Articles

Found 14 Documents
Search

PERFORMAN AYAM SENTUL FASE DEVELOPER YANG DIBERI BERBAGAI TINGKAT TEPUNG KUNYIT ( Curcuma domestica, Val) SEBAGAI IMBUHAN PAKAN wiradimadja, rachmat
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.567 KB) | DOI: 10.24198/jit.v18i1.18394

Abstract

 Penelitian ini dilaksanakan di kandang Test Farm Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kunyit (Curcuma domestica Val)    dalam ransum sebagai feed aditif terhadap performan ayam Sentul Debu periode developer.  Penelitian ini mengunakan 60 ekor ayam sentul betina umur 16 minggu  yang di tempatkan kedalam 20  unit kandang dan tiap kandang terdiri dari 3 ekor.  Metoda percobaan adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap , terdiri atas empat perlakuan ransum dengan lima ulangan.   Perlakuan terdiri dari R0= Ransum basal, R1 = Ransum basal ditambah  tepung kunyit 0,1%, R2 = Ransum basal ditambah tepung kunyit 0,2% dan R3 = Ransum basal ditambah tepung kunyit 0,3%.  Peubah yang diamati adalah konsumsi ransum, umur pertama bertelur, dan bobot ayam saat pertama bertelur.   Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa penambahan  tepung kunyit dalam ransum memberikan pengaruh   yang   nyata terhadap konsumsi ransum,     bobot badan awal bertelur dan umur dewasa kelamin.  Kesimpulan dari penelitian adalah penambahan tepung kunyit hingga 0,3% dapat diberikan pada   ransum  ayam sentul periode developer  sebagai feed additive.
Dekolagenasi Limbah Tulang Ayam oleh Filtrat Abu Sekam Padi terhadap Kandungan Kalsium dan Fosfor Noor, Fitri Apriani; Wiradimadja, Rachmat; Rusmana, Denny
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Edisi Perdana eJurnal Mahasiswa Universitas Padjadjaran
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.485 KB)

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan mulai tanggal 06 Maret 2012 sampai dengan tanggal 20 Maret 2012 di Laboratorium Nutrisi Ternak Unggas, Non-Ruminasia dan Industri Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Sumedang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan konsentrasi filtrat abu sekam padi (FASP) dan waktu perendaman terhadap dekolagenasi, kandungan kalsium, dan fosfor limbah tulang ayam. Penelitian menggunakan metode eksperimental rancangan tersarang (4X5), yang terdiri dari faktor K yaitu konsentrasi FASP (10% dan 20%) dan faktor W yaitu waktu perendaman (24 jam dan 48 jam). Peubah yang diamati yaitu dekolagenasi, kandungan kalsium, dan fosfor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi FASP berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kandungan kalsium, sedangkan waktu yang tersarang dalam konsentrasi berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap dekolagenasi dan kandungan fosfor. Perlakuan konsentrasi FASP 20% dengan lama perendaman 48 jam merupakan perlakuan yang tepat pada pengolahan limbah tulang ayam oleh FASP menghasilkan dekolagenasi, kandungan kalsium, dan fosfor optimalKata kunci : FASP, limbah tulang ayam, dekolagenasi, kalsium, fosfor.
Imbangan Efisiensi Protein Broiler yang Diberi Ransum Mengandung Ekstrak Kulit Jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain) Khodijah, Erna Siti; -, Abun; Wiradimadja, Rachmat
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.552 KB)

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Kandang Unggas Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran pada tanggal 19 April sampai dengan 24 Mei 2012. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan tingkat penggunaan ekstrak kulit jengkol yang tepat dalam ransum yang menghasilkan imbangan efisiensi protein optimal pada ayam broiler. Penelitian ini menggunakan 100 ekor ayam broiller umur satu hari (DOC) strain Cobb yang ditempatkan  ke  dalam 20  unit  kandang  selama  lima  minggu.  Penelitian  ini  menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan ransum, yaitu R0 (ransum basal tanpa ekstrak kulit jengkol), dan ransum dengan penambahan ekstrak kulit jengkol yaitu R1 (0,01%), R2 (0,02%), dan R3 (0,03%), setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali. Peubah yang diamati adalah pertambahan bobot badan, konsumsi protein, dan imbangan efisiensi protein. Data dianalisis dengan menggunakan Sidik Ragam dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak kulit jengkol pada tingkat 0,02% dalam ransum menghasilkan imbangan efisiensi protein ayam broiler yang optimal. Kata kunci : Ekstrak kulit jengkol, imbangan efisiensi protein, ayam broiler
PerformanAyam Broiler yang Diberi Ransum MengandungEkstrak KulitJengkol(Pithecellobiumjiringa (Jack) Prain) Habibah, Ai Siti; -, Abun; Wiradimadja, Rachmat
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Edisi Perdana eJurnal Mahasiswa Universitas Padjadjaran
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.114 KB)

Abstract

Penelitiandilaksanakanmulaitanggal 19 Mei sampaidengan 24 April 2012 bertempat di KandangUnggasFakultasPeternakanUniversitasPadjadjaran, Sumedang.Penelitianbertujuanuntukmengetahuipengaruh dan tingkatpenggunaanekstrakkulitjengkoldalamransum yang menghasilkanperforman optimal padaayam broiler.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimentalmenggunakanRancanganAcakLengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, dan 5 kali ulangan, yaituransumtanpaekstrakkulitjengkol (R0), ransumdenganpenambahan 0,01% ekstrakkulitjengkol (R1), ransumdenganpenambahan 0,02% ekstrakkulitjengkol (R2), danransumdenganpenambahan 0,03% ekstrakkulitjengkol (R3). Peubah yang diamati adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Data dianalisis dengan menggunakan Sidik Ragam dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasilpenelitiandiperolehbahwapenggunaan ekstrak kulit jengkol dalam ransum berpengaruh terhadap pertambahan bobot badan ayam broiler. Tingkat penggunaan ekstrak kulit jengkol dalam ransum sebesar 0,02% menghasilkan pertambahan bobot badan yang optimal, namun tidak mempengaruhi konsumsi dan konversi ransum.   Kata Kunci : Ekstrakkulitjengkol, performan, broiler
Dekolagenasi, Kandungan Kalsium dan Fosfor Limbah Tulang Ayam oleh Larutan KOH Mayasaroh, Intan; Rusmana, Denny; Wiradimadja, Rachmat
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.12 KB)

Abstract

Penelitianbertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman limbah tulang ayam oleh larutan KOH terhadap dekolagenasi, kandungan kalsium, dan fosfor. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan20 Maret 2012 di Laboratorium Nutrisi Ternak Unggas, Non Ruminansia dan Industri Makanan Ternak Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran. Penelitian menggunakan metode rancangan eksperimen tersarang. Perlakuan terdiri dari dua faktor, yaitu konsentrasi (K) KOH 2% dan 4% serta waktu perendaman (W) 24 jam dan 48 jam, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi KOH tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap dekolagenasi, kandungan kalsium, dan fosfor. Waktu perendaman yang tersarang pada konsentrasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap dekolagenasi dan kandungan fosfor. Kata Kunci : KOH, limbah tulang ayam, dekolagenasi, kalsium, fosfor
Pengaruh Perendaman Limbah Tulang Ayam menggunakan NaOH terhadap Tingkat Dekolagenasi, Kandungan Kalsium dan Fosfor Winarsih, Wiwin; Rusmana, Denny; Wiradimadja, Rachmat
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.257 KB)

Abstract

Penelitian  telah dilakukan  di  Laboratorium Nutrisi Ternak Unggas Non Ruminansia dan Industri Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jatinangor, selama 2 minggu yaitu dari tanggal 6  -  20 Maret 2012. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan NaOH dan lama  perendaman limbah tulang ayam terhadap tingkat dekolagenasi, kandungan kalsium dan fosfor produk tulang ayam. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan tersarang (4 X 5), yang terdiri atas dua tingkat konsentrasi (2% dan 4%) untuk NaOH serta kombinasi tingkat waktu selama 12 jam dan 48 jam. Peubah yang diamati adalah tingkat dekolagenasi, kandungan kalsium dan fosfor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH 4% berpengaruh nyata (P<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi NaOH 2% terhadap dekolagenasi, kandungan kalsium dan fosfor Sedangkan lama waktu perendaman 48 jam berpengaruh nyata (P<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan lama waktu perendaman 24 jam terhadap dekolagenasi dan kandungan fosfor.  Kata Kunci : limbah tulang ayam,NaOH, dekolagenasi, kalsium, fosfor
PERUBAHAN SIFAT FISIK BIJI KANGKUNG SELAMA PENYIMPANAN (Physical Properties Condition of Ipomea reptans Seeds During Storage) Septian, M. H.; Hernaman, Iman; Wiradimadja, Rachmat
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ipomea reptans seeds have been widely used as alternative feed and usually before use for livestock was stored in the storage. This experiment was aimed to study of physical properties condition of Ipomea reptans seeds during storage. The experiment was arranged in a completly randomized design. The collected data was analyzed using Duncan’s test. Twenty-five sacks was contained Ipomea reptans seeds as much as 20 kg into 5 treatment with storage duration of 0, 1, 2, 3, and 4 weeks, then each measured water content and physical properties. The result showed that the long storage had significantly (P <0.05) increased the water content, but decreased (P <0.05) specific gravity, bulk density, and compacted bulk density. The pattern of relationship between duration of storage and water content of Ipomea reptans seeds formed regression equation y = 1.5652X + 8.4536, with value R2 = 0,9193. The Conclusion, long storage can cause changes physical properties of Ipomea reptans seeds.
Pendugaan Kadar Kolesterol Daging dan Telur Berdasarkan Kadar Kolesterol Darah pada Puyuh Jepang (Estimated Cholesterol Levels Meat and Egg Based on Blood Cholesterol on the Japanese Quail ) Rahmat, Dedi; Wiradimadja, Rachmat
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.285 KB) | DOI: 10.24198/jit.v11i1.405

Abstract

Kolesterol tubuh dapat berasal dari dua sumber, yaitu berasal dari makanan (kolesterol eksogen), dan kolesterol yang diproduksi sendiri oleh tubuh (kolesterol endogen).  Jika jumlah kolesterol yang berasal dari makanan sedikit, untuk memenuhi kebutuhan jaringan dan organ lain maka sintesis kolesterol dalam hati dan usus akan meningkat. Sebaliknya, jika jumlah kolesterol dalam makanan meningkat maka sintesis kolesterol dalam hati dan usus akan menurun. Cara yang dapat dipakai untuk menurunkan kadar kolesterol daging dan telur adalah dengan menurunkan kolesterol darah. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar kolesterol darah dengan kadar kolesterol daging dan telur telah dilakukan dengan menggunaan 120 ekor puyuh.  Parameter yang diukur meliputi kadar kolesterol darah, daging, dan telur. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan curve expect 1.3. Hasil penelitian diperoleh hubungan antara kadar kolesterol darah dengan kolesterol daging tinggi (r = 0,87) dengan model penduga mengikuti persamaan regresi : Y = -1,0631 + 0,0235X – 0,0001X2, dan hubungan antara kadar kolesterol darah dengan kolesterol telur tinggi (r = 0,89) dengan model penduga mengikuti persamaan regresi : Y = -1,2059 + 0,0190X – 0,0001X2 Kata kunci :  Puyuh, telur, daging, dan kolesterol darah.
Performance and Diet Digestibility of Male Garut Lamb Fed Ipomea reptans Seed Septian, Mohamad Haris; Hernaman, Iman; Wiradimadja, Rachmat; Santoso, Fransiskus Teguh
Buletin Peternakan Vol 42, No 4 (2018): BULETIN PETERNAKAN VOL. 42 (4) NOVEMBER 2018
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.112 KB) | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v42i4.31647

Abstract

The experiments aimed to study about the performance and diet digestibility of male Garut lamb were a diet containing  Ipomea reptans seeds. Twenty two Garut sheeps at the age of 6-8 months with an average body weight of 16.17±1.33 kg were divided into four diet treatments containing 0%, 10%, 20%, and 30% Ipomea reptans seed and maintained for 10 weeks to measure the performance and digestibility of the diet. The study was conducted experimentally and the data collected and tested by Duncan’s test. The results showed that the use of Ipomea reptans seeds up to 30% increased (P<0.05) feed intake, average daily gain, dry and organic matter digestibility, but it had no effect on feed conversion. In Conclusion, the use of Ipomea reptans seed up to 30% yielded the best performance and diet digestibility and produced the same quality of diet.
Effect Of Graded Substitution Levels Of Pigeon Pea (Cajanus Cajan) Leaf Meal For Berseem Leaf Meal On Broiler Performance Eltayeb, Esam Eldin; Abdulmuttalab, Salah Ahmed; Wiradimadja, Rachmat; Wijastuti, Tuti; tarmidi, Ana Rohana
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 40, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.548 KB)

Abstract

The main object of this study was to assess the productive and physiological responses of broiler chickens to dietary Pigeon Pea (Cajanus cajan) Leaf Meal (PPLM) as an ingredient. 200 day-old, unsexed Ross (303) broiler chicks were used as experimental birds; they were distributed to (5x10x4) following the completely randomized design (CRD). Experimental diets were formulated to (0.0%, 2.5%, 5.0%, 7.5% and 10.0% PPLM), at the expense of alfalfa meal which was included at 10.0% in the control diet. Feed and water were provided ad labium. Experimental period lasted for 7 weeks. Results revealed that there was a significant difference (P<0.05) in feed intake between level (2.5% - 5.0%), PPLM and control. There was no significant difference in total body weight gain. Feed conversion ratio (FCR) results showed that all birds fed PPLM were lagging after control, no significant difference detected between control and 5.0% PPLM. In conclusion the study showed that Pigeon pea (Cajanus cajan) leaf meal could be included in broiler diets at level 2.5-5.0% without any adverse effects on broiler performance.