Articles

Penanaman Konsep Bilangan Desimal dengan Menggunakan Kalkulator pada Siswa Kelas IV SD Negeri No. 7 Ngulak Winarni, Sri
EDUMATICA | Journal Pendidikan Matematika EDUMATIKA: Volume 01 No 01 Tahun 2011
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Univ. Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak Artikel ini mendeskripsikan penanaman konsep bilangan desimal dengan menggunakan kalkulator pada siswa Kelas IV SD Negeri No. 7 Ngulak.. Penanaman konsep bilangan desimal dengan menggunakan kalkulator dalam penelitian ini hanya untuk menanamkan konsep bilangan desimal sehingga dengan penggunaan kalkulator dalam pembelajaran diharapkan siswa benar-benar yakin dengan konsep yang ditemukan dan siswa benar-benar  mengerti arti atau makna bilangan desimal. Sedangkan dalam mengerjakan soal-soal siswa tidak diperkenankan menggunakan kalkulator. Hasil penelitian menunjukkan kalkulator dapat memudahkan siswa menemukan pola bilangan pecahan yang penyebutnya 10, 100, dan 1000 menjadi bilangan desimal, dan sebaliknya, mengerti konsep lambang bilangan berbeda apabila dikalikan atau dibagikan bilangan yang sama menghasilkan bilangan yang sama, dan konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal. Kata Kunci: Penanaman Konsep, bilangan desimal, kalkulator.
PENANAMAN KONSEP KESAMAAN DAN KETAKSAMAAN BILANGAN DESIMAL DENGAN MENGGUNAKAN KALKULATOR PADA SISWA KELAS IV SDN NO. 7 NGULAK Winarni, Sri
EDUMATICA | Journal Pendidikan Matematika Vol 2, No 01 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Univ. Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan penanaman konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal dengan menggunakan kalkulator. Penanaman konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal dengan menggunakan kalkulator dalam penelitian ini hanya untuk menanamkan konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal sehingga dengan penggunaan kalkulator dalam pembelajaran diharapkan siswa benar-benar yakin dengan konsep yang ditemukan dan siswa benar-benar  mengerti arti atau makna konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal. Selanjutnya pada saat siswa mengerjakan soal-soal tentang kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal sebaliknya siswa tidak diperkenankan menggunakan kalkulator. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan kalkulator dapat memudahkan siswa untuk mengerti konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan desimal, sehingga pada saat menyelesaikan soal-soal kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal siswa tidak mengalami kesulitan.
TGFU SEBUAH INOVASI PEMBELAJARAN PERMAINAN Winarni, Sri
Jurnal FKIP : MOTION Vol 2, No 02 (2011): MOTION
Publisher : Jurnal FKIP : MOTION

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

TGFU SEBUAH INOVASI PEMBELAJARAN PERMAINAN Oleh:   Sri Winarni Universitas Negeri Yogyakarta   Teaching Game for Understanding (TGfU) sebagai sebuah model pengajaran permainan menjadi makin dikenal di seluruh dunia.  Layaknya sebuah gagasan baru maka terdapat persetujuan dan tidak persetujuan.  Sebuah inovasi perlu pendukung atau agen-agen inovasi.  Khusus untuk pengenalan TGFU dikalangan guru, dan calon guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, serta siswa perlu dilakukan secara bertahap pada agen-egen seperti: guru, kepala sekolah, mahasiswa calon guru pendidikan jasmani, peneliti dan ahli pendidikan jasmani, serta program-program di FIK/FPOK.  Serta mempertimbangkan aspek yang mempengaruhi cepat lambatnya suatu inovasi dan atribut dari suatu inovasi. Kata kunci: Inovasi, Pembelajaran penjas
PERBEDAAN LAMA PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) MENURUT KELUHAN AKSEPTOR DI KELURAHAN SAMPANGAN KECAMATAN GAJAHMUNGKUR KOTA SEMARANG TAHUN 2013 Sutriyani, Dyah; Dharminto, Dharminto; Winarni, Sri
xxxx
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.509 KB)

Abstract

AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) merupakan salah satu jenis alat kontrasepsi non hormonal dan termasuk MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) yang ideal dalam upaya menjarangkan kehamilan. Jumlah peserta aktif AKDR di kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang mengalami penurunan. Pada bulan Desember 2012 terdapat 226 akseptor AKDR namun pada bulan Februari 2013 terjadi penurunan menjadi 215 akseptor AKDR. Penurunan peserata aktif AKDR, diantaranya terjadi karena keluhan atau efek samping.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan lama pemakaian AKDR menurut keluhan akseptor.Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory, dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh akseptor aktif AKDR yang berusia ≤ 45 tahun dan tercatat pada bulan Februari 2013 di wilayah Kelurahan Sampangan sebanyak 129 akseptor. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah secara acak sederhana dan diperoleh sampel sebanyak 53 orang. Penelitian ini dilakukan dengan  wawancara dan pengisian kuesioner. Analisis data yang dilakukan adalah: analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan tabel silang, dan analisis statistik menggunakan uji Mann-Whitney.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akseptor AKDR yang mengalami keluhan rata-rata lama pemakaiannya adalah 38,10 bulan sedangkan yang tidak mengalami keluhan 61,15 bulan. Hasil analisi uji hipotesis dengan Mann-Whitney dengan α = 95% diperoleh bahwa tidak ada perbedaan lama pemakaian AKDR antara akseptor yang mengalami keluhan dan yang tidak mengalami keluhan (p = 0,238).Diharapkan adanya pembentukan surveilans KB oleh BKKBN dan petugas KB saat 1 bulan hingga 3 tahun pemakaian agar dapat dilakukan monitoring setelah dan dapat mencegah semakin tingginya angka putus pakai dan kegagalan AKDR serta diharapkan kepada akseptor AKDR untuk melakukan kontrol ulang secara rutin dan aktif mencari informasi mengenai AKDR.IUD (intrauterine device) is one type of non-hormonal contraceptives and include to longterm of contraceptive method. This contraception an ideal method to make spacing of pregnancy. The number of active participants of IUD in Sampangan, Gajahmungkur District Semarang City tend to decreased. On December 2012, 226 IUD acceptors counted and on February 2013, only 215 IUD acceptors counted. Decrease in number of IUD acceptor may occur for several reasons, one of the reason is because of complaints or side effects. This study aims to know differences in duration of the use of IUD acceptors, according to complaints. This research was a explanatory research, with cross-sectional study. The population was active throughout the IUD acceptors ≤ 45 years old and was recorded in February 2013 in the area Sampangan as 129 acceptors. Sampling methods that were used simple random and obtained a sample is 53 people. The research was conducted by interviews and questionnaires. Data analysis was performed with univariate analysis using frequency distribution table, bivariate analysis using cross table and statistical analysis using Mann Whitney test.  Results of this study showed that IUD acceptors who had complaints of the average duration of use was 38,10 months and which do not have complaints 61,15 months. Results of analysis by Mann Whitney test hypothesis with α = 95% it is concluded that there was no difference in duration of use intrauterine devices (IUD) among acceptors who had complaints and who does not have complaints (p = 0.238).  Expected that the establishment of surveillance by the BKKBN in order to be monitored at 1 month until 3 years after the use of contraceptives and can prevent the high rate of drop out and failure of IUD, and expected to IUD acceptors to control periodic routine and actively looking for information about the IUD.
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERKULIAHAN Winarni, Sri
Jurnal Pendidikan Karakter No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Karakter Edisi Februari 2013, TH. III, No. I
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak: Membangun insan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkarakter dan bermartabat berarti mengintegrasikan pendidikan karakter dalam seluruh kegiatan di kampus. Strategi implementasi pendidikan karakter di kampus mestinya menyasar kepada seluruh sivitas akademika: mahasiswa, dosen, dan pegawai yang dilakukan melalui perkuliahan, kegiatan mahasiswa, dan manajemen. Model Nested dapat digunakan untuk mengintegrasikan beberapa keterampilan belajar: keterampilan berpikir, keterampilan sosial, dan keterampilan mengorganisir, dan juga soft skill. Pengintegrasian pendidikan karakter dalam perkuliahan dapat dilakukan dengan memasukkan nilai-nilai karakter dalam perencanaan (silabus dan RPP), bahan ajar dan media, implementasi di kelas, penilaian, monitoring, dan evaluasi kegiatan secara keseluruhan. Kata Kunci: integrasi pendidikan karakter, perkuliahan
PENGEMBANGAN KARAKTER DALAM OLAHRAGA DAN PENDIDIKAN JASMANI Winarni, Sri
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 2 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN Mei 2011, Th. XXX, Edisi Khusus Dies Natalis UNY
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/cp.v0i2.1460

Abstract

Abstract: Character Development in Sports and Physical Education. There are three approaches to character development, i.e. the social learning, structural development, and socio-psychological approaches. These underlie nine strategies to develop character through physical and sports activities. The strategies can be implemented by formulating characteristics of real sportspeople in a program, strengthening sportsmanlike behaviors, modeling good and appropriate behaviors, explaining why particular behaviors are good and acceptable, discussing moral dilemmas, actualize moral dilemmas in actual situations, teaching cooperative learning strategies, creating an atmosphere that motivates movement tasks, and transferring power from leaders to participants (members). Keywords: character development, sports, physical education
Identifikasi Miskonsepsi Siswa SMA Pada Konsep Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi Nazar, Muhammad; Sulastri, Sulastri; Winarni, Sri; Fitriana, Rakhmi
Jurnal Biologi Edukasi Vol 2, No 3 (2010): Jurnal Biologi Edukasi
Publisher : Jurnal Biologi Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.597 KB)

Abstract

This research aimed to identify misconception of senior high school students class XI in SMAN 1 Lhokseumawe in learning concept of factors that affect chemical reaction rate. The instrument used in this research was 20 multiple choice questions with reasons and equipped by CRI (Certainty of Response Index) which is used to measure the degree of certainty of students’ answers. There were 38 students as respondents in this research. The data shown that 13,16% of students held misconceptions relating to the effect of surface area on rates of reaction, 57,89% students held misconceptions relating to the effect of catalyst on rates of reaction, 57,89% students held misconceptions relating to the effect of temperature on rates of reaction, However there none of students misunderstood about the effect of reactant concentration and pressure  to chemical reaction rate and most of them understood about the collision theory.
HUBUNGAN PEMANFAATAN MEDIA INFORMASI DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL OLEH IBU DENGAN PENGETAHUAN REMAJA AWAL TENTANG PUBERTAS PADA WANITA DI SDN SUDIMARA 13 KOTA TANGERANG Nanik, Christiana; Winarni, Sri; Dharminto, Dharminto
xxxx
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.509 KB)

Abstract

Pubertas adalah masa peralihan dari anak-anak menuju masa dewasa yang ditandai dengan perubahan dalam struktur tubuh maupun perkembangan seksual. Penelitian Wishnuwardhani tahun 1997, di Subang dan Tangerang remaja awal wanita memiliki status hygiene genital dan menstruasi yang buruk. Kurangnya informasi dan cara memperoleh informasi yang tidak benar akan berdampak pada kesiapan remaja awal wanita dalam menghadapi pubertas. Komunikasi yang diberikan oleh Ibu kepada remaja awal wanita mempunyai peranan penting dalam memberikan informasi tentang pubertas.   Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pemanfaatan media informasi dan komunikasi interpersonal oleh Ibu dengan pengetahuan remaja awal tentang pubertas pada wanita di SDN Sudimara 13 Kota Tangerang.Jenis penelitian explanatory metode survei dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu dan remaja awal wanita dengan total populasi 38 pasang (remaja awal wanita usia 11-13 tahun kelas IV-VI SD dan Ibu dari remaja awal wanita tersebut), sampel yang diambil adalah total populasi. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji statistik fisher’s exact test dan pearson chi square. Hasil penelitian menunjukkan persentase pemanfaatan media informasi oleh Ibu tentang pubertas lebih dari tiga perempat (84,2%) dikategorikan baik, diketahui bahwa persentase komunikasi interpersonal oleh Ibu tentang pubertas  setengah (50%) dikategorikan baik, dan diketahui persentase pengetahuan remaja awal tentang pubertas pada wanita lebih dari setengah (52,6%) di kategorikan baik.Dari uji statistik fisher’s exact test didapatkan tidak ada hubungan (p=0,395; 95% CI = 0,410 – 16,118) pemanfaatan media Informasi oleh Ibu dengan pengetahuan remaja awal tentang pubertas pada wanita dan dari uji statistik pearson chi square ada hubungan (p=0,048; 95% CI = 0,969 – 14,233) komunikasi interpersonal oleh Ibu dengan pengetahuan remaja awal tentang pubertas pada wanita.Untuk Ibu perlu meningkatkan frekuensi dalam memanfaatkan media informasi tentang pubertas melalui media cetak atau elektronik sehingga informasi yang diperoleh mengenai pubertas dapat diteruskan kepada remaja awal wanita. Puberty is a time of transition from child to adulthood.Puberty marked by changes in the conducted of the body and of development. Wishnuwardhani’ research at 1997, in Subang and Tangerang early teen women have be bad genital hygiene and menstrual status.  Lack of information and how to obtain information would have an impact on early teen women readiness in the face of puberty. communication that mother’s do for early teen women  have an important role in providing information about puberty.The aim of this study was to knew the relation of utilization of information media and interpersonal communication in mothers with early teens knowledge about puberty in women at  SDN Sudimara 13 Tangerang city. This research was explanatory research with survey method  and cross sectional study. The population in this research are mothers and early adolescent  in women with a total population of 38 (early adolescent in women,11-13 years old, classrooms IV-VI and mother of the woman early teens), Sample were taken of total population. Analysis statistics was used to univariate and bivariate and Fishers exact test and Pearson chi square.The results showed more than persentase mother in utilizing media information about puberty three quarters (84.2%) categorized good, persentase mother in interpersonal communication about puberty half (50%) categorized good and persentase  early adolescent knowledge about puberty in women over half (52.6%) categorized good.   Statistical fisher’s exact test showed no relation (p=0,395; 95% CI = 0,410 – 16,118) utilization of information media by mothers with knowledge early adolescent beginning about puberty in women and pearson chi square test showed relation (p= 0,048; 95% CI = 0,969 – 14,233) interpersonal communication by mothers with knowledge early adolescent beginning about puberty in women.For mothers needed to increase the frequency in utilizing media information print media or electronic media,so the information obtained can be passed to early adolescent  in women.
HUBUNGAN BEBERAPA KARAKTERISTIK WANITA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) PESERTA KB AKTIF DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK DI KELURAHAN KRAMAS KECAMATAN TEMBALANG TRIWULAN I TAHUN 2013 Rahayu, Ika; Nugroho, Djoko; Winarni, Sri
xxxx
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.509 KB)

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan jenis Metode Kontrasepsi yang paling banyak dipilih wanita PUS peserta KB aktif di kelurahan kramas. Secara umum, faktor yang berhubungan dalam pemilihan metode kontrasepsi antara lain faktor karakteristik akseptor dan pasangan, faktor metode kontrasepsi, serta faktor sarana. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan karakteristik wanita PUS yang terdiri dari umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, paritas, dukungan suami, pengetahuan tentang KB dan alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi suntik. Jenis penelitian ini explanatory research dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita PUS peserta KB hormonal aktif sebanyak 340 akseptor, dengan simple random sampling  didapat besar sampel 74 akseptor.  Analisis data menggunakan uji chy square.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan tentang KB dan alat kontrasepsi wanita P (p=0.008). Sedangkan faktor umur wanita PUS (p=1.000), tingkat pendidikan (p=1.000), pekerjaan (p=0.771), paritas(p=0.762), dukungan suami(p=1.000) tidak berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik di Kelurahan Kramas. Petugas lapangan KB (PLKB) sebaiknya bekerja sama dengan bidan swasta agar siap dalam membantu calon akseptor dalam memilih metode kontrasepsi yang rasional. Akseptor KB juga harus meminta saran kepada bidan dengan memperhitungkan resiko yang baik dalam memilih metode kontrasepsi serta lebih aktif mencari informasi melalui media cetak ataupun elektronik tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Injectable contraception is a type of contraceptive method is the most preferred wanita PUS participants KB active in Kramas village. In general, some factors related to election of intrauterine device inject, among other factors characteristics acceptor and couple, factors contraceptive methods, as well as the factor means. The purpose of this research to analyze the characteristics of wanita PUS consisting of age, education level, occupation, parity, husbands support, knowledge about KB and contraception with a election of intrauterine device inject. This type research of explanatory research with cross sectional study. Population at this Research were all Wanita PUS active participants using hormonal KB  counted 340 people, with simple random sampling tekhnik got its  counted 74 people. Analysis of the test data using Chi Square. The results of research indicate that knowledge about KB and contraception (p= 0.008) relate to election of intrauterine device inject by wanita PUS. While, the age of Wanita PUS (p = 1.000), education level (p = 1.000), occupation (p = 0771), parity (p = 0.762), husbands support (p = 1.000) was not relate to election of intrauterine device inject by wanita PUS. Petugas Lapangan KB (PLKB) should have cooperate with private midwife to always be ready in helping prospective acceptors in choosing a rational contraceptive method. Acceptors of KB should have to ask some suggestions to midwife by considering the good risks in choosing contraceptive method and also should be actively looking for information specifically Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) by any media. 
PERBANDINGAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGADAAN OBAT DAN ALAT KESEHATAN DENGAN LELANG, PENUNJUKAN LANGSUNG DAN KEMITRAAN Winarni, Sri
Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol 10, No 03 (2007)
Publisher : Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TERSEDIA DALAM FILE
Co-Authors Ade Ismayani, Ade Agus Khoirul Anam, Agus Khoirul Ahmad Syarif ALAN DARMASAPUTRA Andre W., Andre Andriani, Sylvia Rosi Antariksa Antariksa Arum Lutfihanny, Arum Atik Mawarni Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Br. Munthe, Citra Erlinda Budi Susatya, Budi Chintia Putri Wulandari Christiana Nanik Dharminto Dharminto Dinnia Hanivah Novasari, Dinnia Hanivah Djoko Nugroho Dyah Sutriyani Elfiati - Elfiati, Elfiati Ety Setyaningsih, Ety Fahmi, Umi Latifah Farid Agusyahbana, Farid Fitri Wiji Astuti, Fitri Fitriani Fitriani Fransnedo Dhiky Kurnia C, Fransnedo Dhiky Galih Widjil Pangarsa Grace Natasya Putri, Grace Natasya Halimah, Anis Nur Handoko, Budhi Heri Purwanto Hidayat, Rafi Husni Sabil Ika Rahayu Imam Sunarno, Imam Ir. Noor Harini, Ir. Noor Kadina Alifianur, Kadina Khaerunnisa Uljanah, Khaerunnisa Kurniasanti, Pradipta Pradipta Kusworo, Hendrik Letisa Azelia Astri, Letisa Azelia Lisa Dwi Wulandari Luthfi Adibah, Luthfi Martha Irene Kartasurya Martini Martini Muhaamad Luqman Anshori, Muhaamad Luqman Muhammad Nazar Najib Najib Nisa Novaeni, Nisa Oktavia Ayu Nur W., Oktavia Ayu Osviarni, Rice Pandora, Janet Pangestika, Windiana Wahyu Putu Oky Tania, Putu Oky R. Djoko Nugroho, R. Djoko Raden Djoko, Raden Rahfiludin, M Zen Rakhmi Fitriana Ratna Nugraheni Raumanen Afiana Lomboan, Raumanen Afiana Ridha Nurhayati, Ridha Rizal An Akhiruna, Rizal An Rizky Firman, Rizky Rohati - Rohati Rohati Ryan Adiputra, Ryan Slamet Budi Yuwono Sri Mugianti, Sri Suhar tono Sulastri Sulastri Sunarti Sunarti Susni Herwanti SYAHRIAL SYAHRIAL Syukri, rohati Tasliah -, Tasliah Tri Ani Hastuti Tri Bintari Putri, Tri Bintari Triana Setijaningsih, Triana Urip Tri Wijayanti, Urip Tri Visalim, Aqim Wiwin Martiningsih, Wiwin Yudhy Dharmawan