bagi instansi kesehatan di rumah sakit agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien agar dapat mencegah resiko terjadinya depresi pada pasien penyakit ginjal kronik. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Depresi, Pasien PGK
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL MENJELANG PERSALINAN DI POLI KIA PKM TUMINTING Zamriati, Wa Ode; Hutagaol, Esther; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Physiological changes in the third trimester pregnant women especially maternal seem more complex and increased again compared to the previous trimester, and this is not another pregnancy because the growing conditions. Mothers who do not have the preparation for childbirth would be anxious and fear shows up in a periaku silent tears. Even if the birth as a normal physiological phenomenal, in fact labor berampak against bleeding, extreme pain and can cause fear even death either mother or baby (Janiwarty & Pieter, 2012). Objective: to know the Factors Which Are Associated with Maternal Anxiety Ahead of Labour in Poly Health Center Tuminting KIA. Research design: an observational analytic cross sectional approach. Population is taken using antenatal mothers in poly clinic Tuminting KIA, and the study sample using sampling techniques saturated, with the number of 50 mothers. Data collection through primary data and secondary data. The result: show that mild anxiety 26%, moderate 62%, and 12% by weight. Statistical test results showed that there was a significant relationship between age, parity and traumatic experience with a mothers anxiety level, while the level of education has no significant relationship with the level of maternal anxiety. Suggestion: have enhanced the role and support of health workers to improve the consultation, which is useful for pregnant women to be able to cope with anxiety in the face of labor, the role of educational institutions needs to be improved in order to further develop the science, especially the science of maternity nursing and psychiatric nursing on anxiety in pregnant women in face of labor in order to provide optimal nursing care, as well as the need for more research on anxiety in the third trimester pregnant women face labor relation with the frequency of antenatal care visits. Keywords: Age, Level of Education, Parity, Traumatic Experiences, Anxiety Levels ABSTRAK: Perubahan psikologi pada ibu hamil khususnya trimester III terkesan lebih kompleks dan meningkat kembali dibanding trimester sebelumnya, dan ini tidak lain dikarenakan kondisi kehamilan yang semakin membesar. Ibu yang tidak mempunyai persiapan untuk melahirkan akan lebih cemas dan memperlihatkan ketakutan dalam suatu periaku diam hingga menangis. Sekalipun peristiwa kelahiran sebagai fenomenal fisiologis yang normal, kenyataannya proses persalinan berampak terhadap perdarahan, kesakitan luar biasa serta bisa menimbulkan ketakutan bahkan kematian baik ibu ataupun bayinya (Janiwarty & Pieter, 2012) . Tujuan penelitian : untuk mengetahui Faktor-Faktor Apakah Yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan Di Poli KIA Puskesmas Tuminting. Desain penelitian : observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil adalah ibu hamil yang memeriksakan kandungannya di poli KIA puskesmas Tuminting, dan sampel penelitian menggunakan tekhnik sampling jenuh, dengan jumlah 50 ibu. Pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa kecemasan ringan 26%, sedang 62%, dan berat 12%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur, paritas dan pengalaman traumatis dengan tingkat kecemasan ibu, sedangkan tingkat pendidikan tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan tingkat kecemasan ibu. Saran : perlu ditingkatkan peran dan dukungan dari petugas kesehatan dengan meningkatkan jasa konsultasi yang berguna bagi ibu hamil untuk dapat mengatasi kecemasan dalam menghadapi persalinan,  perlu ditingkatkan peran lembaga pendidikan agar lebih mengembangkan ilmu, khususnya ilmu keperawatan maternitas dan keperawatan jiwa tentang kecemasan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan agar dapat memberikan asuhan keperawatan secara optimal, serta perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan kaitannya dengan frekuensi kunjungan antenatal care. Kata Kunci: Umur, Tingkat Pendidikan, Paritas, Pengalaman Traumatis, Tingkat Kecemasan
MEKANISME KOPING PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT PROF. Dr.R.D KANDOU MANADO Wurara, Yemima; Kanine, Esrom; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Patients who suffer from chronic kidney disease who are able to cope with the disease implements hemodialysis therapy as a substitute treatment for chronic kidney disease by removing the side-specific toxins or metabolic wastes from the blood circulation of humans, patients with chronic kidney disease who perform hemodialysis therapy would have a different perception or reaction (Koping). mechanism Koping patient is an active process in which the use of resources from the private patients and develop new behaviors that aims to grow the strength of an individual, even an emergency reduce the impact of stress in life, disability incurred Koping mechanism is adaptive and maladaptif . The purpose of this study is to find out how Koping mechanism in Chronic Kidney Disease patients undergoing hemodialysis therapy, this study is a type of descriptive research. Samples were in this study using Aksidental sampling method, namely determination technique based on the sample coincides with the total sample of 59 respondents based on a large sample formula determination. The instrument used in this study were made ​​by researchers Kuisioner and completed by respondents. Research result shows that respondents who use adaptive Koping 27 people (45.8%), whereas the use Koping maladaptif 32 people (54.2%), then it can be concluded that Chronic Kidney Disease patients undergoing hemodialysis therapy more Koping mechanisms maladaptif . Keywords: Chronic Kidney Disease, Hemodialysis, Coping Mechanisms Abstrak: Penderita yang mengalami Penyakit ginjal kronik  dapat menanggulangi penyakit yang ada dengan dilaksanakannya terapi Hemodialisis sebagai pengobatan pengganti untuk penyakit ginjal kronik dengan  mengeluarkan sisi-sisa metabolisme atau racun tertentu dari peredaraan darah manusia, pasien dengan penyakit ginjal kronik yang melaksanakan terapi Hemodialisis tentunya mempunyai berbagai tanggapan atau reaksi (koping).Mekanisme koping pasien merupakan proses yang aktif dimana menggunakan sumber-sumber dari dalam pribadi pasien dan mengembangkan perilaku baru yang bertujuan untuk menumbuhkan kekuatan dalam individu, mengurangi dampak kecemasan bahkan stress dalam kehidupan,upaya mekanisme koping yang dilakukan adalah adaptif dan maladaptif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk  mengetahui bagaimana mekanisme koping pada pasien Penyakit Ginjal Kronik yang menjalani Terapi Hemodialisis, Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Sempel dalam penelitian ini menggunakan metode Aksidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan dengan jumlah sampel 59 responden berdasarkan rumus penentuan besar sample. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuisioner yang dibuat oleh peneliti dan diisi oleh responden. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa responden yang menggunakan koping adaptif 27 orang (45,8%), sedangkan yang menggunakan koping maladaptif  32 orang (54,2 %), Maka dapat disimpulkan bahwa  pasien Penyakit Ginjal Kronik yang menjalani terapi hemodialisis lebih banyak menggunakan mekanisme koping maladaptif. Kata Kunci : Penyakit Ginjal Kronik,Hemodialisis, Mekanisme Koping
HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA REMAJA DI SMA NEGERI 9 MANADO Syamsoedin, Wydia Khristianty P; Bidjuni, Hendro; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Social media is a group of application based on internet that developed on basic ideology and technology Web 2.0 and possibility to create and exchange “user-generated content”. Insomnia is a disturbance of quality and quantity of sleep and function obstructed. The purpose of this research is to knowing the correlation between social media duration usege and incident of insomnia on Adolescence in 9 Senior High School Manado. This research based on analytic survey with cross sectional methode. The sample in this research was taken with purposive sampling technique with 62 samples. The instrument of this research are interview paper, questionnaire and obesrvation paper. The Result of this research using analysis statistic of Pearson Chy-Square Test with a significant level α = 0,05 or 95%. The result of statistic test have gained p value = 0,000 < α = 0,05. The conclusion of this research, there is a correlation between social media duration usege and incident of insomnia on Adolescence in 9 Senior High School Manado. The Suggestion is to reduce used duration of social media and be able to manage sleeping time. Keyword : Social Media, Duration Usege, Adolescence, Incident of Insomnia. Abstrak : Media Sosial adalah sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0, dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran “user-generated content”. Insomnia adalah gangguan pada kualitas dan kuantitas tidur yang menghambat fungsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada remaja di SMA Negeri 9 Manado. Penelitian ini bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional, Sampel diambil dengan teknik pengambilan Purposive Sampling yaitu sebanyak 62 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar wawancara, kuesioner, dan lembar observasi. Hasil penelitian menggunakan analisis uji statistik Pearson Chi Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95%. Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan durasi penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada remaja di SMA Negeri 9 Manado. Saran mengurangi waktu penggunaan media sosial dan mampu untuk memenejemen waktu tidur . Kata Kunci : Media sosial, Durasi Penggunaan, Remaja, Kejadian Insomnia
PERBANDINGAN TINGKAT STRES BERDASARKAN TIPE KEPRIBADIAN HIPPOCRATES-GALENUS PADA MAHASISWA YANG TERLIBAT ORGANISASI TIM KEROHANIAN KRISTEN SENAT MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNSRAT Fatningsaliska, Christine Dwi; Bidjuni, Hendro; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Stress is the body and mind disorders caused by the changes and demands of life. Personality is a typical pattern in a person to think, act, and said in response to an event. Students involved in the organization get more stressors when compared with students who are not involved organizations. The aim of this research is to know the comparison of stress level between personality type melancholy, choleric, phlegmatic, and sanguine at the students involved organization in TKK SMFK UNSRAT. The samples in this research was taken with an total sampling technique which is 41 peoples who met the inclusion criteria. The study design used is cross sectional study and the data collected from respondents using a questionnaire DASS and personality type questionnaire by Florence Littauer. The result of Pearson Chi Square test founded p value= 0,301 > α = 0.05 so that there is no correlation between stress level and personality type Hippocrates-Galenus. Based on the results of the data analysis with One Way Anova, known F value= 2,352 with a significance= 0.088 (p> 0.05), this indicates that there is no difference in stress level between personality type melancholy, choleric, phlegmatic, and sanguine to the students involved organization TKK SMFK UNSRAT. Recommendations for further research is expected to examine other factors that may cause differences in the level of stress. Keywords: Stress level, Personality type, Organization, Students Abstrak: Stres adalah gangguan pada tubuh dan pikiran yang disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan. Kepribadian adalah pola khas dalam diri seseorang untuk berpikir, bertindak, dan berkata dalam merespon suatu kejadian. Mahasiswa yang terlibat organisasi mendapatkan stresor yang lebih banyak bila dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak terlibat organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat stres antara tipe kepribadian plegmatis, sanguin, koleris, dan melankolis pada mahasiswa yang terlibat organisasi TKK SMFK UNSRAT. Sampel diambil dengan teknik pengambilan total sampling yaitu sebanyak 41 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dan data dikumpulkan dari responden menggunakan kuesioner DASS dan kuesioner tipe kepribadian oleh Florence Littauer. Hasil penelitian uji statistik Pearson Chi Square didapatkan nilai p= 0,301 > α = 0,05 sehingga tidak ada hubungan tingkat stres dengan tipe kepribadian Hippocrates-Galenus. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dengan uji One Way Anova, diketahui nilai F sebesar 2,352 dengan signifikansi sebesar 0,088 (p > 0,05), sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ditolak, hal ini menunjukan bahwa tidak ada perbedaan tingkat stres antara tipe kepribadian plegmatis, sanguin, koleris, dan melankolis pada mahasiswa yang terlibat organisasi TKK SMFK UNSRAT. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor lain yang dapat menyebabkan perbedaan tingkat stres. Kata Kunci: Tingkat Stres, Tipe Kepribadian, Organisasi, Mahasiswa
HUBUNGAN DAMPAK HOSPITALISASI ANAK DENGAN TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA DI IRINA E ATAS RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Audina, Mia; Onibala, Franly; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Response anxiety are the most common thing that parents experience when there are health problems in children, because children are a part of the lives of his parents so that if there are thoughts that disrupt the lives of children, parents also feel anxious or stressed. The Purpose to analyze the relationships impact of hospitalization of children with parental anxiety level at Irina E Atas RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital. The Research Method is analytic observational with cross sectional design. The Sampling Technique that by using the formula slovin with the number of 44 samples. The data collection is done by using observation sheets and questionnaires. The Resluts based on the chi-squere with a confidence level of 95 % (α ≤ 0.05) was optained p-value of 0.000, 0.002, 0.004 which is smaller than α (0.05) with Ho rejected and Ha accepted. Conclusion is the correlation between the impact of hospitalization of children with parental anxiety level at Irina E Atas RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital. Key Words: Impact of hospitalization children, anxiety levels, parents Abstrak: Respon kecemasan merupakan hal yang paling umum yang dialami orang tua ketika ada masalah kesehatan pada anaknya, karena anak adalah bagian dari kehidupan orang tuanya sehingga apabila ada pengalaman yang menganggu kehidupan anak maka orang tua pun merasa cemas atau stress. Tujuan Penelitian untuk menganalisa hubungan dampak hospitalisasi anak dengan tingkat kecemasan orang tua di Irina E Atas RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Metode Penelitian yang digunakan observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan rumus slovin dengan jumlah 44 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Hasil Penelitian berdasarkan uji chi-squere dengan tingkat kepercayaan 95 % (α ≤ 0,05) diperoleh nilai p 0.000, 0.002, 0.004 yakni lebih kecil dibandingkan α (0,05) dengan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan terdapat hubungan antara dampak hospitalisasi anak dengan tingkat kecemasan orang tua di Irina E Atas RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata Kunci: Dampak Hospitalisasi Anak, Tingkat Kecemasan, Orang Tua