Articles

Found 18 Documents
Search

MIGRABILITY OF ADDITIVE ( STEARAT ACID AND PALMITAT ACID) IN THE SOLID STATE OF POLYMER MN, Nasruddin; Wirjosentono, Basuki; Tulus, Tulus; Herawan, Tjahyono
Jurnal Dinamis No 5 (2009)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTPoly vinyl Chloride ( PVC) represent materials of thermoplastic as solid polymer conducted in the form of plastic sheet which not yet been mixed with something additive, while other film mixed with additive in the form of oleic acid and Palmitic Acid with comparison 10 : 1; 10 : 2; 10 : 3; and 10 : 4; tested migration testing by arranging in film and pressing between each of PVC and oleic acid, PVC and Palmitic Acid; after that they kept in a place that available and left araund 30 days, then the additive migration of oleic acid into PVC equal to 4.2035 % and the additive of Palmitic to PVC 5.8080 %. From the result obtained the amount of additive migration of oleic acid to is PVC smaller than the additive migration of Palmitic Acid to PVC. It also can be seen that effect of additive migration to solid polymer progressively increase (linearly compass with keeping time).Keyword : Polymer - PVC - Additive - Migration - Time.
Preparationof Fe-Chitosan Schiff Base Complex Sitanggang, Boy Chandra; Wirjosentono, Basuki; Ginting, Mimpin
JURNAL PENDIDIKAN KIMIA (JPKim) Vol 8, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA (JPKim)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkim.v8i3.4886

Abstract

Abstract.Chitosan Schiff base (BS) was synthesized through reaction of chitosan with salycilaldehyde, next, chitosan Schiff base (BS) reacted with Fe to form Fe-chitosan Schiff base complex (BSF). The presence of Schiff base confirmed by FT-IR at 1604,77 cm-1 for imine group. Chitosan soluble in acidic solution while chitosan Schiff base partially dissolve. Subsequently, absorption of Fe was determine with ICP-MS at 1, 2, 3, 4, 5 hours (BSF 1, BSF2, BSF 3, BSF 4, BSF 5) resulting 269,98, 289, 311,8, 361,06, 492,51 ppm. Keywords: chitosan, chitosan Schiff base, Fe complex
IMPREGNASI REAKTIF KAYU KELAPA DENGAN PLASTIK POLISTIRENA SERTA PENYEDIAAN KOMPOSIT POLISTIRENA MENGGUNAKAN PENGUAT SERBUK KAYU KELAPA Suharty, Neng Sri; Wirjosentono, Basuki
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 4, No 2 (2005)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kayu kelapa (KK) dapat diperbaiki kualitasnya dengan teknik impregnasi reaktif dengan larutan resin polistirena (PS) bekas termodifikasi asam akrilat (AA). Proses impregnasi dilakukan dalam impregnator tertutup pada suhu kamar dengan konsentrasi larutan resin optimum 20% selama 72 jam. Kualitas KK terimpregnasi dikarakterisasi menggunakan pengujian mekanis modulus patah (MOR), rapat massa, analisis termal diferensial (DTA), analisis permukaan dengan scanning elektron mikroskop (SEM) dan spektroskopi infra merah (FTIR). Setelah diimpregnasi kualitas KK meningkat dari kelas III menjadi kelas II/I,menurut kekuatan kayu Standar Nasional Indonesia (SNI 03 3527 – 1994). Penyedian secara reaktif komposit PS bekas teermodifikasi AA menggunakan 30% penguat serbukkayu kelapa (SKK) dapat meningkatkan harga kekuatan tariknya.
IDENTIFICATION OF PHENOL COMPOUNDS OF LIQUID SMOKE SHELL OIL AT HIGH TEMPERATURE PYROLYSIS Ardilla, Desi; Tamrin, Muhammad; Wirjosentono, Basuki; ,, Eddiyanto
JURNAL ILMU PERTANIAN "AGRIUM" Vol 19, No 3 (2015)
Publisher : JURNAL ILMU PERTANIAN "AGRIUM"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.906 KB)

Abstract

The aim of this study was to determine the content of phenol in the liquid smoke palm kernel shells produced at a temperature 600ᵒC, 700ᵒC, 800ᵒC. Pyrolysis process was carried out by using a furnice that surrounding covered with fire-resistant white cement so that the smoke does not escape into the air and liquid smoke produced more leverage. Temperatures used 600ᵒC, 700ᵒC, 800ᵒC use with condenser-type spiral coil number of turns 30. Liquid smoke produced in deposited for 7 days and in the centrifuge with a rotation speed of 3800 rpm for 60 minutes, filtered and distilled at 125ᵒC temperature for 60 minutes. Liquid smoke analyzed (characterization) using GC-MS and phenol identified for each temperature 600ᵒC is 35.09%, the temperature 700ᵒC is 37.962% and 37.494% temperature 800ᵒC is.Keywords: Liquid Smoke, Phenol compounds, GC-MS
PENINGKATAN SIFAT MEKANIK DAN TERMAL KAYU KELAPA SAWIT DENGAN TEKNIK KOMPREGNASI REAKTIF ., Nurfajriani; Hutabarat, Wesly; ., Thamrin; Wirjosentono, Basuki; Gea, Saharman
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA VOL 15, NO 2 (2014): JURNAL PENELITIAN SAINTIKA
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Characterization of Oil Palm Trunks (OPT) in height rod different OPT that compregnated with polystyrene resin modifications have been done, polystyrene resins modified with acrylic acid and benzoyl peroxide incorporated into the OPT pore size 15x2x2 cm3 shaped beam that is placed in the compregnator has been modified with -5 atm pressure for 15 minutes. Based on the tensile tests conducted showed that the optimum mechanical properties of the OPT on the bottom of the stem height. with the addition of 20% resin. Similarly, the thermal properties OPT marked increases with increasing temperature degradation of OPT compregnated modified polystyrene resin at a concentration of 20%. From the above two tests showed that OPT improved quality of prior treatment compregnation, analysis of thermal degradation by using Thermogravimetry
Pembuatan Plastik Kemasan Terbiodegradasikan Dari Polipropylena Tergrafting Anhidrid Maleat dengan Bahan Pengisi Pati Sagu Kelapa Sawit Matondang, Tuty Dwi Sriaty; Wirjosentono, Basuki; Yunus, Darwin
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Valensi Volume 3, No.2, November 2013
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Syarif Hidayatullah State Islamic Uni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v3i2.507

Abstract

Abstrak   Pati sagu kelapa sawit mempunyai potensi yang besar untuk dijadikan filler pada pembuatan bahan kemasan terbiodegradasikan dari polypropylena tergrafting maleat anhidrida. Pati sagu kelapa sawit dapat diekstraksi dari batang kelapa sawit . Grafting polypropylena dengan maleat anhidrida dilakukan dengan metode refluks dari 1 g maleat anhidrida, 0,1 g BPO, 10 g polypropylene dengan xylene sebagai pelarut. Campuran polypropylena tergrafting maleat anhidrida dan pati sagu kelapa sawit dilakukan dengan metode kempa tekan pada temperatur 1700C selama 20 menit dengan variasi polypropylena tergrafting maleat anhidrida dan pati sagu kelapa sawit adalah (99,5: 0,5), (99:1), (98:2), (97:3), ( 96:4) (%b/b) dan tapioka komersil sebagai pembanding dengan variasi (99,5:0,5), (99:1), (99:2) (%b/b). Hasil penelitian menunjukkan campuran dengan perbandingan (97:3) adalah yang paling optimum dimana tensil strenght 16,010 N/m2; elongation et break 8,593% sedangkan pada perbandingan (98:2) harga elongation et break hampir sam dengan harga elongation et break tapioka komersil sebagai pembanding yaitu 3,1875% dan 3,847%. Menurut persyaratan kemasan terbiodegradasikan SNI 7188.7:2011 campuran yang berisi termoplastik, pati alami tidak mengandung prodegradant dan harga elongation et break kurang dari 5% dapat dipakai untuk bahan pembuatan plastik kemasan terbiodegradasikan . Penelitian ini didukung oleh Uji SEM, Uji DTA, Uji FTIR dan Uji kemampuan terurai di alam.Uji SEM, Uji DTA, Uji FTIR dan Uji kemampuan terurai dialam.   Kata kunci : kemasan biodegradable, grafting polypropylena, pati dari batang kelapa sawit   Abstract   Palm sago starch has a big potential to be filler for biodegradable packaging material. Starch of palm sago starch can be extracted of the oil palm trunk. Grafted polypropylena with maleic unhidride by refluks method from 1g maleic unhidride, 0,1 g BPO and 10 g polypropylena   with xylene as solvent made PP-g-MA. Mixed between PP-g-MA and PSKS (starch of the oil palm trunkl) with cross clamp method at temperatures 1700C for 20 minutes with variation PP-g-MA and PSKS were (99,5:0,5), (99:1), (98:2), (97:3), (96:4), (%w/w). As a comparison Shanghai brand commercial Tapioca with comparative variation (99,5:0,5) (99:1), (99:2) (%w/w). The reseach yield show that biodegradable packaging PP-g-MA and PSKS (97:3) the most optimum in mechanical characteritic; tensile strenght 16,010N/m2, elongation et break 8,5937%. At the comparison (98:2) tensil strenght 6,9410 N/m2, elongation et break 3,1875% same with tapioca commercial. According to biodegradable packaging requirement ISO 7188.7:2011 mixture containing thermoplastic, starch and elongation et break less than 5% can be used a raw material of plastic biodegradable. The research supported by SEM test, DTA test, FTIR test and Biodegradale test.   Keywords : Biodegradable packaging, Grafting Polypropylena, Starch of the oil palm trunk
PEMANFAATAN ASAP CAIR DARI TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI KOAGULAN KOMERSIAL KARET ALAM NIAS UTARA Telaumbanua, Zulmakmur; Wirjosentono, Basuki; Eddiyanto, Eddiyanto
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v2i2.49

Abstract

Penggunanaan asap cair, residu, dan destilatnya asap cair sebagai penggumpal karet alam dari Kabupaten Nias Utara telah diteliti. Seluruh karet yang terkoagulasi yang diperoleh dengan memanfaatkan   koagulan di atas telah dianalisa sesuai dengan uji baku karet Indonesia. Hasil penelitian ini telah dibandingkan dengan gumpalan karet yang menggunakan asam formiat. Kadar kotoran, kadar abu, dan  kadar nitrogen, juga kandungan bahan mudah menguap, viskositas Mooney, dan plastisasi retensi indeks (PRI) telah diuji. Kecepatan koagulasi, dan kualitas terbaik diperoleh saat menggunakan destilat asap cair sebagai koagulan dan hasil akhir produkini adalah setar dengan SIR-20.
PENGARUH VISKOSITAS KITOSAN DARI BERBAGAI BERAT MOLEKUL TERHADAP PEMBUATAN KITOSAN NANOPARTIKEL MENGGUNAKAN ULTRASONIC BATH Nasution, Zuhairiah; Agusnar, Harry; Alfian, Zul; Wirjosentono, Basuki
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v2i2.50

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh viskositas kitosan dari berbagai berat molekul terhadap pembuatan kitosan nanopartikel dengan menggunakan ultrasonic bath. Kitosan merupakan salah satu polisakarida alam yang diperoleh dari deasetilasi kitin. Dewasa ini aplikasi kitosan telah sangat banyak dan meluas. Perkembangan penelitian kitosan juga telah sangat berkembang salah satunya dengan memodifikasi kitosan menjadi berukuran nano. Banyak cara untuk memodifikasi kitosan menjadi kitosan nanopartikel. Dalam penelitian ini, pengubahan kitosan menjadi kitosan nanopartikel dengan menggunakan instrument ultrasonic bath dengan menggunakan TPP 1% sebagai pengikat silang dan asam oleat sebagai surfaktan dengan memvariasikan berat molekul kitosan, konsentrasi larutan kitosan dan lama penyimpanan larutan kitosan. Data menunjukkan viskositas larutan kitosan menurun seiring dengan lamanya waktu penyimpanan kitosan. Larutan kitosan dengan konsentrasi sama, penurunan viskositasnya lebih nyata terlihat pada kitosan berat molekul tinggi dibandingkan kitosan berat molekul sedang. Penurunan viskositas ini terjadi karena kitosan mengalami hidrolisis ketika bereaksi dengan larutan asam. Hasil foto SEM menunjukkan, larutan kitosan 1% dari kitosan berat molekul tinggi dengan penyimpanan 1 hari menghasilkan homogenitas partikel yang paling baik. Karena pada penyimpanan 1 hari kitosan belum mengalami hidrolisis dalam larutan asam. Spectrum FTIR menunjukkan terdapatnya semua gugus fungsi yang khas pada kitosan.
PEMANFAATAN SELULOSA MIKROKRISTAL DARI TANDAN KELAPA (Cocos nucifera L) SEBAGAI PENGISI PLASTIK POLIPROPILENA YANG TERBIODEGRADASIKAN Syahfriana, Poppy; Muis, Yugia; Wirjosentono, Basuki
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknologi Kimia Unimal
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v2i2.51

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan dalam pembuatan komposit biodegradabel dengan pengisi mikrokristal selulosa yang bersumber dari tandan kelapa (Cocos Nucifera L) dan polipropilena. Hasil penelitian menunjukan bahwa komposit biodegradabel yang memiliki sifat terbaik dan sesuai dengan SNI 7188.7:2011 adalah dengan perbandingan PP dan MCC pada perbandingan 80% : 20%  dimana mempunyai sifat mekanis yang paling maksimum dimana harga kekuatan tarik 25,722 N/m2 dan kemuluran 5,292%. Sedangkan pada perbandingan 70% : 30% harga kekuatan tarik 15,753 N/m2 dan kemuluran 3,760% .Dari uji DTA spesimen komposit PP : MCC (80:20) menunjukkan kenaikan temperatur leleh nya dari 62,65°C menjadi 62,85 °C dan kenaikan temperatur dekomposisi nya dari 376,28 °C menjadi 342,67 °C. Laju persentase biodegradasi yang paling tinggi yakni pada komposit biodegradabel dengan perbanding 80 : 20 yaitu pada tanah kompos sebesar 2,668%. Dan dari hasil FTIR menunjukkan bahwa setelah biodegradasi telihat kenaikan gugus δ(O-H) pada peak 3445cm-1 dan kenaikan gugus δ(>C=O) pada peak 1730 cm-1 .
PENINGKATAN SIFAT MEKANIK DAN TERMAL KAYU KELAPA SAWIT DENGAN TEKNIK KOMPREGNASI REAKTIF ., Nurfajriani; Hutabarat, Wesly; ., Thamrin; Wirjosentono, Basuki; Gea, Saharman
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 15, No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Characterization of Oil Palm Trunks (OPT) in height rod different OPT that compregnated with polystyrene resin modifications have been done, polystyrene resins modified with acrylic acid and benzoyl peroxide incorporated into the OPT pore size 15x2x2 cm3 shaped beam that is placed in the compregnator has been modified with -5 atm pressure for 15 minutes. Based on the tensile tests conducted showed that the optimum mechanical properties of the OPT on the bottom of the stem height. with the addition of 20% resin. Similarly, the thermal properties OPT marked increases with increasing temperature degradation of OPT compregnated modified polystyrene resin at a concentration of 20%. From the above two tests showed that OPT improved quality of prior treatment compregnation, analysis of thermal degradation by using Thermogravimetry