Rahma Widyana
Fakultas Psikologi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

REFLEKSI PENDIDIKAN YANG MEMBANGUN SUMBER DAYA MANUSIA BERKUALITAS : TINJAUAN PSIKOLOGI Widyana, Rahma
MAGISTRA Vol 19, No 61 (2007): Magistra Edisi Juni
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

n/a
UJI VALIDASI TES FROSTIG UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN PERSEPSI VISUAL ANAK PRASEKOLAH DI YOGYAKARTA Widyana, Rahma
PSYCHO IDEA Vol 7, No 2 (2009): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas Marianne Frostig Developmental Test of Visual Perception (Tes Frostig) untuk mengukur kemampuan persepsi visual anak-anak prasekolah. Subjek penelitian 102 anak-anak prasekolah yang mengikuti pendidikan Taman Kanak-Kanak di TKIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta, TKIT Insan Utama, Bantul, TKIT Ibnu Abbas 3 Minggir  Sleman, TKIT Insan Mulia Sentolo Kulon Progo, TK ABA Margakaton 3 Seyegan Sleman Yogyakarta, dengan rentang usia antara 4 tahun 1 bulan sampai 6 tahun 3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aitem Tes Persepsi Visual yang disusun oleh Frostig, berkolaborasi dengan Lefever dan Whittlesey pada tahun 1963 masih teruji validitas dan reliabilitasnya hingga saat ini. Meskipun demikian, penggunaannya perlu dikuatkan dengan tes lainnya mengingat koefisien reliabilitas khususnya subtes 3 dan 5 yang relatif rendah. Untuk subtes pertama (eye motor coordination)  yang terdiri dari 16 butir ditemukan 11 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,213 sampai dengan 0,564. Untuk subtes kedua figure ground terdiri dari 8 aitem, semua aitem  valid dengan angka korelasi 0,330 sampai dengan 0,673. Subtes ketiga (constancy of shape) bagian pertama dan kedua, terdiri dari 32 aitem, terdapat 18 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,223 sampai dengan 0,692. Subtes keempat (position of shape) yang terdiri dari 8 aitem, 6 aitem valid dengan angka korelasi 0,244 sampai 0,353. Subtes kelima (spatial relationship) yang terdiri dari 7 aitem (untuk usia prasekolah aitem 8 tidak diberikan), 6 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,16 sampai dengan 0,512. Reliabilitas subtes bergerak dari 0,476 – 0,820. Terdapatnya korelasi yang signifikan antara skor skala subtes dengan skor total dengan rentang korelasi 0,406 – 0,754 menunjukkan bahwa semua subtes yang terdapat dalam tes Frostig menunjukkan relevansi untuk menggambarkan skor total kemampuan persepsi visual.  Kata kunci: Tes Frostig, persepsi visual
Pengaruh Pelatihan Dzikir terhadap Peningkatan Kebermaknaan Hidup pada Mahasiswa Kurniawan, Wahyu; Widyana, Rahma
JIP : Jurnal Intervensi Psikologi Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : JIP : Jurnal Intervensi Psikologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dzikir terhadap peningkatan kebermaknaan hidup pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah ada perbedaan kebermaknaan hidup antara subjek yang mendapatkan pelatihan dzikir dan subjek yang tidak mendapatkan pelatihan dzikir. Subjek yang mendapatkan pelatihan dzikir akan mengalami peningkatan kebermaknaan hidup lebih tinggi daripada subjek yang tidak mendapatkan Pelatihan Dzikir. Subjek dalam penelitian sebanyak 12 orang mahasiswa remaja akhir. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 6 orang subjek sebagai kelompok eksperimen, dan 6 orang subjek sebagai kelompok kontrol. Penempatan subjek dalam kelompok dilakukan secara random. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized pretest-posttest control group design. Pengukuran pre test dan post test menggunakan Skala Kebermaknaan Hidup. Metode analisis yang digunakan adalah analisis non parametrik (Mann-Whitney Test). Hasil uji hipotesis pada kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol diketahui nilai t sebesar = 0,046 (p<0,05). Berdasarkan analisis tersebut berarti ada perbedaan peningkatan kebermaknaan hidup antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sehingga hipotesis diterima.
LEARNER MOTIVATION IN ESL LEARNING STRATEGIES AND GENDER ROLE Prihantoro, Satrio; Widyana, Rahma; Setiawan, Ezra Putranda
LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Vol 21, No 1 (2018)
Publisher : English Education Study Programme of Sanata Dharma University, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.864 KB)

Abstract

Abstract Language learning strategy is one of the main factors that help determine how well our students learn a second or foreign language (Oxford, 2003). Research has shown that more effective language learners use more and better learning strategies than poorer language learners (Rubin, 1975; Stern, 1975). This research investigates the difference in ESL learning strategies used by students with different levels of ESL learner motivation and how gender plays a role in both. Strategy Inventory of Language Learning (SILL; Oxford, 1990) and English Language Learner Motivation Scale (ELLMS; Ardasheva, Tong and Tretter, 2012) were used and adopted to measure English language learning strategies  and English language learner motivation, by employing 65 male students and 75 female students from Budi Utama Junior High School as participants. The data analyzed showed that there was significant difference in ESL learning strategies used by the students with different levels of ESL learner motivation but there is no significant role of gender in ESL learner motivation and ESL learning strategies. Keywords: ESL, gender,  learner motivation,  learning strategy. DOI: doi.org/10.24071/llt.2018.210101
TERAPI TAWA UNTUK MENURUNKAN KECENDERUNGAN BURNOUT PADA GURU PENDAMPING ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Hayati, Risna; Widyana, Rahma; Sholichah, Mutingatu
HUMANITAS Vol 12, No 1: Vol 12 No 1 Feb 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.222 KB)

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of laughter therapy in reducing the tendency of burnout in special needs teacher assistant. Subject of this research is 10 people with medium burnout indication, and five people of experimental group and five people of controlled group. The instrument used to measure the tendency of burnout with burnout propensity scale based on the symptoms of burnout. The experimental design uses design experimental quasi of pre-test and post-test of control group. Interventions given to subject are laugther therapy to experimental group for 8 meetings for two weeks. The quantitative analysis uses non parametric test with Mann Whitney test on gain score pre-post of experimental groups and controlled groups, its results Z value of -2,009 with significant level of 0,045 (p&lt;0,05). The qualitative analysis is done by analyzing the result of interview and observation. The results show that there are significant differences in levels of burnout tendencies between the experimental group and the control group. The experimental group showed decrease of burnout indication while controlled group did not experience the decreasing.Keywords: burnout, laughter therapy, tendency of burnout
Efektivitas Metode Analisis Glass Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Anak Berkesulitan Membaca Kelas III Sekolah Dasar Komarudin, Komarudin; Widyana, Rahma
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.82 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode analisis Glass untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III Sekolah Dasar.Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Glass efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan belajar membaca kelas III Sekolah Dasar.Subjek penelitian adalah 5 orang siswa yang duduk di kelas 3 SD yang memiliki kemampuan membaca permulaan yang rendah.Teknik pengumpulan data menggunakanTes Kemampuan Membaca Awal.Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis statistik wilcoxon sign rank test dengan bantuan SPSS release 16.Hasil analisis data diperoleh probabilitas nilai Z sebesar -2,023 pada taraf signifikansi sebesar 0,043 (p<0,05), yang artinya ada pengaruh signifikan penggunaan metode Analisis Glass terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III SD. Kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan membaca kelas III Sekolah Dasar setelah mendapatkan perlakuan akan meningkat. Hal ini dapat dapat diketahui dari kemampuan membaca permulaan pada post test lebihbaik dari pada pre test, yaitu dengan rerata peningkatan sebesar sebesar 12,82kpm.
TERAPI OKUPASI MENYULAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN DI SLB YAPENAS YOGYAKARTA Islamiyah, Da’watul; Widyana, Rahma
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 1: Februari 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.318 KB)

Abstract

Terapi okupasi menyulam adalah terapi yang melatih gerapak halus dari tangan dan merupakan suatu peluang memberikan suatu keaktifan kerja kepada siswa tunagrahita ringan. tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada siswa tunangrahita ringan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah single case eksperimen dengan melihat hasil pretest dan posttest subjek terapi melalui visual inspection dan uji parametrik paired sampel t-test untuk melihat apakah ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian terapi okupasi dilakukan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terapi okupasi dapat meningkatkan kemampuan motorik hasil pada siswa  tunagrahita ringan.
Pelatihan Analisis Transaksional (At) Untuk Peningkatan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Pada Perawat Poli Eksekutif Di Paviliun Nusa Indah Rsud Dr Adhyatma Mph Provinsi Jawa Tengah Dewi, Destri Luh Sita; Widyana, Rahma; Sriningsih, Sriningsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 2: Agustus 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.597 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan analisis transaksional (AT) untuk peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal pada perawat poli eksekutif Nusa Indah RSUD Dr. Adhyatma, Provinsi Jawa Tengah. Hipotesis yang diajukan penelitian ini adalah ada perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal antara subjek yang mendapatkan pelatihan AT dengan subjek yang tidak mendapatkan pelatihan AT, ada perbedaan skor kemampuan komunikasi interpersonal pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan pelatihan AT. Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang perawat poli eksekutif Nusa Indah RSUD Dr. Adhyatma, Provinsi Jawa Tengah. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 orang subjek sebagai kelompok eksperimen, dan 5 orang subjek sebagai kelompok kontrol. Penempatan subjek  dalam kelompok dilakukan secara random. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized pretest-posttest control group design. Pengukuran dilakukan dengan pengukuran pre-test, post-test, dan follow-up menggunakan skala Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Metode analisis yang digunakan adalah analisis non parametrik (Mann-Whitney dan Uji Wilcoxon). Hasil uji hipotesis menghasilkan nilai Z = -2,032 (p<0,01), artinya ada perbedaan kemampuan komunikasi interpersonal antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Selisih rerata skor kemampuan komunikasi interpersonal kelompok eksperimen (69,4) lebih besar daripada kelompok kontrol (-5,8), sehingga hipotesis penelitian ini diterima. Pada kelompok eksperimen menunjukkan ada perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan (Z=-2,023;P<0,01), dengan peningkatan rerata skor sebesar 71,6 sehingga hipotesis juga diterima.