Articles

Found 7 Documents
Search

KEMAMPUAN GURU MATEMATIKA KREATIF DALAM MEMBUAT MASALAH MATEMATIKA KONTEKSTUAL Widodo, Suryo
NUSANTARA of Research Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Research institutions and Community Services, University of Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.663 KB)

Abstract

Berbagai penelitian tentang kreativitas telah banyak dilakukan baik pada guru maupun siswa. Pada umumnya penelitian kreativitas banyak dihubungkan dengan pemecahan masalah metematika. Dalam penelitian ini ingin diungkap variabel-variabel tersembunyi dalam subjek guru matematika kreatif sebagai temuan lain, dalam mengungkap tahap-tahap berpikir kreatif guru. Hasil penelitian ini menemukan bahwa guru kreatif memiliki kemampuan mengamati, menanya, menalar, menganalogi dan mencoba.
Pengembangan Soal Matematika HOTS (Higher Order Thinking Skills) Kelas X Berdasarkan Triple Theory Rahayu, Lestari Puji; Nugroho, Ahmad Shakroni; Santoso, Muji; Widodo, Suryo
Efektor Vol 5 No 2 (2018): Efektor Vol 5 No 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.529 KB) | DOI: 10.29407/e.v5i2.12234

Abstract

Rendahnya HOTS (Higher Order Thinking Skills) siswa berdasarkan hasil PISA 2015 dalam matematika  menunjukkan bahwa karakteristik pembelajaran matematika masih terbiasa dengan soal-soal Lower Order Thinking Skills (LOTS).berdasarkan hal tersebut, perlu dikembangkan soal matematika HOTS kelas X berdasarkan Triple Theory. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal matematika HOTS kelas X berdasarkan Triple Theory yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan ( R & D) dengan model pengembangan berdasarkan Tessmer yang terdiri dari 2 tahap yaitu preliminary dan Tahap formative evaluation. Uji coba soal diadakan di kelas X SMA Negeri 1 Kediri. Instrumen pengumpulan data meliputi kisi-kisi soal, lembar soal, lembar validasi dan lembar angket. Draft soal yang dikembangkan sebanyak 8 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan draft soal matematika HOTS valid. Hal ini berdasarkan perhitungan dengan rumus percentage of agreement lebih dari 75% dan berdasarkan nilai validitas butir soal yang lebih dari 0,392. Kepraktisan tergambar dari hasil uji coba soal dapat disimpulkan semua siswa dapat menggunakan draft soal matematika dengan baik. Hasil rata-rata skor  kemampuan berpikir tingkat tinggi sebesar 16,05 dari skala 32.    
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DITINJAU MENURUT GENDER SISWA SD NEGERI TAROKAN KEDIRI Katminingsih, Yuni; widodo, suryo
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.499 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui: (1) bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar menggunakan model PBM lebih baik daripada model pembelajaran konvensional; (2) perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa ditinjau menurut gender; (3) Apakah ada interaksi antara model pembelajaran berdasarkan masalah dengan gender terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Berdasarkan eksperimen diperoleh hasil bahwa (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran PBM lebih baik daripada model pembelajaran konvensional, (2) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa laki-laki lebih baik daripada kemampuan berpikir kreatif matematis siswa perempuan; (3) ada interaksi antara model PBM v.s. pembelajaran konvensional dengan gender terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Kata Kunci: Pembelajaran berdasarkan masalah, berpikir kreatif matematis, gender.
Menghasilkan Lulusan Kreatif Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Kontekstual Widodo, Suryo
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.006 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v3i2.856

Abstract

University development is inseparable from innovation. Innovations in various university components are aimed at producing graduates of the same quality. Quality graduates are produced through quality and measurable processes. Qualified graduates not only have intellectual intelligence which is indicated by high achievement index. Graduates of quality can also be demonstrated by the creative thinking ability of graduates in solving problems. Graduates creative one can be generated through contextual problem-based learning.  Keywords: creative thinking, contextual problem-based learning
PROSES PENALARAN MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI POKOK DIMENSI TIGA BERDASARKAN KEMAMPUAN SISWA DI SMA NEGERI 5 KEDIRI Hidayati, Anisatul; Widodo, Suryo
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.719 KB)

Abstract

ABSTRAKPenalaran peserta didik sangat penting untuk dipelajari dan dikembangkan. Kemampuanbernalar tidak hanya dibutuhkan ketika mempelajari matematika maupun mata pelajaranlainnya, namun sangat dibutuhkan juga ketika memecahkan masalah ataupun saatmenentukan keputusan dalam kehidupan. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalahbagaimana proses penalaran matematis siswa berkemampuan matematika rendah, sedang,dan tinggi dalam memecahkan masalah matematika pada materi pokok dimensi tiga. Tujuanpenelitian ini adalah mendeskripsikan proses penalaran matematis siswa berkemampuanrendah, sedang, dan tinggi dalam memecahkan masalah matematika pada materi pokokdimensi tiga. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa subjek dengan kemampuan matematika rendah menunjukkan adaaktivitas proses penalaran matematisnya dalam memecahkan masalah kecuali pada tahapmembuat rencana pemecahan masalah dan tahap melaksanakan rencana pemecahanmasalah, subjek dengan kemampuan matematika sedang menunjukkan ada aktivitas prosespenalaran matematisnya dalam memecahkan masalah kecuali tahap melaksanakan rencanapemecahan masalah, sedangkan subjek dengan kemampuan matematika tinggi menunjukkanada aktivitas proses penalaran matematisnya pada setiap tahap memecahkan masalah.Kata Kunci : penalaran matematis, pemecahan masalah, materi dimensi tiga.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Matematika pada Pemecahan Masalah Analisis Real Widodo, Suryo; Santia, Ika; Jatmiko, Jatmiko
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 4, No 2 (2019): Ethnomathematics and Learning Math
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.816 KB) | DOI: 10.33449/jpmr.v4i2.9747

Abstract

Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan pemikiran reflektif dan masuk akal yang berfokus pada pengambilan keputusan tentang apa yang kita akan lakukan atau apa yang kita yakini. Berpikir kritis penting dalam kaitannya dengan pemecahan masalah. Pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah tersebut belum terlihat pada proses pemecahan masalah analisis real mahasiswa pendidikan matematika di Kediri. Oleh karena itu dilakukan penelitian kualitatif eksploratif yang bertujuan mengeksplorasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa pendidikan matematika dalam memecahkan masalah analisis real. Pesertanya adalah 24 mahasiswa semester 5 program studi pendidikan matematika dalam kelas matakuliah analisis real I di Universitas Nusantara PGRI Kediri yang digunakan sebagai kelas Lesson Study. Dari 24 peserta terpilih 2 subjek penelitian berdasarkan kelengkapan langkah penyelesaian masalah. Adapun hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat dua mahasiswa  yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan pemenuhan setiap indikator berpikir kritis pada langkah pemecahan masalah analisis real.
Pemberdayaan kemampuan kolaborasi mahasiswa menggunakan model pembelajaran student teams achievement division Widodo, Suryo; Jatmiko, Jatmiko; Santia, Ika; Katminingsih, Yuni
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.955 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i2.13795

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Nusantara PGRI Kediri menggunakan model pembelajaran Student Teams Achiievement  Division (STAD) melalui penelitian tindakan kelas yang dikolaborasikan dengan Lesson Study yang mempunyai 3 tahapan yaitu pland, do, dan see. Penelitian terdiri dari 2 siklus, yang setiap siklus terdiri dari 4 pertemuan. Upaya yang dilakukan dosen model berhasil meningkatkan kemampuan kolaborasi mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achiievement  Division. Hasil ditunjukan dari peningkatan presentase pada kemampuan kolaborasi mahasiswa dari 73,67% pada siklus I menjadi 78,17% pada siklus II