wisnu wijayanto
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN IBU-IBU MENGIKUTI PROGRAM KELOMPOK PENDUKUNG IBU DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA GAGAL DALAM TINDAKAN ASI EKSKLUSIF Ichsan, Burhannudin; Eko, Jonathan; Wijayanto, Wisnu
GASTER Vol 12, No 1 (2015): FEBRUARI
Publisher : GASTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Kesehatan Kota Surakarta memiliki program Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu)  yang merupakan pendidikan interaktif dengan dukungan sosial yang bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Penelitian sebelumnya menunjukkan  bahwa program tersebut belum efektif sehingga diperlukan penelitian kualitatif untuk mendapatkan alasan kegagalan ibu-ibu yang sudah bergabung program tersebut dalam menjalankan ASI eksklsuif dan penyebab kegagalan program KP-Ibu untuk meningkatkan perilaku ibu-ibu menyusui. Jumlah responden yaitu delapan yang terdiri dari kader kesehatan, ibu-ibu anggota KP-Ibu yang gagal menjalankan ASI eksklusif dan bidan di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan bahwa alasan ibu-ibu anggota KP-Ibu gagal dalam ASI eksklusif yaitu: 1) status bekerja, 2) tradisi, 3) kurangnya dukungan keluarga, 4) kurangnya produksi ASI, dan 5) kurang bagusnya teknik menyusui dan teknik menyimpan. Penyebab gagalnya program tersebut dalam meningkatkan perilaku ibu-ibu menyusui yaitu: 1) kurang aktifnya program tersebut, 2) kurangnya dana, 3) faktor budaya seperti kurangnya kebiasaan bertanya, dan 4) program yang belum matang. Kata Kunci: kelompok pendukung ibu, penyebab kegagalan
Meningkatkan Kinerja Guru Ditinjau Dari Kedisiplinan Dan Motivasi Kerja Guru Di SD Negeri X Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan Sulistyo, Andri; Wijayanto, Wisnu
978-602-7561-892
Publisher : Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.555 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru di SD Negeri X Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan. Subyek penelitian dalam penelitian ini sebanyak 15 guru di SD Negeri X Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan, jenisdata dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan data primer yang didapat dari wawancara dan jawaban responden berupa pengisian kuesioner kinerja, motivasi kerja dan disiplin kerja yang disebarkan kepada guru di SD Negeri X Kecamatan Tanggungharjo KabupatenGrobogan.Adapun Uji istrumen yang digunakan untuk menguji layak atau tidaknya suatu pertanyaan adalah uji Validitas dan uji Reliabilitas. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, uji F, uji t, dan uji koefisien determinasi. Sebelumnya dilakukan uji asumsi klasik berupa uji multikolonieritas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas, dan uji normalitas. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa adanya pengaruh antara motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru yang signifikan. Dari kedua variabel tersebut variabel disiplin kerja berpengaruh lebih besar terhadap kinerja guru dibandingkan dengan motivasi. Dengan adanya penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru memerlukan motivasi dan pendisiplinan dalam meningkatkan kinerja, terutama Kepala sekolah harus lebih meningkatkan kedisiplinan kepada guru di SD Negeri X Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan. Langkah-langkah relevan yang dapat dilakukan oleh Kepala Sekolah seperti penggunaan finger print dapat digunakan untuk meningkatkan kedisiplinan guru.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN IBU-IBU MENGIKUTI PROGRAM KELOMPOK PENDUKUNG IBU DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA GAGAL DALAM TINDAKAN ASI EKSKLUSIF Ichsan, Burhannudin; Eko, Jonathan; Wijayanto, Wisnu
GASTER Vol 12, No 1 (2015): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Kesehatan Kota Surakarta memiliki program Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu)  yang merupakan pendidikan interaktif dengan dukungan sosial yang bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Penelitian sebelumnya menunjukkan  bahwa program tersebut belum efektif sehingga diperlukan penelitian kualitatif untuk mendapatkan alasan kegagalan ibu-ibu yang sudah bergabung program tersebut dalam menjalankan ASI eksklsuif dan penyebab kegagalan program KP-Ibu untuk meningkatkan perilaku ibu-ibu menyusui. Jumlah responden yaitu delapan yang terdiri dari kader kesehatan, ibu-ibu anggota KP-Ibu yang gagal menjalankan ASI eksklusif dan bidan di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan bahwa alasan ibu-ibu anggota KP-Ibu gagal dalam ASI eksklusif yaitu: 1) status bekerja, 2) tradisi, 3) kurangnya dukungan keluarga, 4) kurangnya produksi ASI, dan 5) kurang bagusnya teknik menyusui dan teknik menyimpan. Penyebab gagalnya program tersebut dalam meningkatkan perilaku ibu-ibu menyusui yaitu: 1) kurang aktifnya program tersebut, 2) kurangnya dana, 3) faktor budaya seperti kurangnya kebiasaan bertanya, dan 4) program yang belum matang. Kata Kunci: kelompok pendukung ibu, penyebab kegagalan
BUKTI AUDIT DALAM LINGKUNGAN ELECTRONIC DATA INTERCHANGE (EDI) Wijayanto, Wisnu
Wahana: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.779 KB) | DOI: 10.35591/wahana.v11i2.18

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan yang signifikan dalam pendekatan pengauditan. Bukti audit sebagai dasar pendukung pendapat auditor mengalami perubahan dari bukti yang berupa kertas menjadi bukti digital (EDI). Keamanan, keabsahan, kekuatan data sebagai bukti, dan keandalan pengendalian atas teknologi informasi menjadi pertimbangan auditor dalam mengevaluasi bukti-bukti audit. Pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan untuk mengungkap problematika bukti audit dalam lingkungan sistem yang berbasis teknologi informasi dengan membandingkan antara paperbased audit dan paperless audit. Pengendalian atas teknologi informasi berpengaruh besar terhadap bukti kompeten yang mencukupi untuk mendukung pendapat auditor. Kompetensi auditor dibidang teknologi informasi menjadi faktor utama dalam menginterpretasikan bukti audit.Keywords: teknologi informasi, Electronic Data Interchnage, bukti audit, pengauditan.
ASPEK HUKUM PADA PROFESI AKUNTAN PUBLIK Wijayanto, Wisnu
Wahana: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 11, No 1 (2008)
Publisher : Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.164 KB) | DOI: 10.35591/wahana.v11i1.10

Abstract

The public accountant has become an important part in assuring the financial information transparency either for the shareholders or for other users. Professionals in the field of accountancy have legal responsibility related to the services offered to the society. The determination on how far the auditor has to be responsible for the correctness of financial report has been a relevant thing to the accountant profession and to society. Various possibilities of legal prosecution faced by the auditors are described in this article dealing with the assurance services offered. The legal prosecution is related to both private law and criminal law which have legal effects respectively. From the auditor point of view, the auditor is not necessary to have full legal responsibility on the mistakes in the financial report. The auditor cannot act as the guarantor of the financial report or solvability of the enterprise. The occurrence of deception efforts neatly planned by clients by hiding important information will not easily be exposed, nor will be the mistakes in the assessment of the auditor. However the possibilities of legal prosecution can be prevented if the public accountants carry out their professional services in accordance with the relevant technical and professional standards, and use their skills seriously and carefully in their jobs.Keywords: The public accountant profession, the auditor, Legal responsibility.
Pengaruh Sudut Kemiringan Tool Friction Stir Welding terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro pada Sambungan Plat AA5083 Prabandono, Bayu; Wijayanto, Wisnu; Nugroho, Yohanes
JMPM : Jurnal Material dan Proses Manufaktur Vol 2, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : JMPM : Jurnal Material dan Proses Manufaktur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh sudut kemiringan tool pada proses friction stir welding (FSW) terhadap sifat mekanik dan struktur mikro sambungan las pelat aluminium sheet 5083. Pengelasan menggunakan mesin milling dan material welding tool dari jenis Bohler K100 dengan kekerasan 59HRc. Proses pengelasan ini memiliki kecepatan putar spindle 1125 rpm, kecepatan pengelasan 30 mm/menit, dan kedalaman pembenaman tool 3,9 mm. Variasi sudut kemiringan tool terdiri dari 1°, 2°, 3° dan 4°.  Pengujian spesimen  dengan uji tarik, uji tekuk, uji kekerasan dan pengamatan secara makro dan mikro. Hasil penelitian menunjukan kekuatan tarik tertinggi (312,5MPa ) pada sudut kemiringan 3°. Kekuatan tekuk uji face bending tertinggi (655,1MPa ) dan root bending tertinggi (651,8MPa ) pada sudut kemiringan 2°. Daerah retreating side rata-rata mempunyai kekerasan yang lebih tinggi dibanding advancing side. Sudut kemiringan tool sampai 3° meningkatkan kekuatan tarik dan di atas sudut tersebut membuat kekuatan tarik menurun, sedangkan nilai  kekuatan tekuk optimal terjadi pada sudut 2°. Pada foto mikro, semakin besar sudut kemiringan tool membuat ukuran butir pada daerah HAZ semakin besar tetapi tidak terlalu berpengaruh terhadap nugget.AbstractThis research aims to study he effect of tool tilt angle of friction stir welding (FSW) process on the microstructure and mechanical properties of 5083 aluminum plate weld joints. The welding used a milling machine and welding tool material is from the Bohler K100 type possessing 59HRc hardness. This welding used spindle rotational speed of 1125 rpm, welding speed of 30 mm/minute, and tool immersion depth of 3.9 mm. The variations  of tool tilt angle are 1°, 2°, 3° and 4°. The specimens were tested tension, bending, hardness, as well as macron and microstructure observations. The results showed the highest tensile strength (312.5MPa) was obtained at a slope of 3°. The highest bending strength of the face bending test (655,1MPa) and the highest root bending (651,8MPa)are at a slope angle of 2°. The average retreating side area has higher hardness than the advancing side does. The increase of tilt angle up to 3° increases the tensile strength and futher increase makes tensile strength decrease, while the optimum buckling strength obtained at an angle of 2°. Photo micrograph shows that the larger the angle of the tool makes the grain size in the HAZ area coarser but not too influential on the nugget.