Deborah Christine Widjaja
Manajemen Perhotelan, Universitas Kristen Petra, Surabaya, Indonesia

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

THE TYPES OF ORGANIZATIONAL CULTURE OF MIDDLE-SIZED RESTAURANTS IN THE NETHERLANDS SUITABLE FOR PLACING INDONESIAN STUDENT TRAINEES Widjaja, Deborah Christine; Eringa, Klaes; Gehrels, Sjoerd
Jurnal Manajemen Perhotelan Vol 3, No 1 (2007): MARCH 2007
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.9744/jmp.3.1.26-33

Abstract

Organizational culture plays a great influence in determining the success of ones performance in an organization. If someone fits with an organizations culture, it will be easier for him to adapt and perform at his best; but if not then he will experience lots of difficulties which will affect his performance. This study is intended to analyze the types of organizational culture of middle-sized restaurants in the Netherlands which is suitable for placing Indonesian student trainees to minimize problems appearing during their internship placement.
ANALISIS PERSEPSI EMPLOYEE EMPOWERMENT TERHADAP EMPLOYEE TURNOVER INTENTION DI HOTEL X, KUPANG, NUSA TENGGARA Widjaja, Deborah Christine; Fulbertus, Margarita; Kusuma D.W., Fenny
Jurnal Manajemen Perhotelan Vol 4, No 2 (2008): SEPTEMBER 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.9744/jmp.4.2.72-84

Abstract

This research is going to analyze the influence of employee’s perception to the empowerment that has been done by the company towards employee turnover intention. Hotel X is one of the three stars hotels in Kupang, Nusa Tenggara Timur that is having the employee turnover problem. Based on the analysis, employee empowerment perception simultaneously gives influence on the employee turnover intention. However, out of the seven variables of employee empowerment, there are only five variables which significantly influence the turnover intention; while the other two variables do not give a significant influence on the turnover intention. Moreover, meaningfulness is the most dominant variable in giving influence on the employee turnover intention.
PENGARUH EMPLOYEE EMPOWERMENT TERHADAP SERVICE QUALITY DI HOTEL BINTANG 3 DI SURABAYA Kurniawan, Zefania; Risha, Jessica; Widjaja, Deborah Christine
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 2 (2014): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pertumbuhan industri perhotelan di Indonesia sangat pesat. Di Surabaya sendiri, banyak hotel bintang 3 bermunculan seperti Midtown Hotel, Twin Hotel dan Prime Royal Hotel. Ini menyebabkan persaingan yang sengit antara hotel bintang 3 dan mereka berlomba-lomba untuk memberikan service quality yang baik. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) yang menggunakan software Partial Least Square (PLS). Hasil dari penelitian ini, employee empowerment berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap service behaviour dan job satisfaction, sedangkan employee empowerment, job satisfaction dan service behaviour berpengaruh secara negatif dan tidak signifikan terhadap service quality. 
PENGARUH EMPLOYEE EMPOWERMENT TERHADAP SERVICE QUALITY DI CHINESE RESTAURANT Enggarsari, Delima; Kurniawati, Kartika Yuni; Widjaja, Deborah Christine
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 2 (2014): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Berkembangnya bisnis restoran dengan konsep specialty restaurant belakangan ini menyebabkan persaingan yang sangat ketat antar pelaku bisnis di industri makanan dan minuman, sehingga Service Quality menjadi kunci utama dalam menjalankan bisnis ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Employee Empowerment terhadap Service Quality di Chinese Restaurant yaitu restoran Kapin, X.O Cuisine, dan Golden Rama. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif kausal dengan metode SEM dan menggunakan SmartPLS software. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Employee Empowerment berpengaruh positif terhadap Service Behaviour dan Job Satisfaction sedangkan Employee Empowerment, Service Behaviour, dan Job Satisfaction berpengaruh negatif terhadap Service Quality.
PENGARUH EMPLOYEE EMPOWERMENT TERHADAP SERVICE QUALITY DI INDONESIAN RESTAURANT Santoso, Jessica Devy; Suhud, Jessica; Widjaja, Deborah Christine
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 2 (2014): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Industri restoran dan cafe di Indonesia tengah berkembang pesat, restoran golongan Indonesian restaurant di Surabaya pun makin banyak bermunculan sehingga hal ini mengakibatkan persaingan antar restoran yang sejenis semakin ketat. Restoran Ikan Bakar Cianjur, Rumah Makan Handayani, dan Resto Kapulaga merupakan contoh dari Indonesian restaurant yang akrab di kalangan masyarakat Surabaya, dan ketiganya perlu memperhatikan persaingan bisnis restoran yang makin kompetitif saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh employee empowerment terhadap service quality di Indonesian restaurant, agar restoran dapat meningkatkan service quality yang diberikan kepada pelanggan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode SEM dengan smart PLS software. Hasil penelitian menunjukkan employee empowerment berpengaruh secara positif terhadap service behaviour dan job satisfaction, dan job satisfaction terhadap service quality, sedangkan employee empowerment terhadap service quality, dan service behaviour terhadap service quality berpengaruh secara negatif.
ANALISA PENGARUH EMPLOYEE EMPOWERMENT TERHADAP SERVICE QUALITY DI JAPANESE RESTAURANT Wibisono, Joshua Ferry; Widjaja, Deborah Christine
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 2 (2014): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dengan bergesernya gaya hidup orang-orang sekarang yang mengubah konsep restoran dari hanya tempat makan menjadi tempat bersosialisasi, restoran-restoran hendak memperhatikan service quality sebagai hal yang penting dalam mengelola bisnis restoran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari Employee Empowerment terhadap Service Quality di Japanese Restaurant.  Objek penelitian adalah restoran Jepang di Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan tetap di restoran Jepang dengan sampel 100 responden. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif kausal dengan metode SEM dan menggunakan SmartPLS software. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel employee empowerment terhadap service quality. Sedangkan variabel service behaviour memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap service quality.
ANALISA PENGARUH AUTHENTIC LEADERSHIP TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT DI HOTEL “X” SURABAYA Puguh, Margaret Chrstina; Prasanti, Evania Mahanani Putri; Widjaja, Deborah Christine
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 2 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh authentic leadership terhadap employee engagement di Hotel “X” Surabaya. Penelitian ini melibatkan 138 karyawan Hotel “X” Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal. Analisa pengaruh menggunakan analisa regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa authentic leadership berpengaruh simultan dan signifikan namun dari empat sub variabel authentic leadership, tiga diantaranya berpengaruh secara parsial namun tidak signifikan. Hanya satu sub variabel saja yang memiliki pengaruh secara parsial dan signifikan terhadap employee engagement. Sub variabel internalized moral persective adalah sub variabel paling dominan terhadap employee engagement di hotel “X” Surabaya.
MANAGING SERVICE QUALITY IN HOSPITALITY INDUSTRY THROUGH MANAGING THE ‘MOMENT OF TRUTH’: A THEORETICAL APPROACH Widjaja, Deborah Christine
Jurnal Manajemen Perhotelan Vol 1, No 1 (2005): MARCH 2005
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jmp.1.1.

Abstract

Hospitality industry is one of the service businesses that pays so much attention to service quality as it is the main intangible product that it produces. This short article examines how to manage service quality in hospitality industry through managing the 'moment of truth' or service encounter. The analysis is done by referring to some problems and challenges in managing service encounters. The results of the analysis show some important points to consider when managing service encounters.