Articles

Found 3 Documents
Search

Pengenalan Retina Menggunakan Alihragam Gelombang Singkat dengan Pengukuran Jarak Euclidean Ternormalisasi Wijayanti, Aris; Suryono, Suryono
JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Vol 4, No 2 (2014): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Magister Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.837 KB) | DOI: 10.21456/vol4iss2pp116-120

Abstract

Identification of a retinal biometric identification methods with low error rate due to the unique patterns in the retina of blood vessels behind the retina. These patterns can be used as training data for the recognition system is then used for comparison when the identification is done. This study aims to identify the image of the human eye retina, either the left or right side, using image processing techniques and measuring the normalized Euclidean distance. So far, research on biometric systems, particularly with the object of the eyes retina, the eye is done at the owner from the owners eyes with diverse backgrounds, such as the Messidor database. In this study created a system that can recognize the retinal image using the transformation Haar short waves by measuring the normalized Euclidean distance. Retinal image will be the initial pretreatment process of changing the original image into a gray image, which is then performed using the Haar wavelet feature extraction to obtain the energy that will be used for the normalization of the Euclidean distance, so that the process of recognition by Euclidean values ​​are compared. Testing is done using eye retinal image database taken from Messidor many as 100 of the 300 images taken at random were then stored in a database, the database is one of 100 images stored, the database of 100 images stored 2, and 3 as many as 100 images database stored. Of the best database testing should be done as much as 6 levels of decomposition levels. From the test results have identified the recognition accuracy rate of up to 98%. The greatest degree of familiarity is level 1 that is equal to 98%. Followed usage by 80% level 2, level 3 is 59%, level 4 is 47%, level 5 is 45% and the lowest is the last level 6 that is equal to 37%.   Keywords: Retinal image; Database; Euclidean normalized; Haar Wavelet
Adsorpsi Logam Cr(VI) Dan Cu(II) Pada Tanah Dan Pengaruh Penambahan Pupuk Organik Wijayanti, Aris; Susatyo, Eko Budi; Sukarjo, Sukarjo; Kurniawan, Cepi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyerapan ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada 3 jenis tanah yang berbeda yaitu jenis tanah Andisol yang berasal dari Magelang, tanah Inseptisol berasal dari Pati,  dan jenis Tanah Grumosol berasal dari Demak. 2 gram masing-masing sampel tanah ditambah dengan aquades, CaCl2 0,01 M dan larutan logam Cu(II) dan Cr(VI) dari konsentrasi 20 ppm hingga 200 ppm. Isoterm Langmuir dan isoterm Freundlich digunakan untuk menganalisis model isoterm adsorpsi yang sesuai. Data adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada ketiga jenis tanah lebih sesuai dengan model isoterm Freundlich dibandingkan dengan isoterm Langmuir. Dari ketiga jenis tanah tersebut persamaaan Freundlich lebih sesuai untuk menggambarkan proses adsorpsinya, baik pada ion logam Cu(II) maupun Cr(VI). Persamaan isoterm Freundlich yang dihasilkan dapat digunakan untuk menghitung kapasitas adsorpsi. Kapasitas adsorpsi tanah untuk ion logam Cu(II) dan Cr(VI) meningkat seiring dengan meningkatnya pH, kapasitas tukar kation dan jumlah fraksi liat dalam tanah. Kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) tertinggi yaitu pada jenis tanah Grumosol kemudian Inseptisol dan terendah pada jenis tanah Andisol. Adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada tanah Andisol yang telah ditambahkan pupuk organik lebih mengikuti model persamaan Langmuir. Penambahan pupuk kandang dapat mempengaruhi kapasitas adsorpsi, dengan penambahan pupuk kandang kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada tanah Andisol meningkat.  
Sistem Monitoring Perbaikan dan Perawatan Fasilitas PT. PLN Di Kabupaten Tuban Berbasis Web GIS Wijayanti, Aris; Firdaus, Muhammad Iqbal Baith
INOVTEK Polbeng - Seri Informatika Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.313 KB)

Abstract

Intisari – Kesulitan yang dihadapi oleh teknisi untuk memperoleh informasi mengenai titik lokasi trafo yang tidak akurat dan membingungkan disebabkan oleh kurang lengkapnya informasi yang didapat. Hal ini juga kurang ditunjang dari segi informasi yang mempermudah dalam pengelolaan serta perolehan informasi tentang lokasi trafo. Aplikasi Sistem Monitoring Perbaikan dan Perawatan Fasilitas PT. PLN Di Kabupaten Tuban berbasis webgis dalam penelitian ini merupakan salah satu solusi untuk mendapatkan informasi tentang lokasi trafo dengan didukung gambar peta yang cukup valid karena didukung dengan teknologi Google Maps API dan juga data hasil survey yang cukup lengkap. Kata Kunci – Monitoring, Peta Google, Lokasi Trafo