Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WEB TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Priyambodo, Erfan; Wiyarsi, Antuni; Permanasari, Lis
Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 42, No 2 (2012): November 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis web dalam mata kuliah sejarah dan kepustakaan kimia berdasarkan penilaian teman sejawat (dosen) dan mahasiswa sebagai pengguna serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini didesain sebagai penelitian pengembangan model prosedural. Instrumen yang digunakan lembar penilaian kualitas media dan angket motivasi. Aspek yang dinilai meliputi kemudahan navigasi, pengetahuan dan presentasi informasi, integrasi media, estetika media, serta fungsi media secara keseluruhan. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penilaian oleh dua dosen Jurusan Pendidikan Kimia dan 36 mahasiswa. Hasinya menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berkualitas sangat baik. Terdapat beberapa perbedaan hasil penilaian dari kedua subjek penilai jika ditinjau dari setiap aspek dan indikator penilaian. Pembelajaran dengan menggunakan media interaktif berbasis web mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa sebesar 3,5%.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WEB TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Priyambodo, Erfan; Wiyarsi, Antuni; Permanasari, Lis
Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 42, No 2: November 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis web dalam mata kuliah sejarah dan kepustakaan kimia berdasarkan penilaian teman sejawat (dosen) dan mahasiswa sebagai pengguna serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini didesain sebagai penelitian pengembangan model prosedural. Instrumen yang digunakan lembar penilaian kualitas media dan angket motivasi. Aspek yang dinilai meliputi kemudahan navigasi, pengetahuan dan presentasi informasi, integrasi media, estetika media, serta fungsi media secara keseluruhan. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penilaian oleh dua dosen Jurusan Pendidikan Kimia dan 36 mahasiswa. Hasinya menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berkualitas sangat baik. Terdapat beberapa perbedaan hasil penilaian dari kedua subjek penilai jika ditinjau dari setiap aspek dan indikator penilaian. Pembelajaran dengan menggunakan media interaktif berbasis web mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa sebesar 3,5%.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENDETEKSI MISKONSEPSI MATERI IKATAN KIMIA UNTUK PESERTA DIDIK Salirawati, Das; Wiyarsi, Antuni
Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 42, No 2: November 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh Instrumen Pendeteksi Miskonsepsi Ikatan Kimia (IPMIK) untuk peserta didik SMA. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dengan alasan setengah terbuka. Produk awal (IPMIK I) yang telah dikembangkan divalidasi melalui expert jugdment dengan menggunakan teknik FGD yang melibatkan ahli kimia, pendidikan kimia, miskonsepsi, dan psikometri serta reviewer (dosen kimia dan guru kimia SMA di DIY). Masukan dalam FGD digunakan untuk merevisi instrumen menjadi produk IPMIK II. Selanjutnya, instrumen inti soal divalidasi empiris pada peserta didik SMA di DIY. Hasil uji coba dianalisis IRT tiga parameter untuk menentukan butir-butir soal yang valid. Penelitian ini telah berhasil mengembangkan IPMIK untuk peserta didik SMA yang telah divalidasi empiris terhadap 811 peserta didik SMA kelas XI dari 13 SMA di DIY dan diperoleh 20 butir soal yang valid (produk IPMIK III) berdasarkan analisis IRT tiga parameter
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK PADA PERKULIAHAN WORKSHOP PENDIDIKAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Wiyarsi, Antuni; Partana, Crys Fajar
Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12, No 1 (2009)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.28 KB)

Abstract

This research aims to reveal (1) the effectiveness of Project Based Learning viewed from students autonomy in designing project, (2) the effectiveness of Project Based Learning viewed from students collaborative efforts in finishing project, and 3) Project Based Learning application based on the mastery of students psychomotor aspect in Chemistry Education Workshop subject of study program of Chemistry Education of Department of Chemistry Education, Faculty of Mathematics and Sciences, Yogyakarta State University. Subject of this research included students taking education workshop subject in semester 2 of academic year 2006/2007. There were 53 students divided into 7 groups. The research was designed as Classroom Action Research (CAR) with research steps referring to Kemmis and Mc Taggart model and conducted for 2 cycles. Data were collected by preliminary test for students preliminary capability, sheet of assessment for chemistry learning media design, sheet of observation for cooperation in making media, sheet of assessment for psychomotor and sheet of assessment for media. The result of the research showed that there was an increasing number of groups which have good level in cycle 2 compared to cycle 1 in term of capability of media design, collaboration, assessment for psychomotor and media.
PERAN SERTA ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SECARA INFORMAL Wiyarsi, Antuni; Salirawati, Das; Sulistyowati, Eddy
HUMANIORA Vol 17, No 2: Oktober 2012
Publisher : HUMANIORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Tujuan pertama penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya peran serta orang tua yang berprofesi pendidik dalam penanaman karakter pada anak ditinjau dari enam karakter pokok yang ada. Tujuan kedua untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan cara pandang penanaman karakter kepada anak-anak antara ibu dan bapak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survei. Variabel penelitian adalah peran serta orang tua yang berprofesi sebagai dosen dalam penanaman karakter pada anak. Sampel penelitian sebanyak 120 dosen yang diambil masing-masing 20 dosen dari enam fakultas di UNY. Sampel diambil secara area purposive sampling dengan mempertimbangkan rasio jumlah dosen laki-laki dan perempuan serta usia anak yang dimiliki dosen di bawah 15 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan besarnya peran serta orang tua yang berprofesi sebagai dosen dalam penanaman karakter ditinjau dari enam karakter pokok yang ada, yaitu untuk responden ibu (perempuan) berperan dalam penanaman karakter kereligiusan, kejujuran, kecerdasan, ketangguhan,   kedemokratisan,   dan   kepedulian   berturut-turut   sebesar 4,4274 (dengan kriteria sangat tinggi); 4,2771 (sangat tinggi); 4,1117 (sangat tinggi); 4,1121 (sangat tinggi); 4,1606 (sangat tinggi); dan 4,1164 (sangat tinggi). Adapun untuk responden laki-laki (bapak) berturut-turut 4,2500 (sangat tinggi); 4,1229 (sangat tinggi);   4,0700 (sangat tinggi); 4,0848 (sangat tinggi); 4,0773 (sangat tinggi); dan 4,1159 (sangat tinggi). Tidak ada perbedaan yang signifikan cara pandang penanaman karakter kepada  anak-anak  antara  ibu  dengan  bapak  yang  ditunjukkan  dengan harga thitung sebesar 0,993 pada p sebesar 0,323.
SURVEI TERHADAP TERJADINYA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) WANITA KARIER DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Salirawati, Das; Wiyarsi, Antuni; Sulistyowati, Eddy
HUMANIORA Vol 18, No 1: April 2013
Publisher : HUMANIORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase wanita karier di wilayah DIY yang mengalami KDRT ditinjau dari keempat jenis KDRT yang ada dan persentase wanita karier di wilayah DIY yang mengalami KDRT ditinjau dari usia perkawinan. Penelitian ini didesain sebagai pe- nelitian deskriptif dengan metode survei terhadap wanita karier yang ada di wilayah DIY. Variabel penelitian adalah KDRT pada wanita karier yang berprofesi sebagai pendidik (guru/dosen) dari lima Kabupaten yang ada di DIY. Populasi penelitian adalah seluruh pendidik (guru/ dosen) yang berasal dari lima Kabupaten di DIY, yaitu Kota, Bantul, Sleman, Kulon Progo, dan Gunung Kidul. Sampel penelitian sebanyak 40 wanita karier per Kabupaten yang diambil secara area purpossive sampling. Instru- men penelitian berupa angket yang dijabarkan berdasarkan keempat bentuk KDRT sesuai dengan UU Penghapusan KDRT No. 23 Tahun 2004, yaitu kekerasan fisik, psikis, seksual, dan ekonomi, sehingga memenuhi validitas logis. Hasil penelitian menunjuk- kan bahwa persentase wanita karier di wilayah DIY yang mengalami KDRT ditinjau dari kekerasan fisik, psikis, seksual, dan ekonomi berturut-turut sebesar 20,462%, 21,415%, 21,127%, dan 21,283%. Secara keselu-ruhan persentase rata-rata untuk semua jenis KDRT sebesar 21,072% dengan kriteria/kategori rendah. Persentase wanita karier di wilayah DIY yang mengalami KDRT mulai dari usia perkawinan 1 – 5 tahun, 5,1 – 10 tahun, 10,1 – 15 tahun, dan > 15 tahun berturut-turut sebesar 21,544%, 20,828%, 21,435%, dan 21,223%, semua dalam kriteria/kategori rendah. Data menunjukkan bahwa terdapat sebagian kecil wanita karier yang berprofesi pendidik (guru/dosen) yang mengalami KDRT
PENGEMBANGAN CURRICULUM KNOWLEDGE CALON GURU MELALUI ANALISIS KONTEN KIMIA KONTEKS KEJURUAN Wiyarsi, Antuni; Hendayana, Sumar; Firman, Harry; Anwar, Sjaeful
JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun III
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Curriculum Knowledge yang dimiliki oleh guru akan berdampak pada kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum dalam setting kelas. Secara khusus, guru kimia di sekolah kejuruan harus mampu mengembangkan konten pembelajaran kimia yang sesuai dengan konteks kejuruan. Tulisan ini akan mengkaji efektivitas pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan kemampuan menganalisis konten kimia konteks kejuruan dan meningkatkan curriculum knowledge calon guru kimia. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-postest design dan diterapkan pada Mata Kuliah Kimia SMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar calon guru kimia mengalami peningkatan dalam kemampuan menganalisis konten kimia sesuai konteks kejuruan. Peningkatan pada aspek kemampuan menganalisis Kompetensi Dasar Kimia (rerata n-gain = 0,6676) lebih baik dibandingkan peningkatan dalam kemampuan mengintegrasikan Kompetensi Dasar Kimia dengan Kompetensi Dasar Kejuruan (rerata n-gain = 0,3624). Penguasaan curriculum knowledge calon guru mengalami peningkatan dengan kriteria sedang. Pengembangan kedua kemampuan tersebut harus terus dikembangkan agar calon guru memiliki kompetensi yang optimal dalam mengembangkan pembelajaran kimia yang efektif dan efisien di sekolah kejuruan.Kata kunci: Curriculum Knowledge, calon guru kimia, kimia konteks kejuruan, analisis konten
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENDETEKSI MISKONSEPSI MATERI IKATAN KIMIA UNTUK PESERTA DIDIK Salirawati, Das; Wiyarsi, Antuni
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 42, No 2: November 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/jk.v42i2.1946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperoleh Instrumen Pendeteksi Miskonsepsi Ikatan Kimia (IPMIK) untuk peserta didik SMA. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dengan alasan setengah terbuka. Produk awal (IPMIK I) yang telah dikembangkan divalidasi melalui expert jugdment dengan menggunakan teknik FGD yang melibatkan ahli kimia, pendidikan kimia, miskonsepsi, dan psikometri serta reviewer (dosen kimia dan guru kimia SMA di DIY). Masukan dalam FGD digunakan untuk merevisi instrumen menjadi produk IPMIK II. Selanjutnya, instrumen inti soal divalidasi empiris pada peserta didik SMA di DIY. Hasil uji coba dianalisis IRT tiga parameter untuk menentukan butir-butir soal yang valid. Penelitian ini telah berhasil mengembangkan IPMIK untuk peserta didik SMA yang telah divalidasi empiris terhadap 811 peserta didik SMA kelas XI dari 13 SMA di DIY dan diperoleh 20 butir soal yang valid (produk IPMIK III) berdasarkan analisis IRT tiga parameter.
Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Kimia Terintegrasi Konteks Kejuruan Untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru SMK di DIY Wiyarsi, Antuni; Ikhsan, Jaslin; Sukisman, Sukisman
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15562

Abstract

Pembelajaran kimia yang terintegrasi konteks kejuruan akan meningkatkan minat belajar siswa karena pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi siswa SMK. Kegiatan PPM ini bertujuan untuk membekali guru kimia SMK dengan pengetahuan pentingnya integrasi konten kimia dengan konten kejuruan dan penguatan konten kimia dalam konteks kejuruan serta memotivasi guru kimia untuk mengembangkan pembelajaran kimia yang sesuai konteks kejuruan. Kegiatan ini ditujukan untuk guru mata pelajaran kimia yang mengajar di SMK. Kegiatan dilaksanakan dengan ceramah, diskusi dan penugasan. Materi pelatihan yang diberikan meliputi; kurikulum kimia SMK, integrasi konten kimia dengan konteks kejuruan, konten pengayaan minyak bumi untuk SMK teknologi rekayasa, konten pengayaan pengelolaan limbah pertanian untuk SMK agribisnis dan agroteknologi serta konten pengayaan kimia obat untuk SMK kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta aktif selama kegiatan serta memberikan tanggapan yang sangat baik terhadap kegiatan pelatiha. Kegiatan pelatihan mampu memberikan pemahaman awal tentang pentingnya mengintegrasikan konteks kejuruan dalam pembelajaran kimia di SMK meningkatkan pemahaman konten pengayaan  kimia konteks kejuruan guru kimia SMK serta memberikan motivasi yang sangat baik pada guru untuk mengembangkan pembelajaran kimia di SMK sesuai konteks kejuruan.
COLLABORATIVE LEARNING TO IMPROVE PRESERVICE TEACHERS’ KNOWLEDGE ABOUT CHEMISTRY CONTENT IN THE AUTOMOTIVE VOCATIONAL CONTEXT Wiyarsi, Antuni; Hendayana, Sumar; Firman, Harry; Anwar, Sjaeful
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2015, TH. XXXIV, NO. 3
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.7337

Abstract

Abstract: This study was aimed to examine the effectiveness of collaborative problem-solving-based learning to improve knowledge about chemistry content in the automotive vocational context. The study design used was one-group pretest-posttest design and applied to Vocational Chemistry subjects. Data analysis was performed by using the normalized gain-test formula and t-test using SPSS software version 21. The findings showed that collaborative learning is effective to improve pre-service teachers? knowledge about chemistry content of petroleum and polymer chemistry. The mastery level of basic knowledge about the petroleum and polymers is fairly good. However, the knowledge of the content of petroleum and polymer applications in the automotive field is not satisfactory. Although the application content knowledge increased with the moderate criterion for the application of petroleum and with the low criterion for polymer applications, the mastery level of pre-service teachers at the end of the course was still low. Factors that allegedly become the causes of the low mastery of application content knowledge are the characteristic factor of the content, conceptual learning difficulties and the experience factor. Keywords: content knowledge, chemistry in the vocational context, preservice chemistry teachers, petroleum, polymers PEMBELAJARAN KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KONTEN KIMIA KONTEKS KEJURUAN OTOMOTIF CALON GURU KIMIA Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran kolaboratif berbasis pemecahan masalah dalam meningkatkan pengetahuan konten kimia konteks kejuruan otomotif. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretes-postes design dan diterapkan pada mata kuliah Kimia SMK. Analisis data dilakukan dengan uji t menggunakan software SPPS edisi 21 dengan menggunakan rumus gain-test yang dinormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif efektif dalam meningkatkan pengetahuan konten minyak bumi dan polimer bagi mahasiswa calon guru kimia. Tingkat penguasaan pengetahuan dasar tentang minyak bumi dan polimer cukup baik. Namun, untuk pengetahuan konten aplikasi minyak bumi dan polimer dalam bidang otomotif belum memberikan hasil yang menggembirakan. Meskipun pengetahuan konten aplikasi tersebut meningkat dengan kriteria peningkatan sedang untuk aplikasi minyak bumi dan kriteria rendah untuk aplikasi polimer, tingkat penguasaan calon guru di akhir perkuliahan masih rendah. Faktor yang diduga menjadi penyebab rendahnya penguasaan pengetahuan konten aplikasi ini adalah faktor karakteristik konten, kesulitan belajar konseptual, dan faktor pengalaman. Kata Kunci: pengetahuan konten, kimia konteks kejuruan, calon guru kimia, minyak bumi, polimer