Gulardi H. Wiknjosastro
Medical Faculty of Indonesia University, Jakarta

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

The use of B-Lynch Technique and Lasso-Budiman Technique to Control Postpartum Hemorrhage in Uterine Atony Rahman, Muhammad Nurhadi; Wiknjosastro, Gulardi H.; Sungkar, Ali; Pamungkas, Novan Satya; Budiman, Budiman; Syarif, Iswan; Suhadi, Agung
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Vol. 34. No. 4. October 2010
Publisher : Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: To evaluate the use of B-Lynch Technique and Lasso Budiman Technique as conservative way to control post partum hemorrhage due to uterine atony.Method: The cross-sectional retrospective study in Department of Obstetrics and Gynecology, Tangerang General Hospital, Banten, year 2005 - 2008 and Department of Obstetrics and Gynecology, Wonosobo General Hospital, Central Java, year 2003 - 2008. Results: Total 38 post partum hemorrhage cases managed conservatively using B-Lynch technique and Lasso-Budiman technique. Twenty-six cases were done at Wonosobo General Hospital using B-Lynch technique, with 1 failure case and hysterectomy was done with good result. No complications has been reported for the rest 25 successful cases. Twelve cases were done at Tangerang General Hospital, using Lasso-Budiman technique, 1 failure reported, continue to hysterectomy. Among 11 successful cases, 2 complications were found. Ssecondary amenorrhea after performing Lasso-Budiman technique due to uterine sinechia were reported.Conclusion: The B-Lynch technique and Lasso-Budiman technique, both are simple, easy, and effective to control post partum hemorrhage due to uterine atony. If failed, hysterectomy is the last choice. These techniques are also effective methods to conserve uterus and fertility.[Indones J Obstet Gynecol 2010; 34-4: 195-8]Keywords: postpartum hemorrhage, conservative methode, BLynch technique, Lasso-Budiman techniqueTujuan: Melakukan evaluasi penggunaan teknik B-Lynch dan teknik Lasso-Budiman sebagai cara konservatif untuk penanganan perdarahan pascapersalinan yang disebabkan oleh atonia uteri.Metode: Studi potong-lintang retrospektif, di Departemen Obstetri dan Ginekologi, RSU Tangerang, Banten pada tahun 2005 - 2008 dan Departemen Obstetri dan Ginekologi, RSU. Wonosobo Jawa Tengah pada tahun 2003 - 2008. Hasil: Terdapat total 38 kasus perdarahan persalinan yang dilakukan penanganan menggunakan teknik B-Lynch dan teknik Lasso-Budiman. Sebanyak, 26 kasus dikerjakan di Rumah Sakit Umum Wonosobo Jawa Tengah dengan menggunakan teknik BLynch dan ditemukan 1 kasus kegagalan, yang berakhir dengan histerektomi. Komplikasi tidak ditemukan pada 21 kasus yang berhasil. Terdapat 12 kasus dikerjakan di Rumah Sakit Umum Tangerang, Banten, de-ngan menggunakan teknik Lasso-Budiman. Ditemukan 1 kasus ke-gagalan yang berakhir dengan histerektomi dan dari 11 kasus yang berhasil, ditemukan 2 kasus mengalami komplikasi, amenorea se-kunder pascatindakan yang disebabkan oleh sinekia uterus.Kesimpulan: Teknik B-Lynch dan teknik Lasso-Budiman, keduanya merupakan teknik yang aman, sederhana, mudah, dan efektif untuk menghentikan perdarahan pascapersalinan yang disebabkan oleh atonia uteri. Bila terjadi kegagalan, histerektomi adalah pilihan terakhir. Kedua teknik tersebut juga merupakan metode yang efektif untuk mempertahankan uterus dan fertilitas.[Maj Obstet Ginekol Indones 2010; 34-4: 195-8] Kata kunci: perdarahan pascapersalinan, metode konservatif, teknik B-Lynch, teknik Lasso-Budiman